{"id":78503,"date":"2023-03-29T19:39:16","date_gmt":"2023-03-29T12:39:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=78503"},"modified":"2023-03-29T19:41:14","modified_gmt":"2023-03-29T12:41:14","slug":"makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/","title":{"rendered":"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit"},"content":{"rendered":"<p><b>Makanan yang harus dihindari penderita syaraf kejepit &#8211;<\/b> Saraf kejepit bisa menimbulkan rasa sakit dan\u00a0 nyeri yang sangat hebat bagi pengidapnya. Itulah sebabnya, ada beberapa pantangan yang harus dihindari oleh penderita syaraf kejepit.<\/p>\n<p>Saraf kejepit atau dikenal dengan nama hernia nukleus pulposus (HNP), adalah kondisi yang tidak boleh disepelekan. Kondisi ini terjadi ketika bantalan halus dari jaringan yang ada di tulang belakang terhimpit dan terdorong keluar.<\/p>\n<p>Akibatnya, saraf kejepit ini bisa menimbulkan rasa nyeri, bahkan gejala seperti mati rasa, dan tubuh yang terkena akan mengalami kelemahan fungsi. Jika kamu terdiagnosis kondisi ini, maka ada baiknya kamu harus mematuhi pantangan yang harus dihindari, agar proses pemulihan bisa berjalan lancar.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#Apa_Itu_Syaraf_Kejepit\" title=\"Apa Itu Syaraf Kejepit?\">Apa Itu Syaraf Kejepit?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#Pencegahan_Syaraf_Kejepit\" title=\"Pencegahan Syaraf Kejepit\">Pencegahan Syaraf Kejepit<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#Kebiasaan_Yang_Menyebabkan_Syaraf_Kejepit\" title=\"Kebiasaan Yang Menyebabkan Syaraf Kejepit\">Kebiasaan Yang Menyebabkan Syaraf Kejepit<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#1_Posisi_Menunduk\" title=\"1. Posisi Menunduk\">1. Posisi Menunduk<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#2_Memakai_Tas_Selempang\" title=\"2. Memakai Tas Selempang\">2. Memakai Tas Selempang<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#3_Membunyikan_Sendi\" title=\"3. Membunyikan Sendi\">3. Membunyikan Sendi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#4_Menggunakan_Bantal_Terlalu_Tinggi\" title=\"4. Menggunakan Bantal Terlalu Tinggi\">4. Menggunakan Bantal Terlalu Tinggi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#5_Duduk_Posisi_Merosot\" title=\"5. Duduk Posisi Merosot\">5. Duduk Posisi Merosot<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#6_Memakai_Sepatu_atau_Sandal_Hak_Tinggi\" title=\"6. Memakai Sepatu atau Sandal Hak Tinggi\u00a0\">6. Memakai Sepatu atau Sandal Hak Tinggi\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#7_Posisi_Membungkuk\" title=\"7. Posisi Membungkuk\">7. Posisi Membungkuk<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#8_Langsung_Posisi_Sit_Up_Saat_Bangun_Tidur\" title=\"8. Langsung Posisi Sit Up Saat Bangun Tidur\u00a0\">8. Langsung Posisi Sit Up Saat Bangun Tidur\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#9_Olahraga_Berat_atau_Angkat_Beban\" title=\"9. Olahraga Berat atau Angkat Beban\">9. Olahraga Berat atau Angkat Beban<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#10_Gerakan_Yang_Mendadak\" title=\"10. Gerakan Yang Mendadak\">10. Gerakan Yang Mendadak<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#11_Melakukan_Gerakan_Secara_Berulang\" title=\"11. Melakukan Gerakan Secara Berulang\">11. Melakukan Gerakan Secara Berulang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#Makanan_Yang_Harus_Dihindari_Penderita_Syaraf_Kejepit\" title=\"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit\u00a0\">Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit\u00a0<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#1_Minyak_Goreng\" title=\"1. Minyak Goreng\u00a0\">1. Minyak Goreng\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#2_Makanan_Yang_Mengandung_Gluten\" title=\"2. Makanan Yang Mengandung Gluten\">2. Makanan Yang Mengandung Gluten<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#3_Buncis\" title=\"3. Buncis\u00a0\">3. Buncis\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#4_Jeroan\" title=\"4. Jeroan\">4. Jeroan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#5_Daging_Kambing\" title=\"5. Daging Kambing\">5. Daging Kambing<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#6_Kulit_Ayam\" title=\"6. Kulit Ayam\">6. Kulit Ayam<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#7_Kangkung_dan_Kacang_Panjang\" title=\"7. Kangkung dan Kacang Panjang\u00a0\">7. Kangkung dan Kacang Panjang\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-23\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#8_Udang_dan_Kepiting\" title=\"8. Udang dan Kepiting\u00a0\">8. Udang dan Kepiting\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-24\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#9_Daun_Singkong\" title=\"9. Daun Singkong\">9. Daun Singkong<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-25\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#10_Ikan_Sarden\" title=\"10. Ikan Sarden\">10. Ikan Sarden<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-26\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#11_Otak_Hewan\" title=\"11. Otak Hewan\">11. Otak Hewan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Syaraf_Kejepit\"><\/span><b>Apa Itu Syaraf Kejepit?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-78505\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit2.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"343\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit2.png 512w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit2-300x201.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit2-364x244.png 364w\" sizes=\"(max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/>HeikeFrohnhoff\/Pixabay.com<\/p>\n<p>Mungkin Grameds sudah mengetahui apa itu syaraf kejepit, banyak yang menyebutnya <i>kecetit<\/i>. Syaraf kejepit atau Hernia Nucleus Pulposus (HNP) merupakan kondisi saat serabut saraf halus terjepit oleh jaringan disekitarnya. Mungkin bisa dianalogikan, suatu kondisi seperti kabel listrik yang tertindih atau terhimpit benda yang menimpanya.<\/p>\n<p>Gejala umum syaraf kejepit biasanya timbulnya rasa nyeri yang hebat. Namun, syaraf kejepit juga bisa menimbulkan gejala lain, tergantung syaraf bagian mana yang terkena, dan seberapa parah tekanan pada saraf.<\/p>\n<p>Perlu grameds ketahui, ada tiga komponen syaraf, yaitu syaraf motorik (gerak), syaraf sensorik (rasa), dan autonom (pengatur buang air kecil, keringat, dan buang air besar). Bila syaraf yang kejepit ialah komponen syaraf motorik, maka gejala yang akan timbul biasanya berupa gangguan pada gerak tubuh.<\/p>\n<p>Pada kasus yang ringan, biasanya dokter spesialis syaraf akan memberi obat-obatan tertentu, pemasangan korset, dan fisioterapi untuk meredakan gejalanya. Namun jika tidak efektif, maka akan dilakukan tindakan seperti injeksi atau blok syaraf.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pencegahan_Syaraf_Kejepit\"><\/span><b>Pencegahan Syaraf Kejepit<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Apakah syaraf kejepit bisa dicegah? Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk pencegahan syaraf kejepit, di antaranya :<\/p>\n<ol>\n<li>Membiasakan posisi tubuh yang benar, misalnya seperti menyilangkan kaki atau posisi berbaring satu posisi terlalu lama, membiasakan posisi duduk yang benar, dan lain sebagainya.<\/li>\n<li>Mengurangi aktivitas fisik yang berulang-ulang, misalnya mengetik.<\/li>\n<li>Istirahat yang cukup setelah melakukan aktivitas fisik.<\/li>\n<li>Mempertahankan berat badan ideal dan\u00a0 sehat.<\/li>\n<li>Lakukanlah olahraga seperti yoga, agar dapat membantu meningkatkan fleksibilitas otot.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pada dasarnya, ada banyak sekali cara untuk menjaga agar tubuh tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Salah satu dari cara itu adalah dengan melakukan akupunktur.<\/p>\n<p>Jika kamu ingin melakukan terapi akupunktur untuk kesehatan, kecantikan, dan berbagai pengobatan penyakit seperti syaraf kejepit ini, kamu bisa membaca buku <b>Self Healing Therapy Menggunakan Akupunktur dengan Jari Tangan untuk Terapi Kecantikan, Pengobatan Kelainan Tulang, Saraf Terjepit, dan Penyakit Lain.<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/self-healing-therapy-menggunakan-akupuntur-dengan-jari-tanga\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/self.jpg\" width=\"446\" height=\"619\" \/><\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/self-healing-therapy-menggunakan-akupuntur-dengan-jari-tanga\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-62555\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kebiasaan_Yang_Menyebabkan_Syaraf_Kejepit\"><\/span><b>Kebiasaan Yang Menyebabkan Syaraf Kejepit<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Penderita syaraf kejepit biasanya akan melakukan beberapa metode pengobatan untuk mengurangi rasa nyeri, seperti mengonsumsi obat-obatan, memakai korset, hingga fisioterapi.<\/p>\n<p>Meski demikian, semua pengobatan akan dirasa percuma apabila si penderita tidak mengubah kebiasaan yang bisa menyebabkan syaraf kejepit. Nah, kira-kira kebiasaan apa saja yang harus dihindari penderita syaraf kejepit? Berikut penjelasannya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Posisi_Menunduk\"><\/span><b>1. Posisi Menunduk<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Syaraf kejepit sering terjadi di area leher dan pinggang bagian bawah. Alasannya, sebab bagian ini memang paling mudah bergerak, terhentak, atau terpuntir.<\/p>\n<p>Terjepitnya syaraf di area leher dapat terjadi sebab kebiasaan seseorang menunduk dalam waktu yang lama, misalnya ketika menulis, bermain handphone, atau menyulam.<\/p>\n<p>Jika penderita masih melakukan kebiasaan seperti ini, semakin lama syaraf kejepit bisa kembali kambuh. Jadi, sebisa mungkin hindari posisi seperti ini, ya Grameds.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memakai_Tas_Selempang\"><\/span><b>2. Memakai Tas Selempang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebiasaan selanjutnya yang harus dihindari penderita syaraf kejepit ialah memakai tas selempang, yang disanggah pada satu tangan atau pundak. Biasanya tas model seperti ini banyak disukai wanita.<\/p>\n<p>Tetapi perlu diketahui, memakai tipe tas ini dapat memberikan beban hanya pada satu lengan atau bahu-mu. Akhirnya, beban ini akan memberikan tekanan pada syaraf disekitarnya.<\/p>\n<p>Bila tas yang kamu bawa semakin berat, maka semakin besar pula tekanan pada syaraf tersebut. Kondisi ini, akhirnya membuat otot menjadi kaku dan mengalami perubahan struktur jaringan, sehingga syaraf pun terpengaruh.<\/p>\n<p>Sebaiknya, kamu pilih tas punggung atau tas jinjing, sehingga lebih fleksibel dan berat seimbang.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membunyikan_Sendi\"><\/span><b>3. Membunyikan Sendi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Apakah Grameds sering membunyikan sendi pada pinggang atau leher? Hal ini sering dilakukan beberapa orang, sebab terlihat sepele, tapi jika dilakukan terlalu sering, dan dalam jangka panjangnya dapat berkontribusi penyebab syaraf kejepit.<\/p>\n<p>Itulah mengapa, kebiasaan ini\u00a0 harus dihindari oleh penderita syaraf kejepit. Ketika sendi dibunyikan, dapat terjadi pergeseran bantalan tulang. Yang mana, kondisi tersebut dapat menyebabkan penekanan pada syaraf. Jadi, mulai sekarang hindari kebiasaan ini ya, Grameds!<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menggunakan_Bantal_Terlalu_Tinggi\"><\/span><b>4. Menggunakan Bantal Terlalu Tinggi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tidak hanya tipe tas yang kamu gunakan, kebiasaan tidur juga dapat mempengaruhi kesehatan syaraf. Jika tidur menggunakan bantal terlalu tinggi, ini akan membuat posisi leher menekuk. Hal ini akan mempengaruhi kondisi syaraf disekitar leher.<\/p>\n<p>Apalagi, waktu tidur yang panjang atau menghabiskan waktu berjam-jam. Tentu hal tersebut bisa menyebabkan tekanan pada syaraf dengan jangka waktu yang lama juga. Akibatnya, kemungkinan syaraf kejepit dapat kambuh kembali.<\/p>\n<p>Jadi, pakailah satu bantal saja, asalkan empuk dan nyaman. Menggunakan bantal juga diharuskan mulai dari bahu, tidak hanya menyangga kepala.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Duduk_Posisi_Merosot\"><\/span><b>5. Duduk Posisi Merosot<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada penderita syaraf kejepit di punggung bawah, biasanya memiliki kebiasaan duduk yang buruk, sehingga menyebabkan kambuh. Posisi duduk yang dimaksud ialah posisi tubuhnya merosot.<\/p>\n<p>Kebiasaan duduk yang tidak benar atau posisi tubuh merosot bisa menjadi penyebab syaraf kejepit. Tak hanya buruk bagi kesehatan syaraf, tetapi berpengaruh pada otot-otot sekitarnya dan juga tulang belakang.<\/p>\n<p>Lantas, bagaimana posisi duduk yang benar? Kamu disarankan duduk dengan posisi yang tegap, kemudian bersandar secukupnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Memakai_Sepatu_atau_Sandal_Hak_Tinggi\"><\/span><b>6. Memakai Sepatu atau Sandal Hak Tinggi\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Memakai sepatu atau sandal dengan hak tinggi memang bisa mendukung penampilan wanita menjadi lebih tinggi semampai, dan terlihat cantik, namun akan ada dampak buruk jika Grameds keseringan memakai high heels ini.<\/p>\n<p>Dampaknya bisa membuat kaki pegal, selain itu, kebiasaan memakai sepatu high heels ternyata dapat meningkatkan resiko syaraf kejepit. Sebab, sepatu yang tinggi dapat mengubah postur sepanjang tulang belakang, dimulai dari pinggang bawah hingga ke leher.<\/p>\n<p>Jadi kesimpulannya, penderita syaraf kejepit dilarang memakai high heels. Sebaiknya gunakan sepatu hak rendah yang ukurannya sesuai.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Posisi_Membungkuk\"><\/span><b>7. Posisi Membungkuk<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebiasaan sepele tapi beresiko untuk penderita syaraf kejepit lainnya yaitu posisi membungkuk. Misalnya saja, ingin mengambil benda atau memakai sepatu, seseorang sering melakukannya dengan membungkuk.<\/p>\n<p>Hal ini dilarang bagi penderita syaraf kejepit, pasalnya posisi tubuh yang membungkuk bisa mempengaruhi posisi tulang punggung.<\/p>\n<p>Jadi, saat Grameds ingin mengambil barang, atau memakai sepatu, sebaiknya kamu menekuk kedua lutut. Jadi, gunakan lutut sebagai tumpuan ya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Langsung_Posisi_Sit_Up_Saat_Bangun_Tidur\"><\/span><b>8. Langsung Posisi Sit Up Saat Bangun Tidur\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebiasaan saat bangun tidur pada penderita syaraf kejepit ini juga harus diperhatikan. Sebab, posisi tubuh langsung sit-up saat bangun tidur menjadi hal yang perlu dihindari.<\/p>\n<p>Saat bangun tidur, sebaiknya kamu menyampingkan badan terlebih dahulu. Lalu, barulah kamu bisa beranjak ke posisi duduk, kemudian bangun.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Olahraga_Berat_atau_Angkat_Beban\"><\/span><b>9. Olahraga Berat atau Angkat Beban<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Hal yang perlu dihindari penderita syaraf terjepit lainnya yaitu mengangkat benda berat, terutama dalam hal olahraga.<\/p>\n<p>Olahraga memang baik dan menyehatkan bagi tubuh, namun bagi penderita syaraf kejepit harus memilih olahraga yang tepat. Sebab, olahraga berat dapat memperparah kondisi syaraf kejepit. Jenis olahraga berat yang harus dihindari penderita syaraf kejepit misalnya angkat besi, melompat, lari, dan gerakan yang melibatkan head stand.<\/p>\n<p>Namun, bukan berarti penderita syaraf kejepit tidak boleh berolahraga, sebaiknya penderita memilih olahraga seperti berenang. Jenis olahraga ini termasuk ringan dan sekaligus sebagai terapi pengobatan dan pencegahan syaraf kejepit.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Gerakan_Yang_Mendadak\"><\/span><b>10. Gerakan Yang Mendadak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pantangan selanjutnya adalah gerakan yang mendadak atau tiba-tiba. Sebab, gerakan ini mempengaruhi seluruh tubuh, terutama pada area kerusakan syaraf.<\/p>\n<p>Setiap gerakan yang mendadak, seperti tersentak tiba-tiba dapat menyebabkan respons stres dan menegangkan semua otot dan syaraf, terutama untuk penderita syaraf kejepit.<\/p>\n<p>Misalnya saja seperti olahraga basket, bola atau yang lainnya, dengan periode istirahat yang lama\u00a0 serta gerakan yang mendadak dan intens.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"11_Melakukan_Gerakan_Secara_Berulang\"><\/span><b>11. Melakukan Gerakan Secara Berulang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kemudian yang menjadi pantangan syaraf kejepit lainnya yaitu melakukan gerakan secara berulang. Karena, carpal tunnel syndrome biasanya sering menjadi pemicu syaraf kejepit pada pergelangan atau keseluruhan tangan akibat mengetik terlalu sering.<\/p>\n<p>Baca juga penyakit syaraf yang perlu grameds waspadai, agar terhindar dari syaraf kejepit atau penyakit syaraf lainnya. Dengan menambah wawasan tentang penyakit syaraf lainnya, maka Grameds akan jadi lebih mudah dalam mencegah penyakit syaraf. Untuk mengetahui hal itu, kamu bisa mencari tahunya pada buku<b> 20 Penyakit Syaraf Waspadai.<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/20-penyakit-syaraf-waspadai\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786024120702_20-penyakit-saraf-waspadai.jpg\" width=\"344\" height=\"519\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/20-penyakit-syaraf-waspadai\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-62555\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Lalu, adakah makanan yang harus dihindari oleh penderita syaraf kejepit?<\/p>\n<p>Simak penjelasan mengenai makanan yang harus dihindari penderita syaraf kejepit berikut ini.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Makanan_Yang_Harus_Dihindari_Penderita_Syaraf_Kejepit\"><\/span><b>Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-78504\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit3.png\" alt=\"\" width=\"512\" height=\"341\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit3.png 512w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit3-300x200.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit3-364x242.png 364w\" sizes=\"(max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/>Andr\u00e9 Beltrame\/Pexels.com<\/p>\n<p>Bagi penderita syaraf kejepit, sudah seharusnya memperhatikan asupan makanan yang dilarang atau perlu dihindari, agar kondisi yang dideritanya tidak bertambah parah. Sebab, ada beberapa jenis makanan yang bersifat asam, serta kandungan zat yang kurang baik untuk kesehatan syaraf.<\/p>\n<p>Jadi, untuk membantu mengatasi pemulihan syaraf kejepit agar lebih optimal, sebaiknya pilih makanan yang baik untuk kesehatan dan hindari pantangan makanan yang dapat memicu penyakit syaraf. Berikut informasi beberapa jenis makanan yang perlu dihindari oleh penderita syaraf kejepit, di antaranya:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Minyak_Goreng\"><\/span><b>1. Minyak Goreng\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>penderita syaraf kejepit sebaiknya hindari penggunaan minyak goreng secara berlebihan, atau bisa diganti dengan minyak zaitun sebagai solusi, sebab minyak zaitun mengandung lemak monounsaturated.<\/p>\n<p>Sebab, sebagian besar sayuran umumnya mengandung asam lemak omega-6. Walaupun sebenarnya asam lemak tidaklah terlalu buruk. Tetapi jika asam lemak omega-6 lebih tinggi dibanding asam lemak omega-3 dapat mengakibatkan peradangan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Makanan_Yang_Mengandung_Gluten\"><\/span><b>2. Makanan Yang Mengandung Gluten<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Seseorang yang mengalami syaraf kejepit sebaiknya hindari makanan yang mengandung gluten. Biasanya terdapat pada makanan berbahan gandum, seperti tepung roti atau kue.<\/p>\n<p>Sebab gluten merupakan nama lain protein yang terkandung dalam gandum, rye, dan barley. Hal ini seperti lem agar makanan tetap berbentuk. Masalahnya, terkadang banyak yang tidak sadar jika memiliki alergi terhadap gluten.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Buncis\"><\/span><b>3. Buncis\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kemudian makanan yang harus dihindari berikutnya adalah buncis. Sebab, buncis mengandung purin yang tinggi, sehingga dapat mengganggu sistem syaraf. Hal ini tentu akan memperparah kondisi seseorang yang mengalami syaraf kejepit.<\/p>\n<p>Oleh karena itu,\u00a0 sebaiknya hindari mengonsumsi buncis secara berlebihan atau batasi misalnya seminggu sekali. Kamu bisa mengganti buncis dengan lalapan lain yang bebas purin dan lebih sehat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jeroan\"><\/span><b>4. Jeroan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pantangan makanan untuk penderita syaraf kejepit lainnya yaitu jeroan. Bahkan, makanan ini kategori berbahaya untuk penderita syaraf kejepit. Baik dalam bentuk ginjal, empedu, usus, atau hati pada ayam maupun sapi.<\/p>\n<p>Sebab, jeroan dapat menyebabkan asam urat dan peningkatan kolesterol tinggi yang dapat menghambat peredaran darah. Jadi, sebaiknya hindari makan jeroan ini ya Grameds, apalagi jika usia sudah bertambah tua, maka akan sering mengalami sakit pinggang.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Daging_Kambing\"><\/span><b>5. Daging Kambing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pantangan selanjutnya adalah daging kambing. Penderita syaraf kejepit sebaiknya hindari menyantap daging kambing ini, sebab daging kambing mengandung kolesterol tinggi dan dapat memicu hipertensi atau tekanan darah tinggi.<\/p>\n<p>Jadi, apabila mengalami cedera syaraf, ditambah mempunyai darah tinggi, sebaiknya hindari mengonsumsi daging kambing.<\/p>\n<p>Sebab, jika mengalami hipertensi, maka pembuluh darah pada area syaraf yang kejepit bisa pecah. Hal ini dapat mengakibatkan bahaya seperti kelumpuhan dan gejala stroke. Jadi, jika kamu tidak ingin hal seperti itu terjadi, sebaiknya hindari makan daging kambing ini ya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Kulit_Ayam\"><\/span><b>6. Kulit Ayam<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makanan yang harus dihindari penderita syaraf kejepit yang lain adalah kulit ayam. Jika kamu gemar makan ayam, sebaiknya memilih bagian yang banyak dagingnya, misalnya bagian dada. Dan sebisa mungkin hindari mengonsumsi kulit ayam secara berlebihan.<\/p>\n<p>Sebab, kulit ayam mengandung lemak tinggi, hal ini dapat memicu kenaikan berat badan atau obesitas. Hal ini juga sebagai ciri seseorang yang terkena stroke ringan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Kangkung_dan_Kacang_Panjang\"><\/span><b>7. Kangkung dan Kacang Panjang\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Selain beberapa makanan di atas, dari jenis sayuran juga ada yang harus dihindari oleh penderita syaraf kejepit ini, yaitu kangkung dan kacang panjang. Sebab, dalam kedua sayuran tersebut mengandung purin yang sangat tinggi, hal ini berpotensi memicu asam urat pada syaraf.<\/p>\n<p>Sebagai gantinya, kamu bisa memilih lalapan labu dan timun, atau bisa mengganti menu sayur dengan sop ayam, yang menggunakan daging ayam yang tentu lebih sehat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Udang_dan_Kepiting\"><\/span><b>8. Udang dan Kepiting\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makanan seafood memang lezat, namun hewan laut bercangkang seperti udang dan kepiting mengandung purin yang tinggi. Sehingga dapat menambah parah kondisi syaraf kejepit yang sedang mengalami cedera.<\/p>\n<p>Jadi, ada baiknya hindari mengonsumsi kepiting maupun udang dalam porsi berlebihan. Boleh memakannya, tapi sesekali saja. Namun, sangat disarankan untuk dihindari bila sedang cedera syaraf, agar penumpukkan asam tidak terjadi. Karena hal ini akan memperparah radang pada syaraf.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Daun_Singkong\"><\/span><b>9. Daun Singkong<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Seperti sayuran kacang panjang dan kangkung, sayur daun singkong ternyata juga kurang baik untuk dikonsumsi penderita syaraf kejepit, karena kandungan asam urat yang dapat mengganggu kesehatan sistem syaraf. Oleh sebab itu, sebaiknya mengonsumsi daun singkong ini dibatasi ya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Ikan_Sarden\"><\/span><b>10. Ikan Sarden<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makanan yang perlu dihindari berikutnya yaitu Ikan Sarden. Meskipun tergolong ikan laut yang terkenal sehat, tetapi penderita syaraf kejepit perlu berhati-hati ketika makan ikan sarden.<\/p>\n<p>Sebab, berisiko memicu datangnya asam urat, yang dapat mempengaruhi kondisi syaraf kejepit ini. Sebaiknya pilih ikan lain yang lebih aman, misalnya ikan air tawar seperti ikan gurame atau ikan lele.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"11_Otak_Hewan\"><\/span><b>11. Otak Hewan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penderita syaraf kejepit juga perlu menghindari makanan dari berbagai jenis otak hewan. Makanan ini memang kaya nutrisi yang baik untuk bayi dan balita, tetapi tidak untuk orang lanjut usia. Otak ini mengandung asam urat dan kolesterol tinggi. Sehingga berbahaya untuk area syaraf yang kejepit, karena dapat menyebabkan penyumbatan peredaran darah.<\/p>\n<p>Jika terus dikonsumsi, maka kondisi syaraf kejepit bisa semakin parah, dan lama untuk sembuh. Jadi sebaiknya, pilihlah menu lain yang bergizi misalnya ikan bakar yang kaya protein namun rendah lemak. Pilih ikan laut yang rendah lemak seperti ikan kue bulat dan ikan baronang.<\/p>\n<p>Itulah beberapa informasi jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita syaraf kejepit. Selain makanan di atas, masih ada makanan lain yang perlu dibatasi untuk dikonsumsi, seperti mentega, daging olahan, produk susu, dan pemanis buatan.<\/p>\n<p>Dengan mengetahui lebih dalam lagi tentang penyakit syaraf, maka kita akan jadi lebih mudah untuk mencegahnya. Kenali penyakit dan gangguan pada syaraf agar terdeteksi sedini mungkin, dan bagaimana cara mengatasinya melalui buku <b>45 Penyakit Dan Gangguan Saraf, Deteksi Dini Dan Atasi 45 Penyakit Dan Gangguan Saraf.\u00a0<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/45-penyakit-dan-gangguan-saraf-deteksi-dini-dan-atasi-45-penyakit-dan-gangguan-saraf\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/66055\/thumb_image_normal\/BLK_4PDGSDDDA4PDGS202162314.jpg\" width=\"340\" height=\"499\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/45-penyakit-dan-gangguan-saraf-deteksi-dini-dan-atasi-45-penyakit-dan-gangguan-saraf\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-62555\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/button-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu syaraf kejepit dan apa saja makanan yang perlu dihindari oleh penderita syaraf kejepit.<\/p>\n<p>Syaraf\u00a0 kejepit sendiri sebenarnya dapat dicegah dengan beberapa cara. Yaitu dengan cara mengurangi aktivitas fisik yang dilakukan secara berulang dan intens, serta beberapa poin yang telah dijelaskan di atas. Semoga bermanfaat ya Grameds!<\/p>\n<p>Jika ingin mencari buku tentang penyakit syaraf, maka kamu bisa mendapatkannya di <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/\">gramedia.com<\/a>. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.<\/p>\n<p><b>Penulis: Veronika Novi<\/b><\/p>\n<p><b>Rujukan:<\/b><\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/flexfreeclinic.com\/artikel\/detail\/453?title=makanan-yang-harus-dihindari-penderita-saraf-kejepit<\/li>\n<li><\/li>\n<li>https:\/\/www.google.com\/amp\/s\/amp.kompas.com\/health\/read\/22K26190000568\/7-makanan-dan-minuman-yang-perlu-dihindari-penderita-nyeri-saraf<\/li>\n<li><\/li>\n<li>https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/ini-5-pantangan-saraf-kejepit-yang-harus-dipatuhi<\/li>\n<li><\/li>\n<li>https:\/\/www.indiffs.com\/16-makanan-yang-harus-dihindari-penderita-saraf-kejepit\/<\/li>\n<li><\/li>\n<li>https:\/\/www.google.com\/amp\/s\/halosehat.com\/makanan-dan-minuman\/makanan-yang-dilarang-untuk-penderita-syaraf-kejepit\/amp<\/li>\n<li><\/li>\n<li>https:\/\/www.klikdokter.com\/info-sehat\/saraf\/pantangan-saraf-kejepit<\/li>\n<\/ul>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Buku Best Seller Novel\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-gaya-hidup-sehat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Gaya Hidup Sehat<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-novel-fantasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Fantasi<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-fiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Best Seller<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-romantis-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Romantis<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-fiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Fiksi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-nonfiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Non Fiksi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-novel-terbaru-terbaik-yang-bagus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Novel Terbaik<\/a><\/li>\t\r\n\r\n\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Terkait Rekomendasi Kesehatan\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/vitamin-penambah-berat-badan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">9+ Vitamin Penambah Berat Badan<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-vitamin-mata\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">15 Rekomendasi Vitamin Mata Terbaik<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/akibat-mandi-malam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Akibat Mandi Malam Bagi Kesehatan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-alat-bekam-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alat Bekam Terbaik<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-alat-tensi-digital-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alat Tensi Digital<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/antibiotik-alami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Antibiotik Alami<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/asuransi-kesehatan-selain-bpjs\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Asuransi Kesehatan Selain BPJS<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/black-mold-apa-itu-bahayanya-dan-cara-mengatasinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Black Mold<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/berapa-konsumsi-gula-normal-per-hari-yang-aman-untuk-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berapa Konsumsi Gula Normal Per Hari yang Aman untuk Tubuh<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menambah-stamina-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menambah Stamina<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menghilangkan-bibir-hitam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghilangkan Bibir Hitam<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-meredakan-batuk-secara-alami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Meredakan Batuk Secara Alami<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengatasi-bungkuk-di-usia-remaja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengatasi Bungkuk di Usia Remaja<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menghilangkan-cegukan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghilangkan Cegukan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-meningkatkan-pace-lari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Meningkatkan Pace Lari<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengatasi-sesak-napas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengatasi Sesak Napas<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menghilangkan-panas-dalam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghilangkan Panas Dalam<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ini-cara-mengusir-lalat-dari-rumah-dijamin-ampuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengusir Lalat<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengatasi-mata-kelilipan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengatasi Mata Kelilipan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengobati-sakit-gigi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengobati Sakit Gigi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengobati-bisul\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengobati Bisul<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/6-cara-mengeluarkan-sendawa-yang-susah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengeluarkan Sendawa yang Susah\u00a0<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membersihkan-paru-paru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Membersihkan Paru-paru<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kandungan-dalam-air-putih-yang-bermanfaat-bagi-kesehatan-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kandungan dalam Air Putih<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kentut-bau-penyebab-dan-cara-mencegah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Kentut Bau?<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/7-latihan-angkat-beban-di-rumah-yang-ramah-pemula-dan-manfaatnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Latihan Angkat Beban di Rumah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-minum-air-putih-sebelum-tidur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Minum Air Putih Sebelum Tidur<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sauna\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Sauna<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/penyakit-liver-pengertian-penyebab-gejala-dan-cara-pengobatannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penyakit Liver<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/masuk-angin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Masuk Angin<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makna-kedutan-mata-kanan-atas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makna Kedutan Mata Kanan Atas<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-penurun-darah-tinggi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makanan Penurun Darah Tinggi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-manfaat-jumping-jack-mulai-dari-kesehatan-jantung-hingga-kesehatan-tulang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Jumping Jack<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-penurun-kadar-gula-darah-tinggi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makanan Penurun Kadar Gula Darah Tinggi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenali-13-manfaat-treadmill-untuk-kesehatan-tubuhmu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Treadmill<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/obat-sakit-kepala-alami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Obat Sakit Kepala Alami<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/nama-obat-flu-paling-ampuh-wajib-catat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Obat Flu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ketahui-obat-penurun-panas-alami-dari-tumbuhan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Obat Penurun Panas Alami<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/nama-obat-flu-paling-ampuh-wajib-catat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Obat Sariawan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-obat-sariawan-anak-paling-ampuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Obat Susah BAB<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengaruh-karbondioksida-bagi-kesehatan-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengaruh Karbondioksida bagi Kesehatan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ketahui-perbedaan-asuransi-umum-dengan-asuransi-syariah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Asuransi Umum dan Syariah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-phobia-ketinggian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Phobia Ketinggian<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-real-food\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Real Food<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rincian-biaya-tes-dna\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rincian Biaya Tes DNA<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/struktur-indra-pengecap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Struktur Indra Pengecap<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tanda-tanda-orang-mau-meninggal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanda-tanda Orang Mau Meninggal<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenali-penyebab-telinga-berdenging-sebelah-kanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Telinga Berdenging Sebelah Kanan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/vertigo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Vertigo<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/vitamin-untuk-anak-1-tahun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Vitamin untuk Anak 1 Tahun<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makanan yang harus dihindari penderita syaraf kejepit &#8211; Saraf kejepit bisa menimbulkan rasa sakit dan\u00a0 nyeri yang sangat hebat bagi pengidapnya. Itulah sebabnya, ada beberapa pantangan yang harus dihindari oleh penderita syaraf kejepit. Saraf kejepit atau dikenal dengan nama hernia nukleus pulposus (HNP), adalah kondisi yang tidak boleh disepelekan. Kondisi ini terjadi ketika bantalan halus [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185532988,"featured_media":78506,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1961],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit dari Gramedia. Disertai Rekomendasi Buku Dari Gramedia\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit dari Gramedia. Disertai Rekomendasi Buku Dari Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-29T12:39:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-29T12:41:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"512\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"341\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nandy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png\",\"width\":512,\"height\":341},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/\",\"name\":\"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-03-29T12:39:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-29T12:41:14+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit dari Gramedia. Disertai Rekomendasi Buku Dari Gramedia\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/8f4d6f2bb7737ab21bc90bf37ded2cf6\"},\"headline\":\"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit\",\"datePublished\":\"2023-03-29T12:39:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-29T12:41:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#webpage\"},\"wordCount\":2358,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/8f4d6f2bb7737ab21bc90bf37ded2cf6\",\"name\":\"Nandy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-08.46.56-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-08.46.56-96x96.jpg\",\"caption\":\"Nandy\"},\"description\":\"Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview. Kontak media sosial Linkedin saya Nandy\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nandy-primandha-08208ba8\"],\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/nandy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit -","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit dari Gramedia. Disertai Rekomendasi Buku Dari Gramedia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit -","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit dari Gramedia. Disertai Rekomendasi Buku Dari Gramedia","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2023-03-29T12:39:16+00:00","article_modified_time":"2023-03-29T12:41:14+00:00","og_image":[{"width":512,"height":341,"filesize":343220,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png","size":"full","id":78506,"alt":"","pixels":174592,"type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nandy","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png","width":512,"height":341},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/","name":"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#primaryimage"},"datePublished":"2023-03-29T12:39:16+00:00","dateModified":"2023-03-29T12:41:14+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit dari Gramedia. Disertai Rekomendasi Buku Dari Gramedia","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/8f4d6f2bb7737ab21bc90bf37ded2cf6"},"headline":"Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Syaraf Kejepit","datePublished":"2023-03-29T12:39:16+00:00","dateModified":"2023-03-29T12:41:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#webpage"},"wordCount":2358,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-yang-harus-dihindari-penderita-syaraf-kejepit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/syarafkejepit1.png","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/8f4d6f2bb7737ab21bc90bf37ded2cf6","name":"Nandy","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-08.46.56-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-08.46.56-96x96.jpg","caption":"Nandy"},"description":"Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview. Kontak media sosial Linkedin saya Nandy","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/nandy-primandha-08208ba8"],"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/nandy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78503"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185532988"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=78503"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78503\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78509,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78503\/revisions\/78509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=78503"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=78503"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=78503"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}