Pikiran, cerita, dan gagasan tentang buku dengan cara yang berbeda.

The Love Hypothesis: Saat Cinta Dicoba Seperti Sebuah Eksperimen!

The Love Hypothesis: Saat Cinta Dicoba Seperti Sebuah Eksperimen!


Di dunia sains, segala sesuatu punya cara untuk diuji. Teori membutuhkan bukti, data membantu menemukan pola, dan eksperimen dilakukan untuk melihat apakah sebuah dugaan benar-benar bisa dibuktikan.

Tapi cinta? Urusannya sedikit lebih rumit, Grameds. 🤷‍♀️

Dilema itulah yang menjadi pintu masuk The Love Hypothesis, film rom-com yang diadaptasi dari novel bestseller karya Ali Hazelwood.

Dibintangi Lili Reinhart dan Tom Bateman, film ini mempertemukan dua orang dalam sebuah hubungan pura-pura yang awalnya punya aturan cukup jelas. Setidaknya, sampai perasaan mulai ikut masuk ke dalam eksperimen.

Karena terkadang, bagian paling berbahaya dari sebuah eksperimen bukan hasil yang gagal, melainkan hasil yang ternyata terlalu nyata.

Siap kembali pura-pura tidak percaya pada teori cinta yang satu ini? 🧪❤️


Si Paling Punya Rencana vs. Si Paling Punya Reputasi 🔬

Source: Youtube

Sebagai kandidat PhD, Olive Smith (Lili Reinhart) sudah cukup sibuk dengan penelitian dan kehidupan akademiknya. Urusan cinta seharusnya bisa menunggu.

Namun, sebuah situasi membuat Olive mengambil keputusan spontan yang justru melibatkan Adam Carlsen (Tom Bateman) profesor yang dikenal cerdas, tegas, dan cukup menakutkan.

Dari sana, keduanya terlibat dalam sebuah hubungan pura-pura dengan aturan yang seharusnya membuat semuanya tetap sederhana.

Setidaknya, itu rencananya.

Namun, semakin lama Olive dan Adam menjalani kesepakatan tersebut, semakin banyak hal yang mulai berjalan di luar perhitungan.

Dan dalam eksperimen yang satu ini, perasaan mungkin menjadi variabel yang paling sulit dikendalikan. 👀


kumpulanBaca Kisah Seru Lainnya di Sini!


Dari Fanfiction Reylo hingga Jadi The Love Hypothesis 💫

Sebelum menjadi novel bestseller dan kini diadaptasi ke layar, The Love Hypothesis ternyata punya awal yang cukup tidak terduga.

Ali Hazelwood pertama kali menulis cerita ini sebagai fanfiction tentang Rey dan Kylo Ren dari Star Wars, sebelum kemudian mengembangkannya menjadi novel yang terbit pada 2021. Dari kisah fanfiction itulah Olive dan Adam kemudian menemukan bentuknya sendiri hingga akhirnya sampai ke layar.

Yang membuat perjalanan ini terasa semakin seperti sebuah plot rom-com adalah pilihan pemeran Adam. Tom Bateman, yang kini memerankan Adam Carlsen, ternyata merupakan suami Daisy Ridley, pemeran Rey dalam Star Wars.

Jadi, cerita yang dulu berawal dari fanfiction Reylo kini justru dibintangi oleh suami dari salah satu karakter yang menjadi sumber inspirasinya. Kebetulan macam apa ini? ✨


Baca juga: Ketika Son Ye-jin Berani Memainkan Permainan Cinta Terlarang di ‘The Scandal’


Ketika Press Tour Ikut Bernostalgia dengan Era Keemasan Rom-Com 💛🎬

Di balik chemistry Olive dan Adam yang terasa di layar, proses syuting The Love Hypothesis ternyata punya cerita sendiri. Untuk adegan intim keduanya, Lili Reinhart dan Tom Bateman bekerja bersama intimacy coordinator untuk menyusun adegan tersebut secara terstruktur, bahkan memperlakukannya seperti koreografi. Pendekatan ini membantu mereka membangun adegan yang tetap terasa natural sekaligus sesuai dengan perjalanan hubungan kedua karakter.

Menariknya, proses syuting adegan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 4 pagi. Alih-alih membiarkan suasana menjadi terlalu tegang, keduanya justru memesan McDonald's untuk menjaga suasana tetap santai. Karena ternyata, bahkan adegan romantis yang penuh chemistry tetap membutuhkan sedikit french fries di tengah malam. 🍟

Di luar layar, Reinhart juga membawa semangat rom-com ke dalam press tour film ini. Ia tidak hanya mempromosikan Olive Smith, tetapi juga ikut menghidupkan kembali estetika rom-com era 2000-an lewat sejumlah penampilannya.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah ketika ia mengenakan gaun kuning butter-silk yang terinspirasi dari penampilan Kate Hudson sebagai Andie Anderson dalam How to Lose a Guy in 10 Days (2003). Reinhart bahkan secara terbuka menyebut penampilannya sebagai bentuk penghormatan kepada Kate Hudson.

Dan penghormatan itu ternyata tidak berhenti di sana. Stylist Reinhart, Ib Abdel Nasser, memang sengaja menghadirkan sejumlah tribute kepada para pemeran utama dari era keemasan rom-com selama press tour. Dari Jennifer Garner dalam 13 Going on 30 hingga Drew Barrymore dalam Ever After, penampilan Reinhart terasa seperti parade kecil untuk mengenang era ketika rom-com punya bahasa visualnya sendiri.

Setelah segala teori, fake dating, chemistry, dan tentu saja McDonald's dini hari, The Love Hypothesis akhirnya siap membawa eksperimennya ke layar. Film ini akan tayang di Prime Video pada 23 September 2026.

Siap melihat hipotesis ini mulai diuji? Saksikan trailer resminya di sini dan lihat sendiri ketika hubungan pura-pura mulai terasa terlalu nyata! 🎬


Dalang Penggerak Di Balik Eksperimen Cinta! ❤️

Source: People

Di balik hubungan pura-pura Olive dan Adam, ada jajaran pemain yang menghidupkan kisah cinta, persahabatan, dan kekacauan kecil di dunia akademik.

Yuk, kenalan dengan para pemain The Love Hypothesis!

  • Tom Bateman sebagai Dr. Adam Carlsen, profesor yang dikenal sebagai “Dr. Evil” sekaligus menjadi pasangan pura-pura Olive dalam eksperimen cinta mereka.
  • Lili Reinhart sebagai Olive Smith, kandidat PhD yang fokus pada karier akademiknya hingga sebuah keputusan spontan justru membawanya ke dalam hubungan pura-pura dengan Adam.
  • Rachel Marsh sebagai Anh, sahabat Olive yang menjadi salah satu alasan di balik keputusan spontan Olive dan turut membawa dinamika persahabatan ke dalam cerita.
  • Jaboukie Young-White sebagai Malcolm, salah satu sosok di lingkungan akademik Olive dan Adam yang ikut meramaikan perjalanan mereka.
  • Nicholas Duvernay sebagai Jeremy, sosok yang memiliki kaitan dengan awal mula hubungan pura-pura Olive dan Adam.
  • Arty Froushan sebagai Tom, salah satu karakter yang hadir dalam lingkungan akademik tempat Olive dan Adam menjalani keseharian mereka.

Dengan jajaran pemain tersebut, kisah The Love Hypothesis tidak hanya diisi oleh chemistry antara Olive dan Adam, tetapi juga oleh persahabatan, lingkungan akademik, dan orang-orang yang membuat eksperimen cinta mereka semakin sulit berjalan sesuai rencana.

Sebab, dalam urusan cinta, variabel tak terduga bisa muncul dari mana saja. 🧪


Kalau Eksperimen Cinta Olive dan Adam Belum Cukup, Lanjutkan ke Lima Cerita Ini! 📚

Kalau fake dating, banter, dan chemistry yang perlahan berubah jadi perasaan adalah racikan rom-com favoritmu, lima buku berikut bisa jadi teman baca berikutnya!

Intip rekomendasi nya di sini! 👀

The Love Hypothesis - Ali Hazelwood

filmTemukan Bukunya di Sini!

Kalau kamu ingin kembali ke sumber ceritanya, tentu saja mulai dari Olive Smith dan Adam Carlsen.

Olive adalah mahasiswa PhD yang membutuhkan bukti untuk meyakinkan sahabatnya bahwa ia sedang berkencan. Dalam situasi mendadak, ia akhirnya terlibat hubungan pura-pura dengan Adam, dosen muda yang terkenal sebagai sosok killer di kampus.

Awalnya, semuanya terasa sederhana. Tapi, bisakah hubungan pura-pura tetap pura-pura ketika perasaan mulai ikut bermain?

Cocok untuk pembaca yang suka fake dating, slow burn, serta romance berlatar dunia akademik dan STEM.


Love on the Brain - Ali Hazelwood

filmTemukan Bukunya di Sini!

Masih ingin tinggal sedikit lebih lama di dunia STEM? Kenalan dengan Bee Königswasser, neuroscientist yang mendapat kesempatan memimpin proyek neuroengineering NASA. Namun, partner kerjanya justru Levi Ward, rival yang sudah dikenalnya sejak masa kuliah doktoral dan yang Bee yakini membencinya.

Ketika masalah mulai muncul di tempat kerja dan Levi justru menjadi orang yang paling mendukungnya, hubungan keduanya perlahan bergerak ke arah yang tidak pernah Bee perkirakan.

Cocok untuk kamu yang ingin lebih banyak enemies-to-lovers, workplace romance, banter, dan chemistry yang dibangun perlahan.


Resign! - Almira Bastari

filmTemukan Bukunya di Sini!

Dari laboratorium dan proyek NASA, kita pindah ke kantor konsultan Jakarta bersama Alranita atau Ra dan rekan-rekan sesama “cungpret”. Alih-alih mengejar penghargaan atau bonus, mereka justru punya satu ambisi bersama: memenangkan taruhan untuk bisa segera resign.

Di tengah tekanan pekerjaan dan bos bernama Tigran yang terkenal dingin, Ra perlahan menemukan bahwa sosok di balik reputasi tersebut mungkin tidak sesederhana yang ia kira.

Cocok untuk kamu yang suka rom-com lokal, workplace drama, humor yang dekat dengan kehidupan urban, dan karakter yang sama-sama sedang berusaha bertahan dari dunia kerja.


The Dating Game - Nina Ardianti

filmTemukan Bukunya di Sini!

Lima tahun setelah pertemuan pertama mereka, Emma Sjarief kembali berhadapan dengan Kemal Arsjad. Dulu, chemistry di antara mereka terasa menjanjikan. Kini, tatapan Emma justru terasa seperti perang kecil yang belum selesai. Kemal masih charming dan playful seperti yang Emma ingat, tetapi luka lama membuat Emma enggan memberinya kesempatan kedua. Sayangnya, kali ini mereka tidak bisa begitu saja menghindari satu sama lain.

Cocok untuk pembaca yang suka second chance romance, chemistry yang intens, karakter dewasa, dan dinamika hubungan yang penuh tarik-ulur.


Funny Story - Emily Henry

filmTemukan Bukunya di Sini!

Daphne selalu membayangkan hidupnya akan berjalan sesuai rencana sampai tunangannya, Peter, justru meninggalkannya demi sahabat masa kecilnya, Petra. Keadaan menjadi semakin absurd ketika Daphne harus tinggal serumah dengan Miles, mantan Petra.

Dalam kondisi sama-sama patah hati, mereka membuat rencana untuk berpura-pura menjalani hidup terbaik mereka lewat foto-foto yang sengaja dibuat seolah-olah mereka sedang bersenang-senang bersama. Namun, seperti hubungan pura-pura lainnya, semuanya mulai terasa jauh lebih nyata dari yang seharusnya.

Cocok untuk pembaca yang suka rom-com dewasa, healing setelah patah hati, banter ringan, dan romance yang tetap menyimpan sisi emosional.


Baca juga:  Misteri ‘Enam Enam Enam’: Ketika Urutan Pernikahan Berubah Menjadi Daftar Kematian


Saatnya Kasih Wishlist Sedikit Kebahagiaan 📚💙

Sudah menemukan cerita yang bikin penasaran? Jangan biarkan mereka terlalu lama jadi penghuni wishlist. 👀

Lewat Promo Teman Membaca: Road to Pay Day, kamu bisa mendapatkan diskon hingga 35% untuk buku terbitan Gramedia dan Flash Sale hingga 40% di jam tertentu, periode 15–24 September 2026! 🔥

Jadi, kalau ada buku yang sudah lama kamu bilang, “Nanti aja belinya,” mungkin ini saat yang tepat untuk berhenti menunda dan mulai membawanya pulang. 📖✨

Yuk, tambah teman membaca dan biarkan wishlist-mu akhirnya punya happy ending di sini! 💙

promoTemukan Promonya di Sini!


‌

✨Jangan lupa juga untuk cek promo spesial lainnya di Gramedia.com supaya belanjamu makin hemat dan bermakna!

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Laura Saraswati

Laura Saraswati

In a world full of Ushers, I'd thrive to be Annabel Lee with a little fairy dust on my hands. Actively writing about books, pop culture, everyday life, and anything that refuses to leave my head.

Enter your email below to join our newsletter