• Unknown Author

Renungan Profesional / JUN 2015

entity.title.trim()
Penerbit: Maranatha Krista Media
  • Unknown Author

Renungan Profesional / JUN 2015

Seorang ayah menaruh anaknya yang masih balita di sebuah meja tinggi. Setelah itu dia berkata, "Lompat!" Anak itu dengan penuh percaya diri melompat. Ayahnya segera menangkap anak itu dan memeluknya serta menciumnya sambil berkata, "Good boy!"



Seorang anak SMA sedang berada di atas genting ketika terjadi kebakaran. Teman-temannya mengambil selembar kain lebar dan berkata, "Lompat!" Anak SMA itu ragu-ragu. Baru ketika gurunya datang dan diminta melompat, dia pun melakukannya.



Profesional, apa yang membedakan antara anak balita dan anak SMA itu? Yang satu penuh rasa percaya diri bahwa papanya pasti menangkapnya saat dia melompat, sedangkan yang anak SMA belum percaya penuh bahwa teman-temannya—yang sering iseng—menawarinya untuk melakukan hal yang sama. Siapa tahu begitu dia melompat, mereka malah menghindar. Kita membutuhkan iman yang kuat di dalam Tuhan agar bisa punya rasa percaya diri yang baik.

  • Stok Tidak Tesedia