Adipati Dolken Hidupkan Lagi 4 Tokoh Nyata Terkenal Ini

Adipati Dolken Hidupkan Lagi 4 Tokoh Nyata Terkenal Ini

. 4 min read

Aktor film Indonesia yang kerap memerankan tokoh nyata dalam biopik bukan hanya Reza Rahadian. Ya, salah jika kamu masih berpikiran kuno seperti itu. Apalagi kalau kamu juga masih berpikiran bahwa film-film Indonesia selalu diisi oleh Reza Rahadian. Sebab, ada satu aktor lagi yang juga kerap bermain dalam film-film Indonesia yang high profile.

Dia adalah Adipati Dolken, yang memerankan karakter utama, Hardo, dalam film Perburuan yang baru beredar pada 15 Agustus lalu. Film Perburuan garapan Richard Oh ini diadaptasi dari novel terkenal berjudul sama karangan sastrawan besar Pramoedya Ananta Toer.

Adipati
Karakter Hardo dalam film Perburuan diperankan Adipati Dolken. (Sumber foto: trailer film Perburuan)

Perburuan adalah film ke-28 Adipati Dolken sejak 2009. Aktor yang baru saja ulang tahun ke-28 pada 19 Agustus lalu ini sudah memenangkan Piala Citra dari Festival Film Indonesia (FFI) pada 2013. Aktingnya sebagai Harun dalam Sang Kiai (biopik KH Hasyim Asy'ari, yakni pendiri Nahdlatul Ulama) membuat Adipati dinobatkan sebagai pemeran pendukung pria terbaik.

Nah, selain Sang Kiai, Adipati Dolken juga pernah bermain dalam empat biopik lain. Dan di film-film tersebut ia menghidupkan karakter utamanya, bukan menjadi pemeran pendukung saja. Boleh dibilang, akting Adipati dalam film-film itu sukses, baik dalam ukuran komersial ataupun penghargaan film. Menjadi siapa sajakah Adipati dalam empat biopik tersebut?

Bimbim - Slank Nggak Ada Matinya

Adipati
Bimbim memuji akting Adipati Dolken. (Sumber foto: trailer Slank Nggak Ada Matinya)

Siapa pencinta musik yang tidak mengenal band Slank? Kalau sudah tahu Slank, tentu juga tahu Bimbim alias salah satu pentolan dan pendirinya band ini dong. Dalam film Slank Nggak Ada Matinya (2013) yang disutradarai Fajar Bustomi ini, Adipati menjadi Bimbim, yang nama lengkapnya Bimo Setiawan Almachzumi.

"Gue dikasih video detail dari Mas Bimbim zaman dulu. Itu yang gue pakai sebagai referensi akting, termasuk gue ketemu langsung sama Mas Bimbim, perhatiin semua detailnya dia," ujar Adipati, seperti dikutip Liputan6.com. Usaha Adipati tak sia-sia. Menurut Bimbim, mengutip Tabloid Bintang, Adipati sukses memerankan dirinya.

Latar waktu Slank Nggak Ada Matinya berkisar pada 1996, yaitu ketika Slank harus melakukan tur dengan formasi baru (Bimbim, Kaka, Ivan, Abdee, dan Ridho). Ternyata tur dan album Tujuh mereka sukses berat. Namun di sisi lain, jeratan narkoba yang membelit tubuh Bimbim, Kaka, dan Ivan makin kuat. Film produksi Starvision ini meraup 278.244 penonton dan duduki peringkat ke-12 film Indonesia terlaris 2013.

Jenderal Soedirman - Jenderal Soedirman

Adipati
Kritik-kritik diterima Adipati Dolken ketika ia memerankan Jenderal Soedirman. (Sumber foto: trailer film Jenderal Soedirman)

Peran sebagai Jenderal Soedirman harus dilakoni Adipati Dolken. Menjadi salah satu tokoh besar dan penting bagi kemerdekaan bangsa Indonesia tentu ini jadi beban dan tanggung jawab yang berat baginya. Benar saja. Begitu namanya diumumkan sebagai pemeran Jenderal Soedirman, banyak orang yang mencibir dan mengkritik.

Namun, Adipati santai dan menerima semua kritik itu. "Karena saya memerankan sosok yang luar biasa. Pasti akan banyak kritikan, akan banyak masukan dari orang-orang. Itu semua sah-sah saja selama masuk akal, ada benarnya, dan membangun," katanya, seperti dikutip CNN Indonesia. Sutradara film tersebut, Viva Westi, pun mendukung Adipati. Dia bahkan bilang, "Kalau bukan Adipati Dolken, saya enggak tahu siapa lagi yang pantas memerankan Jenderal Soedirman.”

Film yang beredar pada Agustus 2015 ini mengisahkan perang gerilya yang dipimpin Jenderal Soedirman pasca Agresi Militer II pada 19 Desember 1948. Lewat aktingnya ini, Adipati diganjar nominasi pemeran utama pria terpuji pada Festival Film Bandung 2016.

Ditto Percussion - Teman Tapi Menikah

Adipati
Film Teman Tapi Menikah mengharuskan Adipati Dolken perankan lima fase kehidupan karakter Ditto Percussion. (Sumber foto: trailer Teman Tapi Menikah)

Pada 2018 lalu, Adipati Dolken juga sukses perankan Muhammad Pradana Budiarto alias Ditto Percussion dalam film Teman Tapi Menikah. Film yang merupakan hasil adaptasi dari buku berjudul sama ini ditulis oleh Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion, pasangan suami-istri selebritas.

Seperti bukunya, film garapan Rako Prijanto bercerita tentang persahabatan antara Ayu dan Ditto selama lebih dari satu dekade. Perlahan, persahabatan itu berubah jadi percintaan. Film drama komedi romantis ini sukses mengantarkan Adipati untuk mendapatkan nominasi pemeran utama pria terbaik di ajang Piala Citra FFI 2018. Film ini juga meraup sekitar 1,6 juta penonton dan menempatkan di peringkat ke-5 film Indonesia terlaris 2018.

Dalam film Teman Tapi Menikah, Adipati harus menghidupkan karakter Ditto mulai dari semasa SMP, SMA, kuliah, kerja, hingga menikah. "Buat gue menarik aja bisa berubah dalam lima fase. Kesulitannya untuk meyakinkan orang kan (perannya) beda-beda," kata Adipati, seperti dikutip Kompas.com.

Kasino - Warkop DKI Reborn

Adipati
Berperan sebagai Kasino, Adipati Dolken sempat diragukan Indro Warkop. (Sumber foto: trailer Warkop DKI Reborn)

Kalau film yang satu ini baru akan beredar pada 12 September 2019. Dalam Warkop DKI Reborn, Adipati memerankan karakter Kasino bersama Aliando Syarief (sebagai Dono) dan Randy Danistha (sebagai Indro). Mereka dipercaya oleh Falcon Pictures untuk menyegarkan lagi kisah Warkop DKI di bawah arahan sutradara Rako Prijanto.

Peran sebagai Kasino ini jelas tidak ringan. Apalagi, sebelumnya dua jilid Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss yang disutradarai Anggy Umbara sukses besar dengan jumlah total penonton mencapai 10 juta orang. "Jujur ya saya tadinya enggak pede melihat mereka gitu. Ini anak-anak muda (wajah) sinetron, gitu kan," ujar Indro Warkop, seperti dilansir Liputan6.com.

Namun, ternyata akting Adipati sebagai Kasino, Aliando dan Randy mampu memecah keraguan Indro. "Surprise banget. Saya harus akui mereka aktor, mereka bener-bener aktor, mereka bisa membawakan diri mereka sebagai aktor," lanjut Indro.

Nah, dari karakter-karakter yang dimainkan Adipati di atas, mana yang jadi favorit kamu?


Sumber foto header: Falcon Pictures