{"id":9014,"date":"2021-02-03T13:29:14","date_gmt":"2021-02-03T06:29:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=9014"},"modified":"2023-06-27T14:12:22","modified_gmt":"2023-06-27T07:12:22","slug":"cara-mendidik-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/","title":{"rendered":"Cara Mendidik Anak Yang Baik &#038; Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu kesalahan ketika menjadi orang tua adalah tidak seimbangnya peran orang tua dalam mengaplikasikan cara mendidik anak dengan benar. Kita pun menyadari tentang itu, bahwasanya peran ibu lah yang lebih dominan daripada peran ayah dalam mendidik anak. Begitupun dengan survei yang pernah dilakukan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada 2015 lalu, bahwa kualitas ayah dalam mengasuh anak hanya berkisar 3,8 dari 5. Ketimpangan angka ini masih cukup jauh berbeda.<\/p>\n<p>Dari adanya data tersebut, sebagai orang tua harusnya kamu lebih<em> aware <\/em>bagaimana agar bisa menyeimbangkan peran keduanya dalam mendidik anak dengan benar. Karena, ibu adalah pendidik terbaik atau madrasah pertama, sedangkan ayah adalah <em>role model <\/em>bagi anak-anaknya nanti.<\/p>\n<p>Nah, Gramedia.com akan memberi informasi kira-kira peran seperti apa yang bisa kamu optimalkan dalam menjalani masa <em>parenting<\/em> untuk anak usia dini? Serta, bagaimana menjalani masa <em>parenting<\/em> dari rumah sebaik mungkin ketika menangani kasus-kasus tertentu?<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#Cara_Mendidik_Anak_Balita_Agar_Nurut\" title=\"Cara Mendidik Anak Balita Agar Nurut\">Cara Mendidik Anak Balita Agar Nurut<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#1_Memberi_Arahan_Dengan_Penuh_Cinta_dan_Kasih_Sayang\" title=\"1. Memberi Arahan Dengan Penuh Cinta dan Kasih Sayang\">1. Memberi Arahan Dengan Penuh Cinta dan Kasih Sayang<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#2_Menghindari_Bersikap_Buruk_di_Depan_Sang_Buah_Hati\" title=\"2. Menghindari Bersikap Buruk di Depan Sang Buah Hati\">2. Menghindari Bersikap Buruk di Depan Sang Buah Hati<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#3_Rajin_Menjadi_Pendengar_yang_Baik\" title=\"3. Rajin Menjadi Pendengar yang Baik\">3. Rajin Menjadi Pendengar yang Baik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#4_Memberi_Kenyamanan\" title=\"4. Memberi Kenyamanan\">4. Memberi Kenyamanan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#5_Meluangkan_Waktu_Untuk_Bermain_dan_Belajar_Bersama\" title=\"5. Meluangkan Waktu Untuk Bermain dan Belajar Bersama\">5. Meluangkan Waktu Untuk Bermain dan Belajar Bersama<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#Mengoptimalkan_Peran_Orang_Tua_Ayah_Dalam_Pendidikan_Anak\" title=\"Mengoptimalkan Peran Orang Tua Ayah Dalam Pendidikan Anak\">Mengoptimalkan Peran Orang Tua Ayah Dalam Pendidikan Anak<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#1_Ayah_Sebagai_Teman_Bermain\" title=\"1. Ayah Sebagai Teman Bermain\">1. Ayah Sebagai Teman Bermain<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#2_Ayah_Sebagai_Pendidik\" title=\"2. Ayah Sebagai Pendidik\">2. Ayah Sebagai Pendidik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#3_Ayah_Sebagai_Pelindung\" title=\"3. Ayah Sebagai Pelindung\">3. Ayah Sebagai Pelindung<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#4_Ayah_Sebagai_Rekan\" title=\"4. Ayah Sebagai Rekan\">4. Ayah Sebagai Rekan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#Mengoptimalkan_Peran_Orang_Tua_Ibu_Dalam_Pendidikan_Anak\" title=\"Mengoptimalkan Peran Orang Tua Ibu Dalam Pendidikan Anak\">Mengoptimalkan Peran Orang Tua Ibu Dalam Pendidikan Anak<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#1_Ibu_Sebagai_Manajer_Rumah_Tangga\" title=\"1. Ibu Sebagai Manajer Rumah Tangga\">1. Ibu Sebagai Manajer Rumah Tangga<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#2_Ibu_Sebagai_Koki_Hebat\" title=\"2. Ibu Sebagai Koki Hebat\">2. Ibu Sebagai Koki Hebat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#3_Ibu_Sebagai_Perawat_dan_Dokter\" title=\"3. Ibu Sebagai Perawat dan Dokter\">3. Ibu Sebagai Perawat dan Dokter<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#4_Ibu_Sebagai_Akuntan_Terbaik\" title=\"4. Ibu Sebagai Akuntan Terbaik\">4. Ibu Sebagai Akuntan Terbaik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#5_Ibu_Sebagai_Madrasah_Pertama\" title=\"5. Ibu Sebagai Madrasah Pertama\">5. Ibu Sebagai Madrasah Pertama<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#Bagaimana_Dengan_Cara_Mendidik_Anak_yang_Bandel\" title=\"Bagaimana Dengan Cara Mendidik Anak yang Bandel?\">Bagaimana Dengan Cara Mendidik Anak yang Bandel?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mendidik_Anak_Balita_Agar_Nurut\"><\/span><strong>Cara Mendidik Anak Balita Agar Nurut<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu alasan kenapa kamu bisa membaca tulisan ini adalah sinyal dari Sang Pencipta agar kamu bisa memanfaatkan <em>golden age <\/em>yang sering dikenal dengan usia balita ini sebaik mungkin. Karena, dalam dunia <em>parenting,<\/em> pendidikan anak harus dimulai dari segala faktor usia. Mulai usia balita, remaja, hingga dewasa. Tetapi, pembahasan dari kita kali ini lebih terbatas pada usia balita saja.<\/p>\n<p>Usia balita adalah usia emas sang buah hati (<em>golden age<\/em>). Usia dimana tumbuh kembang sang buah hati terjadi begitu pesat. Menurut Benyamin S Bloom, seorang ahli pendidikan dari Universitas Chicago dalam <em>Stability and Change in Human Characteristics <\/em>menjelaskan, potensi intelegensi anak pada <em>golden age <\/em>(lebih tepatnya sampai usia 4 tahun) ini mulai terbentuk sekitar 50%, saat usia 8 tahun nanti sudah mencapai 80%, dan akan mencapai total kecerdasan pada usia 18 tahun.<\/p>\n<p>[vc_row][vc_column][vc_empty_space][\/vc_column][\/vc_row][vc_row gap=\"35\"][vc_column width=\"1\/4\"][vc_single_image image=\"8761\" img_size=\"full\" alignment=\"center\"][vc_custom_heading text=\"Parenting Tanpa Galau\" font_container=\"tag:p|text_align:center\" google_fonts=\"font_family:Playfair%20Display%3Aregular%2Citalic%2C700%2C700italic%2C900%2C900italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal\"][vc_btn title=\"Lihat Buku\" color=\"sky\" align=\"center\" link=\"url:https%3A%2F%2Fwww.gramedia.com%2Fproducts%2Fparenting-tanpa-galau%3Futm_source%3Dbestseller%26utm_medium%3Dbestsellerbuku%26utm_campaign%3Dseo%26utm_content%3DBest_Seller_Buku||target:%20_blank|\"][\/vc_column][vc_column width=\"1\/4\"][vc_single_image image=\"8762\" img_size=\"full\" alignment=\"center\"][vc_custom_heading text=\"The Danish Way Of Parenting\" font_container=\"tag:p|text_align:center\" google_fonts=\"font_family:Playfair%20Display%3Aregular%2Citalic%2C700%2C700italic%2C900%2C900italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal\"][vc_btn title=\"Lihat Buku\" color=\"sky\" align=\"center\" link=\"url:https%3A%2F%2Fwww.gramedia.com%2Fproducts%2Fthe-danish-way-of-parenting%3Futm_source%3Dbestseller%26utm_medium%3Dbestsellerbuku%26utm_campaign%3Dseo%26utm_content%3DBest_Seller_Buku||target:%20_blank|\"][\/vc_column][vc_column width=\"1\/4\"][vc_single_image image=\"8763\" img_size=\"full\" alignment=\"center\"][vc_custom_heading text=\"Happy Healthy Parenting\" font_container=\"tag:p|text_align:center\" google_fonts=\"font_family:Playfair%20Display%3Aregular%2Citalic%2C700%2C700italic%2C900%2C900italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal\"][vc_btn title=\"Lihat Buku\" color=\"sky\" align=\"center\" link=\"url:https%3A%2F%2Fwww.gramedia.com%2Fproducts%2Fhappy-healthy-parenting%3Futm_source%3Dbestseller%26utm_medium%3Dbestsellerbuku%26utm_campaign%3Dseo%26utm_content%3DBest_Seller_Buku||target:%20_blank|\"][\/vc_column][vc_column width=\"1\/4\"][vc_single_image image=\"8764\" img_size=\"full\" alignment=\"center\"][vc_custom_heading text=\"Reading Parenting\" font_container=\"tag:p|text_align:center\" google_fonts=\"font_family:Playfair%20Display%3Aregular%2Citalic%2C700%2C700italic%2C900%2C900italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal\"][vc_btn title=\"Lihat Buku\" color=\"sky\" align=\"center\" link=\"url:https%3A%2F%2Fwww.gramedia.com%2Fproducts%2Freading-parenting%3Futm_source%3Dbestseller%26utm_medium%3Dbestsellerbuku%26utm_campaign%3Dseo%26utm_content%3DBest_Seller_Buku||target:%20_blank|\"][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\r\n\n<p><em>Nah<\/em>, berikut tips yang bisa Gramedia.com berikan agar kamu memanfaatkan dengan baik momen emas tersebut untuk mendidik sang buah hati dari rumah.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memberi_Arahan_Dengan_Penuh_Cinta_dan_Kasih_Sayang\"><\/span><strong>1. Memberi Arahan Dengan Penuh Cinta dan Kasih Sayang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kamu tidak harus menuntut sang buah hati sesuai dengan keinginan. Cukup arahkan apabila memang terkesan menyimpang. Arahkanlah dengan bahasa yang sopan, tutur kata yang lembut, dan hindari kekerasan. Berikan sepenuh cinta dan kasih sayang karena <em>golden age <\/em>adalah usia yang menjadi parameter sederhana guna menilai kenormalan status kesehatan sang buah hati kelak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Secara psikologis dengan kamu memberikan cinta dan kasih sayang penuh. Maka, turut membantu sang buah hati agar tidak menyimpan kenangan luka masa kecil.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menghindari_Bersikap_Buruk_di_Depan_Sang_Buah_Hati\"><\/span><strong>2. Menghindari Bersikap Buruk di Depan Sang Buah Hati<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sang buah hati bisa meniru apa saja yang orang tua atau orang lain lakukan di hadapannya. Ada yang dampaknya ditiru saat itu juga, ada yang memang terekam kuat di memori ingatannya untuk kemudian hari ditiru.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika sikap buruk yang kamu perlihatkan, sang buah hati akan meniru sikap buruk tersebut. Sebaliknya, jika sikap baik yang kamu perlihatkan, sang buah hati akan meniru sikap baik tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Rajin_Menjadi_Pendengar_yang_Baik\"><\/span><strong>3. Rajin Menjadi Pendengar yang Baik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ketika anak sudah bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, ocehan-ocehan anak jangan kamu abaikan begitu saja. Dengarkan secara baik apa yang anak ucapkan. Cerna dan berilah respon baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika memang ocehannya baik, kamu bisa memberikan pujian, apresiasi, atau ciuman. Sebaliknya, jika ocehannya kurang baik, kamu harus mampu memberikan penjelasan dengan baik, Hindari menggunakan kata-kata kasar dan kekerasan fisik. Dengan demikian, rasa percaya diri anak bisa meningkat, karena merasa dihargai dan tidak diintimidasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Memberi_Kenyamanan\"><\/span><strong>4. Memberi Kenyamanan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tanamkan sebisa mungkin bahwa, \u201c<em>orang tua adalah tempat ternyaman pertama untuk anak<\/em>\u201d. Kamu harus menjadi orang tua yang bisa memahami apa keinginan anak. Misalnya, ketika masih masa kanak-kanak, berarti kamu harus menjadi teman bermain ternyaman untuk anak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Beda lagi ketika nanti si anak sudah menginjak remaja,\u00a0 bukan menjadi teman bermain lagi. Tetapi, intensitasnya sudah berubah menjadi teman curhat ternyaman, dan lain sebagainya. Dengan begitu, anak akan terbuka atas setiap masalah yang dihadapi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Meluangkan_Waktu_Untuk_Bermain_dan_Belajar_Bersama\"><\/span><strong>5. Meluangkan Waktu Untuk Bermain dan Belajar Bersama<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><em>Golden age <\/em>memang usia bermain. Cara mendidik anak di usia ini adalah dengan menemaninya main tanpa memberikan aturan terikat. Biarkan sang buah hati bereksplorasi dan berkreativitas sesukanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain itu, kamu harus memberikan pengajaran kepada sang buah hati, bagaimana bisa mengenal dunia luar, lingkungan sekitar, cara adaptasi, hingga bersosialisasi dengan sesama. Serta, pengajaran bagaimana sang buah hati mampu menghargai dan menghormati sesama Karena inilah kunci kepribadian baik yang akan sang buah hati bawa hingga dewasa nanti.<\/p>\n<p>Jadi, manfaatkan betul <em>golden age <\/em>ini untuk mendidik anak sebaik mungkin. Karena menurut Sutaryati (2006), jika pada usia tersebut sang buah hati tidak mendapat rangsangan maksimal dari orang tuanya, maka potensi tumbuh kembang sang buah hati juga tidak akan optimal.<\/p>\n<p>Baca Juga\u00a0<a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/nama-bayi-perempuan-unik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nama Bayi Perempuan Unik dan Artinya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengoptimalkan_Peran_Orang_Tua_Ayah_Dalam_Pendidikan_Anak\"><\/span><strong>Mengoptimalkan Peran Orang Tua Ayah Dalam Pendidikan Anak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Peran ayah memang tidak terlalu dominan daripada peran ibu dalam mendidik anak. Hal ini dikarenakan ayah sibuk bekerja, sering banyak kegiatan di luar rumah, dan kurangnya pengetahuan tentang dunia <em>parenting<\/em>. Sehingga, kuantitas sekaligus kualitas untuk mendidik anak menjadi berkurang.<\/p>\n<p>Nah, dari permasalahan di atas, saat kamu menjadi ayah, berarti harus lebih pandai dalam mencari peluang agar jalinan ikatan dengan anak berjalan lancar. Beberapa hal yang dapat kamu optimalkan untuk memberikan pengasuhan terbaik bagi anak-anak menurut Najelaa Shihab ada empat, yaitu:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ayah_Sebagai_Teman_Bermain\"><\/span><strong>1. Ayah Sebagai Teman Bermain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ketika ayah menemani anak bermain, hal ini bisa meningkatkan kualitas mental anak. Hal ini didukung oleh hasil sebuah riset, bahwasanya psikologis anak bisa bermasalah sekitar 63% apabila intensitas perhatian ayah ke anak berkurang. Misalnya, anak akan memiliki sifat mudah labil, depresi, gelisah, dan fobia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sehingga, apabila sejak kecil kamu sudah membiasakan diri untuk menemani anak bermain, hal ini akan berdampak positif di kemudian hari. Psikologis anak akan membaik, begitupun dengan konektivitas kamu dengan anak akan terbangun secara lebih optimal.<\/p>\n<p>[vc_row gap=\"35\"][vc_column width=\"1\/4\"][vc_single_image image=\"8765\" img_size=\"full\" alignment=\"center\"][vc_custom_heading text=\"Parenting Life - Before After 01\" font_container=\"tag:p|text_align:center\" google_fonts=\"font_family:Playfair%20Display%3Aregular%2Citalic%2C700%2C700italic%2C900%2C900italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal\"][vc_btn title=\"Lihat Buku\" color=\"sky\" align=\"center\" link=\"url:https%3A%2F%2Fwww.gramedia.com%2Fproducts%2Fparenting-life-before-after-01%3Futm_source%3Dbestseller%26utm_medium%3Dbestsellerbuku%26utm_campaign%3Dseo%26utm_content%3DBest_Seller_Buku||target:%20_blank|\"][\/vc_column][vc_column width=\"1\/4\"][vc_single_image image=\"8766\" img_size=\"full\" alignment=\"center\"][vc_custom_heading text=\"Parenting 4.0 Mendiidk Anak Di Era Digital\" font_container=\"tag:p|text_align:center\" google_fonts=\"font_family:Playfair%20Display%3Aregular%2Citalic%2C700%2C700italic%2C900%2C900italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal\"][vc_btn title=\"Lihat Buku\" color=\"sky\" align=\"center\" link=\"url:https%3A%2F%2Fwww.gramedia.com%2Fproducts%2Fparenting-40-mendiidk-anak-di-era-digital%3Futm_source%3Dbestseller%26utm_medium%3Dbestsellerbuku%26utm_campaign%3Dseo%26utm_content%3DBest_Seller_Buku||target:%20_blank|\"][\/vc_column][vc_column width=\"1\/4\"][vc_single_image image=\"8767\" img_size=\"full\" alignment=\"center\"][vc_custom_heading text=\"Positive Parenting Membangun Karakter Positif Anak\" font_container=\"tag:p|text_align:center\" google_fonts=\"font_family:Playfair%20Display%3Aregular%2Citalic%2C700%2C700italic%2C900%2C900italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal\"][vc_btn title=\"Lihat Buku\" color=\"sky\" align=\"center\" link=\"url:https%3A%2F%2Fwww.gramedia.com%2Fproducts%2Fpositive-parenting-membangun-karakter-positif-anak%3Futm_source%3Dbestseller%26utm_medium%3Dbestsellerbuku%26utm_campaign%3Dseo%26utm_content%3DBest_Seller_Buku||target:%20_blank|\"][\/vc_column][vc_column width=\"1\/4\"][vc_single_image image=\"8768\" img_size=\"full\" alignment=\"center\"][vc_custom_heading text=\"Adaptive Parenting\" font_container=\"tag:p|text_align:center\" google_fonts=\"font_family:Playfair%20Display%3Aregular%2Citalic%2C700%2C700italic%2C900%2C900italic|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal\"][vc_btn title=\"Lihat Buku\" color=\"sky\" align=\"center\" link=\"url:https%3A%2F%2Fwww.gramedia.com%2Fproducts%2Fadaptive-parenting||target:%20_blank|\"][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\r\n\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Ayah_Sebagai_Pendidik\"><\/span><strong>2. Ayah Sebagai Pendidik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ayah menjadi <em>role model <\/em>bagaimana kedepannya anak membentuk dan mewujudkan cita-citanya. Hal ini dikarenakan biasanya ayah lebih memiliki visi jangka panjang daripada ibu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nah, <strong>cara mendidik anak<\/strong> yang bisa kamu optimalkan adalah dengan sering mengajaknya berbicara, mempersilakan anak menyampaikan pendapatnya (diskusi ringan saat sudah mampu berkomunikasi), mengetahui keinginan anak, sekaligus membersamai sang anak dalam memenuhi rasa keingintahuan yang tinggi, dan yang tidak kalah penting adalah membentuk pola pikir yang terus bertumbuh (<em>growth mindset<\/em>).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan melatih anak agar memiliki <em>growth mindset, <\/em>maka permasalahan sebesar 56% daya tangkap anak di bawah rata-rata bisa kamu minimalisir. Karena, anak sudah terbiasa menyerap banyak informasi sejak kecil dan menyaringnya sebaik mungkin. Sehingga, dampak positif dari pembiasaan seperti ini anak akan memiliki daya tangkap di atas rata-rata.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Ayah_Sebagai_Pelindung\"><\/span><strong>3. Ayah Sebagai Pelindung<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dari jiwa maskulinnya ayah, mengharuskan anak-anaknya tidak mudah bergantung pada orang lain termasuk orang tuanya sendiri guna memperoleh bantuan atau perlindungan. Karena kamu mengajarkan kepada anak bahwa, \u201c<em>orang tua tidak bisa selalu hadir membersamai, apalagi orang lain<\/em>\u201d. Sehingga, anak akan terbiasa dengan <em>self protection. <\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ayah_Sebagai_Rekan\"><\/span><strong>4. Ayah Sebagai Rekan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Selain menjadi <em>partner parenting<\/em> ibu, ayah harus bisa menjadi <em>partner <\/em>bagi anak-anaknya. Cara yang bisa kamu optimalkan ketika menjadi <em>partner <\/em>anak adalah dengan jadilah orang tua, teman, sahabat, kritikus, serta banyak hal lainnya sesuai dengan situasi dan kondisi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang mana, semata-mata itu semua demi kebaikan sang buah hati kedepannya. Bahkan, lebih baik sang buah hati bisa terbuka kepada orang tuanya sendiri daripada terbuka kepada orang lain. Dengan cara menjadi rekan terbaik bagi sang buah hati, kamu mampu meminimalisir 43% permasalahan agresif yang sering terjadi pada anak.<\/p>\n<p>Dari empat poin di atas, harapannya bisa kamu optimalkan sebaik mungkin ketika menyandang peran sebagai ayah. Berikanlah pola asuh terbaik untuk anak.<\/p>\n<p>Nah, muncul pertanyaan bagaimana jika dipisahkan oleh jarak? Misalnya ayah bekerja di luar kota dan hanya bisa bertemu sebentar saja?<\/p>\n<p>Gramedia.com akan memberikan tips untuk kamu yang sedang mengalami masa <em>Long Distance Relationship <\/em>(LDR). Cobalah untuk memanfaatkan teknologi sebaik mungkin. Dengan adanya teknologi, perkembangan anak dapat kamu <em>handle<\/em> dengan baik, walaupun dengan cara LDR-an.<\/p>\n<p>Kamu bisa meluangkan waktu dari padatnya aktivitas kerja untuk menjalin komunikasi dengan anak <em>via video call. <\/em>Misalnya, sekadar menanyakan keadaan anak di jam tersebut sedang apa, bercanda bersama, sudah makan atau belum, <em>deep talk <\/em>secara lebih intens, mengungkapkan perasaan sayang, merencanakan liburan keluarga, memberikan motivasi, atau wejangan lainnya.<\/p>\n<p>Sehingga, walaupun jarak memisahkan, tetapi kekuatan emosionalnya masih tetap terbangun. Kamu dan anak akan merasa tetap dekat, sehingga hubungannya menjadi lebih hidup.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Baca Juga\u00a0<a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manajemen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manajemen : Pengertian Menurut Para Ahli, Fungsi, Tujuan, &amp; Prinsip<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengoptimalkan_Peran_Orang_Tua_Ibu_Dalam_Pendidikan_Anak\"><\/span><strong>Mengoptimalkan Peran Orang Tua Ibu Dalam Pendidikan Anak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Seperti yang sering kamu rasakan, bahwa menjadi istri sekaligus ibu adalah pekerjaan ganda yang tidak mudah. Sering mendengar keluhan capek karena banyak pekerjaan yang harus dijalankan. Mulai dari membersihkan rumah, menyiapkan segala kebutuhan suami, merawat anak, sekaligus membimbing anak ketika mengerjakan pekerjaan sekolah.<\/p>\n<p>Tetapi, sisi positif dari lelahnya memiliki peran ganda tersebut, kamu memiliki peran besar dalam mewujudkan kesuksesan sang buah hati. Mulai dari memberikan kasih sayang yang tulus, deraian air mata ketika berdoa, sentuhan lembut jari-jemarimu mampu menjadi penyemangat sang buah hati untuk menggapai kesuksesan di masa depan.<\/p>\n<p>Nah, secara lebih spesifik Gramedia.com akan memberikan beberapa informasi bagaimana sih kamu bisa mengoptimalkan peran menjadi ibu dari rumah dalam mendidik anak dengan baik?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ibu_Sebagai_Manajer_Rumah_Tangga\"><\/span><strong>1. Ibu Sebagai Manajer Rumah Tangga<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ibu menjadi manajer untuk mengatur segala keperluan yang ada di dalam rumah tangga. Ketika anak sudah enak diajak komunikasi dan sekiranya bisa membantu pekerjaan rumah, kamu bisa memberikan pelatihan bagaimana cara mengerjakan tugas rumah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tetapi, jika usianya masih balita, kemungkinan besar sang anak masih kurang mengerti tentang pekerjaan rumah. Tidaklah mengapa karena kamu masih bisa untuk memberikan pengetahuan atau nasehat kepada anak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Misalnya, \u201c<em>ketika mainan adek \u00a0sudah ibu bereskan dan adek ingin menggunakannya lagi, maka setelah selesai bermain adek harus membereskannya kembali ya agar rapi\u201d.<\/em><\/p>\n<p><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Jadi, tugas kamu untuk membereskan mainan tersebut menjadi berkurang dan bisa melatih anak untuk memahami, \u201c<em>oh ini ya namanya beberes<\/em>\u201d, di kemudian hari.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Ibu_Sebagai_Koki_Hebat\"><\/span><strong>2. Ibu Sebagai Koki Hebat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebagai koki rumahan, kamu harus kreatif menyajikan makanan untuk semua anggota keluarga termasuk untuk anak. Pasalnya, jika kamu mengalami keluhan karena anak susah makan, coba lakukan <em>cross check. <\/em>Apakah kamu sudah kreatif menyajikan makanan? Misalnya dengan tema karakter tertentu agar si buah hati tertarik makan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika belum, kamu bisa mencoba cara ini. Buatlah tema-tema <em>cartoon <\/em>kesukaan si buah hati. Ajaklah ngobrol sebelum menyantapnya. Buatlah seolah-olah, sang buah hati sedang makan bersama karakter kesukaannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan menjadi koki kreatif dan juga hebat, maka untuk selanjutnya kamu bisa tetap merencanakan makan bersama keluarga saat anak-anak sudah besar. Daripada anak-anak makan di luar, kan?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Juga menurut salah seorang ibu yang berusia 27 tahun di Chicago, anak yang awalnya menjadi pemberontak, setelah menerapkan makan malam bersama keluarga dan kualitas makan malamnya terjaga (tidak <em>multi tasking<\/em> sembari nonton TV, makan sendiri-sendiri, atau telponan), maka hal tersebut bisa memperbaiki sikap buruk anak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Ibu_Sebagai_Perawat_dan_Dokter\"><\/span><strong>3. Ibu Sebagai Perawat dan Dokter<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ibu harus bisa memastikan kebutuhan nutrisi anak tercukupi guna meminimalisir terjadinya sakit. Kesehatan anak harus tetap kamu perhatikan, karena anak masih rentan terserang sakit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika terlanjur sakit, kamu juga yang harus siap siaga memberikan pertolongan kepada sang buah hati. Bukan hanya memberikan obat, menyiapkan makanan untuk si buah hati, tetapi juga memberikan kasih sayang penuh dan dukungan agar segera sembuh ketika merawatnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ibu_Sebagai_Akuntan_Terbaik\"><\/span><strong>4. Ibu Sebagai Akuntan Terbaik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tak jarang, perihal keuangan dibebankan kepada ibu sebagai akuntan terbaik. Nah, jadi kamu harus bisa mengalokasikan pengeluaran sesuai pos-pos kebutuhan. Hindari perilaku konsumtif, khususnya untuk kepentingan pribadi dan ingatlah bahwa kamu sudah memiliki tanggungan untuk turut membiayai anak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagaimana memberikan kepuasan atas keinginan yang ada? Boleh-boleh saja, asalkan tidak sering, proporsinya harus lebih sedikit daripada kebutuhan. Karena dengan memenuhi beberapa keinginan juga bisa membantu kesehatan jiwa tetap terjaga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan demikian, pemasukan dan pengeluaran bisa kamu kelola dengan baik. Jadilah <em>mom financial planner <\/em>terbaik agar tidak mengalami defisit setiap bulannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Ibu_Sebagai_Madrasah_Pertama\"><\/span><strong>5. Ibu Sebagai Madrasah Pertama<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Menjadi madrasah pertama bukanlah pekerjaan mudah, namun menjadi tugas mulia. Kamu bisa mengoptimalkan gelar ini dari rumah. Cetaklah generasi agar memiliki kepribadian baik, cerdas intelektual, cerdas emosional, dan cerdas spiritual.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kamu harus mampu mengklasifikasikan sifat masing-masing anak. Meskipun anak tersebut kembar, sifatnya pasti berbeda. Nah, beda sifat beda cara pengasuhan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Misalnya, seorang anak yang memiliki sifat introvert tidak bisa kamu paksa untuk senang bersosialisasi dengan banyak orang. Pun tidak bisa kamu memaksa anak untuk pandai berbicara di hadapan banyak orang. Kenali apa saja kekurangan sifat introvert untuk segera kamu atasi dan apa saja kelebihan sifat introvert untuk segera kamu bantu kembangkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hasil didikan melalui madrasah pertama ini bukan semata-mata diukur dari nilai raport. Melainkan diukur dari banyak aspek. Ingat, setiap anak itu unik dan unggul di bidangnya masing-masing.<\/p>\n<p>Dari lima poin di atas, semoga kamu bisa mengoptimalkannya dengan baik. Mintalah bantuan pasangan untuk lebih memberi perhatian, pengertian dan bekerja sama dalam mendidik sang buah hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Dengan_Cara_Mendidik_Anak_yang_Bandel\"><\/span><strong>Bagaimana Dengan<\/strong> <strong>Cara Mendidik Anak yang Bandel?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Nah, untuk kasus tertentu, Gramedia.com memberi contoh kasus anak bandel. Bagaimana orang tua bisa mendidiknya tanpa perlu memarahinya. Dikutip dari laman UNICEF, berikut beberapa poin yang bisa kamu terapkan untuk mendidik anak bandel.<\/p>\n<ol>\n<li>Ketika sang buah hati mulai tidak nyaman di situasi tertentu, segera alihkan perhatiannya ke hal-hal yang positif.<\/li>\n<li>Jika kamu mulai merasa sebal, ambillah nafas 10 detik agar tetap tenanglah ketika menghadapi perilaku sang buah hati.<\/li>\n<li>Daripada menggunakan kekerasan fisik atau bentakan, cobalah untuk memberikan konsekuensi sebagai bentuk tanggung jawab atas pilihan baik buruknya sang buah hati.<\/li>\n<li>Tetap berikan ucapan positif ketika menasehati sang buah hati.<\/li>\n<li>Fokus pada perilaku yang kamu inginkan.<\/li>\n<li>Berbicaralah dengan nada suara rendah.<\/li>\n<li>Berikan pujian atas perilaku baiknya.<\/li>\n<li>Tetap realistis ketika memberi arahan kepada sang buah hati.<\/li>\n<li>Bantu sang buah hati untuk dekat kepada teman-temannya.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Gimana, apakah kamu mulai mendapat <em>insight <\/em>setelah membaca tulisan cara mendidik anak dari Gramedia.com? Semoga bisa segera kamu aplikasikan guna tumbuh kembang terbaik anak, ya!.Dan semangat untuk menjadi pendidik terbaik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n[vc_row][vc_column][vc_empty_space][vc_tta_accordion active_section=\"1\"][vc_tta_section title=\"Artikel Mengenai Anak Lainnya\" tab_id=\"1612157054798-fdb24125-f6db\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n<ul>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/3-kata-ajaib\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Kata Ajaib<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/anak-hiperaktif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Anak Hiperaktif<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/anak-introvert-di-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Anak Introvert di Sekolah<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ide-aktivitas-belajar-sambil-bermain-yang-seru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Belajar Sambil Bermain<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-konsisten-belajar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Konsisten Belajar<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membahagiakan-orang-tua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membahagiakan Orang Tua<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengajari-anak-membaca-yang-efektif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengajari Anak Membaca Yang Efektif<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengajari-menyapih-anak-dari-asi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengajari Menyapih Anak Dari Asi<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengatasi-anak-susah-makan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengatasi Anak Susah Makan<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menggosok-gigi-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menggosok Gigi Anak<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mendidik Anak<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak-yang-sulit-diatur-menurut-psikolog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mendidik Anak yang Sulit Diatur menurut Psikolog<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membangunkan-bayi-yang-susah-bangun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membangunkan Bayi yang Susah Bangun<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cerita-dongeng-anak-sebelum-tidur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cerita Dongeng Anak Sebelum Tidur<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cerita-dongeng-sebelum-tidur-terbaru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cerita Dongeng Sebelum Tidur Terbaru<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/daddy-issue\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daddy Issue<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/dekorasi-ulang-tahun-anak-perempuan-dan-laki-laki\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dekorasi Ulang Tahun Anak Perempuan dan Laki-laki<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-anak-kedua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fakta Anak kedua<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-anak-ketiga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fakta Anak Ketiga<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-anak-pertama\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fakta Anak Pertama<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ide-dekorasi-ulang-tahun-anak-perempuan-dan-laki-laki\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dekorasi Ulang Tahun Anak Perempuan dan Laki-laki<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/joko-kendil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Joko Kendil<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kewajiban-anak-di-rumah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kewajiban Anak di Rumah<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-sehat-untuk-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makanan Sehat untuk Anak<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mainan-anak-zaman-now\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mainan Anak Zaman Now<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/meronce\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Meronce<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mitos-firasat-hamil-anak-perempuan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mitos Firasat Hamil Anak Perempuan<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/parenting-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Parenting Anak<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/parenting-islami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Parenting Islami<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ketahui-proses-perkembangan-pada-bayi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Proses Perkembangan Pada Bayi<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pertumbuhan-dan-perkembangan-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perkembangan Pada Manusia<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-pertumbuhan-dan-perkembangan-pada-makhluk-hidup\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perkembangan-anak-pada-usia-1-tahun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perkembangan Anak pada Usia 1 Tahun<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-cerita-dongeng-sebelum-tidur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cerita Dongeng Sebelum Tidur Terbaru<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strict-parents\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Strict Parents<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tahap-perkembangan-bahasa-anak-usia-dini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tahap Perkembangan Bahasa Anak<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/teori-belajar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teori Belajar<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tips-agar-anak-cepat-membaca\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tips Agar Anak Cepat Membaca<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tips-agar-anak-jago-bahasa-inggris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tips Agar Anak Jago Bahasa Inggris<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tips-agar-anak-jago-bahasa-inggris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tips Menabung untuk Pelajar<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tips-agar-kakak-dan-adik-akur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tips Agar Kakak dan Adik Akur<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-parents\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic Parents<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ucapan-selamat-ulang-tahun-untuk-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ucapan Selamat Ulang Tahun Untuk Anak<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n<p>[vc_row][vc_column][vc_empty_space][vc_tta_accordion active_section=\"1\"][vc_tta_section title=\"Buku Best Seller Anak dan Parenting\" tab_id=\"1612157054798-fdb24125-f6db\"][vc_column_text]<\/p>\r\n<ul>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Best Seller Buku Anak - Bacaan Anak<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cerita-dongeng-anak-bergambar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Cerita Dongeng Anak Bergambar<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-cerita-bergambar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Cerita Bergambar Anak<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-ensiklopedia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Ensiklopedia Anak Sains dan Islam<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-mewarnai-anak-tk-paud\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Mewarnai Anak<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-surat-juz-amma-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Surat Juz Amma Anak<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-parenting-ibu-dan-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Parenting Anak<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-edukasi-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Edukasi Anak<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\r\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu kesalahan ketika menjadi orang tua adalah tidak seimbangnya peran orang tua dalam mengaplikasikan cara mendidik anak dengan benar. Kita pun menyadari tentang itu, bahwasanya peran ibu lah yang lebih dominan daripada peran ayah dalam mendidik anak. Begitupun dengan survei yang pernah dilakukan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada 2015 lalu, bahwa kualitas [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533061,"featured_media":9468,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1839],"tags":[1588,1491],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mendidik Anak Yang Baik &amp; Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara Mendidik Anak Yang Baik dan bagaimana Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak baik dari sisi ayah maupun ibu. Semua dikupas di artikel ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mendidik Anak Yang Baik &amp; Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara Mendidik Anak Yang Baik dan bagaimana Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak baik dari sisi ayah maupun ibu. Semua dikupas di artikel ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-03T06:29:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-27T07:12:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Widiastuty\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":600,\"caption\":\"cara mendidik anak yang baik dan peran orangtua dalam mendidik anak\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/\",\"name\":\"Cara Mendidik Anak Yang Baik & Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-02-03T06:29:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T07:12:22+00:00\",\"description\":\"Cara Mendidik Anak Yang Baik dan bagaimana Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak baik dari sisi ayah maupun ibu. Semua dikupas di artikel ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mendidik Anak Yang Baik &#038; Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/bf370de273ce173a79f2d6707766c4ed\"},\"headline\":\"Cara Mendidik Anak Yang Baik &#038; Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak\",\"datePublished\":\"2021-02-03T06:29:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T07:12:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#webpage\"},\"wordCount\":2254,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg\",\"keywords\":[\"Buku Parenting\",\"parenting\"],\"articleSection\":[\"Buku Parenting\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/bf370de273ce173a79f2d6707766c4ed\",\"name\":\"Widiastuty\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-08.51.03-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-08.51.03-96x96.jpg\",\"caption\":\"Widiastuty\"},\"description\":\"Saya suka menulis terutama pada tema-tema parenting. Lewat tulisan, saya bisa mendapatkan informasi sekaligus menambah wawasan saya tentang dunia parenting. Kontak media sosial Instagram saya Widiastuty\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/widiastuty\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mendidik Anak Yang Baik & Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak","description":"Cara Mendidik Anak Yang Baik dan bagaimana Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak baik dari sisi ayah maupun ibu. Semua dikupas di artikel ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Mendidik Anak Yang Baik & Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak","og_description":"Cara Mendidik Anak Yang Baik dan bagaimana Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak baik dari sisi ayah maupun ibu. Semua dikupas di artikel ini.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2021-02-03T06:29:14+00:00","article_modified_time":"2023-06-27T07:12:22+00:00","og_image":[{"width":800,"height":600,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg","size":"full","id":9468,"alt":"cara mendidik anak yang baik dan peran orangtua dalam mendidik anak","pixels":480000,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Widiastuty","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg","width":800,"height":600,"caption":"cara mendidik anak yang baik dan peran orangtua dalam mendidik anak"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/","name":"Cara Mendidik Anak Yang Baik & Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-02-03T06:29:14+00:00","dateModified":"2023-06-27T07:12:22+00:00","description":"Cara Mendidik Anak Yang Baik dan bagaimana Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak baik dari sisi ayah maupun ibu. Semua dikupas di artikel ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mendidik Anak Yang Baik &#038; Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/bf370de273ce173a79f2d6707766c4ed"},"headline":"Cara Mendidik Anak Yang Baik &#038; Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak","datePublished":"2021-02-03T06:29:14+00:00","dateModified":"2023-06-27T07:12:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#webpage"},"wordCount":2254,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mendidik-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/03132713\/Cara-Mendidik-Anak-Yang-Baik-Peran-Orang-Tua-Dalam-Mendidik-Anak-1.jpg","keywords":["Buku Parenting","parenting"],"articleSection":["Buku Parenting"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/bf370de273ce173a79f2d6707766c4ed","name":"Widiastuty","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-08.51.03-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-08.51.03-96x96.jpg","caption":"Widiastuty"},"description":"Saya suka menulis terutama pada tema-tema parenting. Lewat tulisan, saya bisa mendapatkan informasi sekaligus menambah wawasan saya tentang dunia parenting. Kontak media sosial Instagram saya Widiastuty","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/widiastuty\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9014"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533061"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9014"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12156,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9014\/revisions\/12156"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9468"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}