Pikiran, cerita, dan gagasan tentang buku dengan cara yang berbeda.

Novel These Violent Delights: Kisah Romeo dan Juliet dari Shanghai

Novel These Violent Delights: Kisah Romeo dan Juliet dari Shanghai

Novel karangan Chloe Gong yang mendapatkan predikat New York Times Best Seller akhirnya terbit di Indonesia! Chloe Gong adalah penulis yang baru saja lulus dari Universitas Pennsylvania, di mana dia mengambil dua jurusan, yaitu Sastra Inggris dan Hubungan Masyarakat.

Novel yang berjudul These Violent Delights ini merupakan saduran dari cerita Romeo & Juliet, karya dari William Shakespeare. Jika milik Shakespeare berlatar di Italia tepatnya di Verona, saduran Chloe Gong ini berlatar di Shanghai! Ceritanya pun berbeda pada novel Chloe Gong ini, di mana Romeo & Juliet menjadi Roma Montagov dan Juliette Cai, dua remaja yang merupakan pewaris takhta dari geng jalanan di Shanghai.

Chloe Gong dan Cerita Dibalik Penulisan These Violent Delights

Penulis yang lahir di Shanghai pada 16 Desember 1998 ini, besar di New Zealand, Auckland, karena keluarganya pindah ke negara tersebut saat dirinya berusia dua tahun. Besar di New Zealand tidak membuat Chloe lupa dengan tanah kelahirannya. Ia sangat mendalami budaya Cina di rumahnya, mulai dari berbicara menggunakan bahasanya, memasak makanan Cina, dan merayakan hari libur Cina.

Dalam dunia kepenulisan, Chloe pertama kali tertarik menulis saat dirinya berumur 13 tahun. Pada saat itu, ia sangat menggemari buku fiksi remaja. Jika ia sudah kehabisan bacaan, maka ia akan menulis cerita sendiri untuk membuat dirinya terhibur. Ia menulis ceritanya di aplikasi Notes pada iPadnya yang kemudian ia unggah ke Wattpad. Ceritanya pun bukan cerita orisinil. Begitu beranjak dewasa pun ia mulai membuat cerita berdasarkan idenya sendiri.

These Violent Delights sendiri dibuat saat ia sedang berkuliah di Universitas Pennsylvania. Draf pertama ceritanya ia tulis saat berumur 19 tahun. Ide tentang ceritanya muncul dari kekagumannya terhadap masa 1920-an, kecintaannya terhadap Shakespeare, dan asal keluarganya di Shanghai. Dia baru mulai menulis di akhir semester pertamanya di universitas dengan draf pertamanya dibuat dalam waktu dua bulan.

Setelah menyelesaikan drafnya, ia mulai menghubungi para agen melalui email dan menawarkan novelnya. Sebulan setelah menyelesaikan drafnya pun, ia mendapatkan seorang agen dan bukunya direvisi agar lebih cocok dengan pasar dan dilelang ke perusahaan penerbit. Bukunya pun akhirnya diterbitkan oleh Simon & Schuster yang akan mengedit dan menerbitkan bukunya. Chloe berkata bahwa hasil akhir setelah melalui proses pengeditan sangat berbeda dengan draf pertamanya.

Sebagai anak muda, Chloe menjadikan media sosial sebagai salah satu media untuk memasarkan bukunya. Ia cukup aktif di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Tiktok untuk mengenalkan bukunya. Melalui TikTok, Chloe sering membuat bermacam-macam konten seperti meme atau konten seputar perbukuan dengan tujuan lebih dekat dengan audiensnya.

Sinopsis These Violent Delights

Berlatar di Shanghai pada tahun 1926, cerita berfokus pada Juliette Cai dan Roma Montagov. Juliette Cai adalah wanita berumur 18 tahun, seorang pewaris tahta dari Geng Scarlet yang merupakan geng Cina. Lalu ada Roma Montagov,pria 19 tahun yang merupakan pewaris tahta dari geng rival, yaitu White Flowers yang merupakan geng Rusia.

Empat tahun sebelumnya, keluarga Juliette mengirim dirinya ke Amerika Serikat setelah ia ketahuan berhubungan dengan Roma Montagov. Kejadian itu membuat pertumpahan darah terjadi di antara kedua geng tersebut dan kedua anaknya kehilangan anggota keluarga. Juliette kehilangan suster yang merawatnya sedangkan Roma kehilangan ibunya.

Juliette Cai pun kembali lagi ke Shanghai untuk segera menjadi pewaris tahta Geng Scarlet. Dipilihnya Juliette untuk menjadi pewaris tahta disarankan oleh sang ratu, karena dirinya meyakinkan sang raja bahwa seorang anak perempuan lebih cocok untuk menjadi pewaris tahta daripada kerabat laki-laki.

Suatu hari, hal aneh terjadi pada anggota kedua geng. Anggotanya secara tiba-tiba membunuh diri mereka dengan mencakar leher sendiri. Setelah dilakukan investigasi ditemukan bahwa ada monster yang mungkin menjadi penyebab hal ini terjadi. Kematian yang makin banyak pun membuat Juliette dan Roma mau tidak mau harus melupakan dendam masing-masing dan bekerja sama untuk menghentikan semuanya.

Sebagai salah satu buku best seller, Chloe Gong mendapatkan banyak penghargaan atas karyanya yang satu ini. Penghargaannya yang paling bergengsi adalah bukunya masuk sebagai best seller di New York Times List. Penghargaan ini juga membuat Chloe Gong menjadi salah satu penulis novel fiksi remaja termuda yang bukunya berhasil masuk sebagai best seller.

Dua tahun setelah tanggal penerbitan aslinya, These Violent Delights pun akhirnya akan terbit di Indonesia pada tanggal 14 September 2022. Novel ini diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia.

TheseBaca Bukunya di Sini

Kamu sudah dapat memesan bukunya dari sekarang karena pre-order sudah dibuka sejak tanggal 3 September 2022 hingga 11 September 2022. Untuk kamu yang mengikuti pre-order ini, kamu bisa mendapatkan diskon sebesar 10% untuk pemesanan bukunya. Selain diskon, kamu juga bisa mendapatkan potongan ongkir dengan memasukkan kode “TVBOOKISH” dan “TVDPNFI”.

Tidak hanya mendapatkan bukunya saja, kamu juga akan mendapatkan bonus kartu pos bertanda tangan sang penulis dan berisi pesan salah satu tokohnya, lho! So, jangan sampai terlewat masa pre-order dan check out bukunya sebelum kehabisan!

TheseDapatkan Bonusnya di Sini!

Masih ada banyak penawaran spesial dan diskon melimpah lainnya di Gramedia.com. Cek semua promo menarik yang sedang berlangsung di bawah ini ya! 🤩

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Sumber foto header: instagram.com/thechloegong

Penulis: Mohammad Fachrul Rozy



Enter your email below to join our newsletter

comments powered by Disqus