Pikiran, cerita, dan gagasan tentang buku dengan cara yang berbeda.

Phantom Lawyer: Saat Yoo Yeon-seok Turun Tangan Membela Arwah Penasaran!

Phantom Lawyer: Saat Yoo Yeon-seok Turun Tangan Membela Arwah Penasaran!

Grameds, pernah nggak sih kamu nonton satu serial yang awalnya hanya kelihatan soal “kasus”, tapi tanpa sadar yang ikut “diadili” justru kamu sendiri?

Begitu Phantom Lawyer yang dibintangi oleh Yoo Yeon-seok mulai muncul di daftar Top 10 TV Shows di Netflix, rasanya ini bukan sekadar cerita tentang pengacara dan ruang sidang semata.

Jauh di baliknya, ada sesuatu yang lebih personal, dan sedikit sulit untuk diabaikan.

Bayangkan kalau kamu jadi pengacara yang bisa melihat arwah. Mereka datang bukan cuma membawa kasus, tapi juga... rahasia yang belum selesai.

Dalam situasi seperti itu, kamu masih yakin semua kebenaran itu mudah dibela?

Jadi, bagaimana? Kamu sudah siap masuk ke dunia pengacara arwah yang penuh rahasia ini, Grameds? Yuk, kita bahas selengkapnya dalam artikel ini! 👻⚖️


Ketika Keadilan Tidak Punya Wajah

Phantom Lawyer menceritakan kisah Shin Yi-rang (Yoo Yeon-seok), seorang pengacara muda yang mampu melihat hantu setelah membuka kantor di bekas rumah dukun.

Dengan kemampuan luar biasa untuk dirasuki oleh roh-roh, ia bekerja sama dengan pengacara elit Han Na-hyeon (Esom) yang cerdas tapi cenderung skeptis untuk mengungkap kebenaran di balik setiap kasus supranatural.

Bayangkan kamu berada di posisi Yi-rang. Masih muda, penuh semangat, tapi harus menghadapi bayang-bayang masa lalu orang tua yang membuatmu ditolak banyak firma hukum.

Lalu, datang kesempatan untuk tetap membela kebenaran, tapi dengan cara yang cukup “unik”. Kira-kira, mau nggak kamu mengemban tugas tersebut, Grameds?

Dari situ, konflik utama cerita mulai terasa. Bukan sekadar soal menang atau kalah di pengadilan, tapi juga tentang identitas, masa lalu, dan pilihan-pilihan yang tidak pernah benar-benar selesai.


Baca juga: Project Hail Mary: Misi Penyelamatan Bumi yang Dimulai dari Ingatan yang Hilang di Luar Angkasa!


Bukan Cuma Sidang, Ada Juga yang Ikut “Numpang Hidup”

Kalau kamu pikir Phantom Lawyer hanya akan menyajikan drama hukum yang penuh debat di ruang sidang, mungkin kamu perlu siapin ekspektasi baru. 👻

Sejak awal, konsep “ghost client” sudah bikin ceritanya terasa beda. Yang dipertaruhkan, bukan sekadar menang atau kalah di pengadilan, tapi tentang hal-hal yang belum sempat diselesaikan.

Yang bikin makin menarik, karakter utama yang diperankan Yoo Yeon-Seok harus jadi “wadah” bagi berbagai roh dengan cerita yang berbeda-beda.

Artinya? Aktor serial sensasional Hospital Playlist itu harus ganti kepribadian berkali-kali. Mulai dari cara bicara, ekspresi, sampai gestur tubuhnya bisa berubah drastis, tergantung siapa yang sedang “menumpang” di dalam dirinya.

Serial Phantom Lawyer sendiri bakal menandakan debut Yoo Yeon-seok dalam genre komedi. Kalau biasanya kamu sering menontonnya bermain dalam drama serius atau mellow, seperti di When the Phone Rings atau The Interest of Love; kali ini kamu akan melihat sisi lain yang lebih jenaka, bahkan cenderung absurd.

Jadi, siap-siap aja deh buat ikutan ngakak melihat aktingnya itu.

Di sisi lain karakter Esom yang identik dengan perannya sebagai jaksa dalam drama Taxi Driver, turut berperan dalam menyuguhkan dinamika antar logika dan sesuatu yang sulit dijelaskan. Dari situ, muncul ketegangan yang diam-diam membuat cerita ini terasa berbeda dari legal drama pada umumnya.

Di balik serial yang mengusung gabungan dari genre legal dan komedi fantasi supranatural ini, proses pembuatannya juga nggak kalah menarik. Disutradarai oleh Shin Joong-hoon yang menjalani debutnya di proyek ini, datang dengan tekanan tersendiri untuk “menghidupkan” kembali slot drama SBS yang sempat kurang bersinar.

Kamu tahu nggak, Grameds? Jadwal tayang serial ini sempat beberapa kali mundur loh. Biasanya hal seperti ini cenderung bikin orang jadi ragu, tapi di kasus Phantom Lawyer, malah rasa penasarannya yang justru bertambah semakin besar.

Tayang perdana di 13 Maret 2026 dengan jumlah 16 episode yang masih on-going, kamu sudah bisa menonton 6 episode-nya di Netflix!


Jajaran Pemain Phantom Lawyer

  • Yoo Yeon-seok sebagai Shin Yi-rang
  • Esom sebagai Han Na-hyeon
  • Kim Kyung-nam sebagai Yang Do-kyung
  • Jeon Seok-ho sebagai Yoon Bong-su
  • Kim Mi-kyung sebagai Park Gyeong Hwa

Di Balik Jas Rapi, Bukan Hanya Kliennya yang Diadili

Salah satu hal yang bikin Phantom Lawyer langsung terasa menarik adalah cara ceritanya dibangun dari lapisan demi lapisan misteri yang dihadirkan.

Yup, dengan pendekatan semacam itu, kamu nggak cuma diajak menebak siapa yang salah. Pelan-pelan, kamu juga dibawa untuk memahami bagaimana seseorang bisa sampai di titik tersebut.

Di permukaan, drama ini memang terlihat seperti legal drama pada umumnya. Ada kasus, ada sidang, ada strategi yang dimainkan dengan cantik. Akan tetapi, semakin kamu masuk ke dalam ceritanya, semakin terasa bahwa yang diadili bukan hanya klien di ruang sidang; melainkan sesuatu yang lebih dekat, dan sedikit tidak nyaman.

Karena di dunia Phantom Lawyer, kebenaran nggak selalu datang dalam bentuk yang rapi. Kadang terlihat benar, tapi terasa janggal. Kadang terlihat salah, tapi justru paling manusiawi.

Dan disitulah ceritanya mulai terasa “menggigit”. Ketika posisi “benar” tidak selalu bersih dan dan setiap keputusan selalu menyisakan sesuatu yang belum benar-benar selesai.


Kumpulan Buku untuk Kamu yang Suka Cerita Penuh Nuansa!

Kalau kamu menikmati cerita yang nggak langsung memberi jawaban, tapi justru bikin kamu mikir lebih lama, mungkin kamu juga akan menemukan hal yang sama di beberapa buku ini.

Beberapa buku ini akan menghadirkan banyak nuansa yang lebih dari sekadar hitam dan putih:

1. Rogue Lawyer – John Grisham

phantomTemukan Bukunya di Sini!

Sebastian Rudd bukan tipe pengacara yang kamu bayangkan. Ia tidak bermain aman, tidak selalu mengikuti aturan, dan justru sering berdiri di sisi yang dianggap “salah” oleh banyak orang. Dari situ, ceritanya membawa pembaca ikut menyingkap satu pertanyaan yang jarang dibahas: apakah hukum selalu berpihak pada kebenaran?

Kalau Phantom Lawyer membuatmu mempertanyakan batas antara benar dan tidak, Rogue Lawyer membawa konflik itu ke dunia yang penuh realistis, tanpa hantu, tapi tetap penuh “hal yang belum selesai”.

Cocok untuk kamu yang suka cerita hukum dengan karakter abu-abu, ketika keputusan tidak pernah sesederhana hitam dan putih.


2. The Tokyo Zodiac Murders – Soji Shimada

phantomTemukan Bukunya di Sini!

Sebuah kasus pembunuhan yang terasa seperti teka-teki… Tertata rapi, terlalu sempurna, sampai terasa tidak masuk akal. Tapi justru disitulah letak daya tariknya. The Tokyo Zodiac Murders bukan hanya soal mencari pelaku, tapi memahami pola di balik kekacauan.

Relate dengan Phantom Lawyer karena keduanya sama-sama mengajak kamu melihat bahwa kebenaran sering tersembunyi di tempat yang tidak terlihat jelas. Cocok untuk kamu yang menikmati cerita yang bikin mikir, merangkai potongan kecil, dan diam-diam merasa “terlibat” dalam misterinya.


3. Kasus Pembunuhan Honjin – Seishi Yokomizo

phantomTemukan Bukunya di Sini!

Kasus pembunuhan di malam pernikahan, di ruangan tertutup tanpa jejak pelaku. Kedengarannya klasik, tapi cerita ini dibangun terasa jauh lebih dalam dari sekadar “siapa pelakunya”

Buku ini relate dengan Phantom Lawyer karena sama-sama bermain di area yang lebih sunyi, tentang motif, emosi, dan hal-hal yang tidak langsung terlihat. Cocok untuk kamu yang menikmati misteri yang tidak terburu-buru, tapi justru meninggalkan kesan setelah selesai.


4. Murder in the Crooked House – Soji Shimada

phantomTemukan Bukunya di Sini!

Satu rumah. Satu kasus pembunuhan. Dan arsitektur yang tidak masuk akal. Dalam cerita ini, ruang bukan hanya latar, tapi bagian dari misteri itu sendiri. Setiap sudut terasa menyimpan sesuatu, dan setiap detail bisa jadi petunjuk.

Seperti Phantom Lawyer, buku ini tidak hanya mengandalkan “kejadian”, tapi juga suasana yang perlahan membangun rasa tidak nyaman. Cocok untuk kamu yang suka cerita dengan atmosfer kuat, di mana misteri tidak hanya diselesaikan, tapi juga dirasakan.


Pada akhirnya,

Phantom Lawyer mungkin bukan hanya kisah tentang hukum atau keadilan, tapi juga bagaimana seseorang memilih untuk menghadapi hal-hal yang tidak bisa diselesaikan dengan logika saja.

Karena tidak semua kasus butuh kemenangan; ada yang hanya butuh didengar, ada yang hanya ingin dimengerti, sekalipun masanya sudah terlewat.

Dan mungkin, hal-hal itu yang membuat cerita yang dihadirkan jadi terasa dekat. Bukan karena kita pernah berada di ruang sidang, tapi karena kita juga punya “hal-hal yang belum selesai”.

Entah itu percakapan yang tertunda, keputusan yang masih kita pertanyakan, atau mungkin... perasaan yang tidak pernah benar-benar punya penutup.

Jadi, Grameds, ketika kamu menonton Phantom Lawyer, mungkin yang kamu lihat bukan hanya kisah orang lain, tapi juga potongan kecil dari sesuatu yang pernah kamu rasakan.

Hanya saja, kali ini ceritanya diberi kesempatan untuk selesai. 🤗✨


Baca juga: The Drama: Filmnya Belum Tayang, Tapi Zendaya & Robert Pattinson Sudah Siap Bikin Kamu Penasaran!


✨Oh iya, jangan lupa juga untuk cek promo spesial lainnya di Gramedia.com supaya belanjamu makin hemat dan bermakna! ⤵

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Laura Saraswati

Creative Team

Enter your email below to join our newsletter