Dr. Frans Teguh, M.A.
Ekosistem Kepariwisataan: Konsep, Solusi Sistem, dan Pengukuran
Format Buku
Deskripsi
Paradigma dan literasi ekosistem pada dasarnya memiliki karakteristik organisme kehidupan, materi, dan energi (gaya, gerak) yang bersifat kompleks, tradeoff, saling melengkapi/ menghidupkan dan selaras. Ekosistem kepariwisataan berorientasi pada peningkatan tatanan nilai, simfoni, dan orkestrasi antarkomponen dan sistem. Perspektif sinergi dan agregasi mikrokosmos atau makrokosmos merupakan logos atau makna kehidupan ekosistem menuju keselarasan nilai kepariwisataan.
Kualitas tatanan ekosistem niscaya menghindari bencana ekologis, denaturalisasi, dekadensi nilai/martabat, social distrust, dehumanisasi, komersialisasi, dan hegemoni yang masif, seperti perubahan iklim yang ekstrem, kematian rantai nilai ekosistem, dan disequilibrium.
Manajemen berbasis ekosistem kepariwisataan mengutamakan penguatan outstanding values proposition dalam mengelola berbagai kesenjangan ekologis, sosial, teknologi, dan spiritual di tengah pusaran VUCA. Fakta empiris menunjukkan terjadi disrupsi, perubahan tren, perilaku, dan gaya hidup manusia pasca pandemi, bahkan maraknya media sosial di era post-truth. Hal ini lalu menjadi lanskap pemikiran ekosistem kepariwisataan menuju kualitas pengalaman holistik, reputasi, dan pilihan destinasi futuristik yang berkarakter dan bertanggung jawab.
Paradigma system thinking dengan kapasitas metasistem dalam transformasi ekosistem kepariwisataan mengutamakan perubahan egosentris ke ekosentris, lintas dimensi, lintas disiplin, berdimensi jangka panjang, berpusat pada manusia, berpijak pada pengelolaan dan tata kelola yang adaptif dan dinamis, serta berorientasi nilai yang berkelanjutan.
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Baca Selengkapnya
Detail Buku






