Funiculi Funicula: Tawarkan Perjalanan Ke Masa Lalu dengan Kopi Hangat

Funiculi Funicula: Tawarkan Perjalanan Ke Masa Lalu dengan Kopi Hangat

. 4 min read

Pernahkah kamu merasa menyesal dengan kejadian di masa lampau? Di mana kamu sangat ingin kembali ke masa itu dan memperbaiki keadaan, atau sekadar menemui seseorang untuk kamu ajak kembali berbicara, dan membayar rasa sesal di dalam dada. Hmm, penyesalan memang selalu datang di akhir ya, Grameds.

Jika jawabanmu “iya, pernah”, mungkin kamu harus datang ke coffee shop kecil yang ada di gang sempit kota Tokyo, dan sudah didirikan sejak tahun 1874. Ada satu tempat duduk yang bisa membawa kamu kembali ke masa lalu. Tapi tak semudah itu, ada beberapa aturan yang harus kamu ikuti agar berhasil menjelajahi waktu, dan tidak terjebak di masa lalu selamanya.

Selamat datang di Kafe Funiculi Funicula! Dimiliki oleh sepasang suami istri, Kei dan Nagare, kafe yang sangat tenang ini setiap harinya menyajikan kopi, melayani pelanggan, dan dibantu oleh sepupunya Nagare, yaitu Kazu. Ia bukan sekadar melayani, tapi ia juga yang membawa orang-orang untuk memulai perjalanan kembali ke masa lalu.

buku
Penulis Buku Funiculi Funicula, Toshikazu Kawaguchi (Sumber foto: The Japan Times)

Kisah ini awalnya berasal dari cerita pementasan drama (teater) yang dibuat oleh Toshikazu Kawaguchi. Ada seorang editor yang menonton pementasan drama itu, merasakan hanyut dan benar-benar terharu hingga ia selesai menontonnya. Ia pun mengajak Kawaguchi untuk membuatnya menjadi buku (Sunmark.co.jp, 2015). Drama ini juga memenangkan pujian serta penghargaan untuk Kawaguchi, sang penulis naskah. Yap, cerita ini pun akhirnya diadaptasi menjadi buku novel fiksi ilmiah dan fantasi di Jepang pada tahun 2015.

Buku ini cukup ringan untuk dibaca. Berisi 4 bagian cerita pendek dari masing-masing pengunjung yang ingin melakukan time travel. Mereka melakukannya untuk bertemu orang-orang yang mereka cintai, entah untuk memperbaiki keadaan yang rusak sebelumnya, agar tidak kembali menyesali apa pun, atau sekadar ingin bertemu untuk sekali lagi.

Namun sayangnya, Kazu sudah mewanti sejak awal sebelum kopi dituangkan, bahwa mereka tidak dapat mengubah masa kini dari apa yang dilakukan saat menjelajahi waktu. Selain itu, ada beberapa aturan lain yang harus diikuti, yaitu:

  1. Hanya bisa menemui orang yang pernah mengunjungi Kafe Funiculi Funicula.
  2. Tidak dapat mengganti tempat dan jangan pernah meninggalkan kursi saat sedang menjelajahi waktu.
  3. Tunggu sampai seorang pelanggan datang menemui dan duduk bersama.
  4. Penjelajahan waktu dimulai ketika kopi dituangkan dan berakhir setelah kopi menjadi dingin.
  5. Wajib habiskan kopi sebelum kopinya menjadi dingin.

Peraturan ketat itu tidak menjadi masalah dari orang-orang tersebut untuk kembali dan mengulang percakapan penting di masa lalu. Pada bagian pertama, menceritakan seorang wanita yang ingin berbaikan dengan pacarnya dan mengobrol untuk terakhir kalinya. Kedua, seorang perawat yang ingin membaca surat yang tak sempat diberikan suaminya yang sakit Alzheimer dan ingatan suaminya terkikis hari demi hari, begitu pula dengan si perawat. Ketiga, seorang kakak yang ingin menemui adiknya kembali setelah mengalami kecelakaan. Keempat, staf kafe yang juga seorang ibu, ia ingin bertemu anaknya yang mungkin saja takkan pernah dikenalnya.

Dari buku ini kita diajarkan tentang bagaimana menjalani hidup setelah kehilangan. Masa lalu tidak bisa diubah, tapi kita bisa memiliki masa depan sesuai hidup yang kita jalani.

Kōhī Ga Samenai Uchi Ni (コーヒーが冷めないうちに) atau Before the Coffee Gets Cold menjadi buku debut Kawaguchi dan sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Hal ini juga membawanya menjadi penulis buku terlaris Internasional pada tahun 2019. Kesuksesan dari 4 cerita keajaiban yang menghangatkan hati di coffee shop ini juga menghasilkan film adaptasi yang berjudul sama pada tahun 2018.

Buku yang berisi kesan magis sedikit fantastis, juga romantis dan sedikit naif, sudah dapat kamu beli di Gramedia.com. Ikuti pra pesannya dari sekarang untuk mendapatkan buku lebih cepat dan harga yang lebih hemat!

promoKlik dan Beli Sekarang!

Masih ada 4 kisah lainnya yang berlanjut dari buku ini, di mana ada 4 pengunjung baru yang juga ingin memanfaatkan tawaran time travel dari Kafe Funiculi Funicula. Kita tunggu ya Grameds, semoga penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) kembali menghadirkan keajaiban kafe ini dari buku keduanya Kawaguchi!

promoKlik untuk Info Lebih Lanjut!

Dan spesial untuk kamu yang gemar membaca, yuk ulas bukumu ke media sosial dan dapatkan hadiah THR total Rp 4 juta! Klik gambar di bawah untuk info lebih lanjut yaa.

ngabubureadKlik untuk Ikutan!

Dan jangan lupa juga, di bulan April ini ada  flash sale setiap harinya! Yuk, langsung borong berbagai buku yang lagi diskon!

promoKlik untuk Ikutan Flash Sale!

Jadi, kalau kamu bisa kembali ke masa lalu, siapa yang akan kamu temui?


Sumber foto header: Dok. Gramedia.com