5 Centimeter per Second Tampil Dalam Live Action, Kisah Harunya Terasa Makin Nyata!
Grameds, kamu mungkin sudah mendengar kabar tentang anime pembawa ‘kebahagiaan’ 5 Centimeter per Second yang kini diadaptasi ke dalam bentuk live action. Karya Makoto Shinkai yang sejak lama dikenal lewat keindahan visual dan kepekaan emosinya ini, hadir dalam wujud baru yang terasa lebih dekat dengan dunia nyata. 🌸🍃
Di tengah keraguan umum terhadap adaptasi anime ke live action, versi ini justru datang dengan pendekatan yang hangat dan penuh kehati-hatian, seolah ingin merangkul penonton lama sekaligus membuka pintu bagi mereka yang baru mengenal kisahnya.
Di tangan sutradara Yoshiyuki Okuyama, karya Shinkai yang metaforis itu mampu diterjemahkan dengan bahasa sinema yang makin membumi, dengan keutuhan cerita yang juga semakin komplit.
Lalu, aspek apa saja yang makin membuat karya live action ini menjadi semakin lengkap? Yuk, kita bahas bersama dalam artikel ini! 🚀
Kisah Takaki dan Akari yang Lebih Hidup
“Kamu tahu, [hanya] 0,0003%? Kemungkinan [kita untuk] bertemu orang.”
Dalam versi live action, perjalanan romansa Takaki dan Akari dihidupkan dengan tambahan jalan cerita yang semakin menguatkan rasa rindu dan harap yang selama ini menjadi jantung cerita.
Tingkah menggemaskan yang digambarkan melalui gestur kecil, tatapan yang tertahan, hingga jeda percakapan yang menjadi bahasa emosi, larut menjadi bumbu dalam kisah yang durasi penayangannya menyentuh angka 2 jam itu.
Tambahan detail ceritanya pun terasa tak berlebihan. Kehadirannya justru terasa pas dan beralasan—membuat dinamika kisah Takaki dan Akari terasa lebih nyata, seolah penonton ikut berjalan di antara rel kereta, menyorot teleskop ke angkasa, hidup di antara surat-surat yang tak sempat terkirim, dan lebur dalam pertemuan yang setipis itu kesempatan munculnya.
Di sini, Takaki ditampilkan dengan nuansa yang lebih reflektif. Ia bukan hanya sosok yang terjebak dalam kenangan, tetapi juga individu yang berusaha memahami posisinya di tengah perubahan hidup. Sementara itu, Akari tetap menjadi simbol ketulusan dan kehangatan yang membekas dalam perjalanan Takaki.
Bumbu Makin Komplit, Tidak Membelah Rasa
Film ini tidak menghilangkan esensi cerita 3 babak yang dihadirkan dalam animenya: A Cherry Blossoms Story, Cosmonaut, dan 5 Centimeters per Second. Namun, Okuyama melakukan penyesuaian ritme dan alur untuk memberi ruang pada detail-detail emosional yang mungkin hanya tersirat dalam versi animasi. Perubahan ini bukan untuk menggeser esensi cerita, melainkan memperdalam pemahaman penonton terhadap perjalanan batin para tokohnya.
Dari sisi visual, pendekatan sinematografi terasa lebih intim. Pengambilan gambar yang lembut, permainan cahaya alami, serta latar yang dipilih dengan cermat membantu membangun suasana melankolis yang khas.
Selain itu, musik juga menjadi elemen penting. Meskipun menghadirkan aransemen dan judul lagu baru, film ini tetap menjaga kehadiran “One More Time, One More Chance” sebagai simpul emosi yang mengikat keseluruhan cerita. Lagu tersebut hadir dengan porsi yang lebih subtil, seolah menjadi bisikan kenangan yang mengiringi perjalanan Takaki, serta romansa kembang sakura yang pernah terjadi.
Menurut Gramin, Okuyama, sebagai sutradara, sukses meramu sensitivitas visual dan perhatian pada detail emosi serta plot yang membangun keutuhan cerita. Ini menjadikan versi live action yang dihadirkan terasa lebih dari sekadar salinan versi animasi, melainkan penafsiran ulang yang memperkaya lapisan cerita.
Baca juga: Siap Balik ke Dunia Lain? Coraline Hadir Lagi dengan Visual Remastered 3D yang Lebih 'Magis'!
Apa Kata Makoto Shinkai?
Menariknya, Makoto Shinkai sendiri memberikan apresiasi terhadap hasil adaptasi ini. Ia mengungkapkan bahwa menonton versi live action membuatnya kembali merasakan emosi yang dulu ia tuangkan ke dalam cerita.
Dengan jiwa mudanya, Okuyama mampu menerjemahkan karya sentral Makoto Shinkai dengan amat fasih. Bahkan, si empunya anime legendaris itu mengaku kalau:
Aku sendiri terkejut karena menontonnya sambil menangis. Aku merasa sangat bersyukur telah menggarap '5 Sentimeter per Detik'
— Makoto Shinkai
Pengakuan ini menjadi semacam jembatan antara pencipta dan penafsir, menegaskan bahwa film ini lahir dari rasa hormat yang mendalam terhadap karya aslinya.
Daftar Cast
Hokuto Matsumura sebagai Takaki Dewasa
Mitsuki Takahata sebagai Akari Dewasa
Haruto Ueda sebagai Takaki muda
Noa Shiroyama sebagai Akari muda
Yuzu Aoki sebagai Takaki SMP
Nana Mori sebagai Kanae
Aoi Miyazaki sebagai Midori
Ayana Shiramoto Sebagai Shoko
Mai Kiryu sebagai Mizuno
Ikuti Kisah Lainnya dari Makoto Shinkai!
Tahu nggak sih, Grameds, selain dalam film animasi dan live action, keseruan 5 Centimeters per Second juga bisa kamu nikmati dalam bentuk fisik, lho! Selain itu, masih ada juga beberapa kisah dari Makoto Shinkai yang juga bisa banget buat kamu ikuti keseruannya!
5 Cm Per Second 01 – Makoto Shinkai
Edisi ini dicetak dengan format bookpaper dan 4 halaman warna. Makoto Shinkai menggandeng komikus Yukiko Seiko dalam pembuatannya.
5 Cm Per Second 02 - Makoto Shinkai
Buku ini merupakan bagian lanjutan dari kisah 5 cm Per Second yang hadir dalam bentuk komik. Serupa dengan edisi pertamanya, buku ini turut dicetak dengan format bookpaper dan 4 halaman warna. Makoto Shinkai juga masih menggandeng komikus Yukiko Seiko dalam pembuatannya.
Your Name.
Cerita ini mengajakmu berkenalan dengan Mitsuha, seorang gadis SMA yang tinggal di sebuah desa di pegunungan, bermimpi dia menjadi seorang anak laki-laki.
Pada suatu pagi, ia terbangun di sebuah kamar yang asing, berteman dengan orang asing, serta melihat kota Tokyo tepat di depan matanya. Di lain pihak, Taki, seorang pemuda SMA yang tinggal di Tokyo, juga bermimpi dirinya menjadi seorang gadis SMA yang tinggal di sebuah desa yang dikelilingi pegunungan.
Akhirnya, keduanya pun sadar bahwa mereka bertukar tubuh dalam mimpi masing-masing. Takdir yang mempertemukan mereka itu mulai menggerakkan roda-roda nasib. Novel ini ditulis sendiri oleh Shinkai berdasarkan film animasinya Kimi No Nawa (2016).
The Garden of Words
Kata-kata sangat kuat. Penghinaan dan rumor dapat menggagalkan karier seseorang; sedikit dorongan dapat memberi seseorang kekuatan untuk mengejar impian mereka.
Hadir dalam bentuk komik, Makoto Shinkai menggandeng Midori Motohashi dalam pembuatan The Garden of Words.
Komik ini berlatar di Tokyo dan mengisahkan tentang Takao Akizuki, seorang siswa SMA yang ingin menjadi desainer sepatu. Takao memiliki kebiasaan membolos saat hujan turun dan pergi ke sebuah taman di Shinjuku untuk menggambar sketsa sepatu.
Di taman tersebut, Takao bertemu dengan Yukari Yukino, seorang wanita yang lebih tua darinya. Mereka berdua memiliki perasaan yang saling ketergantungan dan sangat menantikan turunnya hujan agar bisa bertemu kembali.
Weathering With You – Makoto Shinkai
Berlatar pada suatu hari di musim panas, Hodaka, seorang siswa SMA kelas satu berhasil kabur dari pulau tempat tinggalnya dan pergi ke Tokyo. Suatu saat, di tengah derasnya hujan yang berkepanjangan dan dalam hiruk pikuk kota tersebut, Hodaka bertemu dengan seorang gadis yang memiliki kekuatan ajaib.
Gadis dengan kekuatan ajaib tersebut bernama Hina. Apa yang dilakukan oleh gadis tersebut sangat luar biasa. Ia hanya perlu berdoa untuk membuat cuaca menjadi lebih baik dan cerah. Akan tetapi, cuaca entah mengapa semakin tak keruan dan hidup mereka dirusak oleh takdir.
Dalam situasi serupa itu, mereka harus segera memilih cara hidup mereka.
Pada akhirnya,
Buat Gramin sendiri, versi live action-nya ini tetap membawa pengalaman menonton yang sama, seperti menonton versi animasinya. Tetap membuat kita terhibur, berbahagia, seiring detail keceriaan kisah Takaki dan Akari yang tampak diperbanyak juga porsinya.
Well, buat kamu yang bertanya-tanya, apakah scene ikonik di rel kereta itu akan tetap ada atau tidak? Kamu bisa menemukan sendiri jawabannya dengan menonton tayangan 5 Centimeters per Second versi live action di bioskop mulai tanggal 30 Januari 2026 nanti!
Informasi terbaru tentang film 5 Centimeters Per Second Live Action di akun media sosial @fivecentimetersid.
✨ Oh ya, jangan lupa juga buat dapetin penawaran spesial dari Gramedia.com! Cek promonya di bawah ini agar belanja kamu jadi lebih hemat! ⤵️