Pikiran, cerita, dan gagasan tentang buku dengan cara yang berbeda.

Melihat Karakter Eren Yeager di Attack on Titan 32, Penyelamat atau Iblis?

Melihat Karakter Eren Yeager di Attack on Titan 32, Penyelamat atau Iblis?

Akhir Februari 2022, penggemar seri Attack on Titan akan dihibur oleh terbitnya jilid ke-32 dari kisah pertentangan Titan dan manusia ini. Pada jilid sebelumnya, Eren telah mengaktifkan Guncangan Tanah untuk membinasakan segenap umat manusia di luar Pulau Paradis.

Jutaan titan yang diciptakan oleh Raja Karl Fritz sekitar 100 tahun lalu untuk membentuk Wall Maria, Wall Rose, dan Wall Sina, bangkit dari dalam tembok dan bergerak meninggalkan Pulau Paradis untuk menginjak-injak seluruh permukaan bumi. Para Titan dengan besar setara Titan Kolosal tersebut meluluhlantakkan apa pun yang mereka injak, dan meninggalkan uap panas mematikan sepanjang jalur yang mereka lalui.

Di tengah kericuhan tersebut, demi menghentikan pembantaian umat manusia, Armin, Mikasa, dan Connie memutuskan untuk bergerak bersama Annie yang telah bangkit dari tidurnya selama empat tahun. Gabi, Falco, dan Reiner pun turut serta demi keselamatan keluarga mereka di Liberio.

Mereka kemudian bergabung dengan Jean, juga Hange yang telah membuat kesepakatan dengan Magath, Jenderal Pasukan Orang Eldia dalam militer Marley, untuk membantu mereka menghentikan Eren asal mereka menyerahkan Yelena. Akan tetapi, sulit untuk menyatukan pikiran, terutama karena mereka berasal dari dua kubu yang saling bertentangan.

Magath menyimpan rasa curiga atas niat Hange, dkk. untuk menghentikan Eren. Baginya, aneh jika para iblis pulau tiba-tiba tersadar akan keadilan. Ucapannya menyulut kemarahan Jean, yang kemudian menyanggah tuduhan bahwa mereka adalah iblis, dengan fakta bahwa rakyat Pulau Paradis selama ini bertahan mati-matian dari Titan yang telah pihak Marley kirim untuk membunuh mereka. Terlebih lagi, Annie melontarkan pertanyaan sulit kepada para anggota Pasukan Penyelidik tersebut.

“Apakah kalian akan bisa membunuh Eren?”

Sementara itu, Magath berusaha mengorek keterangan dari Yelena tentang rencana Eren, namun wanita itu tetap bungkam. Alih-alih membantu, Yelena malah melontarkan kata-kata provokatif kepada kedua pihak. Ia mengungkit segala kekejian yang telah Reiner dan Annie lakukan terhadap rakyat Pulau Paradis dalam wujud Titan mereka. Ia juga mengomentari langkah kejam para anggota Pasukan Penyelidik dalam serangan mereka ke Distrik Liberio, yang mewarnai daerah tersebut dengan darah.

Tanpa ampun, Yelena bahkan mengungkit kejadian tragis yang selama ini masih terngiang di benak para prajurit angkatan ke-104, yaitu kematian Marco di tangan Annie. Bisakah para mantan “kawan” tersebut menyamakan visi mereka demi mencegah kehancuran dunia di tangan Eren?

Pergeseran Perang, dari Manusia Melawan Titan, Menjadi Manusia Melawan Manusia

Kisah peperangan umat manusia dalam Attack on Titan ini telah mengalami pergeseran sejak jilid 21. Sejak mengetahui fakta bahwa para Titan yang berkeliaran di luar tembok ternyata juga manusia, Eren dan kawan-kawannya pun menyadari bahwa musuh bukanlah makhluk raksasa yang berbeda dari mereka, melainkan sesama manusia.

Dunia luar tembok yang mereka kira penuh dengan kebebasan, ternyata penuh dengan musuh. Kenyataan bahwa mereka merupakan orang Eldia yang dulu pernah menguasai dunia dengan Titan, dan sekarang dibenci oleh seluruh dunia.

Pengungkapan ini sempat menimbulkan reaksi beragam dari para pembaca. Banyak yang merasa tidak puas dengan alur yang berubah menjadi lebih politis, tapi tidak sedikit pula yang menganggap kejutan ini sebagai plot twist yang cerdas.

Salah satu perkembangan lain yang mengundang pro-kontra adalah pergeseran karakter Eren Yeager menjadi seorang antihero. Dari seorang pemuda yang berjuang untuk membasmi seluruh Titan dari muka bumi, menjadi pria berdarah dingin yang tak segan membantai umat manusia yang tak berdosa untuk menyelamatkan kaumnya.

Musim Terakhir Anime Attack on Titan yang Tayang Mulai Januari 2022

Sejak perilisannya di Jepang pada tahun 2009, Attack on Titan yang berjudul asli Shingeki no Kyojin ini telah mencapai total penjualan lebih dari 100 juta eksemplar di seluruh dunia. Komik ini telah tamat pada tahun 2021 dalam 34 jilid.

Karya debut komikus Hajime Isayama ini juga telah meraih berbagai nominasi dan penghargaan tersohor. Di antaranya Kodansha Manga Award ke-35 tahun 2014 dalam kategori komik untuk remaja pria, dan peringkat teratas survei Kono Manga ga Sugoi! untuk kategori pria dalam tahun yang sama. Terbitan versi USA-nya juga meraih penghargaan Harvey Awards ke-27 untuk kategori Best American Edition of Foreign Material.

Attack on Titan juga telah diadaptasi dalam berbagai media, di antaranya spin-off baik dalam bentuk komik ataupun light novel, game, film live-action, maupun serial animasi TV. Sejak Januari 2022, bagian kedua musim terakhir anime-nya sedang ditayangkan di berbagai platform, antara lain Netflix, WeTV, iQiYi, Viu, dan sebagainya.

Di Indonesia sendiri, Attack on Titan telah diterbitkan sejak tahun 2013 oleh Elex Media Komputindo di bawah lini Level Comics. Jilid ke-32 komik seru ini sudah terbit dan sudah bisa kamu dapatkan di Gramedia.com atau langsung klik di bawah ini!

attackBeli dan Baca Sekarang!

Sejumlah judul spin-off-nya pun telah diterbitkan oleh Elex Media Komputindo, yaitu Attack on Titan No Regrets, Attack on Titan Lost Girls, dan Attack on Titan Junior High School, juga Attack on Titan Before The Fall yang memiliki versi komik dan light novel.

Kalian bisa mendapatkan seluruh seri Attack on Titan di sini. Semuanya lengkap, cuma ada di Gramedia.com!

Jangan sampai ketinggalan! Borong semua komiknya juga bisa dapat promo spesial, lho. Langsung cek semua promo yang bisa kamu dapatkan di bawah ini ya! ⬇️⬇️⬇️

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!

Asyiknya lagi, borong banyak buku nggak perlu takut ongkos kirimnya mahal, karena sekarang belanja di Gramedia.com bisa dikirim dan diambil dari toko-toko Gramedia di seluruh Indonesia!

multiKlik untuk Cara Belanja di Gramedia.com


Oleh: Adisti, Editor Komik Elex Media Komputindo

Sumber foto header: peakpx.com dan Gramedia.com


Enter your email below to join our newsletter

comments powered by Disqus