3 Film Adaptasi Novel Ini Sukses Jadi Film Indonesia Terlaris 2018

3 Film Adaptasi Novel Ini Sukses Jadi Film Indonesia Terlaris 2018

. 3 min read

Tak sedikit novel best seller yang kemudian diadaptasi menjadi film layar lebar. Banyaknya pembaca yang setia dengan novel-novel tersebut pun akhirnya mengantarkan film-film hasil adaptasi novel menjadi film-film box office.

Bahkan beberapa di antara film adaptasi novel tersebut sukses menempati daftar film terlaris. Tiga film adaptasi novel sukses berada di lima besar daftar film terlaris di 2018 ini.

Film apa sajakah dan dari novel apakah film-film tersebut? Berikut novel dan sedikit kutipan cerita asal dari novelnya.

1. Film Dilan 1990

dilan

Film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanessa Prescilla itu dinobatkan menjadi film terlaris pertama di 2018 dengan 6.3 juta lebih penonton. Film ini diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq yang berjudul Dilan Dia Adalah Dilanku Tahun 1990.

Novel ini merupakan sebuah kilas balik seorang wanita bernama Milea yang menceritakan seorang laki-laki yang pernah mencintainya dan ia cintai, bernama Dilan. Dengan cinta yang sederhana, Milea mengisahkan bagaimana akhirnya Dilan bisa meluluhkan hatinya. Meninggalkan kekasihnya dan akhirnya menjadi kekasih Dilan.

Berlatar di kota Bandung era awal 90-an, kisah di novel ini membuat pembaca berandai-andai tentang sederhananya suasana zaman itu dan kemudian membuat pembaca sukses penasaran melihat visualnya lewat film.

Sukses bikin baper alias bawa perasaan, cerita dalam novel ini pun meninggalkan kesan bagi pembacanya, yang kemudian juga jadi penonton filmnya. Begitu membekas, beberapa quotes dalam film ini pun sampai viral di media sosial. Salah satunya adalah saat Dilan meminta Milea agar tidak merindukannya.

“Jangan rindu. Berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja.” – Dilan Dia Adalah Dilanku Tahun 1990.

2. Film Danur 2: Maddah

maddah

Film bergenre horor ini sukses ada di peringkat kedua film terlaris 2018 dengan 2.5 juta lebih penonton. Diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati berjudul Maddah. Novel ini merupakan lanjutan dari novel pendahulunya yang berjudul Danur.

Karena sebuah sekuel, di novel ini pun masih melanjutkan cerita Risa, si tokoh utama yang bersahabat dengan lima bocah bernama Peter, William, Hendrick, Hans dan Janshen.

Jika di Danur Risa menceritakan pengalaman pertamanya berteman dengan kelima bocah tersebut yang berasal dari dimensi yang berbeda, di sini Risa menceritakan persahabatannya yang menjadi rumit. Risa mulai merasa kesulitan untuk mengatur kehidupannya dengan persahabatannya dengan lima bocah tersebut.

Tak hanya kisah dengan bocah-bocah itu, di Maddah, Risa juga menceritakan hantu lainnya yang kemudian divisualisasikan ke dalam film Danur 2: Maddah yang dibintangi oleh Prilly Latuconsina.

Berikut salah satu quotes dalam novel Maddah yang menjadi suara hati Risa, menghadapi kehidupannya yang bisa melihat hantu.

“Tuhan, bisa tidak hidupku ini dibuat lebih normal saja?” – Maddah.

3. Film Teman tapi Menikah

temantapimenikah

Film ini sukses mengumpulkan 1.6 juta lebih penonton dan berada di posisi empat film terlaris 2018. Diadaptasi dari novel berjudul #TemantapiMenikah karya Ayudia Bing Slamet & Ditto Percussion. Novel ini digarap pasangan suami istri Ayudia dan Ditto dan mengisahkan tentang cerita cinta mereka.

Berawal dari teman, mereka pun akhirnya menikah. Perkenalan sejak SMP membuat mereka menjadi teman akrab. Hingga di SMA, mereka juga berada di sekolah yang sama. Ditto yang diam-diam menyimpan perasaan berusaha selalu ada untuk Ayudia. Perasaan itu baru dia ungkapkan di waktu yang menurutnya tepat, yaitu 13 tahun sejak mereka pertama kali bersahabat.

Perasaan itu ternyata berbalas dan mereka memutuskan untuk mengikat persahabatan itu menjadi sebuah ikatan pernikahan. Kisah di novel ini membuat banyak remaja iri dan juga ingin mendapatkan pasangan hidup seperti Ayudia dan Ditto.

Nah, berikut salah satu quote yang katanya cocok banget menggambarkan persahabatan dan rasa cinta yang pastinya tidak mudah dijaga hingga belasan tahun atau bahkan puluhan tahun ke depan.

“Sahabat adalah teman hidup terbaik. Kami berdua beruntung bisa saling memiliki. Ingat jodoh di dekat kita. Bosan itu pasti, tapi ingat.. Kami tidak akan pernah pergi dan saling meninggalkan.” - #TemantapiMenikah.


Header image source: Falcon Pictures