5 Buku yang Judulnya Bikin Baper

5 Buku yang Judulnya Bikin Baper

. 3 min read

Bicara soal judul, ada buku-buku yang punya judul singkat dengan satu kata. Tidak sedikit pula buku-buku yang memiliki judul empat kata atau lebih sampai-sampai yang baca saja kewalahan. Namun, buku-buku dengan judul panjang identik bikin baper. Kenapa? Karena biasanya judul tersebut adalah bait atau kalimat dari cuplikan isi dalam buku yang sudah memiliki konteks. Apa saja sih buku-buku yang judulnya bikin baper? Berikut lima di antaranya.

Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta

Jika
Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta karya Alvi Syahrin

“Jika kita tak pernah jatuh cinta, kita tak akan banyak belajar dari masa lalu. Bagaimana ia mengajari kita untuk tetap kuat ketika hati terserak. Kita tak akan menjadi tangguh.”

Buku karya Alvi Syahrin ini sudah diterbitkan sejak Desember 2018 lalu, tetapi bukunya masih terus nangkring di rak best-seller di toko-toko buku. Selain karena judulnya yang baper dan bikin penasaran, isi dalam buku ini juga bermanfaat. Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta direkomendasikan untuk mereka yang kerap menjadi bucin (budak cinta) akan seseorang atau sesuatu. Pandangan tentang banyak hal lain yang bisa dilakukan selain merasa diperbudak cinta menjadi poin utama dalam buku ini. Buku ini juga disertakan ayat-ayat Alquran yang menegaskan untuk tidak melulu mengkhawatirkan kisah cinta.

Di Bawah Payung Senja Kita Bercerita

Di
Di Bawah Payung Senja Kita Bercerita karya Titi Sanaria dan Lila Saraswaty

Buku ini merupakan karya kolaborasi puisi Titi Sanaria dan Lila Saraswaty. Masih tentang cinta, Di Bawah Payung Senja Kita Bercerita mengedepankan cinta yang dianalogikan dengan bidang-bidang keilmuan yang ada. Seperti ilmu biologi dan fisika seperti berikut. “Cinta bisa mengajarkan ilmu biologi tentang bagaimana serbuk-serbuk kasih sayang disebarkan ke putik-putik kerinduan, lalu bunga-bunga cinta pun bermekaran. Cinta bisa mengajarkan ilmu fisika tentang bagaimana besar arus cinta yang mengalir melalui sebuah hati akan berbanding lurus dengan getaran rasa yang diberikan kepadanya dan berbanding terbalik dengan ketidakbertemuan.”

Rinduku Sederas Hujan Sore Itu

Rinduku
Rinduku Sederas Hujan Sore Itu karya J.S. Khairen

“Hujan adalah janji setia langit kepada bumi. Yang pasti datang, tanpa payah menunggu. Kita terjebak di hujan yang sama, namun tak bisa saling bicara. Membuatku terus menunggumu memutar badan dan melempar senyum kepadaku.”

J.S. Khairen punya buku yang judulnya baper yaitu Rinduku Sederas Hujan Sore Itu. Sesuai judulnya, buku ini berkisah tentang kerinduan yang lama terpendam dan tak juga tersampaikan. Kedewasaan dalam buku ini menonjol dari karakter-karakter yang diciptakan oleh pengarang. Diksi yang mendayu-dayu juga menjadi poin plus dari buku ini. Bagaimana isi ceritanya sendiri? J.S. Kahiren juga menerbitkan buku-buku lain seperti Igauan Kata dan Kami (Bukan) Sarjana Kertas.

Sepasang Kita yang Mungkin Tak Ada

Sepasang
Sepasang Kita yang Mungkin Tak Ada karya Erich Langobelen

Judul buku karya Erich Langobelen ini sungguh memikat dan bikin patah hati. Baca saja blurb-nya berikut: “Merindukanmu, ia senantiasa belajar mencintai kepergian, mengimani kehilangan dan mengamini kesendirian yang merentangkan lengan doa dengan tengadah. Ke langitmu yang sia-sia, lelah adalah kata yang asing dan tak berdaya. Dan ia, yang sekalipun ke dalam lembungnya kecewa meruncing dan panas menguning, tetap percaya bahwa ada janji yang lebih nikmat dari madu dan belalang yang kerap menandai setiap percakapan yang pedih dan terlampau sedih.”

The Boy Who Bought Me Breakfast During the Whole Year

The
The Boy Who Bought Me Breakfast During the Whole Year karya Ikumasa

Berbeda dari keempat buku dengan judul bikin baper di atas, yang ini judulnya begitu panjang dan merupakan novel terjemahan dari bahasa Mandarin. Ceritanya tentang Fang Qi Ran, seorang pelajar SMA cantik dan terkenal, yang dikejar-kejar oleh kakak kelasnya. Lucunya, sang kakak kelas tidak patah semangat dan tetap mengejar Fang Qi Ran dan juga membelikan sarapan untuk mendapatkan cintanya. Kisah ini dibawakan oleh Xiang Wei Xin yang merupakan sahabat dari Fang Qi Ran. Kira-kira apakah sang sahabat itu bisa luluh pada kebaikan hati si kakak kelas?


Kamu punya buku dengan judul bikin baper versimu? Cari tahu buku-buku lainnya di Gramedia.com.