Mengenang J.R.R Tolkien, Sosok Penting di Balik Kisah The Lord of the Rings

Mengenang J.R.R Tolkien, Sosok Penting di Balik Kisah The Lord of the Rings

. 3 min read

Siapa yang tak tahu The Lord of the Rings dan The Hobbit? Sebelum cerita fantasi tersebut dipopulerkan ke dalam film, versi bukunya sudah lebih dulu populer.

John Ronald Reuel Tolkien atau yang lebih dikenal sebagai J.R.R. Tolkien inilah sosok di balik kehidupan dari “Bumi Tengah”, sebutan dari dunia yang diciptakannya sendiri dalam buku-buku fantasinya, seperti The Hobbit dan The Lord of the Rings.

Sejak Tolkien menutup mata di tahun 1973, karya-karyanya masih terus melegenda sampai sekarang. Lalu, siapa sebenarnya sosok J.R.R. Tolkien?

Yuk, kenalan lebih dekat dengan J.R.R. Tolkien melalui 7 fakta menarik J.R.R. Tolkien berikut ini!

1. Bukan asal Inggris

93432ac7e777f0251946bdb01e830589Sumber: pinterest.com

J.R.R. Tolkien bukan penulis asal Inggris. Ia sebenarnya berdarah Jerman. Namun, nenek moyangnya pindah ke Inggris sekitar abad ke-18.

Tolkien pun tidak lahir di Inggris, melainkan Afrika Selatan pada tanggal 3 Januari 1892. Namun, keluarganya pindah ke Inggris pada tahun 1895. Ia pun besar di sana sehingga banyak yang mengira Tolkien berasal dari Inggris.

2. Menguasai banyak bahasa

j.r.r.-tolkien-1Sumber: Collider.com

Sejak kecil, Tolkien sudah diajari bahasa Jerman, Latin, dan Perancis dari ibunya. Ditambah lagi saat masih sekolah, Tolkien juga belajar bahasa Yunani, Finlandia, Spanyol, Italia, dan beberapa bahasa kuno.

Kecintaannya pada bahasa tak berhenti hanya dengan memelajari bahasa-bahasa di dunia. Tolkien ternyata menciptakan beberapa bahasa untuk “Bumi Tengah”, seperti The Hobbit dan The Lord of the Rings.

3. Yatim piatu di usia remaja

jrr-tolkien-1Sumber: Biographics.org

Ayah Tolkien tidak sempat menyusul istri dan kedua anaknya ke Inggris karena terserang demam rematik yang sampai mengambil nyawanya. Saat itu, Tolkien baru berumur tiga tahun.

Di tahun 1937, Tolkien harus kembali kehilangan sosok tercinta. Ibunya meninggal karena penyakit diabetes akut yang dideritanya. Tolkien pun sudah menjadi yatim piatu sejak usia remaja.

4. Dibesarkan oleh pastor

jrr-tolkien-childhoodSumber: Lotr.wikia.com

Ibu Tolkien berteman dekat dengan Pastor Francis Morgan. Sebelum meninggal, beliau meminta tolong temannya itu untuk menjadi wali dan menjaga kedua anaknya, J.R.R. Tolkien dan Hilary Arthur Reuel Tolkien.

Sepeninggal ibunya, Tolkien dan adiknya pun dibesarkan oleh Pastor Francis dalam ajaran Katolik yang taat.

5. Menikah dengan gadis yang lebih tua

ae21984b130de248f973d05a74997345--creative-people-inspiring-peopleSumber: Pinterest.com

Di usia 16 tahun, Tolkien jatuh cinta pada Edith Bratt, gadis yatim piatu yang ternyata berusia tiga tahun lebih tua darinya. Namun, Pastor Francis tidak setuju karena Edith seorang Protestan.

Setelah lima tahun berpisah dari Edith, Tolkien mengungkapkan cintanya yang tak pernah pudar dalam sebuah surat. Akhirnya mereka bertemu kembali, Edith menjadi seorang Katolik, dan keduanya pun menikah.

6. Veteran perang dunia 1

TolkienUniform-1Sumber: Worldwar1centennial.org

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Tolkien baru mendaftarkan diri menjadi tentara Inggris dalam perang dunia 1 pada akhir tahun 1915. Ia ditugaskan sebagai perwira di Pertempuran Somme.

Namun, Tolkien dipulangkan ke Inggris saat terserang demam kronis pada sekitar akhir tahun 1916.

7. Teman dekat penulis The Chronicles of Narnia

J.R.R.-Tolkien-C.S.-LewisSumber: Freebeacon.com

Tahu kan film The Chronicles of Narnia? Nah, filmnya itu adalah adaptasi dari buku karya C.S. Lewis lho. Usut punya usut, Tolkien berteman dekat dengan Lewis.

Tolkien bertemu Lewis saat dirinya mengajar sebagai profesor di Oxford pada tahun 1926. Keduanya semakin dekat ketika mereka tergabung dalam grup sastra tidak resmi bernama The Inklings.


Itu dia 7 fakta menarik tentang J.R.R. Tolkien yang tak banyak orang tahu. Kalau kamu penasaran dengan karya-karya J.R.R. Tolkien, kamu bisa langsung cek buku-bukunya di Gramedia.com.


Sumber header foto: Variety.com
Sumber artikel: Relevantmagazine.com, Theportalist.com