Sudah Tahu Makna Logo Sumpah Pemuda 2018? Ini Penjelasannya!

Sudah Tahu Makna Logo Sumpah Pemuda 2018? Ini Penjelasannya!

Hari Sumpah Pemuda sebentar lagi tiba, tepatnya pada tanggal 28 Oktober. Dalam peringatannya di tahun 2018 ini, Kemenpora mengumumkan desain dan makna logo Hari Sumpah Pemuda terbaru.

Lalu, apa makna yang terkandung dalam logo tersebut? Berikut adalah makna di balik logo Hari Sumpah Pemuda 2018.

1. Warna

Source: kemenpora.go.id

Ada empat warna dasar yang digunakan dalam logo Hari Sumpah Pemuda 2018, yakni merah, biru, hijau, dan kuning. Penggunaan warna dasar ini melambangkan suatu harmoni. Jika keempat warna dasar dicampur menjadi satu, maka akan menciptakan warna putih yang berarti damai dan suci.

Warna putih tersebut juga dilengkapi dengan ilustrasi kepalan tangan, yang bermakna persatuan dalam keragaman yang damai bisa diraih dengan segala kerja keras dan kerja nyata.

Lalu ada juga warna dasar yang dimunculkan lebih muda atau lembut sebagai simbol perekat. Maksudnya, banyak perbedaan di Indonesia yang perlu direkatkan melalui upaya-upaya lemah lembut, tanpa kekerasan.

2. Bentuk Lingkaran

Source: kemenpora.go.id

Dalam logo Hari Sumpah Pemuda 2018, juga terdapat bentuk lingkaran yang bagian sisi luarnya tak utuh. Hal itu mengandung makna dan simbol pengakuan kita bahwa selalu saja ada kekurangan pada diri setiap manusia, dan kita yakin bahwa kesempurnaan hanya milik Sang Pencipta.

3. Angka 90

Source: kemenpora.go.id

Jika melihat patahan luar pada logo Hari Sumpah Pemuda 2018, terdapat angka 9. Sementara pada lingkaran tengah logo, tampak bentuk bulat yang membentuk angka 0 dengan tulisan ‘tahun’ di tengahnya. Maksud dari 90 tahun ini adalah identitas usia bahwa pada tahun 2018, peristiwa pembentukan Sumpah Pemuda sudah berumur 90 tahun.

Logo Hari Sumpah Pemuda 2018 tersebut juga dilengkapi dengan tema sekaligus tagline, yaitu Bangun Pemuda Satukan Indonesia.

Secara keseluruhan, logo Hari Sumpah Pemuda 2018 mengandung makna bahwa Indonesia memiliki beragam perbedaan. Namun, ada baiknya kita menerima perbedaan itu dan yakin kalau selalu ada yang menjadi perekat dari segala perbedaan tersebut.


Mari kita junjung semangat persatuan dan nasionalisme bangsa Indonesia!


Header image source: kemenpora.go.id


Junika Kasih

Junika Kasih

Content Writer for Gramedia.com

Enter your email below to join our newsletter