{"id":88702,"date":"2024-03-25T10:56:36","date_gmt":"2024-03-25T03:56:36","guid":{"rendered":"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/?p=88702"},"modified":"2024-03-25T10:56:36","modified_gmt":"2024-03-25T03:56:36","slug":"emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/","title":{"rendered":"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Emot Batu \u2013 <\/strong>Apakah <em>Grameds <\/em>mengetahui arti <em>emot<\/em> batu yang belakangan ini kerap digunakan, baik ketika membagikan foto di sosial media maupun percakapan pribadi melalui <em>chat<\/em>? Meski tampak seperti ukiran batu biasa, tetapi ternyata batu ini memiliki kisah uniknya tersendiri. Mari kita kupas lebih lanjut misteri dibalik <em>emot<\/em> batu, <em>yuk <\/em>simak artikel berikut ini!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#Arti_Emot_Batu\" title=\"Arti Emot Batu\">Arti Emot Batu<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#Patung_Moai_Batu_di_Balik_Emot_Populer\" title=\"Patung Moai, Batu di Balik Emot Populer\">Patung Moai, Batu di Balik Emot Populer<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#Cara_Pembuatan_Patung_Moai\" title=\"Cara Pembuatan Patung Moai\">Cara Pembuatan Patung Moai<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#Arti_dan_Fungsi_Patung_Moai\" title=\"Arti dan Fungsi Patung Moai\">Arti dan Fungsi Patung Moai<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#Legenda_Patung_Moai\" title=\"Legenda Patung Moai\">Legenda Patung Moai<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#1_Hotu_Matua_dan_Tujuh_Penjelajah\" title=\"1. Hotu Matu&#8217;a dan Tujuh Penjelajah\">1. Hotu Matu&#8217;a dan Tujuh Penjelajah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#2_Telinga_Panjang_dan_Telinga_Pendek\" title=\"2. Telinga Panjang dan Telinga Pendek\">2. Telinga Panjang dan Telinga Pendek<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#3_Make-Make_Dewa_Pencipta\" title=\"3. Make-Make, Dewa Pencipta\">3. Make-Make, Dewa Pencipta<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#4_Moai_Kava_Kava\" title=\"4. Moai Kava Kava\">4. Moai Kava Kava<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#Frequently_Asked_Question\" title=\"Frequently Asked Question\">Frequently Asked Question<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#1_Apa_Nama_Emot_Batu\" title=\"1. Apa Nama Emot Batu?\">1. Apa Nama Emot Batu?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#2_Apa_Fungsi_dari_Emot_Batu\" title=\"2. Apa Fungsi dari Emot Batu?\">2. Apa Fungsi dari Emot Batu?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#3_Bagaimana_Cara_Mencari_Emot_Batu_di_Handphone\" title=\"3. Bagaimana Cara Mencari Emot Batu di Handphone?\">3. Bagaimana Cara Mencari Emot Batu di Handphone?<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Arti_Emot_Batu\"><\/span>Arti <em>Emot<\/em> Batu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dikutip dari laman resmi <em>emoji guide,<\/em> <em>emot<\/em> kepala batu digambarkan sebagai sebuah patung <em>Moai<\/em> raksasa sosok manusia yang terdapat di Pulau Paskah. Wajah datar dari <em>emot<\/em> kepala batu ini bisa diartikan sebagai ekspresi konyol, tabah, sebal, muka datar, dan lain sebagainya. <em>Emot<\/em> batu ini juga menjadi referensi dari patung bernama <em>Moyai<\/em> yang terletak di daerah dekat stasiun Shibuya, Tokyo.<\/p>\n<p><em>Moai<\/em> adalah emoji yang sudah disetujui sebagai standar <em>Unicode<\/em> 6.0 sejak tahun 2010 silam. Munculnya <em>emot<\/em> kepala batu yang kerap kali diimbuhkan oleh para penghuni dunia maya tersebut viral saat ada unggahan suatu video lelucon yang dinilai kurang lucu di media sosial seperti <em>Facebook, Instagram, TikTok, <\/em>hingga <em>Twitter.<\/em><\/p>\n<p>Ada juga <em>netizen<\/em> yang menganggap bahwa <em>emot<\/em> batu tersebut merupakan ekspresi seorang yang tampan dan pemberani merujuk pada salah satu episode dari serial kartun \u201cSpongeBob Squarepants\u201d di mana <em>Squidward<\/em> dikatakan tampan saat memiliki wajah yang mirip dengan patung <em>Moai<\/em>. Meski begitu, tak ada aturan khusus yang mengikat perihal penggunaan maupun pemaknaan dari <em>emot<\/em> batu ini. Setiap orang dipersilakan menggunakan emoji ini untuk mengekspresikan hal apa saja.<\/p>\n<p>Apabila ditinjau dari segi warna dan bentuknya, <em>emot<\/em> batu memiliki perbedaan di masing-masing <em>platform<\/em>. Bahkan, perbedaannya juga terdapat dari posisi wajahnya menghadap.<\/p>\n<p><em>Emot<\/em> kepala batu yang menghadap ke arah kanan dapat ditemukan di <em>WhatsApp<\/em> serta <em>Messenger<\/em>. Sementara itu, <em>emot<\/em> batu yang menghadap ke arah kiri dapat ditemukan di <em>platform<\/em> <em>Samsung, Facebook, Google, Mozilla, <\/em>serta <em>Apple<\/em>. Lain lagi dengan <em>emot<\/em> yang menghadap ke arah depan dapat ditemukan di <em>Twitter<\/em>.<\/p>\n<p>Untuk penamaannya sendiri, di masing-masing platform juga berbeda. Nama yang disandang oleh <em>emot<\/em> batu ini diantaranya ialah <em>Human Rock Carving, Moai, Moyai Statue, <\/em>dan <em>Easter Island<\/em>.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/arti-emoticon-dari-cowok\/\">23 Arti Emoticon dari Cowok Saat Chatting, Simak Artinya Disini!<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Patung_Moai_Batu_di_Balik_Emot_Populer\"><\/span>Patung <em>Moai<\/em>, Batu di Balik <em>Emot<\/em> Populer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pulau Paskah\u00a0 yang merupakan bagian dari negara Cile, tepatnya di bagian selatan Samudra Pasifik adalah salah satu pulau termisterius di seluruh dunia. Pulau ini bahkan masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia <em>UNESCO<\/em>.<\/p>\n<p>Mungkin <em>Grameds<\/em> sudah pernah mendengar jika di pesisir pulau Paskah ini terdapat ratusan patung raksasa yang telah berusia sekitar 400 tahun yang disebut dengan <em>Moai<\/em>. <em>Moai<\/em> adalah patung manusia yang jenisnya <em>monolitis<\/em> atau dipahat hanya dari satu buah batu. Meski begitu, ada pula <em>Moai<\/em> yang terdiri dari dua buah batu pahat yang menjadi penyusun antara bagian tubuh dengan kepalanya.<\/p>\n<p>Sekarang ini, terdapat kurang lebih 887 <em>Moai<\/em> yang tersebar di pulau Paskah atau <em>Rapa Nui<\/em>, sebagaimana penduduk lokal menamai pulau tersebut. Ada 13 <em>Moai<\/em> yang berdiri di alas tempat ritual terbesar yang dinamakan <em>Ahu Tongariki<\/em>. Dengan patung-patung tersebut yang ukuranya terlalu besar serta tubuh tanpa kaki, dirasa akan sulit membayangkan cara patung monolitik raksasa yang bahkan beratnya mencapai 88 ton serta dibangun sekitar 900 tahun silam dapat berpindah ke pulau terpencil ini.<\/p>\n<p>Untuk mencari fakta unik di dunia lainnya, <em>Grameds <\/em>bisa menyimak buku berikut ini!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/1200-fakta-unik-destinasi-wisata-dunia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-88707\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1200-Fakta-Unik-Destinasi-Wisata-Dunia.jpg\" alt=\"1200 Fakta Unik Destinasi Wisata Dunia\" width=\"497\" height=\"665\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1200-Fakta-Unik-Destinasi-Wisata-Dunia.jpg 650w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1200-Fakta-Unik-Destinasi-Wisata-Dunia-224x300.jpg 224w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1200-Fakta-Unik-Destinasi-Wisata-Dunia-561x751.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1200-Fakta-Unik-Destinasi-Wisata-Dunia-364x487.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1200-Fakta-Unik-Destinasi-Wisata-Dunia-608x814.jpg 608w\" sizes=\"(max-width: 497px) 100vw, 497px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/1200-fakta-unik-destinasi-wisata-dunia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-57796\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/negara-tersantai-di-dunia\/\">Daftar Negara Tersantai di Dunia untuk Wisata dan Healing<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Pembuatan_Patung_Moai\"><\/span>Cara Pembuatan Patung <em>Moai<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92168 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island.jpeg\" alt=\"\" width=\"495\" height=\"279\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island.jpeg 2520w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-300x169.jpeg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-768x432.jpeg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-192x108.jpeg 192w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-384x216.jpeg 384w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-364x205.jpeg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-728x409.jpeg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-561x316.jpeg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-1122x631.jpeg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-608x342.jpeg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-758x426.jpeg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/free-photo-of-moai-statues-stone-statues-on-easter-island-1152x648.jpeg 1152w\" sizes=\"(max-width: 495px) 100vw, 495px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber foto: www.pexels.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hampir seluruh patung tersebut dibuat di tambang batu vulkanik <em>Rano Raraku<\/em> sebelum akhirnya diletakkan di alas batu bernama <em>ahus<\/em> yang terdapat di berbagai titik di garis pantai pulau. Penelitian yang telah dilakukan menemukan bahwa patung-patung yang belum selesai ditambang serta patung-patung terbengkalai yang tergeletak di sisi jalan pulau yang masih harus dipindahkan memiliki ukuran dasar yang lebih lebar apabila dibandingkan dengan patung yang sudah berdiri tegap di atas <em>ahus<\/em>.<\/p>\n<p>Hal yang mengejutkan ialah tubuh patung-patung tersebut condong ke depan sekitar 17 derajat yang menyebabkan pusat massa berada pas di atas tepi bawah depan, sehingga berbentuk membulat. Penyesuaian tersebut membuat patung dapat berguling dari sisi ke sisi untuk diangkut ke tempat tujuan mereka.<\/p>\n<p>Orang-orang <em>Rapanui<\/em> sebenarnya membuat struktur untuk dapat melakukan hal yang sama. Ketika patung tersebut mengarah condong ke depan, maka akan jatuh serta bergerak melintasi bagian depan dan melangkah maju. Saat \u201cberjalan\u201d, <em>Moai<\/em> dibantu menggunakan tali oleh sekelompok orang <em>Rapanui<\/em> di tiap-tiap sisi patung memimpin tangga, sedangkan sekelompok kecil yang ada di belakang bertugas untuk memantapkan gerakan.<\/p>\n<p>Saat patung sudah berada di <em>ahus<\/em>, pemahat akan membuat mata serta membentuk kembali alasnya untuk disesuaikan dengan pusat massa yang memungkinkan patung dapat berdiri tegak dengan sendirinya. Mayoritas <em>Moai<\/em> dibuat di sebuah kawah gunung berapi yang telah punah bernama <em>Rano Raraku<\/em> yang dulunya berfungsi sebagai tempat tambang patung utama.<\/p>\n<p>Menurut peneliti, <em>Rapanui<\/em> lebih memilih untuk membuat patung tersebut berjalan dibandingkan dengan menyeret maupun menggelindingkan di atas kayu gelondongan ialah dilihat dari segi kepraktisan. Patung-patung tersebut sangat berat dan akan menghancurkan kayu gelondongan, sedangkan untuk menyeret patung sebesar itu memerlukan tenaga kerja yang sangat banyak. Di pulau terpencil, tandus, serta memiliki sedikit sumber daya, membuat patung-patung itu berjalan merupakan metode yang efisien.<\/p>\n<p>Mayoritas patung tersebut dibuat dari bahan dasar batu karang vulkanik yang dapat dengan mudah ditemukan di daerah<em> Rano Raraku<\/em>. Di <em>Rano Raraku<\/em> juga ada sekitar 400 patung <em>Moai<\/em> yang hancur maupun tidak terselesaikan. Patung-patung tersebut terlihat ditinggalkan begitu saja secara tiba-tiba oleh para pembuatnya. Sampai saat ini belum diketahui dengan jelas penyebab patung-patung berwajah datar tersebut ditinggalkan dengan kondisi yang demikian.<\/p>\n<p>Ada sebuah dugaan bahwa Pulau Paskah mulanya merupakan pusat dari peradaban yang diyakini sebagai peradaban modern dan sudah sangat tinggi, tetapi tiba-tiba hancur karena terjadi bencana alam yang melanda pulau tersebut. Ada pula yang menciptakan teori bahwa <em>Moai<\/em> dibangun oleh masyarakat kelas bawah dengan tujuan untuk menghormati masyarakat kelas atas.<\/p>\n<p>Penduduk kelas bawah tersebut lalu memberontak dan menyebabkan sebuah perang besar antara kedua golongan yang berakibat hancurnya peradaban di Pulau Paskah. Pendapat tersebut dikuatkan dengan adanya penemuan dari beberapa peneliti yang baru-baru ini menemukan sisa-sisa senjata seperti mata panah serta pisau yang terdapat di gua-gua tersembunyi di Pulau Paskah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Arti_dan_Fungsi_Patung_Moai\"><\/span>Arti dan Fungsi Patung <em>Moai<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92170 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823.jpeg\" alt=\"\" width=\"486\" height=\"274\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823.jpeg 2520w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-300x169.jpeg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-768x432.jpeg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-2048x1152.jpeg 2048w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-192x108.jpeg 192w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-384x216.jpeg 384w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-364x205.jpeg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-728x409.jpeg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-561x316.jpeg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-1122x631.jpeg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-608x342.jpeg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-758x426.jpeg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-photo-14545823-1152x648.jpeg 1152w\" sizes=\"(max-width: 486px) 100vw, 486px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber foto: www.pexels.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sampai saat ini, arti serta fungsi patung <em>Moai <\/em>masih menjadi misteri bahkan bagi para arkeolog. Bahkan, belum ada yang mengetahui arti dari kata <em>Moai<\/em>. Pada beberapa patung <em>Moai <\/em>ditemukan huruf-huruf hieroglif yang mungkin berisi penjelasan perihal patung tersebut maupun pembuatnya. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada arkeolog yang berhasil menerjemahkannya.<\/p>\n<p>Bagi orang <em>Rapa Nui<\/em>, <em>ahu<\/em> dan patung <em>Moai<\/em> adalah sumber kekuatan serta energi sipiritual yang keramat dan memiliki sebuah larangan tersirat. Area yang berada di bawah <em>ahu<\/em> juga dijadikan sebagai kuburan bagi masyarakat <em>Rapa Nui<\/em>, berada langsung di pantai, serta sangat rentan terhadap erosi pantai sehingga banyak patung yang runtuh ke laut.<\/p>\n<p><em>Ahu<\/em> dan <em>Moai <\/em>adalah sebuah monumen sakral bagi orang <em>Rapa Nui<\/em> sekaligus merupakan sebuah pusat identitas serta pusat ekonomi pariwisata. Pada tahun 2022, terjadi kebakaran di pantai yang membuat patung-patung tersebut rentan runtuh ke laut. Rusak serta hilangnya ekspresi budaya <em>Rapa Nui<\/em> yang unik ini juga memberikan dampak pada kehidupan serta mata pencaharian dari warga setempat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Legenda_Patung_Moai\"><\/span>Legenda Patung <em>Moai<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Banyak sekali misteri dari Pulau Paskah terutama disebabkan karena keterasingannya. Hal tersebut menjadikan budaya serta sejarah dari <em>Rapa Nui<\/em> belum terurai dengan sepenuhnya yang membuat banyak sekali muncul mitos serta legenda dari Pulau Paskah. Kisah mitos dan legenda tersebut disampaikan secara lisan oleh penduduk asli, kemudian dikumpulkan oleh pengunjung kuno. Akan tetapi, mitos-mitos yang umumnya berisi penjelasan dari peristiwa masa sudah dibumbui oleh imajinasi baik dari pencerita maupun pendengarnya. Berikut, beberapa mitos dan legenda yang beredar mengenai patung <em>Moai<\/em>.<\/p>\n<p>Bila <em>Grameds<\/em> tertarik dan ingin mempelajari sejarah dunia lainnya, simaklah buku berikut ini!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/sejarah-dunia-lengkap?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-88708\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sejarah-Dunia-Lengkap-209x300.jpg\" alt=\"Sejarah Dunia Lengkap\" width=\"404\" height=\"580\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sejarah-Dunia-Lengkap-209x300.jpg 209w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sejarah-Dunia-Lengkap-561x806.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sejarah-Dunia-Lengkap-364x523.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sejarah-Dunia-Lengkap-608x874.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Sejarah-Dunia-Lengkap.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/sejarah-dunia-lengkap?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-57796\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-buku-sejarah-dunia-terbaik\/\">11 Rekomendasi Buku Sejarah Dunia Terbaik<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Hotu_Matua_dan_Tujuh_Penjelajah\"><\/span>1. Hotu <em>Matu&#8217;a<\/em> dan Tujuh Penjelajah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ini merupakan salah saru legenda utama <em>Rapanui<\/em> dan berisi penjelasan mengenai pemukiman Pulau Paskah. Legenda menjelaskan bahwa <em>Ariki<\/em> (raja) <em>Hotu Matu&#8217;a<\/em> tinggal di sebuah tempat yang indah bernama <em>Hiva<\/em>. Pada suatu malam, di dalam mimpinya ia memperoleh pesan bahwa tanah kekuasaannya akan tenggelam, sehingga ia perlu mencari tempat untuk memindahkan rakyatnya. Berkat saran dari peramal yang bijak, <em>Hotu Matu&#8217;a<\/em> mengirim tujuh penjelajah untuk pergi menuju matahari pagi dan mencari tanah yang bisa digunakan untuk hidup dan menanam makanan pokok mereka, yakni ubi.<\/p>\n<p>Setelah beberapa hari, ketujuh penjelajah tersebut tiba di sebuah pulau kecil yang tidak berpenghuni dan terlihat cukup subur, sehingga pas untuk ditinggali. Dalam kisah tersebut, dikatakan bahwa selain ubi, para penjelajah juga membawa <em>Moai <\/em>dan sebuah kalung mutiara. Barang-barang tersebut ditinggalkan saat mereka kembali ke <em>Hiva<\/em> dan menyisakan satu penjelajah saja di pulau tersebut.<\/p>\n<p>Beberapa minggu kemudian, <em>Hotu Matu&#8217;a<\/em> sampai di pulau tersebut bersama dengan dua kapal besar yang berisi rombongan dari istri, saudara perempuan, dan 100 orang lainnya. Sejak saat itu, pulau tersebut dinamakan sebagai <em>Te pito o te henua<\/em> yang berarti \u201cpusat dunia\u201d.<\/p>\n<p>Legenda tersebut menjadi alasan dari beberapa peneliti yang mengatakan bahwa saat <em>Hotu Matu&#8217;a<\/em> sampai di Pulau Paskah, tempat tersebut sudah dihuni dibuktikan dengan ditemukannya ubi serta beberapa patung <em>Moai<\/em>. Ada yang meyakini bahwa ketujuh penjelajah tersebut merupakan simbol dari tujuh generasi atau suku yang tinggal di tempat tersebut, dan hanya ada satu yang berhasil bertahan dan bercampur dengan penduduk <em>Hotu Matu&#8217;a<\/em>. Ketujuh penjelajah tersebut direpresentasikan oleh tujuh <em>Moai <\/em>yang berada di <em>Ahu Akiv<\/em>i .<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Telinga_Panjang_dan_Telinga_Pendek\"><\/span>2. Telinga Panjang dan Telinga Pendek<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Mitos <em>Rapa Nui<\/em> lainnya menjelaskan bahwa setelah kedatangan orang Polinesia terjadi sebuah imigrasi kontroversial karena karakteristik ras pendatang berbeda dengan karakteristik dari penduduk asli. Pendatang baru memiliki karakteristik yang lebih gagah serta kokoh dan dikenal sebagai <em>Hanau E&#8217;epe<\/em> atau &#8220;ras lebar&#8221;, yang merupakan kebalikan dari <em>Hanau Momoko<\/em> atau &#8220;ras kurus&#8221;.<\/p>\n<p>Beberapa versi menyebutkan bahwa <em>Hanau E&#8217;epe<\/em> memiliki bentuk daun telinga yang sangat lebar dan dihubungkan dengan suku Inca, tak seperti <em>Hanau Momoko<\/em> yang tak memiliki sifat tersebut, karena mereka merupakan keturunan Polinesia.<\/p>\n<p>Meskipun demikian, peneliti lain memiliki pendapat bahwa perbedaan antara kedua kelompok tersebut pada dasarnya hanyalah terletak pada fisiknya saja. Maka dari itu, <em>Hanau E&#8217;epe<\/em> digolongkan sebagai kelas pekerja sedangkan <em>Hanau Momoco <\/em>merupakan kelas yang dominan. Bagi mereka, daun telinga yang diregangkan sebagai ciri khas <em>Moai<\/em>, tidak lain merupakan praktik umum yang bahkan banyak ditemukan di seluruh dunia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Make-Make_Dewa_Pencipta\"><\/span>3.<em> Make-Make<\/em>, Dewa Pencipta<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Menurut legenda, setelah menciptakan Bumi, <em>Make-Make<\/em> merasa kesepian karena ia mengira ada sesuatu yang menghilang. Kemudian, ia melihat bayangannya di air, pada waktu itu hadir seekor burung yang hinggap di bahunya untuk beristirahat. <em>Make-Make<\/em> merasa kagum dengan pantulan gambar yang menyatu tersebut. Lantas, ia memutuskan untuk menciptakan sebuah mahluk yang dijadikan sebagai putra sulungnya.<\/p>\n<p>Kendati demikian, <em>Make-Make<\/em> masih belum merasa puas dan ingin membuat makhluk sepertinya yang memiliki kemampuan untuk berpikir dan berbicara. Upaya pertamanya ialah menyuburkan beberapa tanah, tetapi tidak berhasil. Lalu, ia menyuburkan air dan laut yang dipenuhi dengan ikan. Pada akhirnya, dia mencoba membuahi tanah liat merah dan dari situlah manusia tercipta. Akan tetapi, manusia dari tanah liat tersebut kesepian. <em>Make-Make<\/em> kemudian membuat manusia itu tertidur dan menciptakan seorang wanita yang berasal dari tulang rusuknya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Moai_Kava_Kava\"><\/span>4. <em>Moai Kava Kava<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Legenda menjelaskan bahwa pada suatu hari, <em>Ariki Tu&#8217;u Koihu<\/em> yang merupakan putra tertua dari <em>Hotu Matu&#8217;a,<\/em> tengah berjalan pada tengah malam di <em>Puna Pau<\/em> saat ia menemukan dua roh, atau yang dinamakan <em>aku,<\/em> <em>aku<\/em> sedang tertidur di depannya. Setelah melihat dengan lebih dekat, ia menyadari bahwa roh tersebut memiliki tubuh kerangka. Kemudian, ia memutuskan untuk pergi dan meninggalkan kedua roh tersebut. Meski demikian, saat mencoba lari, <em>Tu&#8217;u Koihu<\/em> malah membangunkan mereka dan membuatnya menjadi dikejar. Akibat rasa takut yang berlebih, <em>Tu&#8217;u Koihu<\/em> mencari pertolongan dan memberi tahu seseorang mengenai hal yang dilihatnya.<\/p>\n<p><em>Tu&#8217;u Koihu<\/em> menyangkal bahwa ia pernah memerhatikan mereka, tetapi roh-roh tersebut tidak percaya dan memutuskan untuk terus mengawasinya selama dua hari dua malam. Melihat bahwa <em>Tu&#8217;u Koihu<\/em> tak memberi tahu siapa pun, lantas roh-roh tersebut memilih pergi. Begitu bebas dari roh, <em>Tu&#8217;u Koihu<\/em> kembali ke <em>Tore Ta&#8217;hana<\/em> dan mengukir di sepotong <em>Kayu Toromiro<\/em> mengenai dua sosok menyeramkan tidak berwujud yang pernah ia lihat. Ini merupakan \u00a0sarana komunikasi yang ditemukan oleh<em> Tu&#8217;u Koihu<\/em> untuk memberi tahu kepada dunia mengenai hal yang ia lihat.<\/p>\n<p>Menurut tradisi, asal mula tercipranya <em>Kava Kava Moais<\/em> (&#8220;patung dengan tulang rusuk&#8221;) yang umumnya terbuat dari kayu dan digantung pada bagian dalam pintu depan, berfungsi untuk mengusir roh-roh jahat.<\/p>\n<p>Itu dia beberapa legenda dan mitos terkait dengan moai. Bila <em>Grameds<\/em> tertarik untuk belajar lebih lanjut mengenai apa saja yang ada di dunia ini, simaklah buku berikut ini!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/wah-unik-sekali-100-fakta-unik-di-dunia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-88709 \" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Wah-Unik-Sekali-100-Fakta-Unik-Di-Dunia.jpg\" alt=\"Wah, Unik Sekali! 100 Fakta Unik di Dunia\" width=\"490\" height=\"661\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Wah-Unik-Sekali-100-Fakta-Unik-Di-Dunia.jpg 650w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Wah-Unik-Sekali-100-Fakta-Unik-Di-Dunia-222x300.jpg 222w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Wah-Unik-Sekali-100-Fakta-Unik-Di-Dunia-561x757.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Wah-Unik-Sekali-100-Fakta-Unik-Di-Dunia-364x491.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Wah-Unik-Sekali-100-Fakta-Unik-Di-Dunia-608x820.jpg 608w\" sizes=\"(max-width: 490px) 100vw, 490px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/wah-unik-sekali-100-fakta-unik-di-dunia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-57796\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Emoji ini menunjukkan sebuah <em>Moai <\/em>yang merupakan patung batu raksasa sosok manusia di Pulau Paskah. Hal ini digunakan untuk ekspresi tabah, datar atau konyol. <em>Moai <\/em>sendiri merupakan patung manusia berjenis <em>monolitis<\/em>. Artinya dipahat dari satu buah batu saja. Meski begitu, ada juga <em>Moai <\/em>yang terdiri dari dua buah batu pahat yang menyusun bagian tubuh dan kepalanya.<\/p>\n<p><em>Nah<\/em>, itu dia <em>Grameds <\/em>penjelasan lengkap mengenai <em>emot<\/em> batu dan patung dibaliknya. Sekarang sudah tak bingung lagi, kan?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Frequently_Asked_Question\"><\/span><em>Frequently Asked Question<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Apa_Nama_Emot_Batu\"><\/span>1. Apa Nama <em>Emot<\/em> Batu?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Nama dari emot batu ini adalah <em>Moai<\/em>, merupakan simbol dari patung kuno yang berada di pulau Paskah.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Apa_Fungsi_dari_Emot_Batu\"><\/span>2. Apa Fungsi dari <em>Emot<\/em> Batu?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Fungsi dari penggunaan <em>emot<\/em> batu ialah untuk menunjukan ekspresi tabah, datar, maupun sekadar menunjukkan ekspresi konyol.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Bagaimana_Cara_Mencari_Emot_Batu_di_Handphone\"><\/span>3. Bagaimana Cara Mencari <em>Emot<\/em> Batu di Handphone?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Untuk mencari emoji ini, <em>Grameds<\/em> dapat menggunakan kata kunci berikut: <em>moai, moyai,<\/em> patung, wajah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber Rujukan<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/id.emojiguide.com\/objek\/moai\/<\/li>\n<li>https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6440224\/asal-usul-emoji-kepala-batu-patung-teman-yang-dicuri<\/li>\n<li>https:\/\/www.kompas.com\/tren\/read\/2022\/10\/18\/100000765\/sering-digunakan-apa-arti-emoji-kepala-batu-?page=all<\/li>\n<li>https:\/\/www.kompas.tv\/article\/341253\/jangan-asal-pakai-emoji-kepala-batu-ternyata-artinya-begini<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Penulis<\/strong><\/p>\n<p>Nanda Akbar Gumilang<\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Buku Terkait Istilah\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-belajar-autocad\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Autocad<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/desain-rumah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Desain Rumah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-desain-arsitektur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Desain Arsitektur<\/a><\/li>\r\n\t\r\n\t\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Terkait Istilah\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-ala-carte-penjelasan-lengkap-dan-manfaatnya-di-restoran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ala Carte<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-friendzone\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa Itu Friendzone<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bagaimana-intuisi-terbentuk-ini-penjelasan-dan-contohnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bagaimana Intuisi Terbentuk<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-teaser-dan-trailer-film\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Beda Trailer dan teaser<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/beauty-privilege\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Beauty Privilege<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/boys-dont-cry\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Boys Don\u2019t Cry<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buzzer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buzzer<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/istilah-childfree\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Childfree<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/chill\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Chill<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fenomena-cegil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cegil<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/connecting-room\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Connecting Room<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cowok-fiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cowok Fiksi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-cowok-soft-spoken\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cowok Soft Spoken<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/dejavu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dejavu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/disrupsi-teknologi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Disrupsi Teknologi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Emot Batu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fabel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fabel<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/first-experience\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">First Experience<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/flexing-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Flexing<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/gap-analysis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gap Analysis<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/gaji-kompetitif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gaji Kompetitif<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/happy-graduation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Happy Graduation<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/istilah-untuk-orang-merasa-paling-benar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Istilah untuk Orang Merasa Paling Benar<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/inovatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Inovatif<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jamet\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jamet<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/low-profile\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Low Profile<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/morning-person-adalah-definisi-dan-manfaatnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Morning Person<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/old-money\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Old Money<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pseudocode\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pseudecode<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sugar-daddy\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sugar Daddy<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/slebew-dalam-bahasa-gaul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Slebew<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-peribahasa-pagar-makan-tanaman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pagar Makan Tanaman<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-npwp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian NPWP<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-pertumbuhan-penduduk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Pertumbuhan Penduduk<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/privilege\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Privilege<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-positive-vibes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Positive Vibes<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/represif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Represif<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rumah-tanpa-pintu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rumah Tanpa Pintu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-simaksi-penting-diingat-sebelum-melakukan-pendakian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Simaksi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-stoicism-mindset\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stoicism Mindset<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/subjektif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Subjektif<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tanda-kecakapan-khusus-pramuka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanda Kecakapan Khusus Pramuka (TKK)<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ottoke\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ottoke<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-vibes-dalam-bahasa-gaul-dan-penggunaannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Vibes<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/volunteering\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Volunteering<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/you-can-call-me\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">You Can Call Me<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Emot Batu \u2013 Apakah Grameds mengetahui arti emot batu yang belakangan ini kerap digunakan, baik ketika membagikan foto di sosial media maupun percakapan pribadi melalui chat? Meski tampak seperti ukiran batu biasa, tetapi ternyata batu ini memiliki kisah uniknya tersendiri. Mari kita kupas lebih lanjut misteri dibalik emot batu, yuk simak artikel berikut ini! &nbsp; [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533018,"featured_media":88706,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1736],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya - Best Seller Gramedia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya - Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-25T03:56:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nanda Akbar Gumilang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"Pexels\/Alena Darmel\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/\",\"name\":\"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya - Best Seller Gramedia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-03-25T03:56:36+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-25T03:56:36+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/60faefa265a6ceedcb625f87d18b6bc9\"},\"headline\":\"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya\",\"datePublished\":\"2024-03-25T03:56:36+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-25T03:56:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#webpage\"},\"wordCount\":2200,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg\",\"articleSection\":[\"Trivia\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/60faefa265a6ceedcb625f87d18b6bc9\",\"name\":\"Nanda Akbar Gumilang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3d1ce3db4a6577a26e10582af5e2190?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3d1ce3db4a6577a26e10582af5e2190?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Nanda Akbar Gumilang\"},\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/nandaakbar\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya - Best Seller Gramedia","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya - Best Seller Gramedia","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2024-03-25T03:56:36+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg","size":"full","id":88706,"alt":"emot batu","pixels":1091840,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nanda Akbar Gumilang","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg","width":1280,"height":853,"caption":"Pexels\/Alena Darmel"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/","name":"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya - Best Seller Gramedia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-03-25T03:56:36+00:00","dateModified":"2024-03-25T03:56:36+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/60faefa265a6ceedcb625f87d18b6bc9"},"headline":"Emot Batu: Arti dan Kisah di Baliknya","datePublished":"2024-03-25T03:56:36+00:00","dateModified":"2024-03-25T03:56:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#webpage"},"wordCount":2200,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/emot-batu-arti-dan-kisah-di-baliknya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-alena-darmel-7223308.jpg","articleSection":["Trivia"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/60faefa265a6ceedcb625f87d18b6bc9","name":"Nanda Akbar Gumilang","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3d1ce3db4a6577a26e10582af5e2190?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3d1ce3db4a6577a26e10582af5e2190?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Nanda Akbar Gumilang"},"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/nandaakbar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88702"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533018"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88702"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88702\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92227,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88702\/revisions\/92227"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88702"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88702"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88702"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}