Belajar Bisnis dari 5 Buku Terbaik Rhenald Kasali

. 3 min read

Di jagat ilmu manajemen bisnis siapa yang tak mengenal nama Rhenald Kasali. Sejak lama ia telah menularkan ilmunya di kampus maupun dunia bisnis.

Rhenald adalah guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Pria kelahiran Jakarta, 58 tahun yang lalu ini adalah pelopor pembaruan berpikir yang dibangun dari kesadaran manusia adalah seorang transformator. Dia mengelola Yayasan Rumah Perubahan untuk mewujudkan perubahan-perubahan yang digagasnya.

Selama 32 tahun jadi pendidik, Rhenald telah menulis hampir 40 buku. Buku-bukunya kerap jadi best seller karena persoalan ilmiah dunia bisnis disajikan dengan bahasa populer hingga mudah dicerna. Paling anyar ia menyoroti fenomena disrupsi yang menimpa berbagai sektor bisnis.

Gramedia.com memilih lima buku terbaik Rhenald Kasali yang wajib dibaca untuk kamu yang sedang memperdalam ilmu bisnis. Penasaran? Yuk, disimak.

1. Re-Code Your Change DNA (2006)

RHENALD KHASALI

Di buku ini Rhenald Kasali membawa revolusi pemikiran. Ia percaya manusia agen perubahan. Namun perubahan takkan terjadi jika tak dimulai dari dalam diri. Tepatnya dari aspek terkecil seseorang, yaitu DNA.

Namun apa jadinya bila DNA perubahan (change DNA) yang terbelenggu? Tentu saja manusia jadi sulit berubah ke arah lebih baik.

Nah, Rhenald mengajak kita untuk membebaskan diri dari belenggu-belenggu yang menjerat change DNA. Bila berhasil, kita akan melakukan banyak keajaiban untuk meraih keberanian dan keberhasilan dalam pembaruan. Silakan baca bukunya dan buktikan sendiri.

2. Mutasi DNA Powerhouse (2008)

RHENALD KHASALI

Mutasi DNA tak hanya bisa terjadi pada individu. Perusahaan juga dapat melakukannya. Mutasi DNA adalah aspek penting yang harus dilakukan sebuah perusahaan. Terlebih bila perusahaan tersebut tergolong powerhouse, perusahaan besar yang keberadaannya punya dampak ekonomi pada negara.

Setiap negara punya perusahaan powerhouse. Salah satu powerhouse Indonesia adalah Pertamina. Di tengah-tengah iklim politik yang sarat kepentingan pribadi/partai dan persaingan yang berubah pesat, plus minipisnya cadangan minyak dunia, Pertamina sedang melakukan mutasi DNA.

Selain bicara Pertamina, buku ini juga mengulik mutasi DNA di berbagai powerhouse lain mulai dari Aramco, Petronas, Toyota hingga GE.

3. Strawberry Generation (2017)

RHENALD KHASALI

Ini buku yang dipersembahkan Rhenald Kasali bagi generasi muda. Ia berpesan agar anak muda jangan sampai jadi generasi strawberry, yaitu generasi yang penuh dengan gagasan kreatif tetapi mudah menyerah dan gampang sakit hati.

Sebab, katanya, sukses tidak bisa diraih melalui jalan pintas. Maka, mentalitas rapuh itu harus diubah. “Passenger” harus menjadi “driver”. Fixed mindset digantikan growth mindset.

Dikatakan di situs web Rhenald, buku ini penting dibaca oleh mereka yang ingin menjadi manusia tangguh. Yaitu, manusia yang berkarakter kuat, berjiwa terbuka, dan pandai mengungkapkan isi pikirannya.

Kamu ingin jadi pribadi tangguh? Baca buku ini.

4. Disruption (2017)

RHENALD KHASALI

Sebuah revolusi tengah menghadang jutaan merek dan perusahaan yang dulu tak tergoyahkan. Taksi tiba-tiba harus berhadapan dengan mobil berpelat hitam yang dipakai mencari penumpang lebih efisien lewat aplikasi. Hotel bintang lima harus bersaing dengan rumah-rumah yang disewakan untuk menginap.

Kini kita menapaki masa depan dengan jalan yang sungguh berbeda. Untuk menghadapinya diperlukan mindset berbeda. Yang ditawarkan buku ini adalah a disruptive mindset.

Pola pikir ini mengharuskan kita sedia setiap saat, real time, on demand, dan terbuka. Perubahan bergerak secepat angin berhembus. Tinggal kita menentukan, terbawa angin atau menungganginya.

5. The Great Shifting: Series on Disruption (2018)

RHENALD KHASALI

Ini adalah buku teranyar yang ditulis Rhenald Kasali. The Great Shifting adalah salah satu seri dari buku Disruption. Titik fokus buku ini bukan lagi pada disrupsi apa saja yang telah terjadi. Melainkan pada fakta disrupsi menghasilkan shifting atau peralihan besar-besaran.

Ia memberi saran, untuk survive perusahaan perlu mengubah mindset dari produk menjadi platform. Apa saran lainnya? Bagaimana kita juga bisa beradaptasi dengan perubahan besar-besaran ini? Wajib banget baca buku ini kalau ingin tahu detailnya.


Header image source: Tribunnews.com