Prekuel The Hunger Games karya Suzanne Collins bakal Terbit pada 2020

Setelah lebih dari 10 tahun kemunculan buku pertama The Hunger Games, penggemar Katniss Everdeen, Peeta Mellark, dan Gale Hawthorne dikejutkan oleh kabar akan diterbitkannya prekuel seri The Hunger Games tahun depan. Disarikan dari News Room penerbit Scholastic, mereka telah mengakuisisi hak penerbitan bahasa Inggris dari karya terbaru Suzanne Collins ini.

Tanpa memberikan judul terlebih dahulu, buku yang merupakan prekuel ini akan diterbitkan di Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara tertentu lainnya pada 19 Mei 2020. Prekuel ini akan mengambil latar dunia Panem (kreasi dunia dalam The Hunger Games) 64 tahun sebelum kejadian-kejadian di novel pertama seri ini.

Buku pertama The Hunger Games pertama kali terbit pada 2008 dan, menurut catatan Goodreads, telah dibaca serta diberi penilaian oleh hampir enam juta orang. Cerita berpusat di sebuah dunia bernama Panem yang memiliki dua belas distrik dan memiliki pusat kota bernama Capitol.

Bersama adik perempuan dan ibunya, Katniss Everdeen tinggal di Distrik 12 yang merupakan distrik termiskin. Setiap tahunnya, setiap distrik harus mengorbankan seorang anak perempuan dan anak laki-laki untuk berpartisipasi dalam The Hunger Games—sebuah permainan mematikan yang ditayangkan langsung di televisi. Pemenang adalah satu orang yang berhasil bertahan.

Ide membuat kisah The Hunger Games datang ketika Suzanne Collins sedang menggonta-ganti saluran televisi antara reality show dan laoran dari Perang Iraq. “Kedua hal tersebut melebur bersama. Semacam kombinasi antara remaja yang terbunuh dan negara yang menontonnya di televisi,” ujar Collins yang dikutip dari Telegraph. Seri ini memiliki dua sekuelnya The Hunger Games: Catching Fire yang terbit setahun setelahnya dan The Hunger Games: Mockingjay yang terbit pada 2010.

The Hunger Games melejitkan nama Suzanne Collins yang sebelumnya sudah menerbitkan beberapa buku. Salah satu seri sebelumnya adalah The Underland Chronicles yang berkisah tentang seorang anak laki-laki Gregor dan petualangannya di Underland, sebuah tempat tersembunyi di bawah kota New York. Kisah hidup Suzanne Collins juga bisa dibaca di buku FAME: Suzanne Collins dalam bentuk komik.

Cuplikan film "The Hunger Games: Mockingjay - Part 2" Sumber: Time.com

Selain sukses di buku, seri The Hunger Games pun sukses saat diangkat ke layar lebar. Dibintangi oleh Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, dan Liam Hemsworth, keempat film seri The Hunger Games menjadi box office dan menjadi pionir film-film yang diangkat dari novel distopia remaja.

Dalam pernyataan dalam News Room, Suzanne Collins mengatakan, “Dengan buku ini, saya ingin mengeksplor keadaan alam, siapa kita, dan apa yang kita rasa perlu untuk kelangsungan hidup kita." Mari kita tunggu apa yang sebenarnya terjadi di Panem sebelum Katniss, Peeta, dan Gale bertarung dalam permainan mematikan The Hunger Games.


Sembari menunggu tahun depan, Grameds masih bisa membaca ulang atau mencicipi sekuelnya The Hunger Games, Catching Fire, dan Mockingjay di Gramedia.com atau Gramedia Digital.


Sumber foto header: Scholastic.com