E-Perpus Mampu Memantau Angka Minat Baca Siswa SMP Tunas Indonesia

Di era digital yang semakin berkembang pesat, kita didorong untuk bisa beradaptasi dengan perubahan teknologi yang ada. Masyarakat pun sudah tidak asing dengan internet dan media sosial yang selalu hadir di kehidupan sehari-hari. Salah satu dampak positif dari digitalisasi ini adalah memudahkan aktivitas di mana saja, baik di rumah, di kantor, maupun di sekolah.

Hal ini dirasakan juga oleh salah satu guru di SMP Tunas Indonesia, Jimmy Alexander. SMP Tunas Indonesia kini sudah beralih ke penggunaan teknologi digital. Selain karena pandemi Covid-19, globalisasi yang kian pesat mendorong siswa SMP Tunas Indonesia untuk ‘melek’ digital. Peralihan ke aplikasi berbasis digital ini dilakukan dalam hal media mengajar, pengumpulan tugas, serta kegiatan literasi.

Siswa SMP Tunas Indonesia Membuka Aplikasi E-Perpus (Dok. SMP Tunas Indonesia)

Dalam media mengajar, para guru menggunakan aplikasi komunikasi video online seperti Zoom atau Google Meet. Sedangkan, untuk pengumpulan tugas, mereka menggunakan Google Classroom dan Edmodo. Untuk kegiatan literasi sendiri, SMP Tunas Indonesia memutuskan untuk menggunakan E-Perpus dengan bekerja sama dengan Gramedia.

Jimmy melaporkan bahwa SMP Tunas Indonesia sudah menggunakan E-Perpus sejak Juli 2021. Pihak sekolah memilih E-Perpus sebagai penyedia sumber bacaan digital karena penjualan berbagai jenis buku dari Gramedia sendiri sangat pesat. Ia pun menambahkan jika ia cukup puas dengan fitur dan konten yang disediakan oleh E-Perpus.

Perpustakaan SMP Tunas Indonesia (Dok. SMP Tunas Indonesia)

Fitur-fitur dari E-Perpus memudahkan para pustakawan untuk melihat grafik bacaan siswa di SMP Tunas Indonesia. Jimmy juga bisa melihat kategori minat baca siswa-siswanya, yang ternyata lebih berminat pada buku-buku fiksi luar negeri. Tentu saja pustakawan tak perlu repot lagi memantau secara manual angka minat baca di sekolahnya. Jimmy juga menambahkan penggunaan E-Perpus sangat praktis bagi para siswa karena proses peminjaman dan pengembalian buku sangat mudah dan cepat.

Pihak sekolah berusaha meningkatkan minat baca para siswa. Maka dari itu, mereka mengupayakan para siswa untuk beralih ke literasi digital dengan E-Perpus melalui sosialisasi daring. Dengan E-Perpus, angka minat baca di SMP Tunas Indonesia terbukti meningkat karena para siswa tak perlu pergi ke perpustakaan konvensional. Literasi digital bisa dilakukan hanya dengan aplikasi di smartphone saja. Jimmy sangat merekomendasikan E-Perpus untuk digunakan di sekolah maupun instansi lain karena E-Perpus memfasilitasi semua orang untuk melakukan kegiatan literasi digital.

E-Perpus Gramedia, Berikan Layanan Pembuatan Perpustakaan Digital

E-Perpus Gramedia telah bekerjasama dengan ratusan klien dari berbagai instansi, mulai dari kementerian, perusahaan swasta, sekolah, universitas, hingga organisasi non profit lainnya. E-Perpus Gramedia memberikan jasa dalam pembuatan aplikasi perpustakaan digital, yang mampu menaruh lebih dari puluhan ribu koleksi buku, majalah, maupun koran digital, dari ratusan penerbit ternama.

Dengan perpustakaan digital, pemeliharaan dan kontrol koleksi perpustakaan jadi lebih mudah. E-Perpus Gramedia memiliki fitur Admin Dashboard yang memudahkan pustakawan dalam membuat laporan, mengelola, dan menganalisis pengguna serta konten di dalamnya.

Lewat Admin Dashboard, pustakawan bisa mengatur pengguna atau anggota perpustakaan dengan lebih mudah, dapat memantau aktivitas pengguna, mengatur konten dan peminjaman, hingga mengatur pembelian konten, yang semuanya bisa diakses secara 24 jam di mana saja, hanya melalui smartphone atau tablet. Dengan perpustakaan digital dari E-Perpus Gramedia, Anda bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung dari mana pun, di luar pengunjung yang datang langsung ke tempat perpustakaan.

Selain Smart Library yang bisa dimiliki dengan cepat dan mudah, Anda juga bisa memilih ePerpus Premium untuk miliki perpustakaan eksklusif tersendiri pada instansi Anda. Aplikasi akan dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan instansi dan bisa meng-upload e-books internal dalam perpustakaan digital.

Mulai dari Rp5.220.000, Anda sudah bisa mendapatkan perpustakaan digital sendiri, dan aplikasi tersedia di Google Play Store maupun App Store. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan perpustakaan digital oleh E-Perpus Gramedia, Anda bisa mengakses pada eperpus.com dan klik Kontak Sales di pojok kanan atas.


Sumber foto header: Dok. SMP Tunas Indonesia