8 Trik Menyelesaikan Buku dengan Cepat

8 Trik Menyelesaikan Buku dengan Cepat

. 3 min read

Menjadikan suatu hal sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang dilakukan secara berulang tentunya tidak akan sulit. Kenapa bisa begitu? Karena hal itu sudah menjadi sebuah kebiasaan.

Anda terbiasa sarapan? Anda pasti makan pagi. Anda terbiasa menggunakan jam tangan? Anda pasti akan mencarinya sebelum bepergian.

Pun demikian dengan menjadikan membaca buku sebagai salah satu kebiasaan di sela hari-hari anda. Tapi, sela waktu seperti apasih yang tepat dilalui dengan membaca buku agar buku-buku anda cepat diselesaikan? Ini dia triknya.

1. Baca di pagi hari


Photo by Charles Etoroma / Unsplash

Kebanyakan dari Anda memilih waktu luang sebelum tidur untuk membaca buku. Tanpa disadari, tubuh yang kelelahan akan mengaburkan fokus ketika membaca dan berakibat mengantuk.

Bagaimana kalau luangkan waktu pada pagi hari untuk membaca? Mulailah mengganti kebiasaan mengecek Instagram atau media sosial lain dengan membaca selama beberapa menit sebelum mulai beraktivitas.

2. Baca dalam perjalanan


Photo by Aaron Burden / Unsplash

Anda pengguna transportasi umum? Itu berarti Anda memiliki waktu luang kala berada dalam kendaraan. Sepanjang perjalanan menuju tempat beraktivitas Anda, sempatkan untuk membaca. Membaca selama perjalanan akan membuat Anda dapat menyelesaikan setidaknya satu buku dalam seminggu.

3. Baca lewat gadget

Woman sitting in car in the sunlight with a smartphone in her hands
Photo by rawpixel.com / Unsplash

Memang ada sensasi tersendiri kala membaca buku fisik. Namun, seiring perkembangan teknologi yang mempermudah dan membuat efisien, tak ada salahnya untuk membaca buku secara digital alias melalui gadget.

Membaca melalui gadget akan mengisi waktu yang terbuang sepanjang hari Anda, seperti ketika mengantre atau kala buang air besar. Dengan tetap menggunakan waktu-waktu ini, tanpa disadari halaman demi halaman buku yang Anda baca akan terlewati.

Tak ada lagi alasan berat membawa buku fisik. Semua bahan bacaan sudah tersedia dalam genggaman Anda.

4. Berhenti membaca buku yang tidak anda nikmati


Photo by Ahmad Ossayli / Unsplash

Tidak perlu paksakan diri jika memang tidak menyukai buku yang sedang Anda baca. Bila tetap dilakukan, hal tersebut justru akan memicu hadirnya rasa malas untuk kembali membaca.

Mungkin anda akan berpikir, “Buku ini sudah dibeli. Teramat sayang bila tidak dibaca.” Cobalah berpikir, “Buku lain sudah menunggu untuk diselesaikan dengan cepat”. Satu lagi: Simak informasi dan ulasan buku yang akan Anda baca. Apakah cocok dengan selera Anda atau tidak?

5. Bagaimana dengan perpustakaan?

A man sitting on a bench next to a bookshelf in a park
Photo by Laëtitia Buscaylet / Unsplash

Di samping dapat menekan pengeluaran Anda yang mungkin saja terperangkap pada buku yang tidak menarik, perpustakaan akan membuat anda lebih disiplin untuk membaca buku karena memiliki tanggal jatuh tempo untuk mengembalikan buku.

Beberapa perpustakaan juga memiliki fasilitas akses buku digital sehingga Anda dapat meminjam melalui gadget.

6. Baca lebih dari satu buku

Two stacks of books on a window ledge
Photo by Breather / Unsplash

Anda juga bisa mencoba ini: Baca buku dengan kategori berbeda, lalu baca buku-buku tersebut sesuai dengan suasana hati Anda. Jika Anda sedang “niat” mungkin anda bisa membaca novel fiksi ataupun buku bertema berat. Ganti dengan komik bila Anda sedang lelah untuk berpikir lebih.

7. Baca saat jeda iklan

A young man sitting on a leather sofa in a dim room and watching television
Photo by Rhett Noonan / Unsplash

Tidak mau ketinggalan acara televisi favorit? Namun juga ingin menyelesaikan buku yang sedang dibaca? Anda bisa melakukan keduanya. Manfaatkan jeda iklan yang lama untuk menyelesaikan beberapa halaman.

8. Sudah baca apa saja?

A man sitting on a bench next to a bookshelf in a park
Photo by Laëtitia Buscaylet / Unsplash

Buatlah daftar buku-buku yang ingin anda baca, dan buatlah checklist untuk buku yang telah Anda baca. Hal ini akan membuat Anda merasakan pencapaian yang telah dilakukan.