Tempat Paling Jujur Itu Bernama Lotus Taxi: Saat Perjalanan Malam Menjadi Ladang Pengakuan

Tempat Paling Jujur Itu Bernama Lotus Taxi: Saat Perjalanan Malam Menjadi Ladang Pengakuan
“Menemukan tempat yang bisa menjadi pelepas lelah adalah suatu kebahagiaan.”

Grameds, kamu pernah nggak naik taksi di tengah malam? 🚕🌙

Waktu memasuki jam-jam rawan, jalanan mulai sepi, lampu kota kian redup, dan di dalam kabin cuma ada kamu sama sopir yang sama-sama asing. Nggak saling tahu nama, hanya selintas menyapa, sampai mobil mulai melaju pelan dan argo ikut menyala.

Anehnya, justru di kondisi kayak gitu, ungkapan perasaan sering kali jadi lebih jujur. Cerita yang biasanya dipendam, seolah nemu ruang untuk diungkapkan. Memecah keheningan; seketika obrolan dengan driver pun mulai terjadi. Meluncur akrab, mengikuti irama roda yang berjalan mulus di atas aspal.

Di situlah Lotus Taxi memulai setiap perjalanannya. Sebuah kisah tentang perjalanan transaksional yang kelihatannya biasa, sampai kamu sadar kalau kabin kecil itu bisa berubah jadi tempat singgah buat cerita-cerita yang sedang mencari pendengarnya.

Kamu penasaran bakal ada kisah apa saja di dalamnya? Yuk, masuk ke Lotus Taxi, kencangkan sabuk pengaman, dan temani Gramin menyusuri kisah-kisah yang menunggu untuk didengar itu! 🚦🚖


Kisah yang Mengalir Bersama Laju Taksi

“Terima kasih telah setia menggunakan Transportasi Lotus. Saya sopir Anda, Kimura. Saya akan mengantar Anda selamat sampai tujuan tidak peduli sedekat apa pun jaraknya. Mohon kerja samanya.”

lotusTelusuri Kisahnya Di Sini!

Buku ini berpusat pada sebuah perusahaan taksi kecil bernama Transportasi Lotus, yang setiap malamnya beroperasi di sudut-sudut kota yang sepi. Di balik perjalanan-perjalanan yang tampak seperti keseharian biasanya, tersimpan beragam kisah luar biasa tentang pengalaman manusia.

Melalui sudut pandang para sopir Lotus Taxi, kita diajak menyusuri percakapan-percakapan subtil yang terjadi di dalam kabin taksi, ruang kecil tempat penumpang tanpa sadar menanggalkan topeng mereka. Ada penumpang yang dihantui masa lalu, ada yang membawa amarah dan rasa bersalah, ada pula yang sedang berhadapan dengan kehilangan yang belum selesai.

Bersama kisah ini, perjalanan taksi yang terjadi bukan saja menjadi kegiatan antar-mengantar menuju alamat tujuan, tapi juga menuju kebenaran yang selama ini disembunyikan, bahkan dari diri sendiri.


Baca juga: Sudah Siap Melihat Perubahan Besar di Planet Arrakis? Temukan Lanjutan Kisahnya di Kaisar Dewa Dune!


Antara Argo dan Ambang Batas Dua Dunia

“kematian karena kecelakaan adalah sesuatu yang benar-benar membuat putus asa. Terlalu mendadak, tanpa sempat mempersiapkan hati.”

Cerita-cerita dalam Lotus Taxi seringkali bersinggungan dengan unsur mistis khas Jepang, youkai. Sesuatu yang dikenali sebagai bagian dari mimpi buruk atau pun kejadian yang tak sepenuhnya dapat dijelaskan secara logika.

Meski begitu, unsur tersebut tidak hadir sebagai horor semata, melainkan sebagai metafora dari luka batin manusia. Ia bergerak lalu lalang melewati rasa bersalah, kesepian, ketimpangan cinta, serta keinginan untuk diakui dan mendapat kasih sayang.

Dalam suasana malamnya, kamu akan dibawa ke dalam ruangan di mana batas antara realitas dan dunia tak kasatmata perlahan mengabur. Tempat yang seolah mengingatkan, bahwa yang paling menakutkan bukanlah makhluk gaib, melainkan perasaan manusia yang terpendam terlalu lama.


Kepingan-Kepingan yang Saling Terhubung

“Semua kesedihan dan penderitaan pasti akan memudar perlahan. Kenangan-kenangan yang kau ciptakan setiap hari akan mengubur masa lalu. Begitulah cara kita menjalani hidup.”

Setiap cerita memang dikisahkan berdiri sendiri, tetapi terhubung oleh benang merah bernama empati. Di dalam kabin itu, para sopir Lotus Taxi nggak cuma hadir sebagai pengemudi, mereka juga menjadi saksi yang setia memberi telinga bagi setiap keluh kesah dari penumpangnya.

Gerak laju kemudi, berkelana seiring dengan cerita akan perasaan yang terluka, kesepian yang tak terucap, penyesalan yang terlambat disadari, serta hubungan antara hidup dan mati yang kerap kali berada di batas paling tipis.

Layaknya seorang sahabat, para sopir itu juga turut mendengarkan tanpa menghakimi, menemani tanpa menggurui, dan mengantar tanpa menuntut penjelasan. Dalam keheningan malam, mereka menjadi perantara bagi penumpang untuk berdamai dengan masa lalu, menerima kehilangan, atau sekadar merasa tidak sendirian.


Cuplikan Pengakuan yang Tertinggal di Jok Penumpang

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, banyak pengakuan yang terlontar di dalam perjalanan bersama Transportasi Lotus.

Datang dari berbagai macam sisi, berikut ini Gramin coba merangkum beberapa cuplikan pengakuan yang menarik untuk kamu jumpai:

Jatuh Cinta dan Keraguan yang Menyelimuti

Kata “cinta” itu terasa canggung untuk diucapkan. Aku belum pernah menggunakannya. Bahkan, aku rasa sampai kapan pun tidak akan menggunakannya dan tidak akan pernah bisa menggunakannya. Namun, ternyata, cinta itu sungguh luar biasa, ya.
Dalam dunia nyata, orang yang bisa terus-menerus jatuh cinta itu minoritas.
Sayangnya, cinta itu tidak selalu datang saat kita bertemu orang yang tepat.

Perihal Hidup yang Terus Berjalan

Kesedihan dan penderitaan, lambat laun akan memudar. Kita akan menutup luka lama dengan menciptakan kenangan-kenangan baru setiap harinya. Begitulah cara kita menjalani hidup.
Tidak ada metode yang pasti untuk sukses, kan? Meskipun kita memilih sesuatu yang kita pikir baik, belum tentu hasilnya baik. Sebaliknya, meskipun kita hanya berusaha melewati hari ini, terkadang hasilnya ternyata lumayan bagus.
Aku mungkin bisa mati kapan pun karena kecelakaan yang tak terduga. Kita harus segera melakukan apa yang harus kita lakukan.

Ingatan, Harapan, dan Cara Melepaskan

Kegagalan dan keberhasilan memiliki garis yang sangat tipis. Dia yakin bahwa keberuntungan yang kebetulan terjadi adalah sebuah kesuksesan.
Bagi orang yang masih hidup, mungkin memang lebih baik untuk melupakan. Hidup dengan memikul kenangan yang menyakitkan dan menyiksa hanya akan menambah penderitaan. Kenangan itu akan memudar dan menjadi indah. Kalau tidak begitu, hidup akan sangat sulit.
Orang-orang yang masih hidup sebaiknya percaya pada surga. Ada dunia di mana kau bisa hidup kembali bersama orang-orang yang berharga bagimu setelah kematian. Percayalah pada hal itu.

Tawa, Pertemuan, dan Jarak

Kita harus sering bertemu, terutama dengan teman masa kecil. Bertemu langsung, mengobrol, dan tertawa bersama. Kalau tidak, hubungan itu akan cepat memudar. Meskipun kita bisa dengan mudah akrab kembali, tetapi kalau sudah terpisah jauh, hubungan itu juga akan cepat berakhir.
Keselamatan dan tawamu. Bagiku, itulah oleh-oleh terbaik.

Temukan Kisah Serupa dalam Karya Lainnya!

Kalau kamu menyukai kisah yang mengandung misteri, tapi penuh refleksi seperti yang ada dalam Lotus Taxi, kamu juga bakal cocok dengan kisah dalam buku-buku ini!

1. Funiculi Funicula – Toshikazu Kawaguchi

lotusTelusuri Kisahnya Di Sini!

Di sebuah gang kecil Tokyo, ada kafe tua yang nyaris luput dari perhatian. Tempatnya sederhana dan tenang, tetapi menyimpan keajaiban perjalanan waktu melalui secangkir kopi. Para pengunjung datang dengan perasaan yang belum tuntas, ingin bertemu, berpamitan, atau mengatakan hal yang dulu tak sempat terucap.

Perjalanan ini dibatasi aturan yang ketat dan tak bisa dilanggar. Masa kini tetap berjalan apa adanya, sementara waktu di masa lalu hanya bisa disinggahi sebentar. Dari situ, kisah-kisah personal terjalin pelan, mengajak pembaca merenungkan makna penyesalan, keikhlasan, dan nilai sebuah pertemuan singkat.


2. Chronos Express – Bonnie Pang

lotusTelusuri Kisahnya Di Sini!

Lena bekerja di kafe sambil memelihara mimpi menjadi novelis. Ketika kesempatan menulis akhirnya datang, kebuntuan justru menghadang dan waktu terasa terus mengejarnya. Di tengah kegelisahan itu, sebuah kereta misterius muncul dan membawanya ke perjalanan yang tak pernah ia bayangkan.

Chronos Express mempertemukan Lena dengan para penumpang yang punya persoalan dengan waktu. Dengan membantu mereka, Lena perlahan menemukan kembali suaranya sendiri. Cerita ini terasa ringan namun reflektif, membicarakan kreativitas, kegagalan, dan keberanian untuk memulai lagi.


3. Surealis Bawah Sadar – Lukita Lova

lotusTelusuri Kisahnya Di Sini!

Zidni berusia delapan tahun ketika tubuhnya tiba-tiba tak lagi bisa bergerak seperti biasa. Ia harus menjalani hari-hari di rumah sakit, ditemani mimpi buruk tentang sosok wanita yang terus mengancam hidupnya. Ketakutan itu terasa nyata dan sulit dibedakan dari dunia sadar.

Di tengah kegelapan mimpi, muncul sosok asing yang mampu menghadirkan mimpi indah sebagai penyeimbang. Lewat perjumpaan ini, kisah bergerak di antara ketakutan dan harapan. Cerita ini mengajak pembaca menyelami luka batin, kehilangan, dan usaha kecil untuk bertahan.


4. Fotografer Memori – Sanaka Hiiragi

lotusTelusuri Kisahnya Di Sini!

Di sebuah tempat di antara hidup dan mati, berdiri studio foto yang menjadi persinggahan terakhir. Para tamu datang untuk memilih kenangan yang ingin mereka simpan, lalu menyaksikannya sekali lagi sebelum melangkah pergi. Setiap kenangan menyimpan cerita yang tak pernah benar-benar hilang.

Hirasaka menemani mereka sebagai pemandu, meski ia sendiri tak memiliki ingatan tentang masa lalunya. Dari tamu ke tamu, ia mendengar kisah yang hangat dan menyayat. Di balik tugasnya, tumbuh harapan sederhana bahwa suatu hari ia akan menemukan jawaban tentang dirinya sendiri.


5. Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki – Sesuji

lotusTelusuri Kisahnya Di Sini!

Seorang editor muda menghilang setelah mengerjakan proyek majalah okultisme. Sebelum lenyap, ia mengumpulkan berbagai dokumen aneh yang semuanya mengarah pada satu lokasi misterius. Kepergiannya meninggalkan pertanyaan yang tak kunjung terjawab.

Buku ini menyatukan laporan media, catatan, dan potongan tulisan yang saling berkaitan. Perlahan, pembaca diajak menelusuri kejanggalan demi kejanggalan yang mengarah pada suatu tempat di wilayah Kinki. Atmosfernya sunyi dan mencekam, seolah ada sesuatu yang terus mengawasi dari balik halaman.


Hangat sekaligus getir,

Lotus Taxi merangkai kisah tentang manusia biasa yang memikul beban luar biasa. Cerita-ceritanya bergerak pelan, menyentuh luka yang akrab dengan keseharian, lalu mengajak pembaca berhenti sejenak untuk memahami perasaan yang sering terabaikan.

Seperti bunga teratai yang tumbuh dari lumpur basah, novel ini menanamkan keyakinan bahwa dari titik terendah pun, selalu ada ruang untuk menemukan ketenangan, pengampunan, dan secercah cahaya di akhir perjalanan.

Selama 1–12 Februari 2026, kamu bisa ikut menyusuri perjalanannya dengan diskon 10% yang bisa kamu dapatkan. Hanya dengan Rp80.100, Lotus Taxi siap menemani waktu bacamu dengan kisah yang singgah lebih lama di hati. 📖😊

promoDapatkan Promonya di Sini!


Baca juga: Lelah Berpetualang Tapi Tak Tahu Jalan Pulang? Temukan Makna 'Rumah' Bersama J.S. Khairen


✨ Oh ya, jangan lupa juga buat dapetin penawaran spesial dari Gramedia.com! Cek promonya di bawah ini agar belanja kamu jadi lebih hemat! ⤵️

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Enter your email below to join our newsletter