Brian Khrisna dan Marlina Sutandi Sabet Penghargaan IKAPI Awards 2026 di IIBF, Mari Kenali Karya-Karyanya!
Event Indonesia International Book Fair atau IIBF memang selalu punya banyak stok cerita seru untuk dibawa pulang. Dengan tajuk internasional yang diusungnya, rasanya nggak heran kalau cerita yang hadir di dalamnya juga datang dari berbagai arah. 📚🤹♂️
Menariknya lagi, keseruan cerita itu nggak cuma berhenti pada kisah yang tersimpan di balik judul-judul buku yang tersebar di setiap sudutnya saja. Lebih jauh, ada pula cerita yang hadir lewat momen ketika para pelaku industri buku dan penulis mendapatkan apresiasi atas karya-karya mereka.
Dan, inilah salah satu cerita serunya~ 🙌🤩
Lewat IKAPI Awards 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 30 September 2026 lalu, sejumlah nama mendapatkan penghargaan atas kontribusinya di dunia perbukuan Indonesia.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi mereka yang terus menghadirkan percikan imajinasi, gagasan, dan pengetahuan untuk memperkaya pengalaman membaca masyarakat.
Nah, dari sederet nama yang mendapatkan penghargaan tahun ini, ada dua penulis dari Penerbit Grasindo yang sukses membawa pulang piala. Siapa sajakah mereka? 🤷
Dua Nama dari Grasindo, Brian Khrisna dan Marlina Sutandi!
Tahun ini, ada dua penulis dari Penerbit Grasindo berhasil membawa pulang penghargaan IKAPI Awards 2026.
Dua penulis itu adalah Brian Khrisna, yang dinobatkan sebagai Writer of the Year, serta Marlina Sutandi yang berhasil meraih penghargaan Children’s Book of the Year melalui bukunya, Whispers of the Shadow: Three Tales of Wander Self Discovery Season.
Pencapaian ini tentu menjadi momen yang layak dirayakan. Apalagi, keduanya punya karya dengan warna cerita yang berbeda dan menarik untuk disimak.
Buat kamu yang penasaran dengan karya para pemenang IKAPI Awards 2026 ini, yuk, kenalan lebih dekat dengan buku-buku mereka yang bisa kamu temukan di Gramedia!
Baca juga: Kamu Mahasiswa yang Sering Keteteran Pas Lagi Nugas? Mungkin Itu Tanda Buat Cobain Teknik Pomodoro!
Brian Khrisna, Pemenang Writer of the Year IKAPI Awards 2026!
Buat kamu yang sering berkutat dengan buku-buku sastra populer Indonesia, nama Brian Khrisna mungkin sudah nggak asing lagi di telinga kamu.
Perjalanan kepenulisannya dimulai pada 2016 lewat buku Merayakan Kehilangan. Sejak saat itu, Brian terus melahirkan karya dengan cerita dan bentuk yang beragam.
Beberapa karyanya yang dikenal pembaca antara lain Kudasai (2019), Sisi Tergelap Surga (2023), Bandung Menjelang Pagi (2024), hingga novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati (2025). Brian juga menerbitkan sejumlah kumpulan tulisan, seperti The Book of Almost (2018) dan Museum of Broken Heart (2020).
Lewat karya-karyanya, penulis asal Bandung ini kerap mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari hubungan antarmanusia, kehilangan, perjalanan memahami diri, hingga berbagai pergulatan yang sering hadir dalam kehidupan.
Penghargaan Writer of the Year dalam IKAPI Awards 2026 menjadi pencapaian terbaru dalam perjalanan Brian sebagai penulis.
Kalau kamu ingin berkenalan lebih jauh dengan karya sang pemenang, berikut beberapa judul yang bisa masuk ke wishlist bacaanmu.
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Melalui Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Brian membawa kita mengikuti kisah Ale, seorang tokoh yang berhadapan dengan berbagai persoalan hidup dan pertanyaan tentang apa yang membuat seseorang tetap ingin menjalani hari-harinya.
Dalam novel tersebut, ia berniat mengakhiri hidup setelah makan mie ayam langganannya untuk terakhir kalinya.
Dengan cerita yang terasa dekat dan personal, Brian mengolah tema kehidupan, kehilangan, serta keinginan untuk bertahan menjadi kisah yang emosional sekaligus reflektif.
Menariknya lagi, novel ini juga akan diadaptasi ke layar lebar lho, Grameds. Jadi, kalau kamu ingin mengenal ceritanya lebih dulu sebelum menyaksikan versi filmnya, sekarang waktu yang pas untuk membaca bukunya.
23:59
Setiap orang punya titik ketika waktu terasa berjalan dengan cara yang berbeda.
Lewat 23:59, Brian kembali membawa pembaca ke dalam cerita yang bersinggungan dengan pergulatan perasaan, pilihan hidup, dan berbagai pertanyaan yang mungkin muncul ketika seseorang berada di persimpangan.
Gaya penulisan Brian yang personal membuat kisahnya terasa dekat, sekaligus memberikan ruang bagi pembaca untuk ikut merenungkan perjalanan para tokohnya.
Buat kamu yang menikmati bacaan reflektif dengan cerita yang mengalir dan emosional, 23:59 bisa menjadi pilihan menarik.
Setelah Melompat Aku Ingin Hidup
Judul Setelah Melompat Aku Ingin Hidup rasanya langsung membawa pembaca pada sebuah gambaran akan pertanyaan besar tentang kehidupan dan keinginan untuk terus bertahan.
Lewat buku ini, Brian mengangkat kisah tentang titik terendah seseorang, pergulatan yang menyertainya, serta proses menemukan kembali alasan untuk melanjutkan hidup.
Tema yang berat tersebut disampaikan melalui cerita yang dekat dengan pembaca sehingga pengalaman membacanya terasa personal dan mengajak kita melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda.
Kalau kamu mencari bacaan yang emosional sekaligus reflektif, buku ini layak masuk radar.
Marlina Sutandi, Pemenang Children’s Book of the Year!
Beranjak ke pemenang berikutnya, ada Marlina Sutandi yang berhasil meraih penghargaan Children’s Book of the Year melalui Whispers of the Shadow: Three Tales of Wander Self Discovery Season.
Marlina lahir di Bandar Lampung pada 7 Maret 1993. Ketertarikannya terhadap dunia kepenulisan berjalan beriringan dengan latar belakang pendidikannya di bidang psikologi. Ia menempuh pendidikan Psikologi di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, dan lulus sebagai mahasiswa terbaik pada 2015.
Selama masa studinya, Marlina juga memperoleh Beasiswa Unggulan DIKTI dari pemerintah Republik Indonesia. Pada 2013–2014, ia mengikuti program pertukaran pelajar di Handong Global University, Korea Selatan, melalui Global Korea Scholarship, dengan fokus pada bidang Konseling Psikologi.
Latar belakang tersebut menjadi bekal yang menarik dalam perjalanan kepenulisannya. Pemahaman tentang perilaku, pola pikir, serta kehidupan manusia kemudian menjadi salah satu fondasi Marlina dalam menciptakan cerita yang menghibur sekaligus membawa pesan kehidupan.
Bagi Marlina, cerita juga menjadi ruang untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan yang kerap terlewat di tengah kesibukan sehari-hari. Lewat karya-karyanya, ia ingin menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan sekaligus mendorong pembaca untuk melihat kembali berbagai hal sederhana yang bermakna.
Salah satu karya yang membawa visi tersebut ke panggung IKAPI Awards adalah Whispers of the Shadow: Three Tales of Wander Self Discovery Season.
Whispers of the Shadow: Three Tales of Wander Self Discovery Season
Inilah buku yang mengantarkan Marlina Sutandi meraih penghargaan Children’s Book of the Year dalam IKAPI Awards 2026.
Whispers of the Shadow: Three Tales of Wander Self Discovery Season mengajak pembaca menemukan kembali berbagai “permata” yang tersembunyi dalam diri. Ceritanya membawa pembaca menyusuri perjalanan self-discovery melalui tiga kisah yang sarat makna dan nilai kehidupan.
Buku ini juga dilengkapi ilustrasi full color yang apik sehingga pengalaman membaca terasa semakin menarik, terutama bagi pembaca anak. Tiga cerita di dalamnya menghadirkan pelajaran berharga yang dapat menjadi bahan obrolan bersama anak maupun keluarga.
Dengan perpaduan cerita bermakna dan ilustrasi yang memanjakan mata, buku ini cocok menjadi teman membaca bagi anak sekaligus pilihan bacaan yang dapat dinikmati bersama orang tua.
Penghargaan Children’s Book of the Year yang diraihnya pun menjadi pencapaian yang semakin menegaskan daya tarik karya ini. Kalau kamu sedang mencari bacaan anak dengan cerita hangat, visual menarik, dan pesan yang positif, Whispers of the Shadow rasanya akan sangat layak untuk masuk ke dalam wishlist kamu.
Yuk, Kenalan Lebih Dekat dengan Karya Para Pemenang IKAPI Awards 2026!
Penghargaan yang diraih Brian Khrisna dan Marlina Sutandi menjadi kabar yang patut dirayakan, sekaligus menunjukkan beragam warna yang hadir dalam dunia kepenulisan Indonesia. 📝📚
Keduanya hadir dengan karya dan karakter kepenulisan yang berbeda, tetapi sama-sama menawarkan cerita yang punya ruang untuk tinggal lebih lama di benak pembacanya.
Brian membawa pembaca menyelami persoalan hidup, kehilangan, relasi, dan keinginan untuk terus melangkah. Sementara itu, Marlina mengajak pembaca muda menjelajahi dunia self-discovery melalui cerita yang hangat dan penuh pesan.
Kalau kamu penasaran dengan karya para pemenang IKAPI Awards 2026, sekarang saatnya memasukkan buku-buku mereka ke wishlist. Siapa tahu, salah satunya justru menjadi cerita yang selama ini kamu cari. 🤗🍃
Buat kamu yang ingin melihat daftar lengkap pemenang IKAPI Awards 2026, kamu bisa melihat informasi selengkapnya melalui unggahan berikut, ya, Grameds!
Jangan lupa juga untuk cek promo spesial lainnya di Gramedia.com supaya belanjamu makin hemat dan bermakna! ⤵