Pikiran, cerita, dan gagasan tentang buku dengan cara yang berbeda.

Setiap Hari, Hari Ini: Kisah Tentang Waktu, Cinta, dan Kesempatan Kedua

Setiap Hari, Hari Ini: Kisah Tentang Waktu, Cinta, dan Kesempatan Kedua
"I love the idea of appreciating today. Everything. Segalanya yang kita punya sekarang, hari ini.”  — Inira

Ada banyak cara manusia memandang waktu. Ada yang sibuk mengejar masa depan, ada juga yang masih tertahan di masa lalu.

Di tengah itu semua, ada satu hal yang sering terlupa. Bahwa waktu yang benar-benar kita miliki adalah hari ini.

Carpe diem. Seize the day. Raihlah hari ini. Begitulah bunyi sebuah gagasan sederhana yang terdengar akrab, tapi sering terlewat.

Dan rasa-rasanya, semangat itu pula yang melandasi hadirnya karya terbaru dari Valerie Patkar, berjudul Setiap Hari, Hari Ini.

Yup, kalau kamu penasaran kisah seperti apa yang dibawanya, mari kita bahas bersama. Let’s gow! 🚀


Kayak Gimana Sinopsisnya?

“Karena waktu itu berharga. Dan kita sebagai manusia cuma bisa menjalaninya. Sebaik mungkin, semampu kita." — Inira

setiapTemukan Bukunya di Sini!

Kisah ini bermula dari sebuah peristiwa tak terduga, ketika Adrian Hardikara kembali dipertemukan dengan Inira Dilona, sosok dari masa lalunya yang ternyata tidak pernah benar-benar pergi.

Pada pertemuan ini, Inira hadir sebagai sosok aktris film ternama Indonesia yang menjadi brand ambassador bir milik Adrian.

Tanpa sepengetahuan Adrian, kehadiran Inira kali ini membawa tujuan yang berbeda. Ia datang dengan tujuan kembali memenangkan hatinya, memperbaiki apa yang dulu terlepas. Mengingat delapan tahun lalu, hati itu pernah hancur dibuatnya.

Di balik itu, ada satu hal yang diam-diam membuat segalanya terasa lebih mendesak. Inira hanya memiliki sisa waktu yang tak banyak untuk memenangkan kembali hatinya.


Baca juga: Saat Hati Lagi Capek, Senja, Hujan & Cerita yang Telah Usai Bisa Jadi Pelipur Lara


Ketika Waktu Jadi Taruhan Perasaan

Sekilas, cerita ini terasa familiar. Tentang cinta, pertemuan kembali, dan hal-hal yang belum selesai. Namun, seiring berjalan, cerita ini membuka lapisan yang lebih dalam.

Ada waktu yang tidak bisa diulang, ada penyesalan yang datang belakangan, dan ada keberanian yang harus dikumpulkan untuk menghadapi semuanya.

Dengan latar dunia kuliner dan industri hiburan, suasananya terasa hidup.

Gemerlapnya terlihat jelas, tetapi di balik itu ada ruang-ruang tenang yang menyimpan banyak hal.

Di situlah cerita ini berkembang, melalui karakter yang terlihat kuat, namun masih menyimpan banyak hal di dalamnya.


Hal-Hal Kecil yang Bikin Cerita Ini Terasa Personal

Kekuatan cerita ini terletak pada detail-detail kecilnya. Cara karakter berbicara, cara mereka menyimpan perasaan, hingga momen-momen kecil yang sering terlewat dalam keseharian.

Konfliknya terasa intens dan dramatis, tetapi tetap diimbangi dengan momen yang hangat.

Karakternya membawa luka, baik secara fisik maupun batin, dan itu terasa sepanjang cerita.

Dari situ, cerita ini mengingatkan bahwa satu hari bisa berarti banyak.

Kadang, satu percakapan atau satu pertemuan saja sudah cukup untuk mengubah cara kita melihat semuanya.


Tertarik Mengikuti Perjalanan Ceritanya?

Buku Setiap Hari, Hari Ini dapat diperoleh melalui masa pre-order yang berlangsung dari 25 Maret hingga 3 April 2026.

Dalam periode ini, kamu juga berkesempatan untuk menikmati kisah Inira dan Adrian, lengkap dengan paket bonus yang dirancang selaras dengan nuansa cerita.

setiapDapatkan Promonya di Sini!

Elemen tambahan ini memberi sentuhan yang lebih personal bagi pembaca. Pengalaman membaca pun terasa lebih menyeluruh dan berkesan.

Dengan begitu, pembaca tidak hanya menikmati alur cerita, tetapi juga dapat merasakan atmosfer yang dibangun di dalamnya.


Lainnya dari Semesta Valerie Patkar!

Kalau satu cerita terasa dekat, biasanya kita ingin mencari cerita lain dengan rasa yang sama.

Karya-karya lain dari Valerie Patkar juga menghadirkan pendekatan yang hangat dan reflektif. Temanya beragam, mulai dari dinamika hubungan, perjalanan memahami diri, hingga proses berdamai dengan berbagai keadaan.

Berikut beberapa judul yang bisa kamu eksplor:

1. Tengah-tengah

setiapTemukan Bukunya di Sini!

Maika terbiasa hidup di posisi yang serba tanggung.

Sebagai anak tengah di keluarga besar, penengah di lingkar pertemanan, hingga penghuni kota yang penuh sesak, ia selalu berada di antara. Tidak benar-benar terlihat, tapi juga tidak sepenuhnya hilang.

Hidupnya seperti berjalan di garis tipis. Tidak terlalu bahagia, tapi juga tidak cukup sedih untuk dianggap terluka.

Berbanding terbalik dengan Maika, Rio justru hidup di ujung kehidupan. Ia bergerak antara awal dan akhir, dari nol hingga seratus.

Saat langkah Rio berjalan menuju tujuan, Maika ada di tengah perjalanan itu.

Dari pertemuan keduanya, Tengah-tengah merangkai cerita tentang posisi yang sering diabaikan, tetapi justru menyimpan banyak makna.


2. Loversation

setiapTemukan Bukunya di Sini!

Theala memilih diam untuk melindungi dirinya, sementara Dirga memilih keramaian untuk melupakan luka. Dua cara yang berbeda untuk menghadapi masa lalu yang sama-sama meninggalkan bekas.

Di balik kepribadian mereka, tersimpan trauma yang belum selesai dan membuat keduanya kehilangan ruang untuk benar-benar didengar.

Ketika mereka akhirnya saling berbicara, percakapan itu bukan sekadar bertukar kata, tetapi juga membuka luka yang lama tersembunyi.

Loversation menjadi ruang bagi suara-suara. Tentang ketakutan, penerimaan, dan pentingnya memiliki seseorang untuk diajak bicara agar hidup terasa lebih panjang dan lebih ringan dijalani.


3. Lukacita

setiapTemukan Bukunya di Sini!

Tidak semua mimpi yang tercapai membawa kebahagiaan. Ada kalanya, setelah sampai di tujuan, luka justru terasa semakin nyata.

Lukacita mengajak melihat sisi lain dari cita-cita. Tentang mereka yang berhasil, tetapi tetap merasa kosong dan kehilangan arah.

Melalui Javier, seorang pendiri start-up idealis, dan Utara, mantan atlet catur yang dihantui rasa takut, cerita ini bergerak menuju satu hal: berdamai.

Pertemuan mereka menjadi titik balik untuk menerima kenyataan, memaafkan diri sendiri, dan menemukan kembali arti dari mimpi yang pernah diperjuangkan.


4. Serangkai

“Tetapi bukan masalah kalau kita nggak selalu bisa berani, Deverra. Karena manusia bukan hanya lahir dari tulang, melainkan juga hati. Semesta bukan hanya menciptakan tubuh, melainkan juga rasa. Dan waktu bukan hanya tentang hari esok, melainkan juga kemarin.”

setiapTemukan Bukunya di Sini!

Bagi Kai Deverra, kecelakaan di ajang Grand Prix bukan hanya peristiwa besar, tetapi juga menjadi awal pertemuannya dengan Karina Maladivas Nota, seseorang yang juga sedang pulang dari kesepian panjang.

Dua cerita yang berbeda perlahan terhubung. Setangkai cerita kesedihan Deverra menyatu dengan setangkai cerita kesunyian Divas, membentuk serangkai cerita untuk mengenang yang hilang.


5. Logika Asa

setiapTemukan Bukunya di Sini!

Di sebuah pemakaman, Milly—seorang beauty creator ternama—bertemu Dion, laki-laki yang selalu dikaguminya semasa kuliah.

Bagi Milly, Dion selalu bersinar menyerupai angan-angan yang tidak akan pernah menjadi nyata, sehingga memiliki Dion tidak akan pernah menjadi masuk akal untuknya.

Namun pada pertemuan itu, semua sinar yang dimiliki Dion sirna. Ia kehilangan dirinya setelah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya secara tiba-tiba.

Kini, di sebuah restoran sempit yang berlokasi di basement Pasar Santa, Dion dan Milly saling bertukar cerita. Tentang diri yang tidak pernah benar-benar mereka sukai, dan penghargaan yang tidak pernah membuat mereka bangga.

Logika Asa mengingatkan bahwa di balik logika hidup yang kita susun, selalu ada asa yang diam-diam ingin diperjuangkan.


Pada akhirnya,

Setiap Hari, Hari Ini hadir seperti cermin kecil untuk melihat hidup kita sendiri. 🔍

Tak hanya kisah tentang Inira dan Adrian, buku ini turut mengajak pembaca untuk kembali pada hal yang paling sederhana. Kembali menjalani hari ini dengan lebih sadar, tanpa harus terburu-buru melangkah terlalu jauh.

Mungkin kita tidak bisa mengulang kemarin, juga belum tahu apa yang akan terjadi besok.

Akan tetapi, hari ini selalu ada.

Dan kadang, itu sudah lebih dari cukup. 🤗


Baca juga: Dunia Boleh Berlari, Tapi Kamu Boleh Melambat: Mengapa 'Slow Steps' Adalah Izin yang Kamu Butuhkan Saat Ini


✨Temukan juga berbagai penawaran menarik lainnya di Gramedia.com untuk melengkapi pengalaman membacamu! ⤵

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Enter your email below to join our newsletter