{"id":95783,"date":"2024-07-05T14:50:25","date_gmt":"2024-07-05T07:50:25","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=95783"},"modified":"2024-07-05T14:50:25","modified_gmt":"2024-07-05T07:50:25","slug":"ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/","title":{"rendered":"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan"},"content":{"rendered":"<p><em>Self love,<\/em> atau mencintai diri sendiri harus dilakukan oleh setiap individu agar kita belajar menerima dan mencintai diri sendiri. <em>Self-love<\/em> juga mengajarkan kita arti bersyukur bahwa diri ini layak dihargai tanpa terpengaruh pandangan orang lain.<\/p>\n<p>Namun, jika kadar cinta tersebut menjadi berlebihan, tentunya akan menjurus ke sifat egois (<em>self-centered<\/em>) dan merasa diri paling benar. Perilaku yang terlalu mencintai diri sendiri juga mengarah ke sifat narsistik yang bisa merugikan. Lalu, apakah cinta terhadap diri sendiri bisa berdampak buruk? Mari kita simak penjelasan berikut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Cinta_terhadap_Diri_Sendiri\" title=\"Cinta terhadap Diri Sendiri\u00a0\">Cinta terhadap Diri Sendiri\u00a0<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#1_Merasa_Lebih_Penting\" title=\"1. Merasa Lebih Penting\">1. Merasa Lebih Penting<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#2_Kekurangan_Empati\" title=\"2. Kekurangan Empati\">2. Kekurangan Empati<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#3_Menginginkan_Perhatian\" title=\"3. Menginginkan Perhatian\">3. Menginginkan Perhatian<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#4_Sulit_Menerima_Kritik\" title=\"4. Sulit Menerima Kritik\">4. Sulit Menerima Kritik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#5_Sikap_Kompetitif_yang_Berlebihan\" title=\"5. Sikap Kompetitif yang Berlebihan\">5. Sikap Kompetitif yang Berlebihan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#6_Perasaan_Terlalu_Berharga\" title=\"6. Perasaan Terlalu Berharga\">6. Perasaan Terlalu Berharga<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#7_Eksploitasi_terhadap_Orang_Lain\" title=\"7. Eksploitasi terhadap Orang Lain\">7. Eksploitasi terhadap Orang Lain<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Dampak_Negatif_Cinta_pada_Diri_Sendiri_secara_Berlebihan\" title=\"Dampak Negatif Cinta pada Diri Sendiri secara Berlebihan\">Dampak Negatif Cinta pada Diri Sendiri secara Berlebihan<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#1_Hubungan_Sosial_yang_Buruk\" title=\"1. Hubungan Sosial yang Buruk\">1. Hubungan Sosial yang Buruk<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#2_Kesulitan_Menerima_Kritik\" title=\"2. Kesulitan Menerima Kritik\">2. Kesulitan Menerima Kritik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#3_Kurangnya_Empati\" title=\"3. Kurangnya Empati\">3. Kurangnya Empati<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#4_Kebutuhan_Berlebihan_akan_Pengakuan\" title=\"4. Kebutuhan Berlebihan akan Pengakuan\">4. Kebutuhan Berlebihan akan Pengakuan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#5_Sikap_Kompetitif_yang_Tidak_Sehat\" title=\"5. Sikap Kompetitif yang Tidak Sehat\">5. Sikap Kompetitif yang Tidak Sehat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#6_Manipulasi_dan_Eksploitasi\" title=\"6. Manipulasi dan Eksploitasi\">6. Manipulasi dan Eksploitasi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#7_Isolasi_Sosial\" title=\"7. Isolasi Sosial\">7. Isolasi Sosial<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Tips_Menghindari_Sifat_Narsistik\" title=\"Tips Menghindari Sifat Narsistik\">Tips Menghindari Sifat Narsistik<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Kembangkan_Empati\" title=\"Kembangkan Empati\">Kembangkan Empati<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Terima_Kritik_dengan_Terbuka\" title=\"Terima Kritik dengan Terbuka\">Terima Kritik dengan Terbuka<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Praktikkan_Rasa_Syukur\" title=\"Praktikkan Rasa Syukur\">Praktikkan Rasa Syukur<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Bangun_Hubungan_yang_Sehat\" title=\"Bangun Hubungan yang Sehat\">Bangun Hubungan yang Sehat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Refleksi_Diri\" title=\"Refleksi Diri\">Refleksi Diri<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-23\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Hindari_Membandingkan_Diri_dengan_Orang_Lain\" title=\"Hindari Membandingkan Diri dengan Orang Lain\">Hindari Membandingkan Diri dengan Orang Lain<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-24\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Belajar_Menerima_Keterbatasan\" title=\"Belajar Menerima Keterbatasan\">Belajar Menerima Keterbatasan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-25\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Berlatih_Kerendahan_Hati\" title=\"Berlatih Kerendahan Hati\">Berlatih Kerendahan Hati<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-26\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Jaga_Keseimbangan_antara_Kepentingan_Pribadi_dan_Orang_Lain\" title=\"Jaga Keseimbangan antara Kepentingan Pribadi dan Orang Lain\">Jaga Keseimbangan antara Kepentingan Pribadi dan Orang Lain<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-27\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#Tips_Menghadapi_Orang_Narsistik\" title=\"Tips Menghadapi Orang Narsistik\">Tips Menghadapi Orang Narsistik<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-28\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#1_Tetapkan_Batasan_yang_Jelas\" title=\"1. Tetapkan Batasan yang Jelas\">1. Tetapkan Batasan yang Jelas<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-29\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#2_Jangan_Terjebak_dalam_Permainan_Mereka\" title=\"2. Jangan Terjebak dalam Permainan Mereka\">2. Jangan Terjebak dalam Permainan Mereka<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-30\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#3_Fokus_pada_Fakta_Bukan_Emosi\" title=\"3. Fokus pada Fakta, Bukan Emosi\">3. Fokus pada Fakta, Bukan Emosi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-31\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#4_Berikan_Umpan_Balik_dengan_Hati-hati\" title=\"4. Berikan Umpan Balik dengan Hati-hati\">4. Berikan Umpan Balik dengan Hati-hati<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-32\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#5_Cari_Dukungan_dari_Orang_Lain\" title=\"5. Cari Dukungan dari Orang Lain\">5. Cari Dukungan dari Orang Lain<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-33\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#6_Kenali_Keterbatasan_Diri\" title=\"6. Kenali Keterbatasan Diri\">6. Kenali Keterbatasan Diri<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-34\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#7_Jaga_Jarak_Emosional\" title=\"7. Jaga Jarak Emosional\">7. Jaga Jarak Emosional<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-35\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#8_Pilih_Pertempuran_Kamu\" title=\"8. Pilih Pertempuran Kamu\">8. Pilih Pertempuran Kamu<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-36\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#9_Tetap_Teguh_dan_Konsisten\" title=\"9. Tetap Teguh dan Konsisten\">9. Tetap Teguh dan Konsisten<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-37\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#10_Pertimbangkan_Batasan_Hubungan\" title=\"10. Pertimbangkan Batasan Hubungan\">10. Pertimbangkan Batasan Hubungan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cinta_terhadap_Diri_Sendiri\"><\/span><strong>Cinta terhadap Diri Sendiri\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Orang yang narsistik cenderung sangat fokus pada kepuasan dan kepentingan pribadi mereka sendiri tanpa memperhatikan perasaan atau kebutuhan orang lain. Berikut adalah ciri-ciri orang narsistik:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Merasa_Lebih_Penting\"><\/span>1. Merasa Lebih Penting<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang merasa lebih penting cenderung memiliki sikap yang menempatkan diri mereka sendiri di atas orang lain dalam berbagai situasi. Mereka sering kali percaya bahwa kebutuhan dan keinginan mereka lebih utama daripada orang lain di sekitar mereka.<\/p>\n<p>Misalnya, dalam diskusi kelompok, mereka mungkin mendominasi pembicaraan atau mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan pendapat orang lain. Mereka juga cenderung menarik perhatian kepada diri mereka sendiri, menceritakan pencapaian mereka, atau merasa layak mendapatkan perhatian khusus dari orang lain.<\/p>\n<p>Sikap ini bisa membuat orang lain merasa diabaikan atau kurang dihargai, karena fokusnya yang berlebihan pada diri sendiri. Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk menjaga keseimbangan antara menghargai diri sendiri dan menghargai keberadaan serta perasaan orang lain di sekitar mereka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kekurangan_Empati\"><\/span>2. Kekurangan Empati<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang kekurangan empati adalah orang yang kurang mampu atau kurang mau memahami atau merasakan perasaan dan pengalaman orang lain. Mereka cenderung tidak sensitif terhadap apa yang dirasakan atau dibutuhkan oleh orang lain, karena fokus utama mereka adalah pada diri sendiri.<\/p>\n<p>Contohnya, saat teman mengalami kesulitan atau kesedihan, orang yang kekurangan empati mungkin tidak mampu memberikan dukungan atau pengertian yang diperlukan. Mereka juga mungkin tidak peka terhadap isyarat non-verbal atau ekspresi emosional orang lain, sehingga sulit bagi mereka untuk merespons secara empatik.<\/p>\n<p>Kekurangan empati bisa membuat hubungan sosial menjadi sulit atau tegang, karena orang lain merasa tidak didengar atau dipahami secara mendalam oleh mereka yang kekurangan empati. Oleh karena itu, penting untuk belajar dan mengembangkan kemampuan empati agar bisa lebih terhubung dengan orang lain secara emosional dan membangun hubungan yang lebih baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menginginkan_Perhatian\"><\/span>3. Menginginkan Perhatian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Mereka selalu ingin menjadi pusat perhatian dalam setiap situasi dan sering mencari cara untuk menonjolkan diri agar diperhatikan oleh orang lain. Misalnya, mereka mungkin suka menceritakan pencapaian mereka atau melakukan hal-hal yang mencolok untuk menarik perhatian.<\/p>\n<p>Mereka juga sering merasa tidak puas jika tidak menjadi pusat perhatian atau jika tidak diakui oleh orang lain. Kebutuhan mereka untuk diperhatikan bisa membuat mereka menjadi pribadi yang dominan dalam interaksi sosial, cenderung mengabaikan perasaan dan kebutuhan orang lain demi memenuhi keinginan mereka sendiri.<\/p>\n<p>Sikap ini dapat mengganggu hubungan dengan orang lain dan menciptakan ketegangan, karena orang-orang di sekitarnya mungkin merasa bahwa mereka tidak dihargai atau hanya dianggap sebagai alat untuk memuaskan kebutuhan narsistiknya. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa hubungan yang sehat memerlukan keseimbangan dalam memberi dan menerima perhatian, serta menghargai keberadaan dan perasaan orang lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Sulit_Menerima_Kritik\"><\/span>4. Sulit Menerima Kritik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang sulit menerima kritik adalah orang yang cenderung merasa tidak nyaman atau bahkan tersinggung ketika diberi umpan balik atau saran yang mengkritik tentang diri mereka. Mereka mungkin merasa bahwa mereka selalu benar atau sempurna dalam segala hal, sehingga sulit bagi mereka untuk menerima bahwa mereka bisa salah atau perlu melakukan perbaikan.<\/p>\n<p>Misalnya, ketika mereka mendapat kritik dari teman atau atasan di tempat kerja, mereka mungkin merasa terluka atau membela diri tanpa mengambil hikmah dari masukan yang diberikan. Sikap ini bisa membuat mereka tidak mau belajar dari kesalahan atau mengembangkan diri mereka sendiri, karena terlalu terpaku pada pandangan diri yang sempurna.<\/p>\n<p>Penting untuk orang yang sulit menerima kritik untuk belajar membuka pikiran dan hati mereka, mendengarkan dengan teliti apa yang dikatakan orang lain, dan menggunakan kritik sebagai kesempatan untuk tumbuh dan meningkatkan diri.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/self-love-cintai-dirimu-berhentilah-berharap-menyenangkan-semua-orang?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/picture_meta\/2023\/1\/12\/mc6xvta99pzkyyheqs4blr.jpg\" alt=\"Self Love : Cintai Dirimu, Berhentilah Berharap Menyenangkan Semua Orang\" width=\"416\" height=\"600\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/self-love-cintai-dirimu-berhentilah-berharap-menyenangkan-semua-orang?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92823 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png\" alt=\"\" width=\"295\" height=\"58\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 295px) 100vw, 295px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Sikap_Kompetitif_yang_Berlebihan\"><\/span>5. Sikap Kompetitif yang Berlebihan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang memiliki sikap kompetitif yang berlebihan adalah orang yang selalu ingin menjadi yang terbaik atau paling unggul dalam segala hal. Mereka cenderung melihat kehidupan sebagai ajang perlombaan di mana mereka harus menang atau mendominasi. Misalnya, dalam lingkungan kerja atau pendidikan, mereka mungkin selalu berusaha untuk menonjol dan mencapai hasil yang lebih baik dari orang lain.<\/p>\n<p>Mereka sering kali merasa perlu untuk membuktikan superioritas mereka di depan orang lain dan cenderung merasa terancam jika ada yang menunjukkan prestasi lebih baik. Sikap ini bisa membuat lingkungan sekitar menjadi kompetitif dan tegang, karena mereka mungkin tidak bisa menerima kekalahan atau tidak menjadi yang terbaik.<\/p>\n<p>Penting untuk mengenali bahwa kompetisi sehat adalah bagian dari kehidupan, namun terlalu berkompetisi atau terlalu ingin menang dapat mengganggu hubungan sosial dan menyebabkan stres yang tidak perlu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Perasaan_Terlalu_Berharga\"><\/span>6. Perasaan Terlalu Berharga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang memiliki sikap perasaan terlalu berharga adalah orang yang cenderung merasa bahwa mereka unik, istimewa, atau lebih bernilai dibandingkan dengan orang lain di sekitar mereka. Mereka sering kali memiliki pandangan yang tinggi tentang diri mereka sendiri dan merasa bahwa mereka layak mendapatkan perhatian atau pengakuan yang istimewa.<\/p>\n<p>Contohnya, mereka mungkin sering menunjukkan sikap sombong atau menganggap diri mereka tidak perlu berbaur dengan orang lain yang dianggap kurang &#8220;sepadan&#8221;. Orang dengan sikap ini mungkin juga merasa bahwa mereka selalu benar dalam segala hal, sehingga sulit bagi mereka untuk menerima sudut pandang atau pendapat orang lain yang berbeda.<\/p>\n<p>Sikap perasaan terlalu berharga ini dapat memengaruhi hubungan mereka dengan orang lain karena dapat membuat orang lain merasa diabaikan atau kurang dihargai. Oleh karena itu, penting untuk tetap rendah hati dan menghargai setiap orang serta pandangan yang berbeda-beda, sehingga dapat membangun hubungan yang sehat dan harmonis dengan orang lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Eksploitasi_terhadap_Orang_Lain\"><\/span>7. Eksploitasi terhadap Orang Lain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang memiliki kecenderungan untuk mengeksploitasi orang lain biasanya memanfaatkan orang di sekitar mereka untuk keuntungan pribadi tanpa memedulikan perasaan\u00a0 orang tersebut.<\/p>\n<p>Mereka menggunakan manipulasi, kebohongan, atau rayuan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, baik itu dalam bentuk materi, status, atau bantuan. Misalnya, mereka mungkin berpura-pura menjadi teman baik hanya untuk memanfaatkan sumber daya atau koneksi orang tersebut.<\/p>\n<p>Orang dengan sifat ini cenderung tidak memiliki rasa empati dan sering melihat hubungan sebagai transaksi di mana mereka selalu harus mendapatkan keuntungan maksimal. Sikap ini bisa merusak hubungan sosial karena orang lain akan merasa dimanfaatkan dan tidak dihargai, yang pada akhirnya dapat menyebabkan isolasi sosial bagi pelaku eksploitasi. Oleh karena itu, penting untuk membangun hubungan yang didasari atas saling menghormati dan kejujuran, bukan atas manipulasi dan pemanfaatan semata.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Negatif_Cinta_pada_Diri_Sendiri_secara_Berlebihan\"><\/span><strong>Dampak Negatif Cinta pada Diri Sendiri secara Berlebihan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244.webp\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-95785 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244.webp\" alt=\"\" width=\"416\" height=\"277\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244.webp 2250w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-300x200.webp 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-1024x683.webp 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-768x512.webp 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-2048x1365.webp 2048w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-561x374.webp 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-1122x748.webp 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-364x243.webp 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-728x485.webp 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-608x405.webp 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-758x505.webp 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1535244-1152x768.webp 1152w\" sizes=\"(max-width: 416px) 100vw, 416px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber foto: www.pexels.com)<\/p>\n<p>Cinta yang berlebihan pada diri sendiri dapat memiliki beberapa dampak negatif, baik pada individu tersebut maupun pada orang-orang di sekitarnya. Berikut adalah beberapa dampak negatifnya:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Hubungan_Sosial_yang_Buruk\"><\/span>1. Hubungan Sosial yang Buruk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang terlalu mencintai diri sendiri cenderung sulit membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Mereka mungkin tidak menghargai perasaan atau kebutuhan orang lain, yang dapat menyebabkan konflik dan ketegangan dalam hubungan pribadi maupun profesional.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kesulitan_Menerima_Kritik\"><\/span>2. Kesulitan Menerima Kritik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang narsistik sering merasa bahwa mereka selalu benar dan sulit menerima kritik atau saran. Hal ini bisa menghambat perkembangan pribadi dan profesional mereka, karena mereka tidak mau atau tidak mampu belajar dari kesalahan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kurangnya_Empati\"><\/span>3. Kurangnya Empati<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang yang terlalu fokus pada diri sendiri biasanya kurang memiliki empati terhadap orang lain. Mereka mungkin tidak peka terhadap perasaan dan kebutuhan orang di sekitarnya, yang dapat menyebabkan isolasi sosial dan kesepian.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Kebutuhan_Berlebihan_akan_Pengakuan\"><\/span>4. Kebutuhan Berlebihan akan Pengakuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Mereka sering mencari perhatian dan pengakuan dari orang lain secara berlebihan. Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi, mereka bisa merasa frustrasi atau tidak puas, yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan emosional mereka.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Sikap_Kompetitif_yang_Tidak_Sehat\"><\/span>5. Sikap Kompetitif yang Tidak Sehat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sikap terlalu kompetitif dapat membuat mereka selalu ingin menjadi yang terbaik atau paling unggul dalam segala hal, sering kali dengan mengorbankan hubungan atau integritas. Ini bisa menciptakan lingkungan yang tidak sehat di tempat kerja atau dalam lingkaran sosial mereka.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Manipulasi_dan_Eksploitasi\"><\/span>6. Manipulasi dan Eksploitasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Narsisis mungkin menggunakan manipulasi atau eksploitasi terhadap orang lain untuk mencapai tujuan mereka. Sikap ini dapat merusak reputasi dan kepercayaan orang lain terhadap mereka.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Isolasi_Sosial\"><\/span>7. Isolasi Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Akhirnya, orang yang terlalu mencintai diri sendiri mungkin menemukan diri mereka terisolasi secara sosial karena orang lain merasa tidak nyaman atau dimanfaatkan dalam hubungan dengan mereka. Ini bisa mengarah pada kesepian dan kurangnya dukungan sosial.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/self-love-asyik-tanpa-toksik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/picture_meta\/2023\/12\/13\/5q92jxbotfkqhkyjzfghv8.jpg\" alt=\"Self Love Asyik tanpa Toksik\" width=\"415\" height=\"626\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/self-love-asyik-tanpa-toksik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92823 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png\" alt=\"\" width=\"280\" height=\"55\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 280px) 100vw, 280px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Menghindari_Sifat_Narsistik\"><\/span><strong>Tips Menghindari Sifat Narsistik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918.webp\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-95786 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918.webp\" alt=\"\" width=\"414\" height=\"276\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918.webp 2250w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-300x200.webp 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-1024x683.webp 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-768x512.webp 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-2048x1365.webp 2048w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-561x374.webp 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-1122x748.webp 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-364x243.webp 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-728x485.webp 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-608x405.webp 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-758x505.webp 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-6417918-1152x768.webp 1152w\" sizes=\"(max-width: 414px) 100vw, 414px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber foto: www.pexels.com)<\/p>\n<p>Menghindari sifat narsistik sangat penting dilakukan demi membangun hubungan yang sehat dan harmonis dengan orang lain. Berikut adalah beberapa <em>tips<\/em> untuk menghindari sifat narsistik:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kembangkan_Empati\"><\/span>Kembangkan Empati<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Berusahalah untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain. Dengarkan mereka dengan seksama tanpa segera memikirkan bagaimana hal tersebut memengaruhi <em>Grameds<\/em>. Cobalah untuk menempatkan dirimu di posisi mereka dan pahami perspektif mereka.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Terima_Kritik_dengan_Terbuka\"><\/span>Terima Kritik dengan Terbuka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Lihat kritik sebagai peluang untuk tumbuh dan belajar, bukan sebagai serangan pribadi. Terima masukan dengan hati terbuka dan gunakan untuk memperbaiki diri.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Praktikkan_Rasa_Syukur\"><\/span>Praktikkan Rasa Syukur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selalu bersyukur atas apa yang <em>Grameds<\/em> miliki dan akui kontribusi orang lain dalam hidupmu. Cara ini membantu mengurangi fokus berlebihan pada diri sendiri dan menghargai peran orang lain.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bangun_Hubungan_yang_Sehat\"><\/span>Bangun Hubungan yang Sehat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Cobalah untuk membangun hubungan berdasarkan saling menghormati dan dukungan, bukan berupa manipulasi atau eksploitasi. Hargai orang lain dan berikan apa yg kamu bisa lakukan untuk mereka, bukan mereka yang harus melakukan sesuatu untuk kamu.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Refleksi_Diri\"><\/span>Refleksi Diri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sering-seringlah merenungkan perilaku dan motivasi <em>Grameds<\/em>. Tanyakan pada diri sendiri apakah tindakanmu didorong oleh keinginan untuk mengesankan orang lain atau untuk benar-benar membantu dan mendukung mereka.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hindari_Membandingkan_Diri_dengan_Orang_Lain\"><\/span>Hindari Membandingkan Diri dengan Orang Lain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Fokuslah pada pencapaian dan pertumbuhan pribadi tanpa terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain. Hal ini membantu mengurangi rasa iri dan kompetitif yang tidak sehat.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Belajar_Menerima_Keterbatasan\"><\/span>Belajar Menerima Keterbatasan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Akui bahwa <em>Grameds<\/em> tidak sempurna dan bahwa memiliki kelemahan adalah bagian dari menjadi manusia. Hal ini akan membantu kamu menjadi lebih rendah hati dan menerima kekurangan diri sendiri.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berlatih_Kerendahan_Hati\"><\/span>Berlatih Kerendahan Hati<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sadarilah bahwa setiap orang memiliki nilai kita harus saling menghargai antar sesama. Jangan anggap dirimu lebih baik atau lebih penting dari orang lain.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jaga_Keseimbangan_antara_Kepentingan_Pribadi_dan_Orang_Lain\"><\/span>Jaga Keseimbangan antara Kepentingan Pribadi dan Orang Lain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Merawat diri sendiri memang penting, tetapi jangan sampai mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain. Temukan keseimbangan yang sehat antara mencintai diri sendiri dan peduli pada orang lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/love-letters-for-my-future-self?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786230024047_COVER_Love_Letters_for_My_Future_Self-1.jpg\" alt=\"Love Letters For My Future Self\" width=\"417\" height=\"667\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/love-letters-for-my-future-self?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92823 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png\" alt=\"\" width=\"285\" height=\"56\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 285px) 100vw, 285px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Menghadapi_Orang_Narsistik\"><\/span><strong>Tips Menghadapi Orang Narsistik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696.webp\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-95787 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696.webp\" alt=\"\" width=\"412\" height=\"294\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696.webp 2100w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-300x214.webp 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-1024x731.webp 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-768x549.webp 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-1536x1097.webp 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-2048x1463.webp 2048w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-561x401.webp 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-1122x801.webp 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-364x260.webp 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-728x520.webp 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-608x434.webp 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-758x541.webp 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-1267696-1152x823.webp 1152w\" sizes=\"(max-width: 412px) 100vw, 412px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber foto: www.pexels.com)<\/p>\n<p>Menghadapi orang mencintai dirinya secara berlebihan bisa menjadi tantangan tersendiri karena mereka seringkali berperilaku manipulatif, sulit menerima kritik, dan kurang empati. Berikut adalah beberapa <em>tips<\/em> untuk menghadapi orang narsistik:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tetapkan_Batasan_yang_Jelas\"><\/span>1. Tetapkan Batasan yang Jelas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pastikan <em>Grameds<\/em> memiliki batasan yang jelas dan tegaskan dengan tegas apa yang kamu anggap bisa diterima atau tidak. Jangan biarkan mereka melampaui batas-batas tersebut.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jangan_Terjebak_dalam_Permainan_Mereka\"><\/span>2. Jangan Terjebak dalam Permainan Mereka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Orang narsistik cenderung memanipulasi dan memancing emosi. Tetaplah tenang dan jangan biarkan diri terbawa suasana. Jangan merespons dengan emosi atau memberikan reaksi yang mereka inginkan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Fokus_pada_Fakta_Bukan_Emosi\"><\/span>3. Fokus pada Fakta, Bukan Emosi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Saat berbicara dengan mereka, cobalah untuk tetap objektif dan fokus pada fakta. Hindari argumen emosional yang bisa mereka gunakan untuk memanipulasi situasi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Berikan_Umpan_Balik_dengan_Hati-hati\"><\/span>4. Berikan Umpan Balik dengan Hati-hati<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jika <em>Grameds<\/em> perlu memberikan kritik atau umpan balik, lakukan dengan hati-hati dan dengan cara yang konstruktif. Gunakan pendekatan yang tidak mengancam atau menghakimi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Cari_Dukungan_dari_Orang_Lain\"><\/span>5. Cari Dukungan dari Orang Lain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jangan ragu untuk mencari dukungan dari teman, keluarga, atau profesional jika <em>Grameds<\/em> merasa kesulitan menghadapi orang narsistik. Mendapatkan perspektif dari orang lain bisa sangat membantu.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Kenali_Keterbatasan_Diri\"><\/span>6. Kenali Keterbatasan Diri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sadari bahwa <em>Grameds<\/em> tidak bisa mengubah orang narsistik. Fokuslah pada bagaimana kamu bisa mengelola interaksi dengan mereka dan menjaga kesehatan jiwa diri sendiri.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Jaga_Jarak_Emosional\"><\/span>7. Jaga Jarak Emosional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penting untuk menjaga jarak emosional agar tidak terlalu terpengaruh oleh perilaku mereka. Jangan biarkan mereka memengaruhi harga diri atau kesehatan\u00a0 emosional kamu.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Pilih_Pertempuran_Kamu\"><\/span>8. Pilih Pertempuran Kamu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tidak semua perdebatan atau konflik layak untuk diperjuangkan. Pilihlah dengan bijaksana mana yang penting dan mana yang bisa bisa <em>Grameds<\/em> abaikan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Tetap_Teguh_dan_Konsisten\"><\/span>9. Tetap Teguh dan Konsisten<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jangan mudah terpengaruh oleh janji atau manipulasi mereka. Tetaplah teguh pada keputusan dan batasan yang telah <em>Grameds<\/em> tetapkan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Pertimbangkan_Batasan_Hubungan\"><\/span>10. Pertimbangkan Batasan Hubungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jika hubungan dengan orang narsistik sangat merugikan atau<i> toxic<\/i>, pertimbangkan untuk membatasi interaksi atau bahkan mengakhiri hubungan jika diperlukan demi kesehatan mental dan emosional <em>Grameds<\/em>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Itulah penjelasan tentang cinta yang berlebihan terhadap diri sendiri yang dampaknya bisa merugikan diri dan orang lain. <em>Self love<\/em> memang dianjurkan agar kita bisa menerima dan mencintai diri sendiri, namun jika kadarnya berlebihan maka akan berujung menjadi orang yang narsistik.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, tetap beri batasan pada diri untuk tetap menghargai orang lain, bersikap rendah hati, memberikan empati, dan terima kritik dengan terbuka. Dengan begitu, kita akan terhindar dari sifat narsis namun tetap memiliki nilai sebagai individu yang berharga. <em>Grameds<\/em> bisa mempelajari buku-buku <i>self improvement <\/i>di <a href=\"http:\/\/gramedia.com\">Gramedia.com<\/a> untuk membangun relasi yang sehat dengan orang-orang di sekitarmu.<\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Buku Best Seller Novel\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-novel-fantasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Fantasi<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-fiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Best Seller<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-romantis-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Romantis<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-fiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Fiksi<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-nonfiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Non Fiksi<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-novel-terbaru-terbaik-yang-bagus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Novel Terbaik<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-novel-horor-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Novel Horor<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-novel-remaja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Novel Remaja Terbaik<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-novel-fantasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Novel Fantasi<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-novel-fiksi-indonesia-best-seller\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Novel Fiksi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/10-rekomendasi-buku-tentang-insecure\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Buku Tentang Insecure<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-buku-motivasi-kerja-best-seller\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Buku Motivasi Kerja<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-motivasi-self-improvement\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Buku Self Improvement<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-buku-shio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Buku Shio<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-buku-tentang-kehidupan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Buku Tentang Kehidupan<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-buku-toefl\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Buku TOEFL<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-buku-menambah-wawasan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Buku Menambah Wawasan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-novel-motivasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Novel Motivasi<\/a><\/li>\r\n\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Terkait Review Buku Self Improvement\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-10-jurus-terlarang-kok-masih-mau-bisnis-cara-biasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">10 Jurus Terlarang: Kok Masih Mau Bisnis Cara Biasa?<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-101-alasan-bertahan-hidup-seni-berdamai-dengan-kepahitan-hidup-melalui-hal-hal-kecil-di-sekitar-kita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">101 Alasan Bertahan Hidup: Seni Berdamai dengan Kepahitan Hidup Melalui Hal-Hal Kecil di Sekitar Kita<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-400-kebiasaan-keliru-dalam-hidup-muslim-karya-abdillah-f-hasan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">400 Kebiasaan Keliru Dalam Hidup Muslim<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-anak-kantoran-perjalanan-memaknai-hidup-dewasa-muda-di-dunia-kerja-karya-samuel-ray\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Anak Kantoran: Perjalanan Memaknai Hidup Dewasa Muda Di Dunia Kerja<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-andai-sel-sel-dalam-tubuhmu-berbicara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Andai Sel-Sel Dalam Tubuhmu Berbicara<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-aku-yang-lebih-kuat-dari-kemarin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Aku yang Lebih Kuat dari Kemarin<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-berbicara-memikat-orang-lain-terpikat-hubungan-semakin-dekat-karya-ahmad-zubair\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berbicara Memikat, Orang Lain Terpikat, Hubungan Semakin Dekat<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-bacalah-buku-ini-saat-jiwamu-lelah-karya-wiwid-prasetiyo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bacalah Buku Ini Saat Jiwamu Lelah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-bertanya-seni-menjalin-hubungan-yang-akrab-dengan-siapa-pun-karya-daniel-r-solin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bertanya: Seni Menjalin Hubungan yang Akrab dengan Siapa Pun<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-ensiklopedia-alam-dan-kehidupan-untuk-anak-cerdas-karya-laura-baker\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ensiklopedia Alam dan Kehidupan untuk Anak Cerdas<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-sayangi-dirimu-berhentilah-menyenangkan-semua-orang-karya-sabrina-ara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sayangi Dirimu, Berhentilah Menyenangkan Semua Orang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-berdamai-dengan-trauma-batin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berdamai dengan Trauma Batin<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-berdamai-dengan-lelah-dan-insecure-pulih-selepas-bersedih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berdamai dengan Insecure<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-berdamai-dengan-ketakutan-karya-alvirasari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berdamai dengan Ketakutan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-change-your-habits-change-your-life-karya-yodhia-antariksa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Change Your Habits, Change Your Life<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-dipatahkan-oleh-keadaan-karya-rio-hawari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dipatahkan Oleh Keadaan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-from-biasa-to-luar-biasa-karya-robi-afrizan-saputra\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">From Biasa To Luar Biasa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-great-at-work-karya-morten-t-hansen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Great At Work<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-grammar-is-easy-panduan-jitu-belajar-grammar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Grammar Is Easy: Panduan Jitu Belajar Grammar<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-happy-islamic-parenting-bahagia-mendidik-buah-hati-dengan-metode-nabi-oleh-m-wildan-abi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Happy Islamic Parenting<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-hidup-antigalau-menata-karier-dan-masa-depan-di-umur-20-an-karya-juhyung-kim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hidup Antigalau: Menata Karier dan Masa Depan di Umur 20-an<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-hidup-sekali-berarti-lalu-mati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hidup Sekali Berarti Lalu Mati<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-i-have-anxiety\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">I Have Anxiety<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-im-not-okay-oleh-devi-ardiyanti-dan-mirna-rahmasari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Im Not Okay<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-is-it-bad-or-good-habits-karya-sabrina-ara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Is It Bad or Good Habits<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-jika-lukamu-sedalam-laut-ikhlasmu-harus-seluas-langit-karya-patahan-ranting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jika Lukamu Sedalam Laut: Ikhlasmu Harus Seluas Langit Karya Patahan Ranting<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-jeda-sejenak-tentang-menemukan-alasan-untuk-berbalik-arah-atau-terus-melangkah-karya-lida-maulida\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jeda Sejenak: Tentang Menemukan Alasan Untuk Berbalik Arah Atau Terus Melangkah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-kamu-berharga-meski-tidak-jadi-apa-apa-karya-bemandry\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kamu Berharga Meski Tidak Jadi Apa-Apa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-kamu-tidak-istimewa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kamu Tidak Istimewa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-karena-pernah-kecewa-karya-menghela-nafas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Karena Pernah Kecewa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-ketika-pintar-saja-tidak-cukup-karya-anthony-dio-martin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ketika Pintar Saja Tidak Cukup<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kunci-ketenangan-batin-agar-hidup-tenang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kunci Ketenangan Batin agar Hidup Tenang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-lancar-public-speaking-karya-aba-mahmed-aga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lancar Public Speaking<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-lee-kuan-yew\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lee Kuan Yew<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-loneliness-is-my-best-friend-karya-alvi-syahrin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Loneliness Is My Best Friend<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-memahami-trauma-dengan-perhatian-khusus-pada-masa-kanak-kanak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Memahami Trauma dengan Perhatian Khusus pada Masa Kanak-Kan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-merindu-baginda-nabi-karya-habiburrahman-el-shirazy\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Merindu Baginda Nabi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-menulis-berpikir-kreatif-cara-spiritualisme-kritis-2-karya-ayu-utami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menulis dan Berpikir Kreatif Cara Spiritualisme Kritis 2<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-murambi-buku-tentang-tulang-belulang-karya-boubacar-boris-diop\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Murambi, Buku Tentang Tulang Belulang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-nak-belajarlah-soal-uang-karya-jeong-seon-yong\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nak, Belajarlah Soal Uang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-selesai-dengan-diri-sendiri-karya-ahmad-rifai-rifan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Selesai Dengan Diri Sendiri<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-seni-berpikir-inkonvensional-karya-dan-nicholson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Seni Berpikir Inkonvensional<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-sesekali-boleh-egois-buat-diri-sendiri-karya-depi-puspitaningsih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sesekali Boleh Egois Buat Diri Sendiri<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-seni-mengobati-luka-hati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Seni Mengobati Luka Hati<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-sial-lagi-lagi-overthinking\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sial, Lagi - Lagi Overthinking!<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-start-with-no-karya-jim-camp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Start With No<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-body-pedoman-bagi-penghuni-karya-bill-bryson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Body: Pedoman Bagi Penghuni<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-ikigai-journey-karya-hector-garcia-dan-francesc-miralles\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Ikigai Journey<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-power-of-principles-karya-dion-yulianto\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Power of Principles<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-tuhan-tau-yang-terbaik-untukmu-kumpulan-kisah-inspiratif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tuhan Tau yang Terbaik Untukmu: Kumpulan Kisah Inspiratif<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-terapi-jiwa-sebuah-pedoman-wajib-ilmu-psikologi-islam-karya-ibnu-sina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Terapi Jiwa: Sebuah Pedoman Wajib Ilmu Psikologi Islam<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-mengatasi-masalah-besar-dalam-hidup-karya-richard-carlson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengatasi Masalah Besar dalam Hidup<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-rapuh-boleh-menyerah-jangan-karya-binawan-arifs\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rapuh Boleh, Menyerah Jangan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-rahasia-bersikap-tenang-dalam-kondisi-apapun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rahasia Bersikap Tenang dalam Kondisi Apapun<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-rahasia-bisnis-rasulullah-yang-selalu-untung-karya-nurul-fitri-fatkhani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rahasia Bisnis Rasulullah yang Selalu Untung<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-robusta-pukul-dua-pagi-karya-miranda-malonka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Robusta Pukul Dua Pagi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-seni-negosiasi-secrets-of-power-negotiating-seni-canggih-untuk-melejitkan-kesuksesan-anda-karya-roger-dawson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Secrets Of Power Negotiating<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-semua-bisa-kaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Semua Bisa Kaya<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-sejenak-menepi-dari-hiruk-pikuk-sosmed-karya-kalina-aryani\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejenak Menepi Dari Hiruk Pikuk Sosmed<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-seni-hidup-minimalis-karya-francine-jay\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Seni Hidup Minimalis<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-setiap-pebisnis-harus-punya-mindset-ini-karya-dini-hertita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Setiap Pebisnis Harus Punya Mindset Ini<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-serba-serbi-pengasuhan-anak-karya-devi-delia-emeldah-suwandi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Serba-Serbi Pengasuhan Anak<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-slow-living-karya-sabrina-ara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Slow Living<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-calm-investor-karya-teguh-hidayat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Calm Investor<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-dragon-slayer-strategy-karya-william-win-yang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Dragon Slayer Strategy<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-mountain-is-you-karya-brianna-wiest\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Mountain Is You<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-power-of-healing-hypnosis-bekerja-dengan-lebih-sehat-bahagia-dan-produktif-karya-made-suwenten\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Power of Healing Hypnosis<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-seikatsu-kaizen-karya-susy-ong\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Seikatsu Kaizen<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-the-richest-man-in-babylon-karya-george-s-clason\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">The Richest Man in Babylon<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-untukmu-yang-ditinggalkan-seni-berdamai-dengan-pengkhianat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Untukmu yang Ditinggalkan: Seni Berdamai dengan Pengkhianat<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-novel-untuk-jiwa-yang-tenang-karya-dennis-lim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Untuk Jiwa yang Tenang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-writers-writing-karya-adi-k\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Writers and Writing<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-yang-fana-adalah-waktu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yang Fana Adalah Waktu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-yang-sering-bilang-gapapa-padahal-berantakannya-luar-biasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yang Sering Bilang Gapapa, Padahal Berantakannya Luar Biasa<\/a><\/li>\r\n\t\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Self love, atau mencintai diri sendiri harus dilakukan oleh setiap individu agar kita belajar menerima dan mencintai diri sendiri. Self-love juga mengajarkan kita arti bersyukur bahwa diri ini layak dihargai tanpa terpengaruh pandangan orang lain. Namun, jika kadar cinta tersebut menjadi berlebihan, tentunya akan menjurus ke sifat egois (self-centered) dan merasa diri paling benar. Perilaku [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533088,"featured_media":95784,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1931],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan - Self Improvement Gramedia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan - Self Improvement Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-05T07:50:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1500\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Laila\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg\",\"width\":2250,\"height\":1500},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/\",\"name\":\"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan - Self Improvement Gramedia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-07-05T07:50:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-05T07:50:25+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25\"},\"headline\":\"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan\",\"datePublished\":\"2024-07-05T07:50:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-05T07:50:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#webpage\"},\"wordCount\":2077,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg\",\"articleSection\":[\"Buku Self Improvement\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25\",\"name\":\"Laila\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg\",\"caption\":\"Laila\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/laila-wulanalfi-4a563623b\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/lailawu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan - Self Improvement Gramedia","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan - Self Improvement Gramedia","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2024-07-05T07:50:25+00:00","og_image":[{"width":2250,"height":1500,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg","size":"full","id":95784,"alt":"","pixels":3375000,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Laila","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg","width":2250,"height":1500},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/","name":"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan - Self Improvement Gramedia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-07-05T07:50:25+00:00","dateModified":"2024-07-05T07:50:25+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25"},"headline":"7 Ciri Cinta terhadap Diri Sendiri yang Berlebihan","datePublished":"2024-07-05T07:50:25+00:00","dateModified":"2024-07-05T07:50:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#webpage"},"wordCount":2077,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-cinta-terhadap-diri-sendiri-yang-berlebihan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/pexels-photo-953162.jpeg","articleSection":["Buku Self Improvement"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25","name":"Laila","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg","caption":"Laila"},"sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/laila-wulanalfi-4a563623b\/"],"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/lailawu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95783"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533088"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95783"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95783\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95862,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95783\/revisions\/95862"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95784"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}