Bernada Rurit dan J. Sudrijanta, SJ
Kisah-Kisah Guru Perintis dari Pedalaman Papua Era 1962–1980
Ambil di Toko, Bebas Biaya Pengiriman
Layanan tersedia di toko yang memiliki ikon bertanda khusus.
Format Buku
Deskripsi
Di ujung negeri, di tanah yang dulu hanya berupa titik di peta dan cerita dari mulut ke mulut, para guru perintis datang. Mereka menyeberang laut, menembus hutan, dan mendaki gunung, bukan untuk berperang, melainkan untuk mengajar. Dengan papan tulis seadanya, kapur yang mudah habis, dan tekad yang tak pernah kering, mereka menulis masa depan di hati anak-anak Papua.
Buku ini merangkai kisah nyata para guru dari berbagai penjuru Indonesia yang bertugas di pedalaman Papua, sejak masa awal integrasi pada awal 1960-an hingga tahun-tahun ketika akses masih sangat terbatas. Cerita-cerita di dalamnya bukan hanya soal mengajar membaca dan berhitung, melainkan juga tentang bertahan hidup, menerima sepi, menghadapi keterbatasan, dan merayakan hal-hal kecil yang berarti besar.
Kisah-Kisah Guru Perintis dari Pedalaman Papua bukan sekadar catatan sejarah, melainkan potret kemanusiaan. Di dalamnya, Anda akan menemukan keberanian yang sederhana, pengorbanan yang sunyi, dan harapan yang tetap menyala di tengah segala keterbatasan.
Buku ini mengajak Anda melihat Papua bukan hanya dari jarak peta, tetapi dari jarak hati, tempat di mana pengabdian menemukan maknanya.
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Baca Selengkapnya
Detail Buku










