10 Rekomendasi Novel Klasik Indonesia yang Menarik untuk Dibaca

10 Rekomendasi Novel Klasik Indonesia yang Menarik untuk Dibaca

Novel merupakan bagian dari karya sastra Indonesia yang patut dibanggakan dan diapresiasi. Novel klasik karya penulis nusantara yang memiliki berbagai kisah dengan beragam kekayaan Indonesia juga sangat menghibur serta memberi wawasan luas.

Bukan hanya novel biasa, karena beberapa novel klasik ini seringkali dijadikan bahan perbincangan di dunia perkuliahan dan teman-teman yang berminat untuk membedah bersama novel klasik legendaris, seperti buku-buku Pramoedya Ananta Toer yang kerap mengisahkan masa sebelum kemerdekaan.

Karya sastra memang selalu indah, walaupun selera orang berbeda-beda tapi ada kalanya kita perlu menghargai salah satu warisan budaya dengan membaca karya-karya sastra klasik Indonesia berikut ini, yang tentunya sudah puluhan tahun diterbitkan namun masih tetap relevan dibaca hingga hari ini.

10 Rekomendasi Novel Klasik Indonesia

1. Ronggeng Dukuh Paruk - Ahmad Tohari

Novel klasik Indonesia yang berjudul Ronggeng Dukuh Paruk ini mengisahkan Srintil yang dinobatkan sebagai ronggeng baru, setelah 12 tahun lamanya kematian ronggeng terakhir di Dukuh populer ini.

Ronggeng diartikan sebagai lambang, dukuh bisa kehilangan jati diri jika tanpa adanya ronggeng. Hingga akhirnya ronggeng cantik jelita bernama Srintil menjadi tokoh terkenal yang digandrungi oleh seluruh kalangan masyarakat.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Semua orang berbondong-bondong ingin bersama ronggeng ini, dari kalangan muda-mudi sampai pejabat. Semuanya berlomba untuk bisa dekat dengan ronggeng baru yang bernama Srintil ini.

Namun kedamaian hanya sampai di situ saja, karena pada tahun 1965 malapetaka politik semakin ganas dan membuat dukuh tersebut hancur. Pedukuhan dibakar, beberapa divonis sebagai perusak negara, serta para ronggeng beserta penabuh calungnya ditahan dan dipenjara. Hal inilah yang membuat Srintil sadar bahwa harkatnya sebagai manusia sedang dipertaruhkan.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Ronggeng Dukuh Paruk

2. Arok Dedes - Pramoedya Ananta Toer

Buku ini merupakan novel pertama yang mengisahkan tentang sejarah kudeta Jawa. Kisah kudeta Jawa ini berisi kelicikan, saling melempar batu sembunyi tangan, berlomba menjadi orang terhormat, hingga para korban yang ditumpas habis dengan tragis.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Roman Arok Dedes bukan merupakan kisah mistis tentang keris Gandring tujuh turunan, melainkan kisah roman politik seutuhnya yang menegangkan. Kudeta pertama di Nusantara ini berhasil merangkak untuk memukul habis kekuasaan politik pada masanya. Hingga akhirnya roman Arok Dedes berhasil menggambarkan peta kudeta politik Jawa yang kompleks, dengan cara licik dan cerdik.

3. Tetralogi Buru - Pramoedya Ananta Toer

Kisah klasik paling populer ini datang pada Roman Tetralogi Buru yang pertama dengan judul Bumi Manusia. Kisah ini diambil pada awal abad ke-20, yang akhirnya menjadi cikal bakal bangsa Indonesia.

Pembaca akan dibuat memutar waktu pada pergerakan nasional, pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan para Srikandi yang kelak melahirkan Indonesia menjadi lebih modern seperti sekarang ini.

Bumi Manusia diawali dengan kisah Minke, sang aktor sekaligus kreator yang berdarah priyayi. Ia berusaha untuk bebas dan merdeka dengan keluar dari ruang lingkup Jawa dan berusaha keras ingin memiliki jiwa Eropa sebagai simbol dan kiblat pengetahuan serta peradaban di masanya. Dalam novel ini, Pram juga menggambarkan berbagai adegan Minke dan ayahnya yang sangat sentimentil.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Seri selanjutnya, datang pada kisah Semua Anak Bangsa yang menceritakan periode observasi mencari serangkaian spirit pribumi yang tidak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa.

Masih mengisahkan Minke, kali ini ia dihadapkan dengan kekaguman peradaban Eropa dan kenyataan bangsanya yang mengenaskan. Hal ini akhirnya membuat Minke menyadari bahwa dirinya adalah anak bangsa dari segala zaman yang harus menulis kisahnya, menggunakan bahasa bangsanya dan melakukan sesuatu untuk menyelamatkan semua orang di bangsanya ini.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Jejak Langkah merupakan tetralogi sejarah seri ketiga yang mengisi sebuah periode pelik dengan kisah yang berbeda-beda. Empat buku ini memiliki isu kesusastraan yang mampu memberikan alternatif bacaan kepada kita semua untuk melihat jalan sejarah dengan sisi yang berbeda.

Dalam roman ketiga ini, Jejak Langkah datang dalam fase pengorganisasian perlawanan. Minke memobilisasi segala perlawanan kekuasaan Hindia dengan cara yang menarik. Perlawanan yang ia lakukan bukan menggunakan senjata, melainkan menggunakan jalan jurnalistik dengan membuat begitu banyak koran-koran bacaan untuk pribumi.

Medan Prajaji jadi koran yang paling terkenal pada masanya. Dengan koran ini Minke menyerukan tiga hal kepada rakyat pribumi, yakni meningkatkan boikot, berorganisasi, dan menghapuskan kebudayaan feodalistik.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Roman keempat berjudul Rumah Kaca ini memperlihatkan usaha kolonial yang mencoba bergerak dalam sebuah operasi pengarsipan yang rapi. Arsip ini merupakan mata radar Hindia yang diletakan di mana pun untuk merekam segala aktivitas pergerakan. Kali ini, Pram dengan cerdasnya mengistilahkan politik arsip sebagai kegiatan rumah kaca.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

4. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck - Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka)

Novel klasik populer yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1939 ini mengisahkan perbedaan latar belakang sosial adat Minangkabau yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih hingga berujung kematian.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Novel ini mengisahkan Zainuddin, sang pemuda berdarah Minang dan ayahnya yang berdarah Bugis. Ibu Zainuddin berharap keluarga kecil mereka akan diterima dan diberikan sambutan gembira dari keluarga ayahnya di tanah kelahirannya, yaitu Padang Panjang, Mengkasar.

Namun yang terjadi tidak sesuai harapan, di kampung halamannya ini Zainuddin dianggap orang asing oleh keluarganya. Ketidaknyamanannya hidup di kampung halaman yang tidak pernah mau mengakuinya ini akhirnya terobati setelah ia bertemu dengan Hayati dan mencintainya dengan sepenuh hati.

5. Orang-Orang Bloomington - Budi Darma

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Buku ini mengisahkan tujuh cerita pendek yang terbit pada tahun 1980. Setiap cerita yang diambil dari antalogi berikut sangat sukses memukau pembaca dari berbagai lintas generasi.

Menggunakan sudut pandang orang pertama, membuat suasana tokohnya menjadi terasa lebih dalam dengan kisah yang sederhana namun tetap kompleks dan kelam. Penulis berhasil mengungkap konflik antar manusia yang lazim dihadapi dalam keseharian, seperti prasangka, kesepian dan kedengkian, hingga menjadi sebuah karya sastra realistis yang memukau dan fantastis.

6. Semua untuk Hindia - Iksaka Banu

Buku ini menceritakan 13 cerita pendek pada masa kedatatangan Cornelius de Houtman hingga awal Indonesia merdeka. Cerita yang dikemas menarik, mampu membuat setiap pembaca berimajinasi tentang sejarah Indonesia dengan sudut pandang yang khas.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Berbagai kisah menarik yang dimuat dalam cerita pendek ini diantaranya adalah mantan tentara yang membunuh suami kekasih gelapnya, perwira yang menembak Von Imhoff, wartawan yang menyaksikan Perang Puputan, inspeksi Indo yang berusaha menangkap hantu pencuri beras, dan berbagai kisah menarik lainnya yang wajib kamu ikuti.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Semua Untuk Hindia

7. Aku Ini Binatang Jalang - Chairil Anwar

Chairil Anwar merupakan penyair terkemuka di Indonesia, namun sayangnnya koleksi sajak miliknya sejak tahun 1942 hingga 1949 tidak pernah ditemukan dalam satu buku yang sama.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Akan tetapi, akhirnya kali ini semua sajak-sajak itu telah disatukan dalam buku Aku Ini Binatang Jalang yang tentunya berisi sajak asli dan surat-surat Chairil yang menggambarkan keadaan jiwanya, kepada sang sahabat karib bernama H.B. Jassin.

Sajak-sajak yang terdapat dalam buku ini seperti Deru Campur Debu, Kerikil Tajam, Yang Terampas, Yang Putus, Tiga Menguak Takdir, dan Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45.

8. Larasati - Pramoedya Ananta Toer

Buku ini merupakan kisah roman dalam revolusi bersenjata pada tahun 1945 hingga tahun 1950. Roman sejarah ini mengisahkan para pemuda Indonesia yang merelakan jiwa dan raganya demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Semuanya telah diabadikan dalam buku dokumentasi non fiksi Indonesia yang berjudul Larasati ini. Kisahnya diawali pada masa pertempuran antara para pahlawan sejati dan para pahlawan munafik.

Bukan hanya itu, karena ternyata pertarungan di daerah republik dan daerah pendudukan Belanda juga menjadi perdebatan sengit. Pergulatan kesetiaan juga harus dihadapi, perdebatan uang ORI dan uang Nica mulai memanas, hingga hadirnya sosok wanita yang memberanikan diri dan memberikan segalanya untuk kemenangan revolusi.

9. Anak Bajang Menggiring Angin - Sindhunata

Buku ini mengisahkan perlawanan mereka yang lemah, untuk menghadapi nasib dan kekuasan abu-abu di masa depan. Imajinasi simbolik yang dituliskan sarat akan makna dan filosofis yang mendalam hingga buku ini mampu, menghidupkan kembali kisah klasik Ramayana dalam bentuk karya sastra yang indah.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Novel fantasi dunia perwayangan ini, memang sangat menarik untuk kamu ikuti kisahnya. Beberapa dialognya sukses menyadarkan pembaca akan arti penderitaan yang singgah di setiap hidup manusia. Kekuasaan, jabatan, persahabatan, kebersamaan, keadilan, dan kerendahan hati ditengah kepalsuan hidup yang dijalani oleh tokoh-tokohnya, berhasil ditampilkan dengan gaya bahasa yang apik dan mudah dipahami.

10. Burung-Burung Manyar - Y. B. Mangunwijaya

Novel ini merupakan salah satu bentuk proyek pasca kolonial yang berusaha mencari penyimpangan dalam sejarah revolusi Indonesia. Sejarah yang di ceritakan dalam novel ini mengalir begitu saja, tanpa penyampian yang otoriter namun tetap sarat akan makna.

bukuIkuti Kisah Klasik Indonesia Sekarang!

Novel ini mengulik kisah cinta seseorang yang berusaha keras untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, yakni Larasati dan Satadewa atau yang dikenal sebagai Teto.

Teto merupakan orang Indonesia yang bekerja dalam angkatan perang Belanda, hingga akhirnya jiwa nasionalisme Tito bangkit membuncah dan membuatnya berani berlaku curang kepada perusahaan tempatnya bekerja agar tidak merugikan bangsanya, yakni bangsa Indonesia.

Buku ini juga bisa kamu dapatkan dalam versi e-book di sini >>> Burung-Burung Manyar

Ayo miliki semua novel-novel klasik Indonesia yang nggak kalah seru ini, semuanya wajib kamu koleksi dan kamu baca untuk mengenal negara Indonesia melalui karya sastra terbaik sepanjang masanya!

Jangan sampai ketinggalan untuk ikuti semua diskon spesial yang ada di Gramedia.com ya! Cek semua promo menarik yang sedang berlangsung di bawah ini.

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!

Belanja di Gramedia.com juga bisa dikirim dan diambil dari beberapa toko Gramedia yang terdekat dari rumahmu, lho. Belanja jadi makin asyik, tanpa ribet, hemat ongkir, dan cepat sampai rumah!

warehouse

Sumber foto header: freepik.com dan Gramedia.com


Enter your email below to join our newsletter