Gramedia Logo
Product image
Product image
Muhammad Syukri

Bisnis Priayi

free shipping icon

Ambil di Toko, Bebas Biaya Pengiriman

Layanan tersedia di toko yang memiliki ikon bertanda khusus.

Format Buku
Deskripsi
Pada zaman kerajaan-kerajaan di Nusantara, kelas bangsawan atau elite kerajaan (raja dan keluarganya atau kaum priayi) menganggap bisnis atau berdagang sebagai aktivitas kotor dan rendahan. Pandangan ini terus dipertahankan secara turun-temurun. Namun, setelah Indonesia merdeka, dan terutama pada era post-reformasi, pandangan tersebut mulai goyah dan bergeser. Puncaknya adalah ketika muncul kebijakan otonomi daerah. Kebijakan otonomi daerah telah mengubah banyak hal, di antaranya soal pendapatan daerah. Jika sebelumnya pendapatan daerah digenggam oleh pusat, saat ini daerah dapat mengatur sendiri sumber pendapatannya. Ini memengaruhi pandangan tradisional. Di satu sisi, pandangan tradisional mengganggap tidak etis kaum priayi berbisnis, di sisi lain bisnis menjadi sumber pendapatan daerah, yang tujuannya adalah untuk mengembangkan dan memajukan daerah. Maka mau tak mau mereka mesti terlibat dalam bisnis. Benturan antara pandangan tradisional tersebut dengan pandangan modern pada era post-reformasi itulah yang jadi topik utama buku ini. Menyorot kasus bisnis keluarga Keraton Jogja bersama perusahaan rokok dan lain-lainnya yang kian ekspansif hingga sekarang, buku ini menganalisis secara tajam dan menjelaskan secara gamblang bagaimana dinamika bisnis priayi. Dari sejarahnya, konsep bisnis priayi menurut etika Jawa, gaya hidup priayi, persinggungan budaya lokal dengan kehidupan modern yang kapitalistik, hingga dalih otonomi daerah yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Tahun Terbit: Cetakan Pertama, Mei 2025 Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan. Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas. Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi. Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca. Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik. Bergabunglah dalam kelompok membaca atau forum literasi. Diskusikan buku yang Anda baca dan dapatkan rekomendasi dari sesama pembaca. Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan. Libatkan keluarga dalam kegiatan membaca. Bacakan cerita untuk anak-anak atau ajak mereka membaca bersama. Ini menciptakan ikatan keluarga yang erat melalui kegiatan positif. Jangan ragu untuk menjelajahi genre baru. Terkadang, kejutan terbaik datang dari buku yang tidak pernah Anda bayangkan akan Anda nikmati. Manfaatkan teknologi dengan membaca buku digital atau bergabung dalam komunitas literasi online. Ini membuka peluang untuk terhubung dengan pembaca dari seluruh dunia.
Detail Buku
    customer sercive