@romansaku_
Kenapa Aku Tidak Pernah Dirayakan
Format Buku
Deskripsi
Terlalu effort untuk merayakan orang lain, sampai harus mengorbankan diri sendiri. Terlalu welcome untuk orang lain, sampai tidak sadar kalau ada sesuatu yang sudah ditendang sangat jauh. Terlalu keras memperjuangkan banyak orang, sampai satu-satunya yang berjuang tidak pernah merasakan perjuangan untuk dirinya sendiri.
Di tengah hiruk pikuk rutinitas yang seringkali menyebalkan, melelahkan, bahkan membosankan, aku menulis buku ini untuk kamu agar selalu ingat, bahwa ada sosok kecil dalam dirimu yang menanti sebuah perayaan. Sosok kecil yang dulu sering terlupakan bahkan dianggap tidak ada, ia tidak meminta sesuatu yang mewah tidak meminta perayaan dalam ruang megah yang penuh kejutan. Sosok kecil yang hanya minta untuk dilihat, oleh dirinya sendiri yang sudah tumbuh dewasa.
Perayaan-perayaan kecil yang bahagianya cukup kamu rasakan sendiri, tepat dalam hati kecil yang dulu terlalu lama gersang.
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Baca Selengkapnya
Detail Buku


