Perpustakaan Digital SiPINTAR Menyederhanakan Proses Skripsi Mahasiswa UNISBA

Perpustakaan Digital SiPINTAR Menyederhanakan Proses Skripsi Mahasiswa UNISBA

UNISBA (Universitas Islam Bandung) merupakan salah satu perguruan tinggi yang menampung berbagai generasi baik dari mahasiswa hingga dosennya. Keragaman usia ini juga memaksa adaptasi yang lebih banyak dalam proses belajar dan mengajar di UNISBA. Proses digitalisasi yang kini diterapkan disebut sangat tepat dan sesuai dengan perbedaan generasi yang ada.

Selain menjadi hal yang tepat, digitalisasi juga diterapkan sebagai metode penyambung komunikasi selama pandemi yang mempercepat dan mempermudah pembelajaran. Pak Arief D Tresnawan, selaku Kepala Perpustakaan UNISBA, mengaku bahwa digitalisasi di kampus UNISBA sudah diterapkan pada berbagai kegiatan, seperti halnya pembelajaran menggunakan aplikasi e-learning, absensi, dan juga seminar atau workshop. Bahkan, efektivitas digitalisasi ini bisa dibilang cukup baik, sehingga kemungkinan metodenya bisa digunakan untuk jangka panjang meski pandemi sudah berlalu nanti.

SiPINTAR, yakni aplikasi perpustakaan digital yang disokong bersama ePerpus Gramedia, telah menolong masa-masa peralihan digitalisasi di UNISBA dari berbagai faktor. Selama tiga tahun terakhir ini, aplikasi SiPINTAR sudah memanfaatkan ruang pemustaka untuk membaca lebih banyak buku tanpa harus pergi ke perpustakaan. Sebagaimana Pak Arief mengatakan bahwa perpustakaan konvensional seringkali menyita ruang dan tempat, akan tetapi ePerpus bisa menaruh banyak konten bacaan dalam bentuk gawai.

Selain mengikuti perkembangan zaman, hadirnya SiPINTAR juga disebut bisa menyederhakan proses skripsi para mahasiswa. Dari yang sebelumnya referensi skripsi selalu membutuhkan bentuk material printing dan CD, saat ini skripsi dan referensinya bisa langsung diunggah dalam bentuk data langsung, sebab bentuk bacaan sudah berubah menjadi e-book dan e-journal. Hal ini merupakan kelebihan dari pengguna ePerpus Premium, di mana instansi dapat menyimpan konten internal seperti majalah, karya tulis, skripsi, jurnal, dan lainnya, yang hak distribusinya milik instansi. Dengan begitu, segala bentuk karya internal dapat dinikmati pula lewat digital oleh para anggota perpustakaan.

Variasi format bacaan yang berbeda memang sangat diperlukan untuk mahasiswa dan dosen UNISBA. Pak Arief, yang sudah bekerja sebagai kepala perpustakaan selama lebih dari 10 tahun, mengaku kesulitan untuk merawat buku fisik di dalam perpustakaan. Menghindari kerusakan buku konvensional tentu memerlukan biaya tambahan. Namun, bentuk buku digital dari ePerpus dijadikan pilihan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Selain itu, sebagai bentuk pemantapan literasi di kampus, Pak Arief juga mengadakan penghargaan Top 10 Library Member pada periode-periode tertentu, yakni memenangkan pembaca-pembaca terbaik yang sering meminjam buku di perpustakaan. Tentunya, fitur dashboard yang dipegang Admin pada aplikasi ePerpus cukup membantu proses seleksi pemenang, karena Admin Dashboard yang tersedia bisa menampilkan grafik dan riwayat peminjam.

Sejak tahun 2019, buku-buku yang tersedia pada aplikasi SiPINTAR telah banyak memperluas wawasan dan ilmu mahasiswa maupun dosen di UNISBA. Adapun kategori bacaan yang paling diminati adalah surat kabar, majalah, buku ajar, hingga novel.

Sebagai pembaca pula, pak Arief mengacungi jempol untuk kemudahan yang ditawarkan buku digital dalam ePerpus SiPINTAR. Fitur find atau search yang bisa digunakan di dalam buku, memudahkan pembaca untuk menuliskan kata kunci dan menemukan topik spesifik yang sedang ingin dibaca dengan cepat.

E-Perpus Gramedia, Berikan Layanan Pembuatan Perpustakaan Digital

E-Perpus Gramedia telah bekerjasama dengan ratusan klien dari berbagai instansi, mulai dari kementerian, perusahaan swasta, sekolah, universitas, hingga organisasi non profit lainnya. E-Perpus Gramedia memberikan jasa dalam pembuatan aplikasi perpustakaan digital, yang mampu menaruh lebih dari puluhan ribu koleksi buku, majalah, maupun koran digital, dari ratusan penerbit ternama.

Dengan perpustakaan digital, pemeliharaan dan kontrol koleksi perpustakaan jadi lebih mudah. E-Perpus Gramedia memiliki fitur Admin Dashboard yang memudahkan pustakawan dalam membuat laporan, mengelola, dan menganalisis pengguna serta konten di dalamnya.

Lewat Admin Dashboard, pustakawan bisa mengatur pengguna atau anggota perpustakaan dengan lebih mudah, dapat memantau aktivitas pengguna, mengatur konten dan peminjaman, hingga mengatur pembelian konten, yang semuanya bisa diakses secara 24 jam di mana saja, hanya melalui smartphone atau tablet. Dengan perpustakaan digital dari E-Perpus Gramedia, Anda bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung dari mana pun, di luar pengunjung yang datang langsung ke tempat perpustakaan.

Selain Smart Library yang bisa dimiliki dengan cepat dan mudah, Anda juga bisa memilih ePerpus Premium untuk miliki perpustakaan eksklusif tersendiri pada instansi Anda. Aplikasi akan dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan instansi dan bisa meng-upload e-books internal dalam perpustakaan digital.

Mulai dari Rp5.220.000, Anda sudah bisa mendapatkan perpustakaan digital sendiri, dan aplikasi tersedia di Google Play Store maupun App Store. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan perpustakaan digital oleh E-Perpus Gramedia, Anda bisa mengakses pada eperpus.com dan klik Kontak Sales di pojok kanan atas.


Sumber foto header: ayokuliah.id

Penulis: Shaza Hanifah


Enter your email below to join our newsletter