5 Film Horor Ini Mirip KKN di Desa Penari

Warganet mana yang tidak terkena sebaran utas cerita horor Indonesia KKN di Desa Penari di Twitter? Hingga artikel ini ditulis, utas yang ditulis oleh akun SimpleMan (@SimpleM81378523) tersebut telah di-retweet lebih dari 32,7 ribu kali dan disukai 79,5 ribu kali. Bahkan, SimpleMan sampai membuat dua versi utas cerita berdasarkan perspektif dari dua karakter berbeda yang mengalami langsung kejadian horor dalam kisah tersebut.

Menurut SimpleMan, utas cerita horor yang diunggah pada 24 Juni 2019 ini memang ditulisnya berdasarkan kejadian nyata. Kisahnya tentang sekelompok mahasiswa asal Jawa Timur yang harus menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil di tengah hutan. Namun, berbagai penampakan makhluk halus dijumpai para anggota kelompok KKN. Peristiwa-peristiwa ganjil di desa tersebut juga mulai mengusik mereka.

Buku "KKN di Desa Penari"

Saking viral dan fenomenalnya utas ini, penerbit Bukune di Yogyakarta bergerak cepat untuk menerbitkannya jadi buku. Tak mau kalah, perusahaan produksi film MD Pictures pun segera membeli hak adaptasi cerita viral tersebut untuk dijadikan film panjang. Film horor Indonesia KKN di Desa Penari ini ditargetkan untuk beredar pada kuartal pertama 2020.

Secara umum, kisah horor Indonesia KKN di Desa Penari sendiri memiliki kesamaan dengan sejumlah film horor Indonesia, baik secara plot, karakter, latar tempat, bahkan rupa-rupa kejadian mistisnya. Simak nih lima film horor Indonesia yang menurut Gramedia.com mirip-mirip dengan KKN di Desa Penari dan tak kalah menyeramkan.

JELANGKUNG (2001)

Dengan bujet produksi Rp 1 miliar, film ini sukses mendulang pendapatan kotor hingga Rp 5 miliar. (Foto: Rexinema)

Bedanya dengan KKN di Desa Penari, para karakter dalam film laris fenomenal garapan Rizal Mantovani dan Jose Poernomo ini memang menantang nyali dan rasa takut mereka. Dengan sengaja mereka datangi tempat-tempat horor yang sudah menjadi legenda urban demi mencari penampakan hantu. Sampai akhirnya mereka kena batunya saat menyambangi desa Angkerbatu lantaran bermain jelangkung di sana. Tindakan mereka kemudian mengusik para penghuni alam lain di desa tersebut.

DEWI MALAM (1978)

Roy Marten dan Diana Mandagie berakting dalam film ini. (Foto: PT Panorama Film)

Dalam film lawas garapan Eddy Sajoedie ini, kemiripan dengan cerita KKN di Desa Penari ada pada latar (hutan) dan ilmu hitam. Alkisah, sekelompok anak muda berburu dalam hutan di pedalaman Jawa Barat. Namun, seorang penduduk di pedalaman ini terluka parah akibat kena tembak Ary, salah satu anggota kelompok pemburu. Lantaran si penduduk ini punya ilmu hitam, dia pun menjelma jadi perempuan cantik dan membuat Ary terpikat. Ary lalu jadi bermusuhan dengan teman-temannya dan beberapa nyawa jadi melayang.

KERAMAT (2009)

Film Keramat disajikan dalam gaya found-footage movie. (Foto: Starvision)

Kalau para karakter di horor Indonesia KKN di Desa Penari adalah mahasiswa, maka film Keramat karya Monty Tiwa ini dihidupkan oleh karakter-karakter pembuat film dan aktor-aktris. Rencananya, mereka akan bersiap melakukan syuting film di daerah Yogyakarta. Namun, mereka malah mengalami sejumlah kejadian ganjil. Agenda kerja mereka jadi berantakan setelah Migi, aktris film ini, dirasuki roh halus, kemudian lenyap begitu saja. Cerita film ini pun makin horor, karena mereka berpindah ke alam lain dan diteror berbagai makhlus halus menyerupai manusia.

PEREMPUAN TANAH JAHANAM (2019)

Tara Basro berperan sebagai Maya dalam film horor terbaru Joko Anwar ini. (Foto: Base Entertainment)

Demi memperbaiki nasib, Maya dan sahabat karibnya, Dini, mendatangi desa terpencil di pedalaman Jawa dengan mengaku-aku sebagai mahasiswi. Di desa yang diyakini sebagai tempat kelahiran dan asal mula keluarganya ini, Maya ingin mengambil rumah warisan orang tuanya. Akan tetapi, penduduk desa tersebut rupanya terkena kutukan menahun, dan percaya bahwa Maya adalah pangkal penyebab kutukan tersebut. Nyawa Maya dan Dini pun jadi terancam. Joko Anwar adalah sutradara dan penulis film ini.

TITISAN NAYA (2008)

Dinna Olivia berperan sebagai Naya. (Foto: Komodo Films)

Film pendek horor garapan Riri Riza ini masuk dalam omnibus Takut: Faces of Fear produksi Komodo Films. Selain Riri, ada lima sutradara lain yang masing-masing menggarap lima kisah horor. Namun, Titisan Naya paling punya kemiripan dengan KKN di Desa Penari. Cerita film pendek ini tentang Naya yang harus datang ke upacara cuci keris yang diadakan keluarga besarnya. Naya yang selama ini berpikiran modern dan hidupnya jauh dari tradisi kejawen kemudian melihat 'sesuatu' di upacara tersebut. Dia ketakutan setengah mati, lalu menari.


Sumber foto header: Instagram Joko Anwar