5 Perpustakaan Kekinian di Bandung. Wajib Mampir!

5 Perpustakaan Kekinian di Bandung. Wajib Mampir!

. 3 min read

Apa sih yang ada di benak kamu kalau mendengar kata perpustakaan?

Pasti nggak jauh-jauh dari rak-rak dipenuhi buku dan juga tempat yang hening, karena tidak boleh berisik.

Memang sih kebanyakan perpustakaan membuat aturan seperti itu. Tapi, seiring dengan waktu, perpustakaan kini berkembang menjadi hal yang lebih mengasyikkan. Bisa berwujud perpustakaan yang digabung dengan komunitas ataupun perpustakaan yang berada di satu atap dengan kafe ataupun tempat hits lainnya.

Kebetulan, beberapa perpustakaan asyik itu terletak di Bandung, Jawa Barat. Siapa tahu Grameds ada yang mau berlibur ke Bandung, boleh lho lihat-lihat perpustakaan kekinian tersebut.

Berikut 5 daftar perpustakaan kekinian di Bandung yang Gramedia.com sudah pilihkan untuk kalian.

1. Tobucil & Klabs

Jl. Panaitan 18, Bandung

PerpusBDG
Source: Tobucil instagram

Kalau lagi jalan-jalan di Bandung, bisa sekalian mampir ke Tobucil & Klab yang terletak di Jl. Panaitan 18 Bandung. Tobucil sendiri merupakan akronim dari Komunitas Toko Buku Kecil.

Nah, dari namanya saja sudah jelas kan kalau di sini, pengunjung bisa membeli buku dan juga bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan literasi.

Bisa membaca buku di tempat yang sudah disediakan, saling diskusi tentang literasi, atau ikut kelas yang disediakan, seperti kelas fotografi dan public speaking. Pastinya kegiatan di sini bukan cuma sekedar membaca!

2. Pitimoss Fun Library

Jl. Banda No.12-S, Merdeka, Sumur Bandung, Bandung

PerpusBDG
Source: Pitimoss Twitter

Nah, kalau Pitimoss ini mengklaim diri sebagai perpustakaan modern atau yang lebih akrab dikenal dengan istilah taman bacaan. Tempat ini awalnya didirikan karena kecintaan para pendirinya terhadap dunia baca dan buku.

Berawal hanya diisi buku-buku pribadi para pendiri, tempat ini berkembang pesat menjadi satu taman bacaan dengan pendekatan perpustakaan umum dan management profesional yang dibantu dengan pemanfaatan teknologi terkini secara maksimal.

Kalian bisa coba mampir, siapa tahu bertemu teman baru yang punya hobi membaca buku dengan genre yang sama!

3. Microlibrary Bima

Jl. Bima No.103, Arjuna, Cicendo, Bandung

PerpusBDG
Source: Buildingindonesia.co.id

Dirancang oleh SHAU Architects, Microlibrary Bima ini sukses mencuri perhatian banyak pihak. Bahkan menyabet gelar terbaik di ajang Architizer A+ Awards.

Uniknya perpustakaan ini terbuat dari 2000 ember plastik lho! Jadi selain bisa baca buku di sini, kamu juga bisa sekalian foto-foto OOTD nih. Spot-nya oke banget!

4. Kedai Preanger

Jl. Pasir Jaya XIII No. 3, Pasirluyu, Bandung

PerpusBDG
Source: Minumkopi.com

Suka baca buku sambil ngopi? Harus mampir nih ke Kedai Preanger. Tempat ini sebenarnya selayaknya kedai kopi pada umumnya. Menyediakan berbagai jenis kopi; Gayo, Malabar, Toraja, Flores dan kopi lainnya.

Namun yang bikin beda, di tempat ini juga menjadi ajang kumpul komunitas dan jadi tempat ajang diskusi sekaligus jadi tempat membaca. Pengunjung bisa membaca koleksi buku di perpustakaan di sana, yang dinamai Pustaka Preanger.

Kalau mau lebih greget, habis baca langsung diskusi dengan teman-teman komunitas di sana. Gimana? Berniat mampir kalau lagi di Bandung?

5. Omuniuum

Jl. Ciumbuleit No.151, Lt.2, Cidadap, Bandung

PerpusBDG
Source: Omuniuum.net

Terletak di seberang Universitas Parahiyangan, Bandung, tempat ini mengusung konsep small shop of reading and listening. Didirikan oleh mereka yang punya kecintaan buku dan musik, yang pada akhirnya berkembang menjadi tempat berkumpulnya seniman, musisi, jurnalis dan sebagainya.

Tertarik? Cocok nih buat kamu yang suka baca sekaligus suka musik.


Masih mau bilang perpustakaan tempat yang membosankan? Duh, kalian perlu jalan-jalan nih. Pokoknya kalau main ke Bandung jangan lupa mampir ke tempat-tempat di atas ya.

Kalau kalian mau lebih lagi eksplor Kota Bandung, selain datangi tempat-tempat di atas, bisa intip rekomendasi dari buku Bandung Culinary & Nongkrong Recommended. Jangan lupa pesannya di Gramedia.com ya!


Header image source: ArchDaily