AUTHOR OF THE MONTH: Trinity Sukses Diet Hingga 16 Kg, Apa Rahasianya?

AUTHOR OF THE MONTH: Trinity Sukses Diet Hingga 16 Kg, Apa Rahasianya?

. 2 min read

Buku terakhir seri The Naked Traveler resmi dirilis pada Januari 2019 lalu. Buku berjudul The Naked Traveler 8: The Farewel itu berisikan perjalanan Trinity, sebagai penulis, yang telah berkunjung ke-88 negara di dunia.

Di buku tersebut, Trinity menyelipkan satu kisah personal yang benar-benar berkesan buatnya. Yaitu, saat dia harus bepergian menggunakan tongkat, karena lututnya bermasalah.

Masalah lutut itu tak main-main, karena saat berobat, Trinity hanya diberi dua pilihan untuk dapat memperbaiki kondisi lututnya itu.

"Jadi masalahnya terjadi karena dengkulnya overuse dan obesitas. Dokter ortopedi bilang, 'kamu mau knee replacement pakai dengkul buatan dari titanium atau kamu harus turun 25 kg'," ujar Trinity kepada beberapa teman media, baru-baru ini.

TrinityGramedia.com/Muhammad Fachrio Alhadar

Dimulai dari sana, Trinity memutuskan untuk diet alias menurunkan berat badan. Bukan hal yang mudah, karena angka berat badan yang harus diturunkannya pun besar. Membuat Trinity secara khusus mendatangi klinik dokter gizi.

Trinity mengatakan dirinya tidak menjalani diet lain, seperti diet keto atau diet populer lainnya. Karena dia hanya mengikuti saran dokternya.


Baca juga: Trinity dan Buku tentang Misionaris Asal Indonesia di Peru dan Bolivia


"Aku dietnya di klinik. Jadi di-planning lagi. Pada dasarnya dengan cara hitung kalori," ungkapnya.

Metode hitung kalori tersebut, pada intinya adalah membatasi asupan kalori yang masuk. Tentunya, tidak bisa langsung turun drastis. Seperti yang dirasakan oleh Trinity.

"Aku (turun berat badan) 16 kg dalam satu tahun. Enggak boleh langsung drastis. Itu pun ada asesmennya. Ada interview-nya," lanjutnya lagi.

TrinityGramedia.com/Muhammad Fachrio Alhadar

Setelah sukses menurunkan beratnya, Trinity pun mengaku kondisi lututnya memang semakin membaik. Dia pun masih harus mengejar beberapa kilogram lagi target yang sudah ditentukan oleh dokter.

Tentunya diet kalori itu dibarengi dengan olahraga. Agar fisik Trinity bisa lebih bugar dari sebelumnya. Yang terpenting juga, olahraga dilakukan agar melatih kondisi lututnya bisa membaik.

"Begitu turun 10 kg beneran langsung enak banget (kondisi lutut). Karena sengsara banget sebelumnya," tutur Trinity.


Bagi yang merasa selalu gagal diet, bagaimana kalau mencontoh cara diet ala Trinity? Atau mari sama-sama menunggu, siapa tahu setelah ini Trinity akan menulis buku tentang perjalanan dietnya, dan bisa dipesan di Gramedia.com.