Vabyo Rilis Buku Tukar Takdir, 12 Kisah Terinspirasi dari Kehidupan Sehari-hari

Vabyo Rilis Buku Tukar Takdir, 12 Kisah Terinspirasi dari Kehidupan Sehari-hari

. 2 min read

Kehidupan sehari-hari selalu menarik untuk diangkat ke dalam sebuah cerita. Karena setiap orang memiliki takdir kehidupannya masing-masing. Takdir itu juga kadang yang diimpikan oleh orang lain. Apakah Grameds pernah menginginkan kehidupan orang lain bahkan hingga menukar takdir dengannya?

Valiant Budi Yogi atau dikenal juga dengan nama Vabyo baru saja merilis buku terbarunya yang berjudul Tukar Takdir. Buku ini merupakan buku terbarunya setelah terkenal menjadi penulis best seller nasional lewat buku Kedai 1001 Mimpi.

''Pengalaman pribadi. Biasanya ada tiga ide yang bikin saya nulis dari makhluk hidup, benda mati dan benda mati yang menyerupai makhluk hidup. Tapi, seringkali dari cerita-cerita tentang kehidupan sendiri dan curhatan-curhatan dari teman-teman," ungkap Vabyo ketika ditanya tentang inspirasi menulis buku Tukar Takdir kepada Gramedia.com baru-baru ini.

Berbeda dengan buku sebelumnya Kedai 1001 Mimpi yang menceritakan kisah petualangannya ketika bekerja di Arab Saudi, buku Tukar Takdir berisi kumpulan 12 cerita pendek dengan takdir-takdir kehidupan yang menarik dari manusia bahkan hewan.

''Cerita dari perspektif sudut pandang orang pertama. Ada cerita tentang aktor yang kewalahan dengan kontrak kerjanya yang terus-menerus karena saking lakunya. Ada juga tentang persaingan antar warung," ujar penulis yang juga pernah berprofesi sebagai Creative Director, penyiar radio, editor hingga barista ini.

Ke-12 cerita dalam buku Tukar Takdir dikemas dengan bahasa sehari-hari sehingga menarik untuk dibaca. Terinspirasi dari kisah nyata, cerita-cerita dalam buku ini juga dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Perilisan
Gramedia.com/M. Fachrio Alhadar

Lalu, sebenarnya apa pesan yang ingin disampaikan Vabyo lewat buku Tukar Takdir ini ya Grameds?

"Rasa iri hati sendiri melihat kehidupan orang yang kadang-kadang jauh lebih memukau, jauh lebih bahagia daripada kehidupan sendiri yang mana kita kadang-kadang gampang iri hati dengan takdir seseorang,'' ungkap Vabyo untuk merangkum pesan yang ingin disampaikan tentang buku ini.

Hmm, menarik ya! Di zaman sekarang ketika semua orang dengan bebas membagikan pencapaian, prestasi, momen-momen indahnya lewat media sosial, kita menjadi lebih mudah iri dengan takdir kehidupan orang lain.

"Ceritanya ini sebetulnya saling berhubungan satu sama lain tapi bisa dibaca secara terpisah dan saya yakin di antara 12 cerita setidaknya ada satu cerita yang mewakili hati kalian," tutup Vabyo sebagai alasan mengapa Grameds harus membaca buku ini.

Jadi, jangan sampai ketinggalan ya Grameds baca buku Tukar Takdir karya Vabyo ini. Kita bisa menyelami kehidupan orang lain yang ternyata tidak terduga dan tidak seindah kelihatannya. Apakah menukar takdir ternyata bisa membuat kita bahagia?

Temukan jawabannya lewat cerita-cerita dalam buku Tukar Takdir karya Vabyo yang bisa kalian dapatkan di Gramedia.com dan Gramedia Digital!

tukar