Bukan di Baker Street: Mengenal Sherlock Holmes Versi Mahasiswa Oxford yang Liar & Pemberontak
“The game’s afoot.”
Grameds, kita sering mengenal tokoh hebat hanya dari versi akhirnya. Saat mereka sudah tajam, percaya diri, dan seolah tahu apa yang harus dilakukan.
Padahal ada masa ketika seseorang belum menjadi dirinya dan berada di fase paling berantakan. Fase ketika kecerdasan belum sepenuhnya terarah, keputusan yang keliru, dan dunia terasa seperti teka-teki yang terlalu besar untuk dipahami sendirian.
Bahkan seorang detektif paling jenius dalam sejarah sastra pun pernah berada di fase yang sama. Sebelum alamatnya identik dengan Baker Street, sebelum logikanya menjadi legenda, Sherlock Holmes juga pernah menjadi seorang pemuda yang masih mencoba memahami dunia.
Masuklah serial Young Sherlock yang mengajak penonton kembali ke masa lalu. Bukan Sherlock yang sudah matang dan penuh kendali–melainkan Sherlock yang masih belajar, masih salah langkah, dan masih mencari bentuk dirinya sendiri.
Di sinilah perjalanan seorang legenda dimulai! 🕵️
Versi Sherlock yang Belum Terlalu Tenang
Young Sherlock adalah serial yang diadaptasi dari semesta karakter karya Arthur Conan Doyle, penulis yang pertama kali memperkenalkan Sherlock Holmes kepada dunia pada akhir abad ke-19.
Berbeda dengan adaptasi Sherlock lainnya yang biasanya menampilkan Holmes sebagai detektif jenius yang sudah matang, serial garapan Guy Ritchie ini mengambil fase kehidupan Holmes yang jarang dieksplorasi. Cerita berfokus pada Sherlock Holmes di usia 19 tahun, ketika ia masih menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Oxford.
Sherlock muda yang diperankan oleh Hero Fiennes Tiffin adalah pemberontak yang liar. Kakaknya, Mycroft Holmes (Max Irons) kemudian membebaskannya dari penjara dan memberinya pekerjaan sebagai pengintai di kampusnya, Oxford.
Sampai suatu saat Sherlock muda terseret kasus pembunuhan yang mengancam kebebasannya, ia berpartner dengan James Moriarty (Dónal Finn) untuk mengungkap konspirasi global yang sedang diciptakan.
Baca juga: The Bride!: Ketika Monster Bride of Frankenstein Bangkit Kembali Lewat Jessie Buckley
Di Balik Deduksi Sherlock: Fakta Menarik dari Young Sherlock
Selain menawarkan kisah asal-usul detektif legendaris, serial Young Sherlock juga menyimpan beberapa fakta menarik di balik produksinya. Guy Ritchie, sang filmmaker sekaligus sutradara serial ini adalah sutradara yang sebelumnya sukses menghidupkan kembali dunia Sherlock lewat film Sherlock Holmes dan Sherlock Holmes: A Game of Shadows yang diperankan oleh Robert Downey Jr. dan Jude Law selaku Sherlock Holmes dan Dr. Watson.
Serial ini sebenarnya diadaptasi dari seri novel Young Sherlock karya Andrew Lane. Tokoh Sherlock muda yang diperankan oleh Hero Fiennes Tiffin yang sebelumnya dikenal lewat film After, memilih untuk tidak menonton adaptasi Sherlock lain sebelum syuting agar dapat membangun interpretasi karakternya sendiri.
Menariknya lagi, aktor Joseph Fiennes (Shakespeare in Love & The Handmaid’s Tale) yang memerankan Silas Holmes, ayah Sherlock, ternyata adalah paman kandung dari Hero Fiennes Tiffin di dunia nyata. Ini menjadi pertama kalinya mereka bekerja sama dalam satu proyek profesional.
Walaupun ceritanya berlatar di era Victoria tahun 1870, produksi serial ini juga tidak hanya dilakukan di Inggris. Tetapi juga mengambil lokasi syuting di beberapa tempat seperti Bristol, Cardiff, hingga kota-kota Spanyol untuk menghadirkan nuansa petualangan yang lebih luas.
Dibumbui oleh aksi mendebarkan dan penuh drama keluarga, sekarang kamu sudah menonton 8 episodenya yang dirilis bersamaan pada 4 Maret 2026 di Prime Video Original.
Nah, penasaran dengan serial ini, Grameds? Yuk cek trailer-nya di sini!
Jajaran Pemain Young Sherlock
- Hero Fiennes Tiffin sebagai Sherlock Holmes
- Dónal Finn sebagai James Moriarty
- Zine Tseng sebagai Gulun Shou
- Max Irons sebagai Mycroft Holmes
- Natascha McElhone sebagai Cordelia Holmes
- Joseph Fiennes sebagai Silas Holmes
- Colin Firth sebagai Bucephalus Hodge
Bagaimana Seorang Jenius Dibentuk oleh Kekacauan
Salah satu hal yang paling menarik dari Young Sherlock adalah bagaimana serial ini memperlihatkan proses terbentuknya seorang jenius. Dalam banyak cerita klasik, Sherlock Holmes sering digambarkan sebagai sosok yang hampir selalu benar. Ia mampu membaca detail kecil yang terlewat oleh orang lain dan menyusun kesimpulan yang mengagumkan. Namun, dalam serial ini, kemampuan itu tidak langsung muncul dalam bentuk sempurna seperti Sherlock serial BBC yang dimainkan oleh Benedict Cumberbatch, versi film yang dimainkan oleh Robert Downey Jr. atau Henry Cavill di Enola Holmes.
Serial yang diperankan oleh Hero Fiennes Tiffin ini memperlihatkan bagaimana lingkungan dan orang-orang di sekitar Sherlock ikut membentuk cara berpikirnya. Salah satu pertemuan paling penting dalam perjalanan ini adalah dengan James Moriarty.
Bagi para penggemar Sherlock Holmes, nama Moriarty tentu sudah sangat familiar. Rival terbesar sekaligus orang yang diam-diam dihormati oleh Holmes adalah sosok kriminal brilian yang sering disebut sebagai “Napoleon of Crime”.
Psst sedikit spoiler, pada awalnya hubungan mereka tidak langsung dimulai sebagai permusuhan. Keduanya justru berada di posisi yang lebih kompleks. Ada kerja sama, ada rasa saling menghargai, tetapi juga ada ketegangan intelektual yang perlahan tumbuh. Dinamika hubungan antar karakter lain terasa cukup kuat. Tidak semua orang langsung percaya pada Sherlock, dan tidak semua misteri bisa ia pecahkan dengan mudah.
Serial ini lebih memadukan misteri klasik dengan gaya petualangan yang lebih modern. Kamu tidak hanya diajak menebak pelaku kejahatan, tetapi juga mengikuti perjalanan Sherlock menghadapi berbagai situasi berbahaya.
Baca juga: The Silence of Bones: Misteri Pembunuhan di Joseon yang Menyimpan Rahasia Besar
Kalau Young Sherlock Membuatmu Penasaran…
Jika serial ini membuatmu tertarik dengan dunia Sherlock Holmes, menjelajahi karya-karya klasiknya bisa menjadi langkah berikutnya yang seru. Lewat novel-novel karya Arthur Conan Doyle, kamu dapat melihat bagaimana kemampuan deduksi Sherlock berkembang dalam berbagai kasus yang menantang.
Berikut beberapa novel yang bisa menjadi pilihan bacaan menarik bagi penggemar cerita misteri dan detektif!
1. A Study in Scarlet – Arthur Conan Doyle
Kisah dimulai dari penemuan mayat misterius di London. Novel ini menjadi titik awal pertemuan antara Sherlock Holmes dan Dr. John Watson. Bersama-sama, mereka menyelidiki pembunuhan misterius yang penuh dengan petunjuk aneh dan teka-teki yang sulit dipahami oleh polisi.
Kalau serial Young Sherlock memperlihatkan Sherlock muda sebelum menjadi legenda, A Study in Scarlet menunjukkan momen ketika kemampuan deduksi Sherlock mulai dikenal dunia. Cocok untuk kamu yang ingin mengenal Sherlock Holmes dari awal serta penggemar misteri yang penuh deduksi logis.
2. The Sign of Four – Arthur Conan Doyle
Sherlock Holmes dan Dr. Watson terlibat dalam penyelidikan tentang harta karun yang hilang, kode rahasia, dan jejak kriminal yang membentang dari India hingga London. Kasus ini membawa mereka pada petualangan yang penuh bahaya dan kejutan.
Seperti dalam Young Sherlock, cerita ini memperlihatkan bagaimana Sherlock menggunakan kecerdasannya untuk mengurai misteri yang jauh lebih besar daripada yang terlihat di permukaan. Cocok untuk kamu yang suka cerita misteri yang menyukai kombinasi antara investigasi detektif dan petualangan.
3. The Hound of the Baskervilles – Arthur Conan Doyle
Keluarga Baskervilles dihantui legenda tentang anjing raksasa misterius yang dipercaya membawa kutukan bagi garis keturunan mereka. Sherlock Holmes dan Watson menyelidiki apakah teror tersebut benar-benar supranatural atau hanya bagian dari rencana kejahatan yang rumit.
Novel ini menunjukkan sisi investigasi Sherlock yang paling ikonik, memperlihatkan bagaimana logika dapat membongkar misteri yang tampak mustahil. Ini memberikan gambaran seperti apa Sherlock di masa depan setelah perjalanan yang dimulai di Young Sherlock. Cocok untuk kamu yang suka misteri dengan atmosfer gelap, penuh ketegangan, dan nuansa gotik.
4. The Valley of Fear – Arthur Conan Doyle
Kasus pembunuhan di sebuah rumah besar membawa Sherlock Holmes dan Watson pada penyelidikan yang mengungkap jaringan kriminal berbahaya. Cerita ini juga menyentuh konflik besar antara Sherlock dan musuh intelektualnya.
Serial Young Sherlock memperlihatkan awal pertemuan Sherlock dengan James Moriarty. Novel ini memperlihatkan bagaimana konflik antara dua tokoh jenius tersebut berkembang dalam kisah Sherlock yang lebih matang. Cocok untuk kamu yang suka cerita detektif dengan intrik kriminal yang lebih kompleks.
5. The Adventures of Sherlock Holmes – Arthur Conan Doyle
Novel ini berisi kumpulan cerita pendek tentang berbagai kasus yang ditangani Sherlock Holmes dan Dr. Watson. Setiap cerita menghadirkan misteri unik, mulai dari pencurian aneh hingga teka-teki kriminal yang tampaknya tidak mungkin dipecahkan.
Kalau Young Sherlock menunjukkan perjalanan Sherlock, kumpulan cerita ini memperlihatkan Sherlock dalam bentuk terbaiknya sebagai detektif yang sudah matang dan terkenal. Cocok untuk kamu yang ingin menikmati berbagai kasus Sherlock dalam cerita pendek yang ringan namun tetap penuh teka-teki.
Setiap Diskon Selalu Punya Titik Awal
Sering kali kita hanya melihat puncak dari perjalanan seseorang. Versi terbaiknya. Versi yang sudah matang dan penuh percaya diri. Namun kisah seperti Young Sherlock mengingatkan bahwa di balik setiap perjalanan selalu ada masa ketika semuanya masih terasa tidak pasti.
Begitu juga dengan kebiasaan membaca. Kadang semuanya berawal dari satu buku yang kebetulan ditemukan, satu cerita yang membuat kita penasaran, atau satu rekomendasi yang datang di waktu yang tepat.
Kalau kamu sedang mencari awal yang baru untuk menambah koleksi bacaan, momen Ramadan bisa jadi waktu yang pas. Lewat Promo Berkah Ramadan di Gramedia, kamu bisa menemukan berbagai buku menarik dengan penawaran spesial yang sayang untuk dilewatkan.
Siapa tahu, dari satu buku yang kamu pilih hari ini, justru muncul perjalanan membaca yang baru 📚✨
Temukan Bukunya di Sini!
Temukan Bukunya di Sini!
Temukan Bukunya di Sini!
Temukan Bukunya di Sini!
Temukan Bukunya di Sini!
Temukan Berkahnya di Sini!