{"id":99236,"date":"2024-10-22T09:26:48","date_gmt":"2024-10-22T02:26:48","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=99236"},"modified":"2024-10-22T09:26:48","modified_gmt":"2024-10-22T02:26:48","slug":"cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/","title":{"rendered":"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati"},"content":{"rendered":"<p>Siapa yang di sini suka memelihara kucing? Meskipun lucu dan menggemaskan, anak-anak kucing yang baru lahir perlu diberikan perhatian dan perawatan secara ekstra. Di usia-usia ini, mereka sangat membutuhkan kasih sayang oleh para induknya supaya bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat.<\/p>\n<p>Pertanyaannya, bagaimana jika kasusnya adalah sang anak kucing ini hidup sendirian? Bisa saja mereka terpisah dari induknya karena beberapa alasan, misalnya sudah tiada atau menelantarkan anaknya.<\/p>\n<p>Dalam situasi ini, siapa lagi yang harus merawat dan mengasuh anak-anak kucing ini? Tentu saja <em>Grameds<\/em> sendirilah yang harus tahu jawabannya. Yuk, telusuri artikel ini untuk melihat bahasan lengkap terkait cara merawat anak kucing yang baru lahir agar tidak mati!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#Berapa_Lama_Anak_Kucing_Hidup_Tanpa_Induk\" title=\"Berapa Lama Anak Kucing Hidup Tanpa Induk?\">Berapa Lama Anak Kucing Hidup Tanpa Induk?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#Penyebab_Anak_Kucing_yang_Baru_Lahir_Bisa_Mati\" title=\"Penyebab Anak Kucing yang Baru Lahir Bisa Mati\">Penyebab Anak Kucing yang Baru Lahir Bisa Mati<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#1_Hipotermia\" title=\"1. Hipotermia\">1. Hipotermia<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#2_Malnutrisi\" title=\"2. Malnutrisi\">2. Malnutrisi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#3_Infeksi\" title=\"3. Infeksi\">3. Infeksi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#4_Dehidrasi\" title=\"4. Dehidrasi\">4. Dehidrasi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#5_Cacat_Lahir\" title=\"5. Cacat Lahir\">5. Cacat Lahir<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#Makanan_untuk_Anak_Kucing_yang_Baru_Lahir\" title=\"Makanan untuk Anak Kucing yang Baru Lahir\">Makanan untuk Anak Kucing yang Baru Lahir<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#1_Susu_Induk_Kucing\" title=\"1. Susu Induk Kucing\">1. Susu Induk Kucing<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#2_Susu_Formula_Kucing\" title=\"2. Susu Formula Kucing\">2. Susu Formula Kucing<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#3_Susu_Kambing_dalam_keadaan_darurat\" title=\"3. Susu Kambing (dalam keadaan darurat)\">3. Susu Kambing (dalam keadaan darurat)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#4_Elektrolit_Oral\" title=\"4. Elektrolit Oral\">4. Elektrolit Oral<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#5_Pengganti_Susu_Sementara\" title=\"5. Pengganti Susu Sementara\">5. Pengganti Susu Sementara<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#Cara_Merawat_Anak_Kucing_yang_Baru_Lahir\" title=\"Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir\">Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#1_Jaga_Kehangatan_Anak_Kucing\" title=\"1. Jaga Kehangatan Anak Kucing\">1. Jaga Kehangatan Anak Kucing<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#2_Berikan_Susu_yang_Tepat\" title=\"2. Berikan Susu yang Tepat\">2. Berikan Susu yang Tepat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#3_Pijat_Perut_Anak_Kucing_Setelah_Makan\" title=\"3. Pijat Perut Anak Kucing Setelah Makan\">3. Pijat Perut Anak Kucing Setelah Makan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#4_Periksa_Kesehatan_Secara_Rutin\" title=\"4. Periksa Kesehatan Secara Rutin\">4. Periksa Kesehatan Secara Rutin<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#5_Ciptakan_Lingkungan_yang_Aman\" title=\"5. Ciptakan Lingkungan yang Aman\">5. Ciptakan Lingkungan yang Aman<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#6_Berikan_Cinta_dan_Perhatian\" title=\"6. Berikan Cinta dan Perhatian\">6. Berikan Cinta dan Perhatian<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#7_Pastikan_Kebersihan_Lingkungan\" title=\"7. Pastikan Kebersihan Lingkungan\">7. Pastikan Kebersihan Lingkungan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#Merawat_Anak_Kucing_yang_Baru_Lahir_Tidak_Sulit_Lagi\" title=\"Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir Tidak Sulit Lagi!\">Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir Tidak Sulit Lagi!<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_Lama_Anak_Kucing_Hidup_Tanpa_Induk\"><\/span><b>Berapa Lama Anak Kucing Hidup Tanpa Induk?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Biasanya, induk kucing memiliki peran yang cukup penting bagi anak-anaknya. Tanpa adanya mereka, anak kucing hanya bisa hidup selama 24 atau 48 jam tanpa mendapat asupan makanan yang cukup.<\/p>\n<p>Tidak hanya berupa makanan, daya tahan mereka juga sangat bergantung dari lingkungan sekitarnya. Suhu yang terlalu dingin ditambah lagi dengan kurangnya asupan susu membuat mereka rawan terkena hipotermia atau dehidrasi. Inilah alasannya kenapa <em>Grameds<\/em> harus memberikan mereka perawatan yang tepat!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Anak_Kucing_yang_Baru_Lahir_Bisa_Mati\"><\/span><b>Penyebab Anak Kucing yang Baru Lahir Bisa Mati<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Anak kucing yang rentan akan kematian bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor yang penting. Inilah 5 penyebab umum kenapa anak kucing yang baru lahir lebih rentan mati:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Hipotermia\"><\/span><b>1. Hipotermia<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tahukah kamu bahwa anak kucing yang baru lahir masih belum bisa menghasilkan panas tubuhnya sendiri? Inilah mengapa mereka sangat membutuhkan kehangatan tubuh seorang induk kucing.<\/p>\n<p>Kalau terkena hipotermia, anak kucing akan perlahan-lahan semakin lemas, kesulitan makan, yang pada akhirnya menyebabkan mereka mati.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Malnutrisi\"><\/span><b>2. Malnutrisi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Apa itu malnutrisi? Malnutrisi adalah sebuah kondisi di mana kita tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup. Hal ini tentu bisa terjadi juga pada anak kucing yang tidak mendapatkan asupan berupa susu induknya atau susu formula khusus.<\/p>\n<p>Dalam beberapa hari pertama, pertumbuhan dan kekebalan tubuh mereka akan melemah sehingga menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak-anak kucing.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Infeksi\"><\/span><b>3. Infeksi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sistem kekebalan tubuh dari anak kucing yang baru lahir cenderung lemah. Mereka sangat mudah terpapar berbagai jenis penyakit, termasuk diare atau infeksi bakteri. Bahkan, tingkat bahayanya bisa lebih tinggi dan memperburuk kesehatan si anak kucing.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/breeding-aneka-kucing-ras?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/4661\/big_covers\/ID_GRM2013MTH05BAKR_B.jpg\" alt=\"Breeding Aneka Kucing Ras\" width=\"400\" height=\"468\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/breeding-aneka-kucing-ras?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92759 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com.png\" alt=\"button cek gramedia com\" width=\"264\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 264px) 100vw, 264px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Breeding dalam dunia hobi kucing modern, bukan sekadar beternak, memperbanyak anakan (kitten). Para praktisi juga memperbaiki penampilan fisik ras kucing, atau bahkan menciptakan model kucing anyar. Breeding kucing harus memerhatikan standar ras. Anakan yang dihasilkan sesuai standar ras yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Buku ini menyajikan informasi tatacara breeding dan perawatan kucing ras berdasarkan pengalaman para hobiis, breeder, dan profesional. Kucing ras yang berhasil dikembangbiakkan di Tanah Air, antara lain Persia &amp; Exotic, Norwegian Forest Cat, Maine Coon, Sphynx, Birman, dan Bengal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Dehidrasi\"><\/span><b>4. Dehidrasi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sama seperti malnutrisi, penyebab utama anak kucing rentan mati adalah dehidrasi. Sang induk kucing yang rutin menyusui anak-anaknya akan meminimalisir kemungkinan mereka terkena dehidrasi. Jika hal ini tidak tercapai, maka anak-anak kucing bisa mengalami dehidrasi yang pada akhirnya menyebabkan kematian.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Cacat_Lahir\"><\/span><b>5. Cacat Lahir<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Beberapa kucing bisa saja terlahir dengan penyakit berupa cacat bawaan. Mulai dari gangguan organ internal sampai kelainan genetik lainnya, cacat ini bisa saja memengaruhi keberlangsungan hidup mereka.<\/p>\n<p>Tidak jarang-jarang bahwa kasus kecacatan ini menyebabkan anak kucing yang baru lahir menjadi cepat mati, meskipun sudah diberikan perawatan ekstra.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Makanan_untuk_Anak_Kucing_yang_Baru_Lahir\"><\/span><b>Makanan untuk Anak Kucing yang Baru Lahir<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-99238 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442.png\" alt=\"\" width=\"401\" height=\"264\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442.png 844w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442-300x198.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442-768x506.png 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442-561x370.png 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442-364x240.png 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442-728x480.png 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442-608x401.png 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081442-758x499.png 758w\" sizes=\"(max-width: 401px) 100vw, 401px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber foto: pexels.com)<\/p>\n<p>Supaya mereka bisa hidup lebih lama, cobalah untuk memberikan mereka makanan yang tepat. Inilah beberapa jenis makanan yang cocok untuk para anak kucing yang baru lahir!<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Susu_Induk_Kucing\"><\/span><b>1. Susu Induk Kucing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makanan terbaik untuk para anak kucing tentu saja adalah ASI induknya. Jenis makanan ini mengandung semua asupan nutrisi yang penting untuk tumbuh-kembang sang anak kucing, bahkan bisa meningkatkan sistem kekebalannya. Jika induk kucing ini tidak ada, maka <em>Grameds<\/em> harus mencari makanan alternatif yang lain.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Susu_Formula_Kucing\"><\/span><b>2. Susu Formula Kucing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ini dia pengganti air susu induk kucing yang terbaik! Ingatlah untuk hanya memberikan susu yang diformulasikan secara khusus, bukan susu sapi. Kandungan laktosanya terbilang cukup tinggi untuk anak-anak sehingga malah menyebabkan mereka terkena diare atau dehidrasi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Susu_Kambing_dalam_keadaan_darurat\"><\/span><b>3. Susu Kambing (dalam keadaan darurat)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kalau suasana sedang genting, <em>Grameds<\/em> bisa <i>banget <\/i>memanfaatkan susu kambing sebagai alternatif susu. Walaupun kurang ideal, kandungan laktosanya masih lebih rendah jika dibandingkan dengan susu dari sapi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/kucing-keren-zaman-now?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786029407426_Kucing-Keren-Zaman-Now.jpg\" alt=\"Kucing Keren Zaman Now!\" width=\"401\" height=\"619\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/kucing-keren-zaman-now?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92823 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png\" alt=\"\" width=\"265\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 265px) 100vw, 265px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Kucing merupakan satu di antara hewan piaraan yang populer di masyarakat. Memelihara hewan ini merupakan hal yang cukup mengasyikan karena memiliki sifat mudah bersahabat dengan manusia. Ada banyak ras kucing yang dijadikan hewan piaraan, seperti Persia, Angora, British Shorthair, Scottish Fold, Munchkin, dan lainnya. Kebanyakan orang memelihara kucing hanya sekadar hobi untuk mengisi waktu luang. Namun, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari memelihara kucing di rumah, baik secara fisik maupun mental.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Kucing bisa membuat Anda lebih aktif di rumah dan tidak sekadar bermalas-malasan. Di pagi hari, Anda tidak hanya menyiapkan sarapan untuk diri sendiri, tapi juga untuk kucing peliharaan Anda. Belum lagi Anda harus membersihkan kotoran atau kekacauan yang dibuat hewan imut ini di dalam rumah. Kadang menyebalkan, tapi kehadiran kucing peliharan juga membuat Anda jadi lebih rileks dan gembira ketika berada di rumah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Pada buku yang berjudul \u201cKucing Keren Zaman Now!\u201d karya Eny Pujiastuti membahas tentang ragam kucing ras dan teknik perawatannya, serta bagaimana prospek bisnis perawatan, makanan dan semua aksesoris untuk kucing. Tren kucing ras di tanah air kian meningkat. Itu terlihat dari tumbuhnya cattery (tempat penangkaran kucing) dan maraknya kontes kucing ras di berbagai kota. Dalam kurun 2005 hingga 2016 sudah ada lebih dari 10 kucing ras introduksi selain persia beredar di kalangan penghobi. Masing-masing jenis kucing ras itu memiliki keunikan karakter tersendiri.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Elektrolit_Oral\"><\/span><b>4. Elektrolit Oral<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jika kamu menemukan adanya tanda-tanda dehidrasi pada anak kucing peliharaanmu, berikanlah larutan elektrolit sebagai solusinya. Larutan ini bisa mengisi kebutuhan cairan pada anak kucing dalam sekejap beserta mineral-mineral penting lainnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pengganti_Susu_Sementara\"><\/span><b>5. Pengganti Susu Sementara<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jenis makanan yang terakhir adalah membuat sebuah kombinasi makanan dari berbagai bahan-bahan yang disarankan. Misalnya, kamu dapat mencampurkan kuning telur, minyak ikan, dengan air dalam takaran yang sesuai.<\/p>\n<p>Akan tetapi, perlu diingat kalau jenis makanan ini lebih cocok untuk pemberian dalam jangka pendek, sebagai pengganti dari susu formula yang direkomendasikan di awal tadi!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Merawat_Anak_Kucing_yang_Baru_Lahir\"><\/span><b>Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-99239 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451.png\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"256\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451.png 830w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451-300x192.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451-768x491.png 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451-561x359.png 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451-364x233.png 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451-728x466.png 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451-608x389.png 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081451-758x485.png 758w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber foto: pexels.com)<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, merawat anak kucing yang baru lahir tentunya membutuhkan cara yang khusus. Ikutilah beberapa langkah berikut ini untuk menjamin mereka tumbuh sehat dan kuat!<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Jaga_Kehangatan_Anak_Kucing\"><\/span><b>1. Jaga Kehangatan Anak Kucing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, para anak kucing yang baru lahir <i>nggak <\/i>mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri. Untuk itu, sediakan mereka sebuah tempat yang selalu hangat. Lengkapi juga ruang ini dengan lampu penghangat atau selimut yang lembut.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Berikan_Susu_yang_Tepat\"><\/span><b>2. Berikan Susu yang Tepat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berikan mereka asupan nutrisi yang tepat, misalnya memberikan mereka susu yang tepat sesuai kebutuhan. Beberapa susu formula kucing ini dapat kamu temukan di toko-toko hewan terdekat!<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pijat_Perut_Anak_Kucing_Setelah_Makan\"><\/span><b>3. Pijat Perut Anak Kucing Setelah Makan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Anak kucing yang baru lahir biasanya belum mampu buang air sendiri. Untuk itu, kamu perlu membantu mereka dengan cara memijat-mijat perutnya secara perlahan dengan kain hangat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Periksa_Kesehatan_Secara_Rutin\"><\/span><b>4. Periksa Kesehatan Secara Rutin<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Saat terdapat tanda-tanda yang tidak normal, seperti lemas atau <i>nggak <\/i>mau makan, sebaiknya segera bawalah anak-anak kucing secara rutin ke dokter hewan terdekat. Menjaga kesehatan mereka secara rutin akan membuat mereka terhindar dari potensi kematian lebih dini!<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Ciptakan_Lingkungan_yang_Aman\"><\/span><b>5. Ciptakan Lingkungan yang Aman<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jauhkan keberadaan anak-anak kucing yang baru lahir dari jenis hewan yang lain, termasuk benda-benda yang bisa membahayakan mereka. Ini disebabkan karena mereka rentan terhadap cedera.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Berikan_Cinta_dan_Perhatian\"><\/span><b>6. Berikan Cinta dan Perhatian<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sama seperti anak-anak manusia, anak kucing juga sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang yang merawatnya. Oleh karena itu, sering-seringlah menggendong dan membelai mereka supaya merasa aman dan nyaman di dekatmu!<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Pastikan_Kebersihan_Lingkungan\"><\/span><b>7. Pastikan Kebersihan Lingkungan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Cara merawat anak kucing yang baru lahir agar tidak mati yang terakhir adalah menjaga kebersihan lingkungannya. Kamu bisa melakukan hal-hal yang kecil seperti membersihkan tempat tidur dan tempat makan mereka selalu bersih dan steril.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/memilih-dan-merawat-kucing-favorit?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/4675\/big_covers\/ID_GRM2013MTH05MDMKF_B.jpg\" alt=\"Memilih dan Merawat Kucing Favorit\" width=\"403\" height=\"516\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/memilih-dan-merawat-kucing-favorit?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92823 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png\" alt=\"\" width=\"260\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 260px) 100vw, 260px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Lucu, menggemaskan, dan bisa menjadi teman bermain. Itulah alasan si puss dipilih untuk jadi sahabat kita. Namun sebelum berniat membeli dan memelihara kucing, Anda pun perlu memahami jenis, karakter, dan perilakunya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Nah, buku MEMILIH DAN MERAWAT KUCING FAVORIT ini bisa sebagai panduan. Buku ini berisi sejumlah tema: pilih-pilih jenis kucing, cara perawatannya, pakan dan suplemen, penyakit dan solusinya, perilaku dan kebiasaan, serta breeder dan pecinta kucing.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Merawat_Anak_Kucing_yang_Baru_Lahir_Tidak_Sulit_Lagi\"><\/span><b>Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir Tidak Sulit Lagi!<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gimana <em>Grameds<\/em>, sudah paham cara merawat anak kucing yang baru lahir agar tidak mati? Meskipun bukan menjadi salah satu hal yang mudah, semua upaya yang kamu lakukan bisa membantu mereka tumbuh sehat dan kuat. Selain itu, pastikan juga untuk menjaga kehangatan, asupan nutrisi yang dibutuhkan, serta kebersihan dan kesehatan anak-anak ini secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Masih ingin mempelajari lebih lanjut soal cara merawat kucing? Yuk, temukan panduan merawatnya dengan tepat dari berbagai koleksi buku yang tersedia di <a href=\"http:\/\/gramedia.com\"><b>Gramedia.com<\/b><\/a>!<\/p>\n<p>Tidak perlu lagi repot-repot mengunjungi toko terdekat kami. Hanya dalam beberapa klik, buku kesayanganmu bisa langsung diantar ke rumah. Menarik bukan? Yuk, segera kunjungi <a href=\"http:\/\/gramedia.com\">Gramedia.com<\/a> dan dapatkan buku panduan merawat kucing yang paling cocok untukmu!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/solusi-permasalahan-kucing?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9789790027558C_9789790027558.jpg\" alt=\"Solusi Permasalahan Kucing\" width=\"401\" height=\"484\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/solusi-permasalahan-kucing?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92757 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button_cek-gramedia-com.png\" alt=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button_cek-gramedia-com.png\" width=\"260\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button_cek-gramedia-com.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button_cek-gramedia-com-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 260px) 100vw, 260px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Tampilan dan perilakunya memang menggemaskan. Hampir semua orang menggemari hewan yang lucu ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Ditambah lagi, memelihara kucing sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Namun, sudah siapkah Anda menjadi pemilik kucing yang bertanggung jawab? Sudah idealkah lingkungan Anda sebagai rumah baru bagi kucing?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Buku ini menawarkan panduan ideal mengenai semua hal yang diperlukan oleh kucing Anda, terutama untuk pemula. Mulai dari rahasia bahasa tubuh kucing, tips perawatan, sampai tips kunjungan ke dokter hewan, dibahas secara rinci.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Bahkan, Anda dipersiapkan untuk mampu menangani proses kelahiran pada kucing. Sebab, kucing ras yang bersertifikat maupun kucing yang diadopsi dari jalanan membutuhkan kasih sayang dan ketelatenan dalam pemeliharaannya agar dapat menjalani hidup dengan sehat, cantik, dan bahagia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Kategori Ilmu Berkaitan Usaha \/ Bisnis\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hewan-peliharaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Merawat Hewan Peliharaan<\/a><\/li>\t\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-usaha-peternakan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Usaha Peternakan<\/a><\/li>\t\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-etika-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Etika Bisnis<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-forex\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Forex<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-anak-kewirausahaan-produk-kreatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku kewirausahaan<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-cerita-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Cerita Anak<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-romantis-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Romantis<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-fiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Best Seller<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Hewan\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/100-nama-hewan-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">100 Nama Hewan di Indonesia<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pertanyaan-tentang-kucing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">11 Pertanyaan tentang Kucing<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-steril-kucing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu Steril Kucing<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bau-yang-tidak-disukai-kucing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bau yang Tidak Disukai Kucing<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/belalang-ranting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Belalang Ranting<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pakan-burung-kenari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Burung Kenari<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/burung-puter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Burung Puter<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara  Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menemukan-kucing-yang-hilang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menemukan Kucing yang Hilang<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengubur-kucing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengubur Kucing<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/hewan-langka-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hewan Langka di Dunia<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membedakan-hamster-jantan-dan-betina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hamster Jantan dan Betina<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-kutu-kucing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Kutu Kucing<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-kucing-mendengkur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Kucing Mendengkur<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-kucing-suka-memijat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Kucing Suka memijat<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-kucing-takut-air\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Kucing Takut Air<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-laron-suka-cahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Laron Suka Cahaya<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-nafas-kucing-cepat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Nafas Kucing Cepat<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kucing-merah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kucing Merah<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-bunglon\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makanan Bunglon<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-burung-hantu-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makanan Burung Hantu<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-kelomang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makanan Kelomang<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-untuk-kucing-hamil-dan-menyusui\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makanan untuk Kucing Hamil dan Menyusui<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengapa-kucing-tidak-mengeluarkan-suara-saat-berjalan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengapa Kucing Tidak Mengeluarkan Suara saat Berjalan<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mulut-kucing-berbusa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mulut Kucing Berbusa<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-nama-anjing-jantan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nama Anjing Jantan<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/nama-kucing-betina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nama Kucing Betina<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/nama-nama-kucing-anggora-perempuan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nama-Nama Kucing Anggora Perempuan<\/a><\/li>\r\n\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa yang di sini suka memelihara kucing? Meskipun lucu dan menggemaskan, anak-anak kucing yang baru lahir perlu diberikan perhatian dan perawatan secara ekstra. Di usia-usia ini, mereka sangat membutuhkan kasih sayang oleh para induknya supaya bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat. Pertanyaannya, bagaimana jika kasusnya adalah sang anak kucing ini hidup sendirian? Bisa saja mereka [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533088,"featured_media":99237,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1901],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati dari Gramedia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati dari Gramedia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-22T02:26:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"840\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"627\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Laila\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png\",\"width\":840,\"height\":627},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/\",\"name\":\"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-10-22T02:26:48+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-22T02:26:48+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati dari Gramedia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25\"},\"headline\":\"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati\",\"datePublished\":\"2024-10-22T02:26:48+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-22T02:26:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#webpage\"},\"wordCount\":1584,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png\",\"articleSection\":[\"Buku Hewan\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25\",\"name\":\"Laila\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg\",\"caption\":\"Laila\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/laila-wulanalfi-4a563623b\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/lailawu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati dari Gramedia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati dari Gramedia.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2024-10-22T02:26:48+00:00","og_image":[{"width":840,"height":627,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png","size":"full","id":99237,"alt":"","pixels":526680,"type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Laila","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png","width":840,"height":627},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/","name":"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-10-22T02:26:48+00:00","dateModified":"2024-10-22T02:26:48+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati dari Gramedia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25"},"headline":"7 Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir agar Tidak Mati","datePublished":"2024-10-22T02:26:48+00:00","dateModified":"2024-10-22T02:26:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#webpage"},"wordCount":1584,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anak-kucing-yang-baru-lahir-agar-tidak-mati\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Screenshot-2024-10-15-081419.png","articleSection":["Buku Hewan"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25","name":"Laila","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg","caption":"Laila"},"sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/laila-wulanalfi-4a563623b\/"],"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/lailawu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99236"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533088"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=99236"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99236\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":99579,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99236\/revisions\/99579"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/99237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=99236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=99236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=99236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}