Rekomendasi Novel Distopia Terbaik

Rekomendasi Novel Distopia Terbaik

. 6 min read

Bagi para penggemar bacaan fiksi, terutama fantasi dan science fiction (sci-fi), novel distopia menjadi pilihan bacaan yang sayang dilewatkan.

Apa sih novel distopia itu? Ini adalah istilah untuk novel-novel yang menceritakan kondisi dunia berbanding terbalik dengan kondisi idealnya.

Biasanya bercerita mengenai kehidupan fiksi masyarakat dalam situasi di masa depan, di mana seringkali digambarkan sebagai dunia yang kacau.

Baik itu akibat propaganda untuk mengudeta pemerintahan, kesenjangan sosial/ekonomi, bencana alam, atau pemerintahan yang otoriter.

Penasaran ingin tahu seperti apa cerita-cerita distopia? Kami punya rekomendasi novel distopia terbaik. Yuk, simak!

1. Hujan - Tere Liye

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Jika seri Bumi dapat membawamu ke dunia yang penuh imajinasi, dalam Hujan, kamu akan dibawa merasakan kengerian bencana di tahun 2042. Mulai dari gempa bumi dengan skala yang besar hingga tsunami yang menerjang.

Kisah dimulai ketika Lail, menjadi seorang yatim piatu karena keluarganya tak terselamatkan dari bencana.

Lail selamat karena bantuan seorang relawan bernama Esok. Bagaimana nasib hubungan mereka, apakah berhasil bertahan?

Hujan memiliki latar cerita yang menarik, berkisah tentang teknologi di masa depan dan alam semesta.

Novel ini juga sarat pesan moral untuk berdamai dengan diri sendiri, berdamai dengan kesedihan, dan memeluknya sebagai kenangan yang membahagiakan.

2. Dry - Neal Shusterman & Jarrod Shusterman

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Bagaimana jadinya ketika pasokan air menjadi langka? Novel ini akan membantumu membayangkan kengeriannya.

Kisah dimulai ketika sebuah daerah di California Selatan mengalami kekeringan karena musim kemarau panjang.

Pemerintah setempat kemudian mengumumkan kebijakan Keran-Mati (Tap-Out). Tak lama, krisis pun terjadi, di mana air yang layak minum menjadi langka.

Ketika daerah tempat tinggalnya tidak lagi kondusif karena saling berebutan air, Alyssa serta adiknya harus mengambil keputusan berat untuk bertahan hidup.

Apakah Alyssa dapat bertahan meski tanpa bantuan orangtua yang entah ada di mana?

Membaca Dry membuatmu merasakan hal yang mirip dengan keadaan yang saat ini tengah melanda dunia. Krisis yang diakibatkan oleh alam, dan juga isu penting mengenai perubahan iklim.

3. Fahrenheit 451 - Ray Bradbury

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Ditulis oleh Ray Bradbury pada tahun 1953, Fahrenheit 451 adalah mimpi buruk bagi para pencinta buku.

Bercerita tentang Guy Montag, seorang 'petugas pemadam kebakaran', yang dipekerjakan untuk membakar dan menghancurkan buku-buku yang dilarang untuk dibaca.

Ini adalah cerita tentang masa depan, di mana hal terkuat di dunia yang dilarang dan harus dibakar, adalah buku.

Kata-kata yang tertulis, dan pemikiran kritis yang ada di dalamnya, dilarang dan dihancurkan agar dapat sepenuhnya mengendalikan massa.

Hmm, terdengar familiar?

4. The Hunger Games - Suzanne Collins

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Kalau The Hunger Games, pasti sudah banyak yang tahu ceritanya, kan? Adaptasi filmnya yang dibintangi Jennifer Lawrence sangat laris di pasaran.

Menceritakan sosok Katniss Everdeen, gadis yang tinggal bersama ibu dan adik perempuannya di distrik termiskin di dalam Panem.

Dahulu, Panem melancarkan perang terhadap Capitol dan kalah. Sebagai bagian dari syarat perdamaian, setiap distrik wajib mengirim seorang anak laki-laki dan perempuan dalam acara tahunan yaitu "The Hunger Games",

Aturan mainnya sederhana, membunuh atau dibunuh. Cerita berawal ketika adik Katniss terpilih, dan ia menawarkan diri untuk menggantikan tempat adiknya itu.


5. Delirium - Lauren Oliver

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Seperti yang telah tertulis pada judul bukunya, Dare to Love, apakah kamu yakin berani untuk mencintai? Karena di novel ini, cinta telah dikategorikan sebagai penyakit berbahaya!

Cara untuk melawannya, pemerintah akan meng-install obat yang wajib untuk diberikan ketika warga negara mencapai usia 18 tahun.

Kisah dimulai ketika Lena Haloway, yang usianya hanya berjarak tiga bulandari prosedur tersebut, dan ia sangat bersemangat.

Sampai ia bertemu dengan pemuda misterius yang berhasil melarikan diri dari radar pemerintah untuk melaksanakan prosedur tersebut.


Baca juga: Mari Bersiap, Ready Player Two Segera Rilis November Ini!


6. Ready Player One - Ernest Cline

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Berlatar belakang dunia di tahun 2045, di mana hampir semua orang hidup di dalam ruang realitas virtual bernama The Oasis, diciptakan oleh seorang jenius bernama James Halliday.

Kisah bermula saat Wade Watts, berusaha menelusuri petunjuk untuk menemukan harta atau easter eggs di The Oasis yang ditinggalkan oleh Halliday.

Dalam The Oasis, ia terkenal sebagai karakter bernama Parzival, yang sangat bersemangat dalam mencari easter eggs ini. Karena, kehidupan dunia nyata Watts ternyata tak semenarik dunia versi Parzival.

Apakah Watts berhasil menemukan harta tersebut?

7. The Memory Police - Yoko Ogawa

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Apa esensi kita sebagai manusia jika kehilangan ingatan akan hal-hal sederhana?

The Memory Police bercerita mengenai penduduk di suatu pulau tak bernama, yang hidup di bawah kekuasaan rezim yang kejam, perlahan mereka mengalami amnesia.

Ingatan yang dimiliki, bahkan ingatan akan benda-benda sepele, berangsur hilang. Tetapi ada beberapa orang yang tidak lupa, entah mengapa, dan Polisi Kenangan bertugas memburu orang-orang seperti ini.

Ketika seorang novelis mengetahui bahwa editornya terancam oleh Polisi Kenangan, dia berupaya menyelamatkan sang editor.

Editor itu adalah satu dari segelintir orang yang tidak melupakan. Apakah mereka berhasil lolos dari kejaran Polisi Kenangan?

8. The Handmaid's Tale - Margaret Atwood

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Berkisah mengenai Offred, yang nama aslinya tidak pernah terungkap dalam buku ini. Ia hidup di Gilead, sebuah negara yang menjadi versi terbalik dari Amerika Serikat.

Di Gilead, sistem demokrasi digantikan oleh fundamentalisme agama, perempuan di negeri itu tidak memiliki otonomi atas tubuhnya, yang memicu perlawanan diam-diam untuk mengudeta.

Berpuluh-puluh tahun setelah karya ini terbit, cerita distopia feminis ala Atwood ini terus menjadi isu penting hingga saat ini.

9. Brave New World - Aldous Huxley

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Dalam Brave New World, Huxley memprediksi rekayasa genetika, dan kemajuan dalam reproduksi dan psikologi, yang menjadi sorotan utama cerita novel ini.

Teknologi itulah, yang membuat munculnya masyarakat elit dan hierarki sosial yang didasarkan pada kecerdasan, di mana warga dijaga agar tetap tenang melalui konsumsi obat yang disebut soma.

Tetapi orang-orang dari luar kota yang masih hidup, melahirkan dan menua dengan cara lama, dipandang sebagai orang terbelakang.

Novel ini merupakan perselisihan antara dua dunia, dalam sudut pandang karakter utama, yaitu seorang psikolog bernama Bernard Marx. Novel ini juga mengingatkan kita tentang bahayanya rasa puas diri.

10. 1Q84 - Haruki Murakami

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Ini adalah kisah tentang cinta, misteri, fantasi, penemuan diri, serta cerita distopia. Novel 1Q84 adalah karya Haruki Murakami yang paling ambisius dan terlaris di Jepang.

1Q84 menceritakan dua karakter, yaitu Tengo dan Aomame. Mereka masuk ke dalam dunia 1Q84 yang merupakan versi alternatif dari dunia tahun 1984.

Aomame kemudian menyadari bahwa tahun 1984 yang ia rasakan dan jalani, berbeda dengan dunia di sekitarnya.

Itulah sebabnya ia menamai tahun 1984 yang dijalaninya dengan nama 1Q84, di mana Q berarti “Question Mark”.

Merasakan hal yang sama, Tengo yang juga masuk ke dalam dunia 1Q84, turut merasakan dunia tahun 1984 yang berbeda.

11. 1984 - George Orwell

rekomendasi
Beli bukunya sekarang

Big Brother is watching you! Rekomendasi novel distopia tak akan lengkap rasanya tanpa novel yang satu ini.

Karya klasik dari George Orwell ini menjadi inspirasi dari banyak budaya modern, sehingga saat membaca beberapa lembar pertama pun terasa familiar.

Bercerita tentang sosok Winston Smith yang hidup dalam salah satu dari tiga negara super totaliter yang terlibat dalam perang abadi.

Dia hidup di bawah pengawasan Big Brother, pemimpin partai yang berkuasa, melalui layar besar yang dapat melihat ke hampir setiap sudut rumahnya.

Novel ini tetap relevan hingga sekarang, karena penggambaran mengerikan tentang bahayanya sebuah negara jika mengawasi gerak-gerik kita.

Kemudian, dengan kita yang saat ini telah memasuki era kecerdasan artifisial dan pengenalan wajah, rasanya novel ini lebih relevan daripada era sebelumnya.


Baca juga: Rekomendasi Novel Sci-Fi & Fantasi Best Seller


Memang, membaca novel distopia terkadang membuat kita merinding, karena kebanyakan mengangkat isu-isu yang relevan dengan keadaan dunia yang kita alami saat ini.

Jadi, novel mana yang ingin kamu baca?

Temukan berbagai macam novel fiksi terbaik lainnya, hanya di Gramedia.com!


Photo header by: Literary Quicksand