Mengapa Sejarah Keteladanan Nabi Muhammad Terabaikan?

Mengapa Sejarah Keteladanan Nabi Muhammad Terabaikan?

. 2 min read

Sudah cukup lama Michael H. Hart mengukuhkan Nabi Muhammad SAW sebagai orang nomor satu paling berpengaruh di dunia. Namun, pria yang pernah bekerja di NASA itu tetap fenomenal dengan keputusannya tersebut.

Sebetulnya banyak sekali ilmuwan Barat yang mengkaji sejarah Nabi Muhammad dan tentu lebih banyak lagi ulama yang membahasnya. Namun, perlu dipertimbangkan, sejarah hidup beliau bukan hanya dilihat dari tanggal per tanggal atau peristiwa demi peristiwa.

Agar sejarah hidup Nabi Muhammad memberi bekas mendalam bagi umat manusia, maka yang perlu dipetik adalah aspek keteladanannya.

Sejarah Nabi Muhammad bukan sekadar perjalanan hidup beliau sebagai manusia belaka, melainkan menjadi kupasan menarik perihal keteladanan pribadinya, karena tidak akan ditemukan lagi manusia seistimewa beliau, yang kualitas kepribadiannya dipuji Allah Ta’ala.

Sesungguhnya, telah ada bagimu pada diri Rasulullah itu teladan yang baik.” -Surat al-Ahzab ayat 21

Ibarat pohon nan rindang, dengan hanya mempelajari sejarah Nabi Muhammad, maka kita mendapatkan manfaat dengan bernaung di bawah keteduhannya, merasakan angin semilirnya yang menyejukkan, dapat pula menjernihkan hati, dan menyalakan akal budi.

Lebih dari itu, apabila kita melangkah lebih jauh dengan mendalami sejarah keteladanan Nabi Muhammad, maka kita pun akan mereguk saripati kehidupan yang dapat dicontoh, ditiru, diteladani, dipedomani, dan muaranya menjadi referensi demi menjadi pribadi yang unggul.

Zaman modern telah menyuguhkan kemajuan di berbagai bidang yang kian menakjubkan. Namun, akan amat berbahaya apabila manusia-manusia modern kehilangan keteladanan, sebab akan membuat mereka menjadi budak modernisasi tersebut.

Sebenarnya, umat manusia tidak perlu mengalami krisis keteladanan, karena Allah SWT telah mengutus Nabi Muhammad sebagai suri teladan. Di mana seluruh aspek kehidupannya merupakan teladan terbaik yang akan dapat terus terpakai sepanjang masa.

Sejarah keteladanan Nabi Muhammad bukan sekadar cerita kehidupan anak manusia, melainkan bentangan keteladanan yang terhampar untuk dijadikan panutan. Hal ini karena kehidupan beliau untuk memberi makna, beliau hidup untuk memberi solusi, dan beliau hidup untuk yang Maha Hidup.

Uniknya, Al-Qur’an menceritakan berbagai episode kehidupan Rasulullah bukannya dengan mencantumkan detail sejarah semacam tanggal, tempat, nama-nama, dan lain-lain. Karena orientasi Al-Qur’an bukan kepada data-data belaka, melainkan pada pemaparan terhadap dimensi kepribadian beliau yang dapat dipetik nilai keteladanannya.

Di tengah kepungan banyaknya buku sejarah Rasulullah, lantas apa gunanya kita menambah buku sirah nabawiyah selain ikut-ikutan menyesaki rak-rak buku?

Keteladanan.

Ya, kita membutuhkan buku yang benar-benar mengulas sejarah Nabi Muhammad dari dimensi keteladanannya. Bahkan ketika sudah meninggalkan dunia dan berpindah ke alam yang lain, kelak arwah kita tetap tersenyum bahagia melihat anak cucu dan generasi pelanjut terus menuai manfaat dari buku tentang keteladanan Nabi Muhammad.

Salah satu buku yang bisa memberikan kita pemahaman akan suri teladan dari Nabi Muhammad adalah buku Sejarah Keteladanan Nabi Muhammad SAW.: Memahami Kemuliaan Rasulullah Berdasarkan Tafsir Mukjizat Al-Qur’an.

nabiBaca Sejarah Teladannya Sekarang!

Insya Allah, dengan berpegang kepada teladan Rasulullah, kita dan anak cucu akan menjalani hidup tanpa kehilangan arah, sebab mempunyai sosok pedoman yakni Nabi Muhammad SAW. Kehidupan beliau merupakan mata air inspirasi yang tidak pernah kering.

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Penulis: Tilarama Kamarudin

Sumber foto header: Unsplash