Deretan Ilustrator Indonesia, Wajah di Balik Sampul Buku Cantik

Deretan Ilustrator Indonesia, Wajah di Balik Sampul Buku Cantik

Grameds, kamu setuju nggak, sih, makin lama makin banyak buku lokal terbit dengan cover cantik? Malahan, beberapa buku terjemahan juga hadir dengan sampul yang lebih cantik dari sampul versi originalnya. Bahkan, keindahan sampul buku versi Indonesia ini juga mendapat perhatian dari pembaca dan penulis internasional, lho!๐Ÿฅฐ

Pepatah lama bilang, jangan menilai buku dari sampulnya. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa sampul yang cantik adalah daya tarik utama bagi seseorang untuk membeli sebuah buku.

Tentunya kehadiran sampul-sampul buku cantik ini bisa terjadi karena peran besar dari para ilustrator atau desainer sampul yang bekerja keras untuk menghadirkan buku yang indah di rak buku kamu. Kali ini, Gramin mau ngajak kamu kenalan sama beberapa ilustrator Indonesia yang merupakan sosok pembuat sampul buku-buku populer terbitan Penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU).

Yuk, langsung aja kita kenalan sama ilustrator-ilustrator hebat ini!๐Ÿ™‹โ€โ™€๏ธ

Ilustrator dan Desainer Sampul Indonesia

1. Wulang Sunu

Wulang Sunu. (Sumber: Kompas.com)

Bagi para seniman, tentunya nama Wulang Sunu bukan nama yang asing didengar. Dilansir dari artikel yang dimuat oleh kopikeliling.com, Wulang Sunu sudah gemar menggambar sejak usia 4 atau 5 tahun. Kesenangannya pada dunia seni visual kemudian berlanjut dan ditekuninya di program studi Desain Komunikasi Visual, Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta.

Wulang Sunu sudah punya pengalaman malang-melintang di dunia sampul buku. Mungkin beberapa di antaranya kamu juga sudah sering lihat di toko buku Gramedia, misalnya: Atavisme karya Budi Darma (2022), Corat-coret di Toilet karya Eka Kurniawan (2023), dan Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha (2023).

IlustratorBaca Sekarang!

Ini cuma segelintir, Grameds. Masih banyak lagi sampul buku karya Wulang Sunu yang nggak kalah keren. Kalau kamu perhatikan, karya-karya Wulang Sunu juga ikonik banget, ya, Grameds? Gaya surealisnya yang khas bisa membuat kamu langsung mengenali hasil tangan Wulang Sunu dalam sekejap mata.

2. Varsam Kurnia

Varsam Kurnia. (Sumber: thejakartapost.com)

Magis. Kata itu yang jadi pilihan Gramin kalau disuruh mendeskripsikan karya-karya Varsam Kurnia. Kamu boleh intip ke Instagram @varsamkurnia. Pasti kamu juga bakal terpesona sama karya-karya dari seniman satu ini.

Bisa tebak nggak sampul buku mana yang merupakan hasil karya Varsam Kurnia? Pastinya bukunya juga nggak kalah magis dan ajaib: Kereta Semar Lembu dari Zaky Yamani! Bukan hanya bukunya saja yang memenangkan penghargaan di mana-mana, sampul buku karya Varsam Kurnia untuk Kereta Semar Lembu juga masuk ke dalam daftar penjurian The Society of Illustrators 65 Exhibition! Keren banget, ya, Grameds?

IlustratorBaca Sekarang!

Selain Kereta Semar Lembu, Varsam Kurnia juga merupakan ilustrator untuk sampul buku Perempuan-perempuan Kelu (The Silence of the Girls) karya Pat Barker. Bukan novel sembarangan, novel ini merupakan pemenang The Booker Prize ย Nih, Gramin kasih liat original cover The Silence of the Girls dengan versi terjemahan karya Varsam Kurnia. Cantik banget, kan, Grameds?

Sampul karya Varsam Kurnia (kiri) dan sampul original (kanan). (Sumber: Goodreads.com)

3. Nicholas Filbert Chandrawienata

Setelah selama ini dicetak dengan sampul buku yang sama dengan original cover-nya, pada bulan Maret 2017, Penerbit GPU akhirnya merilis satu set serial Harry Potter karya JK Rowling dengan sampul buku khusus untuk edisi terjemahan bahasa Indonesia. Hadir dalam bentuk satu set serial, dengan desain sampul yang megah dan punggung buku membentuk sebuah gambar jika dijejerkan, tentunya cetakan terbaru ini menjadi rebutan para pembaca. Kecantikan sampul ini kemudian membuat sang seniman lantas mendapat sorotan spesial, ialah Nicholas Filbert.

Nicholas Filbert. (Sumber: Instagram @nickfilbert)

Nicholas Filbert, seorang seniman independen yang kini juga berprofesi sebagai tattoo artist, membagikan pengalamannya di laman Instagram pribadinya (@nickfilbert) tentang betapa bahagianya ia ketika diminta untuk menjadi desainer sampul serial Harry Potter versi bahasa Indonesia. Menurutnya, ia memfokuskan diri pada unsur unik dalam dunia Harry Potter, yaitu hewan-hewan sihir. Di setiap buku, kamu akan mendapati satu fantastic beast yang menjadi fokus utama dari sampul tersebut. Keren banget!

IlustratorBaca Sekarang!

4. Bella Ansori

Kalau dari tadi kita sudah kenalan sama ilustrator laki-laki, sekarang kita kenalan sama ilustrator perempuan, yuk! Bella Ansori adalah seorang ilustrator yang karya-karyanya sering ditemukan dalam bentuk buku anak. Dari laman Instagram @bellansori, kamu bisa lihat betapa karya-karya Bella yang berwarna-warni sering menampilkan sosok anak-anak kecil di dalamnya. Namun, tidak hanya menjadi ilustrator buku anak, Bella Ansori juga dikenal lewat sampul-sampul buku karyanya.

Misalnya saja, siapa yang tidak tahu sampul ikonik buku Kim Ji-Yeong Lahir Tahun 1982 karya Cho Nam-Joo? Sampul indah karya Bella Ansori dengan ciamik menggambarkan sisi cantik dan mengerikan seorang perempuan yang harus bergelut dengan dunia patriarki yang mengekangnya.

Tapi, karya Bella Ansori yang mungkin paling sering kamu lihat adalah sampul buku Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Tersedia dalam dua warna, merah dan hijau, sampul buku Cantik Itu Luka sama-sama memesona para pembaca, apalagi para kolektor buku bersampul cantik. Kalau kamu lebih suka edisi hard cover yang berwarna hijau atau yang berwarna merah, Grameds?

IlustratorBaca Sekarang!

5. Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Penggemar Ziggy garis keras pasti sudah tahu kalau selain menulis, Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, sang penulis multitalenta, juga sering membuat ilustrasi sampul bukunya sendiri, lho! Sempat bercita-cita jadi penulis buku anak, ilustrasi-ilustrasi Ziggy juga kerap menunjukkan gambar anak-anak yang gemas. Tapi... isi ceritanya belum tentu gemas, ya!๐Ÿ˜…

Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. (Sumber: Grasindo)

Kita Pergi Hari Ini adalah karya Ziggy yang seluruh ilustrasinya, mulai dari sampul sampai ilustrasi isi, dikerjakan sendiri oleh sang penulis. Sampul yang menggemaskan dan terkesan hangat ini sempat menjadi pembicaraan di kalangan para pembaca karena ternyata isi cerita Kita Pergi Hari Ini tidak se-'hangat' sampulnya. Tapi, kita semua bisa sepakat kalau sampul buku Kita Pergi Hari Ini adalah sampul buku yang cantik, kan?

IlustratorBaca Sekarang!

Selain itu, kumpulan cerpen terbaru Ziggy yang bertajuk Kapan Nanti juga punya sampul buku dan ilustrasi yang dibuat sendiri oleh Ziggy. Kamu lebih suka sampul buku Kita Pergi Hari Ini atau Kapan Nanti, nih, Grameds? Kalau Gramin, sih, nggak bisa milih, soalnya dua-duanya sama-sama lucu!๐Ÿคญ

6. David Ardinaryas

Kalau ngomongin sampul buku versi terjemahan bahasa Indonesia, Gramin akan langsung teringat dengan sampul buku ikonik dari serial The Poppy War karya RF Kuang. Perbedaan mencolok antara sampul buku original dengan sampul buku terjemahan bahasa Indonesia menjadi daya tarik utama bagi kebanyakan pembaca. Desainer sampul yang berjasa untuk 'mempercantik' The Poppy War adalah David Ardinaryas!

David Ardinaryas. (Sumber: x.com @davidalojaya)

David Ardinaryas merupakan ilustrator asal Indonesia yang sudah menangani klien-klien besar, seperti Disney, Dreamworks, dan Jon Bellion. Makanya jangan heran kalau style ilustrasi ala David Ardinaryas mirip-mirip dengan karakter-karakter di kartun Disney. Kamu bisa melihat karya-karya David yang dibagikan di laman Instagram pribadinya, yaitu @ardinaryas.

Sampul buku terbaru karya David Ardinaryas yang berhasil menggegerkan dunia literasi datang dari terjemahan karya RF Kuang yang terbaru: Yellowface.

IlustratorBaca Sekarang!

Kalau kamu sudah lihat versi originalnya, sampul buku Yellowface memiliki ilustrasi sederhana dan warna mencolok. Namun, di tangan David Ardinaryas, sampul buku Yellowface menjadi penggambaran sempurna kisah June Hayward yang 'mencuri' ide dan identitas sahabatnya, Athena Liu. Dijamin, buku Yellowface akan terlihat sangat cantik di rak buku kamu!

Hihi, gimana, Grameds? Keren-keren banget, ya, semuanya! Selain para penulis, kehadiran ilustrator ini juga menjadi faktor penting bagi sebuah buku. Tentunya, para pembaca ingin punya buku dengan sampul cantik dan isi yang tak kalah ciamik. Berikan apresiasi sebesar-besarnya bagi para ilustrator yang bekerja di belakang layar ini, ya! Meski wajah mereka tak selalu tampil, mereka lah sosok di balik 'wajah' buku kesayangan kalian.๐Ÿ‘

Hmmm... Kamu jadi penasaran nggak sih sama proses pembuatan sampul buku?๐Ÿค”

Sampul Manusia, Pameran Sampul 50 Tahun Penerbit Gramedia

Melihat hasil karya manusia yang digarap dengan segenap hati dan pikiran.

Jelajahi evolusi sampul Penerbit Gramedia sejak 1974 hingga 2024 dari sisi teknik, juga artistik. Sebuah awal perjalanan 50 tahun kiprah grup penerbitan Gramedia. ๐Ÿ–ผ๏ธ๐Ÿ“š๐ŸŽจ

Jangan lupa juga untuk lihat penawaran spesial dari Gramedia.com hanya untuk kamu. Cek promonya di bawah ini yang bisa kamu gunakan agar belanja jadi lebih hemat! โคต๏ธ

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Sumber gambar header: freepik.com


Enter your email below to join our newsletter