Sindhunata
Air Berapi: Kita Berteman Sudah Lama
Format Buku
Deskripsi
Kita berteman sudah lama,
walau nasib kita tak sama.
Kita berteman sudah lama,
walau jalan kita berbeda.
Sejuknya air kata-kata!
Puisi-puisi dalam buku Air Berapi ini merangkai kata-kata tentang kenyataan absurditas, nasib, tragika, kelemahan, kesalahan, kelekatan, kerapuhan, dan kematian yang terjadi pada manusia. Puisi-puisi itu mencoba menguak celah-celah tragika manusiawi itu. Dan dari celah-celah yang sempit itu ternyata masih juga bisa diperlihatkan harapan, cinta, persahabatan, pengampunan, dan belas kasih, yang boleh dialami manusia. Malah dari tragika nasib dan absurditas manusia itulah tersedia pula kuasa transenden, yang tak dapat diperdugakan oleh kekuatan, kehebatan, kesucian, kesalehan, dan perhitungan manusiawi belaka.
Oleh pengamat, Sindhunata dianggap telah berani membuat terobosan dalam berpuisi. Mereka menyebut puisi-puisinya dengan nama “sastra rinupa”. Dalam bentuk puisi-puisi itu, kata-kata tidak berdiri sendiri, tapi diintegrasikan dengan karya-karya rupa. Maka, karya-karya rupa itu bukan berada sebagai ilustrasi, tapi sebagai pemerkaya interpretasi dan imajinasi bagi kata-kata puisinya.
Bekerja sama dengan perupa grafis Alit Ambara, kali ini Sindhunata kembali mencoba mengetengahkan “sastra rinupa” itu dalam karyanya Air Berapi, Kita Berteman Sudah Lama.
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Baca Selengkapnya
Detail Buku






