{"id":72232,"date":"2023-01-19T13:53:46","date_gmt":"2023-01-19T06:53:46","guid":{"rendered":"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/?p=72232"},"modified":"2023-01-19T13:53:47","modified_gmt":"2023-01-19T06:53:47","slug":"yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/","title":{"rendered":"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!"},"content":{"rendered":"<p><strong>Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi &#8211;<\/strong> Yakult sudah lama menjadi minuman keluarga yang khasiatnya tidak perlu diragukan lagi. Meski demikian, benarkah Yakult bisa membunuh cacing kremi?<\/p>\n<figure id=\"attachment_72235\" aria-describedby=\"caption-attachment-72235\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-72235 size-full\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult-bottle-regular.png\" alt=\"Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi\" width=\"138\" height=\"285\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-72235\" class=\"wp-caption-text\">https:\/\/www.yakultusa.com\/<\/figcaption><\/figure>\n<p>Yakult merupakan minuman fermentasi yang memiliki kandungan probiotik atau bakteri baik. Di dalamnya terdapat kandungan bakteri Lactobacillus casei shirota strain, yang dipercaya mampu menyehatkan saluran pencernaan.<\/p>\n<p>Nah, cacing kremi yang berkembang biak di dalam usus manusia katanya bisa &#8216;dikeluarkan&#8217; dengan cara mengonsumsi minuman yang memiliki kandungan probiotik, seperti Yakult. Bagaimana faktanya? Apakah benar dengan minum Yakult bisa membunuh cacing kremi di saluran pencernaan? Mari, simak ulasan selengkapnya berikut ini!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Apakah_Yakult_Bisa_Membunuh_Cacing_Kremi\" title=\"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi?\">Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Apa_Bahan_Dasar_Pembuatan_Yakult\" title=\"Apa Bahan Dasar Pembuatan Yakult?\">Apa Bahan Dasar Pembuatan Yakult?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Apa_Manfaat_Yakult\" title=\"Apa Manfaat Yakult?\">Apa Manfaat Yakult?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Bagaimana_Aturan_Minum_Yakult\" title=\"Bagaimana Aturan Minum Yakult?\">Bagaimana Aturan Minum Yakult?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Bagaimana_Cara_Menyimpan_Minuman_Ini\" title=\"Bagaimana Cara Menyimpan Minuman Ini?\">Bagaimana Cara Menyimpan Minuman Ini?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Bagaimana_Dosis_Mengonsumsi_Yakult_yang_Baik\" title=\"Bagaimana Dosis Mengonsumsi Yakult yang Baik?\">Bagaimana Dosis Mengonsumsi Yakult yang Baik?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Apa_Efek_Samping_Yakult_yang_Mungkin_Terjadi\" title=\"Apa Efek Samping Yakult yang Mungkin Terjadi?\">Apa Efek Samping Yakult yang Mungkin Terjadi?<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#1_Masalah_Pada_Sistem_Pencernaan\" title=\"1. Masalah Pada Sistem Pencernaan\">1. Masalah Pada Sistem Pencernaan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#2_Risiko_Infeksi\" title=\"2. Risiko Infeksi\">2. Risiko Infeksi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#3_Alergi\" title=\"3. Alergi\">3. Alergi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Apa_Saja_yang_Harus_Diketahui_Sebelum_Mengonsumsi_Yakult\" title=\"Apa Saja yang Harus Diketahui Sebelum Mengonsumsi Yakult?\">Apa Saja yang Harus Diketahui Sebelum Mengonsumsi Yakult?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Apakah_Minuman_Ini_Aman_Untuk_Ibu_Hamil_dan_Menyusui\" title=\"Apakah Minuman Ini Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui?\">Apakah Minuman Ini Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Obat_Apa_Saja_Yang_Tak_Boleh_Dikonsumsi_Bersamaan_Dengan_Yakult\" title=\"Obat Apa Saja Yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan Dengan Yakult?\">Obat Apa Saja Yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan Dengan Yakult?<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#1_Obat_Antibiotik\" title=\"1. Obat Antibiotik\">1. Obat Antibiotik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#2_Obat_Penekan_Sistem_Kekebalan_Tubuh_imunosupresan\" title=\"2. Obat Penekan Sistem Kekebalan Tubuh (imunosupresan)\">2. Obat Penekan Sistem Kekebalan Tubuh (imunosupresan)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Apakah_Ada_Kondisi_Kesehatan_Tertentu_Yang_Berinteraksi_Dengan_Minuman_Ini\" title=\"Apakah Ada Kondisi Kesehatan Tertentu Yang Berinteraksi Dengan Minuman Ini?\">Apakah Ada Kondisi Kesehatan Tertentu Yang Berinteraksi Dengan Minuman Ini?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#Bagaimana_Gejala_Overdosis_Yakult_dan_Apa_Efeknya\" title=\"Bagaimana Gejala Overdosis Yakult dan Apa Efeknya?\">Bagaimana Gejala Overdosis Yakult dan Apa Efeknya?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Yakult_Bisa_Membunuh_Cacing_Kremi\"><\/span>Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_72236\" aria-describedby=\"caption-attachment-72236\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-72236 size-medium\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kremi-300x200.jpg\" alt=\"Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kremi-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kremi-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kremi-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kremi-728x485.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kremi-608x405.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kremi.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-72236\" class=\"wp-caption-text\">https:\/\/health.kompas.com\/<\/figcaption><\/figure>\n<p>Penelitian dalam Research Gate mengungkapkan bahwa mengonsumsi minuman probiotik, seperti Yakult, memiliki potensi membunuh cacing kremi yang ada di dalam pencernaan.<\/p>\n<p>Hal ini dikarenakan probiotik memiliki kandungan bakteri yang berperan untuk melawan infeksi parasit di dalam saluran pencernaan. Probiotik dapat bekerja dengan cara mengembalikan keseimbangan alami dari bakteri yang ada di dalam sistem pencernaan. Selain itu, manfaat Yakult sebagai minuman probiotik juga dapat membantu untuk membersihkan tubuh dari segala bakteri negatif yang berbahaya.<\/p>\n<p>Mengonsumsi suplemen maupun makanan yang kaya akan probiotik bisa membantu tubuh supaya bekerja lebih efisien untuk membunuh parasit. Studi dalam Livestrong mengungkapkan bahwa setiap orang mungkin akan memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap probiotik.<\/p>\n<p>Dalam tubuh manusia, cacing selalu ada dan terletak di dalam usus, hanya saja tak terlalu banyak. Maka dari itu, anak-anak maupun orang dewasa wajib untuk mengonsumsi obat cacing untuk membunuh cacing setiap 6 bulan sekali.<\/p>\n<p>Jadi bila <em>Grameds<\/em> hendak membunuh cacing maka yang seharusnya <em>Grameds<\/em> lakukan adalah konsumsi obat cacing yang beredar di pasaran dan tidak mengganti obat cacing tersebut dengan Yakult karena belum ada penelitian yang berhasil membuktikan bahwa Yakult bisa membunuh cacing kremi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Bahan_Dasar_Pembuatan_Yakult\"><\/span>Apa Bahan Dasar Pembuatan Yakult?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bahan yang digunakan untuk pembuatan Yakult adalah air, susu skim, sukrosa, sirup glukosa-fruktosa, dan bakteri Lactobacillus casei Shirota hidup. Strain ini pada mulanya diklasifikasikan sebagai Lactobacillus casei, tetapi pada tahun 2008 bakter ini direklasifikasi sebagai milik L. paracasei.<\/p>\n<p>Yakult dalam pemrosesannya disiapkan dengan menambahkan glukosa ke susu skim dan dipanaskan dengan campuran pada suhu 90 hingga 95 \u00b0C dalam kurun waktu sekitar 30 menit. Setelah membiarkannya dingin hingga 45 \u00b0C, campuran tersebut kemudian diinokulasi dengan lactobacilus dan diinkubasi selama 6 hingga 7 hari pada suhu 37\u00b0C hingga 38 \u00b0C. Setelah fermentasi ditambahkan air, gula, gusi dan asam laktat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Manfaat_Yakult\"><\/span>Apa Manfaat Yakult?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_72237\" aria-describedby=\"caption-attachment-72237\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-72237\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/manfaat-yakult.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/manfaat-yakult.jpg 225w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/manfaat-yakult-150x150.jpg 150w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/manfaat-yakult-192x192.jpg 192w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/manfaat-yakult-110x110.jpg 110w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/manfaat-yakult-220x220.jpg 220w\" sizes=\"(max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-72237\" class=\"wp-caption-text\">https:\/\/www.facebook.com\/YakultINA\/<\/figcaption><\/figure>\n<p>Yakult merupakan suplemen makanan dengan bentuk minuman probiotik. Yakult memiliki kandungan bakteri baik Lactobacillus casei shirota strain, yang umumnya juga hidup secara alami di dalam usus manusia.<\/p>\n<p>Terdapat lebih dari 6,5 miliar Lactobacillus casei yang ada di dalam setiap botol Yakult. Dengan demikian, Yakult dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik yang ada di dalam saluran pencernaan sehingga dapat menghambat perkembangan bakteri jahat penyebab infeksi.<\/p>\n<p>Lactobacillus casei berguna untuk membantu mencegah serta mengobati berbagai gangguan pencernaan, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Diare<\/li>\n<li>Sembelit (konstipasi)<\/li>\n<li>Sindrom iritasi usus (IBS)<\/li>\n<li>Peradangan usus (IBD)<\/li>\n<li>Infeksi bakteri Helicobacter pylori<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selain manfaatnya dalam mengatasi gangguan pencernaan, kandungan Lactobacillus casei yang ada di dalam minuman ini juga diyakini kegunaan untuk mengatasi masalah kesehatan lainnya, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Alergi, eksim, atau dermatitis<\/li>\n<li>Demam, flu, atau masalah pernapasan<\/li>\n<li>Jerawat<\/li>\n<li>Infeksi telinga (otitis media)<\/li>\n<li>Masalah mulut, seperti plak, infeksi gusi (gingivitis), atau sariawan<\/li>\n<li>Infeksi saluran kencing atau vagina<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Aturan_Minum_Yakult\"><\/span>Bagaimana Aturan Minum Yakult?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dengan mengonsumsi satu botol Yakult dalam sehari sudah cukup untuk menikmati manfaat dari minuman probiotik satu ini. Minum dua botol Yakult dalam satu hari juga dianjurkan. Minuman ini, baik dikonsumsi sebelum mencapai tanggal kedaluwarsa supaya jumlah bakteri Lactobacillus casei-nya tidak berkurang. Meski demikian, yang paling penting adalah apapun makanan dan minumannya harus dikonsumsi secukupnya saja.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Cara_Menyimpan_Minuman_Ini\"><\/span>Bagaimana Cara Menyimpan Minuman Ini?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_72238\" aria-describedby=\"caption-attachment-72238\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-72238\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult-indonesia-300x286.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"286\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult-indonesia-300x286.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult-indonesia-364x347.png 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult-indonesia.png 378w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-72238\" class=\"wp-caption-text\">yakult indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p>Yakult dianjurkan untuk disimpan di dalam lemari pendingin. Periode penyimpanan Yakult ialah 40 hari sejak tanggal pembuatannya, dan disimpan dalam suhu di bawah 10\u00b0 C. Jangan dibekukan maupun dibiarkan di luar kulkas terlalu lama.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Dosis_Mengonsumsi_Yakult_yang_Baik\"><\/span>Bagaimana Dosis Mengonsumsi Yakult yang Baik?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Informasi yang diberikan mengenai dosis konsumsi bukanlah pengganti dari nasihat medis. <em>Grameds <\/em>wajib mengkonsultasikan pada dokter maupun apoteker <em>Grameds<\/em> sebelum memulai pengobatan.<\/p>\n<p>Bagi orang dewasa, minuman ini disarankan untuk diminum satu-dua botol dalam sehari. Sedangkan bagi anak-anak, minuman ini disarankan untuk diminum satu botol dalam sehari.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Efek_Samping_Yakult_yang_Mungkin_Terjadi\"><\/span>Apa Efek Samping Yakult yang Mungkin Terjadi?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Minuman ini pada umumnya tak mempunyai efek samping yang berbahaya. Akan tetapi, untuk <em>Grameds<\/em> yang mencoba minuman ini untuk pertama kalinya, mungkin akan merasakan beberapa efek samping ringan, yakni:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Masalah_Pada_Sistem_Pencernaan\"><\/span>1. Masalah Pada Sistem Pencernaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Biasanya, Yakult tak akan menimbulkan efek samping apa pun. Walau begitu, mungkin ada beberapa orang yang mengalami rasa kembung dan penumpukan di perut usai meminumnya. Selain itu, minuman probiotik juga mungkin menimbulkan risiko seperti menyebabkan rasa haus berlebihan dan konstipasi.<\/p>\n<p>Pada beberapa orang yang mempunyai kondisi intoleransi laktosa, kemungkinan mengonsumsi minuman ini juga bisa memicu terjadinya gangguan pencernaan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Risiko_Infeksi\"><\/span>2. Risiko Infeksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Walaupun tergolong aman, minuman ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan risiko terjadinya infeksi jika dikonsumsi dengan berlebihan. Beberapa orang kemungkinan bisa mengalami infeksi jamur maupun bakteri akibat terlalu berlebihan dalam mengonsumsi probiotik, terutama bagi orang-orang yang menderita masalah pada sistem kekebalan tubuh.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/khasiat-obat-tradisional-sebagai-antioksidan-diabetes?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-72239 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/tanaman-tradisional.jpg\" alt=\"\" width=\"178\" height=\"258\" \/> <img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-57796 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Kendati demikian, kasus kejadian ini sangat jarang ditemukan. Menurut Healthline, diperkirakan hanya satu dari 1 juta orang yang mengalami infeksi dan mengonsumsi probiotik Lactobacillus.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Alergi\"><\/span>3. Alergi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kemungkinan bakteri dalam minuman probiotik memiliki potensi untuk meningkatkan produksi histamin di dalam sistem pencernaan tubuh. Histamin merupakan molekul yang dihasilkan oleh sistem imun tubuh saat terdapat ancaman, seperti virus maupun bakteri.<\/p>\n<p>Saat kadar histamin meningkat, pembuluh darah menjadi besar, serta menimbulkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh. Kondisi ini juga yang kerap kali menjadi pemicu dari berbagao gejala alergi, seperti mata berair, gatal-gatal, dan masalah sistem pernapasan.<\/p>\n<p>Tak semua orang mengalami efek samping ketika mengonsumsi minuman probiotik ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping lain yang belum disebutkan pada penjelasan sebelumnya. Jika <em>Grameds<\/em> mempunyai kekhawatiran perihal efek samping tertentu, konsultasikanlah terlebih dahulu pada dokter maupun apoteker kepercayaan <em>Grameds<\/em>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Saja_yang_Harus_Diketahui_Sebelum_Mengonsumsi_Yakult\"><\/span>Apa Saja yang Harus Diketahui Sebelum Mengonsumsi Yakult?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Yakult dipasarkan dalam porsi yang sangat kecil, yakni hanya sekitar 65-80 ml, dan telah seperti ini selama lebih dari 70 tahun. Hal ini memiliki tujuan supaya minuman ini dapat langsung dihabiskan dalam satu kali minum serta untuk menghindari terjadinya kontaminasi silang.<\/p>\n<p>Membuka maupun menutup botol bisa menyebabkan bakteri probiotik di dalamnya mati karena terinfeksi oleh berbagai bakteri berbahaya lainnya yang berasal dari lingkungan sekitar. Hal tersebut dapat menyebabkan efektivitas dan kualitas Yakult menurun. Maka dari itu, Yakult paling baik bila diminum segera setelah dibuka dan langsung dihabiskan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Minuman_Ini_Aman_Untuk_Ibu_Hamil_dan_Menyusui\"><\/span>Apakah Minuman Ini Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mengonsumsi Yakult selama masa kehamilan dan menyusui dapat dikatakan aman. Badan POM Amerika (FDA) yang biasa mengurus perijinan makanan juga belum menemukan kategori risiko kehamilan dari mengonsumsi minuman probiotik ini.<\/p>\n<p>Walau demikian, Lactobacillus casei Shirota strain sudah menerima sertifikat GRAS (Generally Recognized As Safe) yang dikeluarkan oleh FDA. Sertifikat ini berguna sebagai bukti dari tingkat keamanan tertinggi bagi produk apa pun.<\/p>\n<p>Yakult yelah diresmikan label FOSHU (Food for Specified Health Us) keluaran dari Consumer Affair Agency, Pemerintah Jepang. Label ini hanya diberikan hanya produk yang manfaat kesehatan dan keselamatannya telah terbukti secara ilmiah.<\/p>\n<p>Belum ada informasi yang memadai mengenai keamanan dalam konsumsi minuman probiotik bagi ibu hamil dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter <em>Grameds<\/em> untuk mempertimbangkan adanya potensi manfaat maupun risiko sebelum mengonsumsi jenis minuman yang satu ini.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Obat_Apa_Saja_Yang_Tak_Boleh_Dikonsumsi_Bersamaan_Dengan_Yakult\"><\/span>Obat Apa Saja Yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan Dengan Yakult?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Interaksi obat mengubah kinerja obat meningkatkan risiko efek samping yang serius maupun mengubah kinerja obat. Tak semua kemungkinan interaksi obat dapat dicantumkan dalam artikel ini.<\/p>\n<p>Simpan semua daftar dari produk yang <em>Grameds<\/em> pakai (termasuk obat-obatan resep\/nonresep dan produk herbal) serta konsultasikan terlebih dahulu pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan maupun mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan terlebih dahulu dari dokter.<\/p>\n<p>Berikut merupakan obat-obatan yang sebaiknya dihindari bersamaan atau berdekatan dengan Yakult:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Obat_Antibiotik\"><\/span>1. Obat Antibiotik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Obat antibiotik memiliki kemungkinan untuk bisa berinteraksi dengan bakteri Lactobacillus. Antibiotik digunakan dengan tujuan untuk mengurangi bakteri berbahaya di dalam tubuh. Efek sampingnya, antibiotik juga dapat mengurangi bakteri baik yang ada di dalam tubuh, termasuk Lactobacillus.<\/p>\n<p>Mengonsumsi antibiotik bersamaan dengan minuman Lactobacillus bisa mengurangi keefektifan dari bakteri tersebut. Untuk menghindari terjadinya interaksi ini, konsumsi Yakult minimal 2 jam sesudah atau sebelum mengonsumsi antibiotik.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/sehatcantik-bugar-dengan-herbal-dan-obat-tradisional?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"> <img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-57796 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/sehatcantik-bugar-dengan-herbal-dan-obat-tradisional?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-72240 size-thumbnail\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/scb-150x150.jpg\" alt=\"Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi\" width=\"150\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/scb-150x150.jpg 150w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/scb-110x110.jpg 110w\" sizes=\"(max-width: 150px) 100vw, 150px\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Obat_Penekan_Sistem_Kekebalan_Tubuh_imunosupresan\"><\/span>2. Obat Penekan Sistem Kekebalan Tubuh (imunosupresan)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Obat yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh juga memiliki potensi untuk memicu interaksi dengan Lactobacillus. Yakult memiliki kandungan Lactobacillus hidup. Sistem kekebalan tubuh umumnya mengendalikan bakteri dan ragi yang ada di dalam tubuh untuk mencegah infeksi.<\/p>\n<p>Obat yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh juga meningkatkan kemungkinan <em>Grameds<\/em> untuk jatuh sakit yang disebabkan dari infeksi bakteri dan ragi. Mengonsumsi Yakult bersamaan dengan obat-obatan yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh berkemungkinan untuk meningkatkan risiko sakit.<\/p>\n<p>Beberapa obat yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>azathioprine (Imuran)<\/li>\n<li>basiliximab (Simulect)<\/li>\n<li>siklosporin (Neoral, Sandimun)<\/li>\n<li>daclizumab (Zenapax)<\/li>\n<li>muromonab-CD3 (OKT3, Orthoclone OKT3)<\/li>\n<li>mycophenolate (CellCept)<\/li>\n<li>tacrolimus (FK506, Prograf )<\/li>\n<li>sirolimus (Rapamune)<\/li>\n<li>prednisone (Deltasone, Orasone)<\/li>\n<li>kortikosteroid (glukokortikoid)<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Ada_Kondisi_Kesehatan_Tertentu_Yang_Berinteraksi_Dengan_Minuman_Ini\"><\/span>Apakah Ada Kondisi Kesehatan Tertentu Yang Berinteraksi Dengan Minuman Ini?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Yakult tergolong minuman yang aman bagi kebanyakan orang, bahkan juga termasuk anak-anak. Meski demikian, terdapat beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan kemungkinan terjadinya interaksi dengan minuman jenis ini.<\/p>\n<p>Perlu diketahui bahwa minuman ini memiliki gula (\u00b1 10 gram per takaran saji 65 ml). Jadi, bila <em>Grameds<\/em> merupakan pengidap diabetes, ada baiknya untuk mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter <em>Grameds<\/em> sebelum mengonsumsinya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/tanaman-obat-tradisional?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"> <img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-57796 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/tanaman-obat-tradisional?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-72241 size-medium\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/9786025399404_Khasiat-Obat-Tradisional-Sebagai-Antioksidan-Diabetes-214x300.jpg\" alt=\"Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi\" width=\"214\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/9786025399404_Khasiat-Obat-Tradisional-Sebagai-Antioksidan-Diabetes-214x300.jpg 214w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/9786025399404_Khasiat-Obat-Tradisional-Sebagai-Antioksidan-Diabetes-561x785.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/9786025399404_Khasiat-Obat-Tradisional-Sebagai-Antioksidan-Diabetes-364x510.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/9786025399404_Khasiat-Obat-Tradisional-Sebagai-Antioksidan-Diabetes-608x851.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/9786025399404_Khasiat-Obat-Tradisional-Sebagai-Antioksidan-Diabetes.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 214px) 100vw, 214px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Minuman ini juga memiliki kandungan laktosa yang berasal dari susu sapi, walau hanya sedikit (1 gram). Jika <em>Grameds<\/em> termasuk dalam orang yang intoleran terhadap laktosa, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.<\/p>\n<p><em>Grameds<\/em> juga sebaiknya menghindari konsumsi Yakult bila <em>Grameds<\/em> mempunyao sistem imun tubuh yang bermasalah (defisiensi) atau burul. Kandungan probiotik yang ada di dalam minuman ini memiliki potensi untuk meningkatkan risiko infeksi jamur atau bakteri pada penderita penyakit autoimun.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Gejala_Overdosis_Yakult_dan_Apa_Efeknya\"><\/span>Bagaimana Gejala Overdosis Yakult dan Apa Efeknya?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gejala overdosis Yakult belum diketahui dengan pasti. Pada beberapa orang yang sensitif, minuman ini mungkin bisa menyebabkan perut kembung, sakit perut, dan\/atau diare. Pada situasi gawat darurat atau overdosis, segera hubungi 119 atau larikan ke rumah sakit terdekat.<\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengobati-sakit-dada-bagian-tengah\/\" rel=\"bookmark\">Cara Mengobati Sakit Dada Bagian Tengah dan Faktor Penyebabnya<\/a><\/li>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengobati-sakit-gigi\/\" rel=\"bookmark\">Mudah! Ketahui Cara Mengobati Sakit Gigi yang Ampuh<\/a><\/li>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/gejala-panic-attack\/\" rel=\"bookmark\">Gejala Panic Attack: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya<\/a><\/li>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/masuk-angin\/\" rel=\"bookmark\">Mengenal Apa Itu Masuk Angin Beserta Gejala Masuk Angin<\/a><\/li>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/obat-radang-tenggorokan-alami\/\" rel=\"bookmark\">25 Obat Radang Tenggorokan Alami yang Paling Ampuh!<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi &#8211; Yakult sudah lama menjadi minuman keluarga yang khasiatnya tidak perlu diragukan lagi. Meski demikian, benarkah Yakult bisa membunuh cacing kremi? Yakult merupakan minuman fermentasi yang memiliki kandungan probiotik atau bakteri baik. Di dalamnya terdapat kandungan bakteri Lactobacillus casei shirota strain, yang dipercaya mampu menyehatkan saluran pencernaan. Nah, cacing kremi [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533018,"featured_media":72233,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1961],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai apakah yakult bisa membunuh cacing kremi dan pertanyaan lainnya mengenai yakult,\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai apakah yakult bisa membunuh cacing kremi dan pertanyaan lainnya mengenai yakult,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-19T06:53:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-19T06:53:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"923\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nanda Akbar Gumilang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png\",\"width\":2048,\"height\":923,\"caption\":\"https:\/\/yakult.com.sg\/\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/\",\"name\":\"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-01-19T06:53:46+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-19T06:53:47+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai apakah yakult bisa membunuh cacing kremi dan pertanyaan lainnya mengenai yakult,\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/60faefa265a6ceedcb625f87d18b6bc9\"},\"headline\":\"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!\",\"datePublished\":\"2023-01-19T06:53:46+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-19T06:53:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#webpage\"},\"wordCount\":1709,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png\",\"articleSection\":[\"Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/60faefa265a6ceedcb625f87d18b6bc9\",\"name\":\"Nanda Akbar Gumilang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3d1ce3db4a6577a26e10582af5e2190?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3d1ce3db4a6577a26e10582af5e2190?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Nanda Akbar Gumilang\"},\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/nandaakbar\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai apakah yakult bisa membunuh cacing kremi dan pertanyaan lainnya mengenai yakult,","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai apakah yakult bisa membunuh cacing kremi dan pertanyaan lainnya mengenai yakult,","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2023-01-19T06:53:46+00:00","article_modified_time":"2023-01-19T06:53:47+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":923,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png","size":"full","id":72233,"alt":"Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi","pixels":1890304,"type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nanda Akbar Gumilang","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png","width":2048,"height":923,"caption":"https:\/\/yakult.com.sg\/"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/","name":"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#primaryimage"},"datePublished":"2023-01-19T06:53:46+00:00","dateModified":"2023-01-19T06:53:47+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai apakah yakult bisa membunuh cacing kremi dan pertanyaan lainnya mengenai yakult,","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/60faefa265a6ceedcb625f87d18b6bc9"},"headline":"Apakah Yakult Bisa Membunuh Cacing Kremi? Simak Pertanyaan Lainnya!","datePublished":"2023-01-19T06:53:46+00:00","dateModified":"2023-01-19T06:53:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#webpage"},"wordCount":1709,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/yakult-bisa-membunuh-cacing-kremi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/yakult.png","articleSection":["Kesehatan"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/60faefa265a6ceedcb625f87d18b6bc9","name":"Nanda Akbar Gumilang","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3d1ce3db4a6577a26e10582af5e2190?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3d1ce3db4a6577a26e10582af5e2190?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Nanda Akbar Gumilang"},"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/nandaakbar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72232"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533018"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=72232"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72232\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":72295,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72232\/revisions\/72295"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=72232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=72232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=72232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}