Komik Naruto Bind Up 27: Pertarungan Sengit Naruto dan Kyubi yang Dihadirkan dengan Format Premium!
Grameds, siapa yang di sini dulu rela duduk manis di depan TV sore-sore cuma buat nunggu Naruto tayang di Global TV? ☝️🍥
Dari teriak “Kage Bunshin no Jutsu!”, debat siapa anggota Akatsuki paling keren, sampai pura-pura hafal segel tangan waktu kecil, Naruto memang jadi bagian masa kecil banyak orang.
Dan di antara semua pertarungan besar yang pernah muncul, ada satu momen yang sampai sekarang masih terasa paling membekas: ketika Naruto akhirnya berhenti melawan dunia… dan mulai menghadapi dirinya sendiri.
Momen emosional itulah yang kini kembali hadir lewat komik Naruto Bind Up Edition 27, edisi premium terbitan Elex Media Komputindo yang menggabungkan dua volume manga sekaligus dalam satu buku koleksi eksklusif.
Di volume ini, perjalanan Naruto untuk mengendalikan kekuatan Kyubi berubah jadi pertarungan yang jauh lebih personal. Bukan hanya soal monster berekor sembilan atau kekuatan baru, tapi tentang amarah, kesepian, dan luka yang selama ini terus ia pendam sendirian.
Namun di tengah kekacauan itu, muncul satu pertemuan yang akhirnya mengubah segalanya.
Dan seperti biasa, Masashi Kishimoto benar-benar tahu cara menghantam perasaan pembacanya 😭🔥
Saat Naruto Akhirnya Berhadapan dengan Kyubi dan Masa Lalunya Sendiri
Demi memperoleh kekuatan Kyubi, Naruto menjalani latihan di pulau terpencil Kumogakure bersama Killer Bee, jinchuriki Hachibi yang akhirnya bersedia membantunya mengendalikan monster berekor sembilan di dalam dirinya.
Namun saat segel Kyubi mulai dibuka, semuanya langsung berubah kacau. Kesadaran Kyubi yang dipenuhi kebencian perlahan mencoba mengambil alih tubuh Naruto, menyeretnya ke pertarungan brutal di alam bawah sadarnya sendiri.
Dan tepat ketika Naruto hampir kehilangan kendali, ia justru dipertemukan dengan dua sosok yang paling ingin ia temui seumur hidupnya, kedua orang tuanya, Minato dan Kushina. Lewat momen emosional itulah, Naruto akhirnya memahami kekuatan yang selama ini ia cari… sekaligus mewarisi tekad kedua orang tuanya.
Setelah berhasil mengendalikan chakra Kyubi, Naruto pun memperoleh kemampuan baru yang jauh lebih kuat. Kekuatan itu bahkan berhasil membongkar persembunyian Kisame di dalam Samehada.
Masalahnya, Kisame jelas tidak berniat membiarkan informasi penting jatuh ke tangan Konoha begitu saja.
Dan sebelum semuanya terlambat, pertarungan brutal pun kembali pecah.
Baca juga: Film Mortal Kombat II: Johnny Cage Resmi Masuk Arena, Pertarungan Earthrealm Kini Semakin Brutal!
Saat Kyubi Malah Menghadirkan Salah Satu Momen Paling Mengharukan di Naruto 🦊
Kalau mendengar nama Kyubi, yang langsung terbayang biasanya adalah amukan brutal, chakra merah mengerikan dan kehancuran di mana-mana. Tapi menariknya, di volume inilah Kishimoto justru menghadirkan salah satu momen paling emosional di serial Naruto.
Pertemuan Naruto dengan Kushina menjadi titik balik terbesar dalam perkembangan karakternya. Setelah bertahun-tahun hidup sendirian tanpa benar-benar mengenal orang tuanya, Naruto akhirnya bisa mendengar langsung cerita tentang masa lalu mereka.
Dan seperti biasa, Kishimoto tidak menjadikan konflik ini sekadar soal “siapa yang lebih kuat”. Pertarungan Naruto melawan Kyubi terasa personal karena yang dihadapii sebenarnya bukan hanya monster berekor sembilan, tapi juga amarah dan rasa sakit di dalam dirinya sendiri.
Semua momen itu kini hadir dalam format Bind Up Edition premium terbitan Elex Media Komputindo. Versi 2-in-1 ini menggunakan kertas bookpaper, penyuntingan yang lebih rapi, desain cover eksklusif, dan bonus halaman berwarna di setiap jilidnya. Jadi bukan hanya nostalgia, kamu akan disuguhkan pengalaman membaca yang terasa lebih immersive ✨
Samehada Bukan Pedang Biasa dan Kisame Kena Karma-nya Sendiri ☠️
Di saat Naruto sibuk menghadapi Kyubi, volume ini juga membongkar salah satu fakta paling unik tentang Samehada.
Karena ternyata, pedang legendaris milik Kisame itu benar-benar “hidup”. Samehada bisa menyerap chakra, memilih pemiliknya sendiri, bahkan menolak orang yang tidak disukainya. Dan yup, hubungan Kisame dengan pedangnya memang aneh dari awal.
Twist terbesarnya muncul ketika Kisame ternyata diam-diam masih hidup dan bersembunyi di dalam Samehada demi mematai-matai Kumogakure. Banyak penggemar dulu mengira Kisame sudah benar-benar kalah, padahal semuanya hanyalah bagian dari rencana infiltrasi Akatsuki.
Ironisnya, Samehada perlahan malah lebih menyukai chakra Killer Bee dibanding pemiliknya sendiri.
Detail-detail seperti inilah yang membuat Naruto tetap seru dibaca ulang sampai sekarang . Saat kembali membaca versi Bind Up Edition, banyak foreshadowing dan world building kecil yang justru terasa lebih keren dibanding waktu pertama kali mengikuti serialnya dulu.💥
Masashi Kishimoto dan Alasan Kenapa Naruto Selalu Terasa Personal
Di balik pertarungan ninja dan monster berekor di Naruto, Masashi Kishimoto ternyata selalu menempatkan tema keluarga sebagai inti ceritanya. Setelah menikah dan memiliki anak, mangaka berumur 52 tahun ini mengaku mulai memahami hubungan orang tua dan anak dengan cara berbeda, yang akhirnya mempengaruhi momen emosional Naruto bersama Minato dan Kushina.
Menariknya lagi, Kishimoto juga punya saudara kembar identik bernama Seishi Kishimoto yang sama-sama menjadi mangaka. Karena tumbuh dengan referensi dan kebiasaan menggambar yang mirip sejak kecil, karya mereka bahkan sering dianggap “mirip banget” sampai fans bercanda kalau mereka benar-benar memakai Shadow Clone Jutsu 👯
Kishimoto juga tumbuh sebagai penggemar berat manga dan pop culture. Ia banyak terinspirasi dari Dragon Ball, The Matrix, hingga Teenage Mutant Ninja Turtles saat membangun dunia Naruto. Dan semakin dipikir-pikir, energi Naruto yang keras kepala tapi penuh semangat memang terasa sangat “shounen klasik”.
Lebih dari Sekadar Soal Menjadi Lebih Kuat
Pada akhirnya, Naruto Bind Up Edition 27 bukan hanya cerita tentang mendapatkan kekuatan baru.
Ini adalah titik ketika Naruto mulai memahami bahwa kekuatan terbesar bukan datang dari kemarahan, melainkan dari keberanian untuk menghadapi luka yang selama ini terus ia bawa sendirian.
Dan mungkin, itu alasan kenapa perjalanan Naruto masih terasa begitu dekat bagi banyak orang sampai sekarang ✨
Kalau Arc Naruto Masih Belum Cukup, Dunia Shounen Lain ini Siap Ikut Menghantam Perasaanmu! 🔥
Kalau Naruto Bind Up Edition 27 mengingatkan bahwa kekuatan terbesar sering lahir dari luka dan tekad untuk terus maju, maka deretan manga ini membawa energi serupa dengan cara mereka masing-masing.
Mulai dari persahabatan absurd, perang brutal, sampai pertarungan melawan kutukan, semuanya siap membuat kamu kembali tenggelam ke dunia shonen yang penuh emosi dan adrenalin!
1. Boruto — Mikio Ikemoto
Petualangan baru dimulai lewat Boruto Uzumaki, anak Naruto yang tumbuh di era damai, tapi harus menghadapi tekanan besar sebagai putra Hokage legendaris. Bersama Sarada Uchiha dan Mitsuki, Boruto terseret ke konflik baru yang perlahan mengancam dunia ninja.
Kenapa relate? Kalau Naruto bercerita tentang perjuangan mendapatkan pengakuan, Boruto justru membahas beban hidup di bawah bayang-bayang legenda. Cocok untuk kamu yang ingin melihat bagaimana warisan Naruto berkembang ke generasi berikutnya.
2. One Piece – Eiichiro Oda
Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami terus berlayar menuju Grand Line demi mencari harta karun legendaris bernama One Piece. Tapi di balik perjuangannya yang seru, manga ini juga dipenuhi kisah persahabatan, kehilangan, dan mimpi yang bikin emosional.
Kenapa relate? Sama seperti Naruto, One Piece dibangun lewat world building besar, karakter ikonik, dan perjalanan panjang yang membuat pembacanya tumbuh bersama karakternya. Cocok untuk kamu yang suka petualangan epik, humor chaos, dan cerita persahabatan yang terasa hangat.
3. Attack on Titan – Hajime Isayama
Eren Yeager bersumpah memusnahkan Titan setelah ibunya tewas di depan matanya. Namun semakin jauh cerit berjalan, semakin jelas bahwa musuhnya sebenarnya jauh lebih rumit dari sekadar monster raksasa.
Kenapa relate? Kalau Naruto menghadapi “monster” di dalam dirinya sendiri, Attack on Titan membawa tema kebencian, trauma, dan siklus perang ke level yang jauh lebih gelap. Cocok untuk kamu yang suka cerita penuh twist, konflik moral, dan world building intens yang bikin overthinking.
4. Jujutsu Kaisen – Gege Akutami
Setelah menelan jari kutukan Ryomen Sukuna, Yuji Itadori masuk ke dunia penyihir Jujutsu yang dipenuhi roh-roh mengerikan dan pertarungan brutal.
Kenapa relate? Hubungan Yuji dengan Sukuna punya dinamika yang mengingatkan Naruto dan Kyubi: kekuatan besar yang sekaligus menjadi ancaman dalam diri sendiri. Cocok untuk kamu fans shounen modern yang suka aksi cepat, dark fantasy, dan pertarungan penuh hype.
5. Fairy Tail – Hiro Mashima
Natsu Dragneel, Lucy Heartfilia, dan guild Fairy Tail menjalani berbagai misi absurd sambil menghadapi musuh kuat yang mengancam dunia sihir.
Kenapa relate? Meski lebih ringan dan penuh humor, Fairy Tail tetap membawa tema persahabatan dan tekad kuat yang menjadi kekuatan utama Naruto sejak awal. Cocok untuk kamu yang suka shounen seru dengan energi chaos, heartwarming dan penuh momen “nakama power”.
Jangan Sampai Ketinggalan Special Offer Naruto Bind Up Edition 27!
Kalau dulu kamu pernah pura-pura latihan Rasengan di kamar atau merasa hidup bakal lebih keren kalau punya Sharingan… kemungkinan besar kamu memang target pasar artikel ini 😂
Dan sekarang, waktunya nostalgia itu naik level.
Catat tanggalnya! Mulai 7 sampai 15 Mei 2026, setiap pembelian Naruto Bind Up Edition 27 akan mendapatkan bonus postcard spesial dengan persediaan terbatas!
Karena beberapa arc Naruto memang terlalu legendaris untuk cuma ditonton ulang lewat potongan klip TikTok tengah malam 🍥😏
✨Jangan lupa juga untuk cek promo spesial lainnya di Gramedia.com supaya belanjamu makin hemat dan bermakna! ⤵