(REVIEW BUKU) #BerhentidiKamu: Jodoh Hanya Tuhan yang Tahu

(REVIEW BUKU) #BerhentidiKamu: Jodoh Hanya Tuhan yang Tahu

. 4 min read

Kisah #BerhentidiKamu dibuka di Tanah Suci. Saat beribadah umrah bareng keluarganya, dr. Gia Pratama, menyempatkan diri berdoa di Hijr Ismail, sebuah tempat di sebelah utara Ka'bah yang dibatasi tembok setengah lingkaran. Untuk ke tempat itu butuh perjuangan. Suasana ramai dan riuh. Gia terdesak dan tergencet. Namun ia terus merangsek masuk.

Hijr Ismail salah satu tempat doa yang mustajab. Tidak heran orang berebut ingin ke situ. Setelah shalat dua rakaat, Gia berdoa diiringi derai air mata. Begini doanya:

"Ya Allah, semoga Engkau setuju bahwa saya sudah cukup usia untuk mengemban tanggung jawab lebih. Bukan hanya bertanggung jawab kepada diri saya, tapi juga kepada seseorang yang Engkau percayai kepada saya hatinya, entah siapa dia.

Berikan petunjuk kepada siapa hati ini harus menjaga... Saya siap menjaganya, ya Allah. Dia yang entah ada di mana saat ini, yang akan Kau titipkan untuk menjadi istri saya."

Saat keluar dari Hijr Ismail dan menengok ke kanan, Gia melihat gadis cantik yang bertatapan dengannya ketika di pesawat kemarin. Perempuan yang menurut Gia mirip artis Hollywood, Alexandra Daddario. Perempuan cantik itukah jodohnya?

Itulah pertanyaan terbesar bagi Gia. Usianya sudah cukup. Gelar dokter telah diraih. Maka tinggal pendamping hidup yang ia mesti cari. Di Tanah Suci, ketika bersimpuh memohon dipertemukan dengan jodohnya, Tuhan seperti langsung mengabulkan doanya. Mata dan hatinya terpikat pada si Daddario ini.

BERHENTIDIKAMU
dr. Gia Pratama saat peluncuran novel #BerhentidiKamu di Gramedia Matraman, Jakarta Pusat pada hari Sabtu, 8 Desember 2018. (Dok. Gramedia.com)

Maka, Gia melakukan pedekate pada si perempuan yang diketahui bernama Elsa. Pedekate berlanjut di Tanah Air. Dari pertemuan di restoran Jepang berlanjut ke undangan ke rumah Elsa, dan berujung acara "menembak" di Puncak pada malam Jumat. Gia pun resmi jadi pacar si Daddario. Pertanyaannya masih sama, benarkah ia jodoh Gia?

Gia dan Elsa punya banyak kesamaan. Sama-sama suka baca. Sama-sama suka bola (walau klub favorit masing-masing berbeda). Sama-sama suka serial Game of Thrones. Mereka betah berdiam sambil baca buku masing-masing, lalu mendiskusikannya.

Namun di saat Gia merasa mantap Elsa adalah jodohnya, Ari, sahabatnya bilang,

"Lo, tuh, bukan cinta ke dia, Gi, tapi lust. Bedakan love dan lust."

Cinta (love) jelas beda dengan nafsu (lust). Cinta mensyaratkan penyerahan diri, menerima pasangan apa adanya. Di lain pihak, nafsu menuntut untuk diterima pasangan, menjadi sepadan dengan pasangan. Akhirnya, agar bisa diterima seseorang jadi pribadi berbeda.

Itu yang dirasakan orang-orang terdekat Gia sejak sang dokter pacaran dengan Elsa, perempuan yang kecantikannya mirip artis Hollywood, bergaya hidup jetset, serta datang dari keluarga kaya raya. Gia yang dokter muda dan berayah pensiunan pilot tak sebanding dengan Elsa dan keluarganya.

Sampai di sini Gia sepatutnya bertanya, benarkah Elsa jodohnya?

Jodoh dari tempat tak terduga

Novel #Berhentidikamu memang tentang pencarian jodoh seorang dokter. Cerita yang diangkat dari kisah nyata penulisnya ini sempat dibeberkan di Twitter oleh sang penulis, dr Gia Pratama. Gia menceritakan kisah asmaranya begitu memikat, disimak ribuan pengguna Twitter lain hingga jadi trending topic.

GIA PRATAMA
dr. Gia Pratama dan buku #Berhentidi Kamu. (Source: Twitter dr. Gia Pratama )

Dari situ kemudian, Gia menuliskan ulang ceritanya dalam bentuk novel. Pantas saja ceritanya sempat heboh di Twitter dan masuk berita media online, karena memang ia menuturkannya dengan asyik. Bikin penasaran sekaligus pada akhirnya, ikutan baper (terbawa perasaan).

Pun demikian dengan versi novelnya. Kita diajaknya mengikuti sejengkal demi sejengkal kisah asmaranya dengan Elsa. Mulai dari pertemuan di pesawat saat hendak umrah, masa pedekate, pacaran, dan akhirnya liburan bareng dua keluarga di Eropa.

Di sela-sela cerita asmaranya, Gia menuliskan pengalamannya saat jadi dokter, berikut pertemuannya dengan pasien-pasien yang unik bin ajaib. Di sini justru istimewanya novel #BerhentidiKamu.

Pembaca tak sekadar mengikuti perjalanan cinta seseorang, tapi juga pelajaran cinta dari orang-orang lain. Kita bertemu pasangan yang beda "spesies", pasangan yang selingkuh, hingga pasangan yang setia sampai akhir.

BERHENTIDIKAMU
dr. Gia Pratama bersama istrinya, Syafira. (Dok. Gramedia.com)

Membaca novel ini ibarat menonton film. Setiap momen diset seperti adegan film, hingga kita mudah membayangkannya di benak kita seperti cahaya yang disorotkan ke layar. Ilustrasi di sela-sela teks kian membantu hal itu.

Di luar itu, setiap komponen novel ini memang filmable alias layak film banget. Tokoh-tokohnya ganteng dan cantik. Setting novelnya di Eropa hingga Surabaya jelas bakal menjanjikan gambar-gambar indah. Menurut kabar di media, cerita ini sudah dilirik rumah produksi untuk diangkat ke layar lebar.

Bila dicari pembandingnya di film, kisah #BerhentidiKamu sedikit banyak mengingatkan pada film komedi romantis 500 Days of Summer (2009). Di film itu kita bertemu Tom Hanse (Joseph Gordon-Levitt) yang yakin betul cewek bernama Summer (Zooey Deschsnel) adalah jodohnya, the one.

Namun mendadak dunia runtuh ketika tiba-tiba Summer minta putus. Adegan yang dikenang banget dari film itu yakni saat pesta di apartemen Summer layar terbagi antara "kenyataan" dan "ekspektasi".

Pembaca novel ini pun mungkin akan mendapat imajinasi yang sama saat liburan ke Eropa justru jadi momen patah hati bagi sang dokter. Bayangan sebuah liburan romantis di London, Paris, atau Swiss sirna seketika.

Novel ini punya potensi bakal lebih bikin penonton filmnya baper sekaligus tersenyum. Simak bagaimana akhirnya Gia mendapat jalan bertemu jodohnya sesungguhnya.

Di sini pula kita diajak percaya bahwa jodoh sungguh urusan Tuhan. Manusia bisa berusaha sekuat tenaga memertahankan cinta, tapi bila tak jodoh takkan bisa takdir dibalik.

Sang dokter telah menemukan jodohnya. Pencariannya berhenti sudah. Bagaimana dengan kamu? Jangan risau atau gundah gulana. Jodohmu mungkin saja sedang baca novel #BerhentidiKamu di suatu tempat.

Bisa jadi di Gramedia. Siapa tahu?

BERHENTIDIKAMU