Reza Mustopa
Bu, Aku Ingin Pulang, Tapi Ke Mana?

Bebas Ongkir, Rp0.
Pilih toko terdekat dan opsi pengiriman “Ambil di Toko” saat checkout.
Format Buku
Deskripsi
Sejak Ibu pergi, rasanya aku tidak lagi punya rumah yang bisa kupulangi. Rumah yang kumiliki sekarang hanya ruang kosong yang tak lagi hangat. Di sana, tak ada pelukan yang menungguku di balik pintu, tak ada suara yang menenangkan saat aku ingin menyerah, dan tak ada siapa pun yang benar-benar menantikan kepulanganku.
Setiap malam, aku dihantui pertanyaan yang sama:
“Di mana sebenarnya rumah yang bisa kusebut pulang?”
Aku sudah pernah mencarinya ke mana-mana. Bahkan sempat berpura-pura tenang di tempat yang tak benar-benar bisa kutinggali. Namun ternyata, tak satu pun yang bisa menggantikan kehadiranmu, Bu. Tak ada satu pun yang bisa mengisi kekosongan yang kau tinggalkan.
Aku hanya ingin pulang, Bu.
Pulang ke rumah yang ada Ibu di dalamnya.
Keunggulan Buku:
RELATABLE BUATMU
Seorang anak yang ditinggalkan Ibunya dan kebingungan menghadapi dunia saat sudah dewasa.
Seorang anak rantau yang kelelahan dengan tempaan dunia kerja hingga terbawa arus buruk dunia dewasa.
Seorang anak yang merindukan Ibunya hingga merasa tidak memiliki siapa pun untuk merasakan ‘rasa pulang’.
KONSEP BUKU YANG DEKAT DENGANMU
Disajikan dengan narasi cerita yang beralur seperti novelet (novel mini) dan prosa pendek yang sederhana, mudah dipahami, tapi sangat emosional.
Terdapat 32 ilustrasi di 4 Chapter yang menambah unsur estetika buku.
Terdapat halaman aktivitas sebagai media journaling pembaca.
Tentang Penulis:
Halo, teman tumbuhnya aku! Namaku Reza Mustopa. Orang-orang biasanya panggil aku Reza. Seseorang yang pernah kehilangan arah, kehilangan pelukan, dan mencoba merangkai ulang hidup lewat kata-kata.
Aku menulis bukan karena merasa paling tahu, tapi ada banyak hal yang tak sempat kuucapkan. Terutama pada Ibu, yang kepergiannya terlalu cepat dan meninggalkan terlalu banyak sunyi. Lewat tulisan, aku mencoba berdamai dengan masa lalu. Menemani orang-orang yang mungkin sedang duduk sendirian malam ini, memeluk rindu yang tidak punya alamat.
Aku percaya, tidak semua orang butuh nasihat. Kadang kita hanya ingin ditemani. Dan jika tulisan-tulisanku bisa menjadi bentuk kecil dari pelukan itu, maka biarlah aku terus menulis. Karena aku masih belajar. Masih sering takut. Masih sering merasa kosong. Namun, setiap kata yang kutulis, lahir dari tempat yang paling jujur dalam diriku dan semoga bisa menyentuh tempat yang sama dalam dirimu.
Kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang perjalanan ini, kamu bisa temukan aku di: Instagram: @rezamustopa
TikTok: @rezamustopa_
Terima kasih sudah membaca. Semoga kamu selalu menemukan alasan untuk bertahan, meski sekecil apa pun.
Baca Selengkapnya
Detail Buku