Wregas Bhanuteja Filmkan Cerpen Eka Kurniawan

Wregas Bhanuteja Filmkan Cerpen Eka Kurniawan

. 2 min read

Sutradara Wregas Bhanuteja akan menggarap sebuah film pendek yang diadaptasi dari salah satu karya penulis Eka Kurniawan, yang berjudul Tak Ada yang Gila di Kota Ini. Wregas kemudian menceritakan awal mula dirinya bisa mengerjakan proyek pembuatan film pendek tersebut.

Proyek itu, berawal dari tawaran Adi Ekatama, yang tak lain Chief Operating Officer Gramedia Digital Nusantara.

“Awalnya mas Adi Ekatama menawarkan, ‘Wregas mau nggak bikin film pendek dari karya mas Eka Kurniawan.’ Saya langsung bilang iya tanpa menanyakan karyanya yang mana,” ujar Wregas Bhanuteja saat ditemui di The Reader Fest 2018, di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, akhir pekan lalu.

RIA SW
Wregas Bhanuteja saat mengisi acara The Readers Fest 2018 (Dok. Gramedia.com)

Ternyata setelahnya, Wregas diminta memilih salah satu cerpen Eka Kurniawan, dari tiga buku sang penulis, yaitu Corat-coret di Toilet, Kumpulan Budak Setan dan Cinta Tak Ada Mati. Wregas pun menjatuhkan pilihannya pada cerpen, Tak Ada yang Gila di Kota Ini, yang ada di buku Cinta Tak Ada Mati.

“Saya rasa ini yang paling bisa mewakili kegelisahan saya sekarang. Karena itu saya bilang ke mas Adi, saya mau yang ini. Terus mas Adi bilang oke, dia kemudian urus dengan mas Eka Kurniawan, sembari itu saya langsung mengembangkan skenario dan sebagainya,” lanjutnya.

Tak ada kendala berarti. Draft keempat skenario rampung dan langsung disetujui oleh Eka Kurniawan. “Saya nggak berkomunikasi sama sekali dengan mas Eka, hanya saat draft keempat saya minta mas Eka baca dan beliau langsung, oke. Katanya dia percaya dengan interpretasi saya atas cerpen Tak Ada yang Gila di Kota Ini,” tuturnya.

Wregas Bhanuteja baru akan mulai syuting pada 16 hingga 18 Oktober mendatang. Sutradara film Prenjak itu memilih kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta sebagai lokasi syutingnya. Dengan cerita yang memang seperti pada cerpennya, tentang sebuah kota yang berusaha menumpas orang-orang gila dengan membuangnya ke tengah hutan.