Pikiran, cerita, dan gagasan tentang buku dengan cara yang berbeda.

Tiru Cara Mengelola Emosi dengan Baik dari Kiky Saputri!

Tiru Cara Mengelola Emosi dengan Baik dari Kiky Saputri!

Komika Kiky Saputri kembali trending di internet berkat sikapnya yang dipandang nyeleneh oleh netizen. Alih-alih marah karena diteror omongan kasar dan jelek oleh beberapa orang, Kiky malah membagi-bagikan uang kepada orang-orang tersebut! Sontak saja aksinya itu menjadi perhatian. Kebanyakan dari netizen langsung memuji tindakan Kiky yang dinilai bijak dan sangat baik hati. Padahal, sebagai seseorang yang dibombardir dengan pesan-pesan kasar, Kiky berhak untuk merasa marah. Namun, ia malah menunjukkan respons yang sama sekali berbeda dan justru membawa kedamaian pada orang yang sudah berniat menyakitinya.

Sumber: kumparan.com

Dilansir dari laman Instagram @makrumpita, Kiky terlihat tidak menggubris pesan kasar yang ditujukan padanya, dan langsung berkata tanpa basa-basi, "Daripada marah-marah, kirim nomor rekening aja. Ini ada sedikit rezeki untuk kamu dan keluarga." Meski awalnya tidak percaya, para oknum yang sedang dalam keadaan emosi ini lantas mengirimkan nomor rekening masing-masing, dan langsung malu-malu berterima kasih pada Kiky, setelah komika itu mengirimkan tanda bukti sudah transfer sejumlah uang. "Maaf ya, Kak. Aku emosi aja," kata salah satu dari mereka.

Emosi selalu timbul sebagai reaksi kita terhadap sesuatu yang terjadi. Misalnya, ketika kita menyaksikan suatu kejadian, timbul perasaan marah, takut, tidak nyaman, dan perasaan lainnya. Perasaan yang timbul itu akan memengaruhi respons kita terhadap kejadian tersebut. Emosi tidak jarang menjadi alasan seseorang melakukan hal yang tidak rasional. Mengontrol emosi negatif adalah kemampuan yang tidak dikuasai dengan baik oleh semua orang. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk belajar memahami emosi yang kita rasakan dan mengendalikannya agar tidak membuat kita melakukan hal yang akan kita sesali.

Sumber: freepik.com

Berikut Admin sudah rangkum beberapa kiat yang bisa kamu coba untuk belajar memahami dan mengendalikan emosi.

Cara Mengendalikan Emosi Negatif

1. Mengidentifikasi perasaan yang kamu rasakan

Penting untuk dipahami, kebanyakan orang tidak mengenali emosi apa yang ia rasakan sampai emosi tersebut sudah terlalu jauh memengaruhi sikapnya. Oleh karena itu, ketika kamu merasakan sesuatu yang tidak nyaman, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah melakukan identifikasi terhadap perasaan yang muncul tersebut. Kenali dahulu, apakah perasaan itu marah? Takut? Atau mungkin sedih? Fokus pada perasaan tersebut dan bagaimana reaksi fisik yang timbul ketika kamu merasakannya. Misalnya, kamu merasa jantung kamu berdebar kencang dan telapak tangan kamu berkeringat. Kamu juga dapat mengidentifikasi perasaan tersebut dengan kejadian yang menjadi trigger-nya.

Memberi nama pada perasaan yang kamu rasakan dapat memberikan kesan bahwa kamu adalah orang yang sepenuhnya memiliki kontrol terhadap diri sendiri. Emosi yang kamu rasakan wajar dirasakan oleh semua orang, namun tidak perlu sampai memengaruhi segala hal yang kamu lakukan.

2. Tenangkan diri dengan mengatur napas

Respons fisik ketika kamu mulai kewalahan mengelola emosi biasanya dapat terlihat dengan jelas. Kamu mulai berkeringat, tubuhmu tegang, jantungmu berdebar-debar, napas terasa sesak, dan lain-lain. Fokus pada reaksi fisik tersebut, kemudian cobalah untuk pelan-pelan mengatur napas agar stabil. Ketika napas kamu sudah teratur, tubuh kamu akan ikut rileks. Alihkan pikiran kamu pada ritme bernapas dan reaksi fisik kamu. Kamu juga dapat melakukan ini sambil melakukan peregangan pada bagian tubuh kamu yang terasa tegang.

3. Merespons emosi dengan sehat

Ketika kamu sudah jauh lebih tenang, kamu dapat berpikir dengan jernih apa yang menyebabkan kamu merasakan emosi yang tadi membuat kamu kewalahan. Pikirkan dengan jujur apa yang menjadi penyebabnya. Ketika kamu tidak menguraikan dengan benar apa yang menjadi penyebab kamu merasakan banyak emosi, bisa jadi kamu akan melampiaskannya pada hal yang salah. Contoh saja para netizen yang berkata kasar pada Kiky Saputri. Apakah mereka merasa emosi semata-mata karena perilaku Kiky menyinggung mereka, atau ada hal lain yang membuat mereka emosi, lantas melampiaskannya pada orang lain yang tidak bersalah?

Sumber: freepik.com

Ketika sudah menemukan akar penyebabnya, kamu dapat berpikir mengenai solusinya dengan lebih jernih. Tenang, tidak semua masalah perlu solusi di detik yang sama. Jika tidak mampu memikirkan solusinya, alihkan perhatian pada hal lain terlebih dahulu sampai benar-benar punya energi untuk menyelesaikan masalah kamu. Kamu juga dapat bercerita pada orang lain agar beban yang kamu rasakan tidak terlalu berat.

Mengelola emosi memang merupakan hal yang tidak mudah. Ada kalanya ketidakmampuan kita dalam mengelola emosi menyebabkan hal-hal yang kita sesali. Untuk menghindari hal tersebut, tentu saja penting bagi kita untuk mempelajari bagaimana cara mengelola dan mengendalikan emosi negatif agar tidak menjadi destruktif. Buku-buku di bawah ini sangat dapat membantu kamu untuk berlatih. Simak rekomendasi berikut, yuk!

Rekomendasi Buku untuk Mengelola dan Mengendalikan Emosi

Memahami dan Mengelola Emosi: Sebuah Terapi Jiwa Agar Terbebas dari Belenggu Emosi

caraBeli di Sini!

Dalam buku ini, kamu akan membaca penjelasan dari pertanyaan-pertanyaan yang mungkin sering kamu ajukan. Bagaimana caranya menerima kenyataan dengan baik? Bagaimana caranya untuk bersabar? Bagaimana agar kita tidak mudah stres? Mengapa kebahagiaan sulit dicari? Mengapa kita selalu memiliki masalah?

Semua pertanyaan tersebut akan dijawab sebaik-baiknya dalam penjelasan-penjelasan di buku ini. Kamu akan mengenali emosi kamu lebih jauh supaya dapat memahami dan mengendalikannya dengan baik. Dengan memahami isi buku ini, kamu akan dapat terbebas dari belenggu emosi yang sering merugikan bagi dirimu sendiri.

Seni Mengendalikan Emosi

caraBeli di Sini!

Emosi sering kali dikaitkan dengan perasaan marah. Padahal, segala perasaan yang kita rasakan juga disebut emosi, lho. Lewat buku ini, Claudia Sabrina berusaha untuk mengenalkan apa yang disebut emosi kepada pembaca, agar pembaca dapat lebih mudah mengidentifikasi emosi yang mereka rasakan. Kemampuan mengelola emosi akan memperbaiki kualitas hidup kita. Tentu saja kemampuan ini tidak dapat dipelajari dalam sekejap mata. Namun, langkah kecil pun berarti dalam belajar mengendalikan emosi. Langkah tersebut bisa kamu mulai dengan mencoba membaca buku ini.

Are You Okay?: Cerdas Mengelola Emosi di Semua Kondisi

caraBeli di Sini!

Kemampuan mengatur emosi akan menghadirkan kebahagiaan di hidup kita. Ketika kita berhasil mengenali, mengontrol, mengomunikasikan, dan menyalurkan emosi yang kita rasakan dapat membuat kamu terhindar dari masalah-masalah yang mungkin timbul karena kamu kesulitan mengendalikan emosi. Tidak hanya penjelasan tentang emosi, buku ini juga menyediakan kuis untuk melacak kemunculan emosi yang dapat kamu kerjakan, berbagai latihan untuk melatih emosi, serta latihan mengelola perasaan.

Jurus Jitu Mengelola Emosi: Tujuh Langkah Menguasai Emosi Negatif

caraBeli di Sini!

Seperti yang sudah dibahas di atas, emosi adalah sesuatu yang sulit untuk kita kendalikan. Membiarkan diri terlalu terbawa emosi akan membuat kita menyesali banyak hal, karena lepas kendali terhadap emosi dapat bersifat destruktif dalam melakukan hal baik. Melalui buku ini, kamu akan mendapatkan tips-tips jitu untuk membebaskan diri dari emosi negatif. Kamu akan mempelajari cara mengendalikan emosi dengan lebih baik dan mengubahnya menjadi hal yang lebih positif dan bernilai.

Ibu Boleh Marah: Mengelola Emosi Negatif Jadi Edukatif

caraBeli di Sini!

Menjadi ibu merupakan hal yang sulit dan berat. Adalah hal yang wajar apabila di tengah kegiatan mengurus anak terjadi sesuatu yang membuat emosi seorang ibu bergejolak. Namun, melampiaskan emosi terhadap anak yang tidak mengerti apa-apa akan menjadi hal yang bersifat destruktif terhadap psikologi anak. Buku ini menyediakan tips dan teknik mengelola emosi bagi para ibu agar tidak terjadi hal-hal yang akan menjadi penyesalan ketika mengurus anak. Bersama buku ini, seorang ibu akan belajar bagaimana tetap menerima emosi yang hadir, namun menyalurkannya dengan cara yang tidak destruktif terhadap anak, bahkan mengubahnya menjadi sesuatu yang edukatif.

Seni Mengelola Emosi untuk Anak

caraBeli di Sini!

Kesulitan mengendalikan emosi tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, tapi juga pada anak-anak. Terlebih, mereka tidak begitu memahami apa yang mereka rasakan sehingga ketika perasaan tidak enak membuat mereka kewalahan, mereka melampiaskannya dengan cara yang salah. Oleh karena itu, anak-anak juga perlu diberi edukasi mengenai pengelolaan emosi dengan baik. Tentu saja caranya juga perlu disesuaikan dengan usia dan pemahaman mereka.

Buku ini merupakan salah satu cara untuk mengajari anak-anak tentang emosi. Mereka akan diajak memahami mengenai apa itu emosi dan bagaimana cara mengendalikannya. Dengan ilustrasi-ilustrasi lucu dan penjelasan yang sederhana, buku ini dapat dengan mudah dipahami oleh anak-anak. Dalam buku ini, orang tua juga mendapat panduan untuk mengatasi anak-anak yang belum dapat mengendalikan emosi mereka.

Nah... Kalau kamu bagaimana, Grameds? Sudahkah kamu dapat mengelola dan mengendalikan emosi kamu dengan baik?

Yuk, segera belajar dan berlatih mengelola dan mengendalikan emosi negatif kita bersama buku-buku yang bisa kamu dapatkan hanya di Gramedia.com.

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Sumber gambar header: freepik.com

Penulis: Puteri C. Anasta


Enter your email below to join our newsletter

comments powered by Disqus