Monade: Menulis Kreatif Bisa Dimulai Tanpa Ide!

Monade: Menulis Kreatif Bisa Dimulai Tanpa Ide!

. 4 min read

Jumat, 20 Agustus 2021, menjadi momen penting bagi para peserta Kelas Sastra dan Filsafat untuk Pemula (KSF). Mereka meluncurkan buku kumpulan cerita berjudul Monade, karya kreatif yang dikembangkan dari pekerjaan rumah kelas menulis yang diampu oleh novelis Ayu Utami bersama peneliti teks filsafat Yulius Tandyanto.

Penerbitan buku ini juga sekaligus menunjukkan bahwa premis yang ditawarkan kelas tersebut terbukti ampuh yaitu, menulis kreatif boleh dan bisa dilakukan tanpa ide sama sekali!

KSF kali pertama diselenggarakan pada Agustus 2020 dalam mode hibrida: kelas luring dikombinasikan dengan kelas daring—tentu kelas luring dijalankan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Tips Menulis dan Berpikir Filosofis Lewat 4T

Kelas ini mengajarkan tips menulis dan latihan berpikir filosofis yang dirumuskan dengan 4T. Empat T dalam menulis kreatif: Tokoh, Tensi, Tempat, dan Tema. Sedangkan empat T dalam berpikir filosofis merupakan empat Tanya, yaitu: siapakah aku, apa itu dunia, bagaimana aku bisa tahu, dan apa yang bisa kulakukan. Dengan tips-tips tersebut peserta dibimbing dan diarahkan untuk menulis suatu cerita utuh yang berbobot.

Angkatan perdana KSF berjumlah sekitar tujuh puluh peserta. Dua puluh tiga orang di antaranya berproses memperbaiki tugas akhir agar layak baca dan layak terbit. Merekalah yang menjadi para penulis Monade.

Dari pengalaman Ayu Utami mengajar, terhitung sejak 2013, inilah angkatan pertama yang berhasil menerbitkan buku secara kolektif. Dalam pengantarnya untuk buku ini, ia menulis,

“Maka, jika suatu angkatan punya chemistry bagus dan pertemanan serta kreativitas mereka berlanjut, itu ternyata adalah hadiah. Buku ini adalah hadiah.”

Curhat Estetik

Dalam acara peluncuran tersebut para penulis juga berbagi cerita tentang detail proses kolaborasi mereka serta proses kreatif mereka. Angelina Enny, editor kumpulan cerita ini, menggambarkan proses kerja sama mereka diwarnai berbagai ‘keributan’—meski bukan berarti pertengkaran.

Ribut-ribut itu terjadi dalam hampir setiap tahap: mulai dari mengumpulkan naskah, membentuk grup diskusi kecil untuk saling dukung memperbaiki cerita, menentukan tenggat revisi serta penyuntingan, hingga memilih corak warna sampul. Namun, aneka keributan itu adalah keributan yang produktif. Mereka berhasil mengubah obrolan kopi basa-basi antara dua orang menjadi teman ngopi 23 orang.

Fiona Gracia, penulis cerita “Hadiah Terakhir Papa” dalam Monade, mengungkapkan bagaimana ia berproses menyelesaikan tulisan. Ia mengaku, tenggat menjadi motor yang menggerakkannya secara positif. Ia juga merasa bahwa tips-tips dan wawasan yang diberikan oleh pengajar dalam kelas sangat berguna. Dengan mengikuti arahan-arahan pelajaranlah ia akhirnya bisa merampungkan kisah yang dibangunnya.

Satu hal penting patut digarisbawahi dari proses kreatif Fiona. Sebagai orang yang bekerja di bidang arsitektur dan biasa merancang gambar, ia sadar dan mengerti betul bahwa draf pertama kemungkinan besar jelek atau kurang memuaskan. Ia mengalir dalam proses itu dan akhirnya berhasil meramu cerita pendek dengan latar dan bumbu seputar dunia arsitektur yang kuat.

Pengalaman senada dialami juga oleh Lailly Prihatiningtyas. Ia merasa terbantu oleh tips-tips dan proses belajar selama mengikuti Kelas Sastra dan Filsafat untuk Pemula 2020. Dari orang yang sama sekali tidak pernah menulis karya fiksi sama sekali, ia merampungkan cerita berjudul “Pagi di Hari Rabu”. Sebuah cerita pendek unik yang menggambarkan hubungan antara seorang anak dan ibunya.

Diungkapkan pula bahwa tidak sedikit cerita yang terhimpun dalam buku Monade berawal dari curahan hati penulisnya. Dalam proses kreatif tentu hal demikian wajar saja. Yang menjadi pelajaran penting dalam KSF ini justru bagaimana menyampaikan curhat dalam bentuk yang estetik!

Mau tahu hasil tulisan dari teman-teman di kelas perdana Kelas Sastra dan Filsafat untuk Pemula? Kamu sudah bisa pesan bukunya melalui Gramedia.com, lho. Yuk, pesan sekarang juga di bawah ini!

bukuBeli dan Baca Sekarang!

Saatnya Ikut Belajar Menulis!

Nah, apakah kamu tertarik untuk mencoba hal yang sama? Kelas Sastra dan Filsafat untuk Pemula versi daring baru akan dibuka kembali secara penuh pada awal 2022.

Namun, kamu bisa pula belajar dari buku yang memang dirancang untuk itu: Menulis Kreatif dan Berpikir Filosofis, yang bisa kamu dapatkan di Gramedia.com atau bisa langsung klik gambar di bawah ini!

menulisBeli dan Belajar Menulis Sekarang!

Kamu juga bisa baca versi e-book di Gramedia Digital atau langsung klik pada link berikut >>> Menulis Kreatif dan Berpikir Filosofis.

Karena kamu telah membaca artikel ini hingga selesai, Admin berikan kamu voucher diskon 20% untuk membeli buku-bukunya dengan harga yang lebih hemat! Ambil vouchernya sekarang dengan klik gambar di bawah ini.

voucherKlik untuk Dapatkan Vouchernya!

#SahabatTanpaBatas #GramediaTanpaBatas #KepustakaanPopulerGramedia

PesanKlik untuk Info Lebih Lanjut dan Pesan Via Whatsapp!


Penulis: Ining Isaiyas - Penerbit KPG

Ilustrator: Pinahayu Parvati

Sumber foto header: Dok. KPG