Iwan Jaconiah
Huh!
Ambil di Toko, Bebas Biaya Pengiriman
Layanan tersedia di toko yang memiliki ikon bertanda khusus.
Deskripsi
HUH!
Huh! beras sudah habis di dapur, tak apa, kita makan ubi kayu saja lumbung menipis, desa diselimuti lumpur peradaban baru menebar bara.
Gandum dan garam dicampur jadi adonan bubur puisi belum seharga logam di negeri rempah; tapi bukan masalah, sebab ia buat orang lebih jujur sayap bergugur di khatulistiwa, biarlah sejenak rebah.
-Bersabar di jalan perjuangan yang mujur memaknai jejak yang dahulu pernah diburukini tersisa awan lisut pengharapan di sekujur tubunku; kata kata sebagai pedang dan aku cuma buruh tanpa memegang sebutir peluru!
Puisi adalah media yang efektif untuk mengomunikasikan gagasan dan emosi yang seringkali sulit dijelaskan oleh katakata biasa. Puisi bisa menjadi alat untuk mengingatkan, memprovokasi, dan bahkan memobilisasi. Dalam hal ini, karya Iwan telah berhasil melakukan itu semua. Kata-katanya berfungsi tidak hanya sebagai cerminan realitas sosial, tetapi juga sebagai pedang yang memotong ketidakadilan dan kefanatikan.
Ini adalah buku yang layak untuk diapresiasi dan dipelajari, tidak hanya sebagai kumpulan puisi, tetapi juga sebagai catatan penting dari seorang anak bangsa tentang peradaban kita. Saya berharap "Huh!" bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia dan membantu kita semua dalam memaknai dan menavigasi kompleksitas dunia yang terus berubah.
Buku Iwan Jaconiah ini bersaksi tentang bakat penyair yang cerah dan beragam. Di dalamnya, ia memunculkan puisi-puisi halus yang mencerminkan kehidupan komunitas Rusia dan Indonesia dengan menyelubungi sajaknya dalam pakaian bahasa Indonesia secara puitis dan sempurna.
Tahun Terbit : Cetakan Pertama, Desember 2023
Baca Selengkapnya
Detail Buku


