8 Buku Terlaris Februari 2020 di Gramedia.com

8 Buku Terlaris Februari 2020 di Gramedia.com

. 4 min read

Dari buku nonfiksi personal bercampur bisnis sampai novel lini Metropop, inilah 7 buku terlaris bulan Februari 2020 versi Gramedia.com!

8. In My Own Shoes

novel
In My Own Shoes karya Uma Hapsari

Pernah dengar brand Amazara? Itu adalah sebuah brand sepatu lokal khusus wanita dari Jogja yang dirintis oleh Uma Hapsari. Sayangnya, seiring waktu berjalan, brand Amazara harus gulung tikar karena beberapa alasan.

Uma menceritakan perjalanan hidupnya sebagai entrepreneur perempuan melalui buku In My Own Shoes. Buku yang ditulis dengan sentuhan personal ini juga menjelaskan pengalaman bisnis yang dialami Uma.

7. Erased Vol. 1

novel
Erased Vol. 1 karya Kei Sanbe

Satoru Fujinuma memiliki sebuah kemampuan ajaib bernama ‘Revival’ yang dapat mengembalikannya ke beberapa saat sebelum terjadinya suatu musibah, sehingga dia dapat mencegahnya. Namun, sebuah kecelakaan memicu bangkitnya ingatan Satoru akan kasus penculikan berantai 18 tahun lalu yang ingin dilupakannya.

Revival yang terjadi setelahnya pun ternyata berkaitan dengan kasus tersebut, dan kini melibatkan nyawa sang ibu. Ke manakah takdir akan membawa Satoru?

6. Bingkisan Surga untuk Muslimah

novel
Bingkisan Surga untuk Muslimah karya Indadari

Tak seorang pun di dunia ini yang menginginkan jalan hidup seperti rollercoaster: meluncur kencang, menanjak hebat, menikung tajam. Tubuh seperti dipermainkan gravitasi, nyawa seakan terlepas berkali-kali.

Tapi, siapa kita? Kita bukan yang paling berkuasa atas hidup ini. Kita hanyalah “wayang” yang dikendalikan oleh “dalang”. Jadi, sehebat apa pun menolak dan memberontak, kita tak mungkin bisa melepaskan diri dari apa yang sudah dinarasikan.

Kita hanya bisa terus berikhtiar, dan selebihnya tawakal. Mungkin dengan bersikap demikian, ketenangan justru akan kita rasakan.

5. Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang

novel
Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang karya Sapardi Djoko Damono & Rintik Sedu

Disebut-sebut sebagai kolaborasi lintas generasi, penyair senior Sapardi Djoko Damono merilis sebuah buku puisi bersama Rintik Sedu. Kumpulan puisi itu berjudul Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang. Buku tersebut berisi puisi-puisi bersahut-sahutan antara Sapardi dan Rintik Sedu.

Ide kolaborasi tersebut bermula pada Agustus 2019 ketika keduanya diundang sebagai bintang tamu sebuah acara. Sapardi Djoko Damono dan Rintik Sedu akhirnya sepakat untuk terliat dalam proses kreatif penulisan kumpulan puisi.


Baca juga:


4. Game Over

novel
Game Over karya Valerie Patkar

Valerie Patkar kembali dengan karya fiksi remaja terbarunya berjudul Game Over. Novel ini rencananya akan dibuat serial dengan nama Loversation. Nantinya, ada tiga novel lanjutan lagi yang akan diterbitkan.

Game Over bercerita tentang Glendy Adijunior yang seorang gamer Dota dan punya pacar bernama Jeara Nindya. Kisah romansa keduanya akan berkutat dengan permainan alias seperti game.

3. Segala-galanya Ambyar

novel
Segala-galanya Ambyar karya Mark Manson

Setelah sukses dengan Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat, Mark Manson menerbitkan buku keduanya dengan judul Segala-galanya Ambyar. Novel terjemahan terbaru ini sudah terbit di Amerika Serikat sejak Mei 2019 dengan judul Everything is F*cked.

Segala-galanya Ambyar menjabarkan asumsi-asumsi manusia tentang apa yang membuat hidup layak dijalani. Selain itu, buku ini memberikan konsep tiga pilar sebuah harapan yang tentunya dengan perspektif yang menarik.

2. Execution Matters! Rencana Tidak Mengubah Apa-Apa

novel
Execution Matters! karya Zulkifli Zaini

Banyak pemimpin gagal menjalankan kepemimpinannya karena terlalu mengandalkan strategi yang canggih tapi lemah di eksekusi. Strategi tak ubahnya sebuah harapan yang ditulis di secarik kertas tanpa pernah direalisasikan, jika si pemimpin tak memiliki kemampuan mengeksekusi.

Execution Matters! berisi butir-butir pemikiran Zulkifli Zaini sebagai buah pengalaman berpuluh-puluh tahun memimpin, khususnya di Bank Mandiri. Pemikiran-pemikiran itu disajikan secara ringan dengan gaya storytelling yang kental sehingga mudah dipahami dan diterapkan.

1. Ganjil-Genap

novel
Ganjil-Genap karya Almira Bastari

Bagaimana jika hubungan serius 13 tahun diputuskan begitu saja di sebuah parkiran mobil? Itulah yang terjadi pada Gala. Lebih-lebih umurnya sudah hampir 30 tahun dan adiknya bersungguh-sungguh untuk segera menikah. Apa yang harus ia lakukan?

Kisah lengkap Gala diceritakan dalam Ganjil-Genap karya Almira Bastari. Novel berlabel Metropop itu memang mengangkat isu kekhawatiran lajang yang belum menikah pada usia hampir 30 tahun.


Baca juga: