{"id":71135,"date":"2023-01-11T15:13:47","date_gmt":"2023-01-11T08:13:47","guid":{"rendered":"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/?p=71135"},"modified":"2023-07-21T01:28:10","modified_gmt":"2023-07-20T18:28:10","slug":"letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/","title":{"rendered":"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia<\/strong> \u2013 Letusan gunung merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Peristiwa ini berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Aktivitas magma yang mempunyai suhu sangat tinggi di dalam perut bumi berusaha keluar, sehingga dapat terjadi retakan-retakan dan pergeseran lempeng kulit bumi. Magma yang keluar dari perut gunung berapi adalah gunung yang sedang meletus atau vulkanisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tidak semua gunung berapi sering meletus. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif. Jenis dan bentuk gunung api bermacam-macam karena derajat kekentalan dan kedalaman magma terbentuknya gunung api berbeda-beda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000<sup>0<\/sup> C. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut dengan lava. Suhu lava yang dikeluarkan dapat mencapai 700\u20131.200<sup>0<\/sup> C. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 kilometer atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hasil letusan gunung berapi berupa gas vulkanik, lava, dan aliran pasir serta batu panas, lahar, tanah longsor, gempa bumi, abu letusan, dan awan panas. Letusan gunung berapi bisa menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang besar hingga sampai ribuan kilometer jauhnya, bahkan bisa memengaruhi putaran iklim di bumi ini.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#Ciri-Ciri_Gunung_Berapi_Akan_Meletus\" title=\"Ciri-Ciri Gunung Berapi Akan Meletus\">Ciri-Ciri Gunung Berapi Akan Meletus<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#Hasil_Letusan_Gunung_Api\" title=\"Hasil Letusan Gunung Api\">Hasil Letusan Gunung Api<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#Dampak_Letusan_Gunung_Api\" title=\"Dampak Letusan Gunung Api\">Dampak Letusan Gunung Api<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#10_Letusan_Gunung_Api_Terdahsyat_di_Dunia\" title=\"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia\">10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#1_Huaynaputina_1600_VEI_6\" title=\"1. Huaynaputina, 1600 (VEI 6)\">1. Huaynaputina, 1600 (VEI 6)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#2_Krakatau_1883_VEI_6\" title=\"2. Krakatau, 1883 (VEI 6)\">2. Krakatau, 1883 (VEI 6)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#3_Gunung_Santa_Maria_1902_VEI_6\" title=\"3. Gunung Santa Maria, 1902 (VEI 6)\">3. Gunung Santa Maria, 1902 (VEI 6)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#4_Gunung_Novarupta_1912_VEI_6\" title=\"4. Gunung Novarupta, 1912 (VEI 6)\">4. Gunung Novarupta, 1912 (VEI 6)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#5_Gunung_Pulau_Ambrym_50_Masehi_VEI_6\" title=\"5. Gunung Pulau Ambrym, 50 Masehi (VEI 6+)\">5. Gunung Pulau Ambrym, 50 Masehi (VEI 6+)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#6_Danau_Kawah_Ilopango_450_Masehi_VEI_6\" title=\"6. Danau Kawah Ilopango, 450 Masehi (VEI 6+)\">6. Danau Kawah Ilopango, 450 Masehi (VEI 6+)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#7_Gunung_Thera_sekitar_1610_SM_VEI_7\" title=\"7. Gunung Thera, sekitar 1610 SM (VEI 7)\">7. Gunung Thera, sekitar 1610 SM (VEI 7)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#8_Gunung_Changbaishan_946_Masehi_VEI_7\" title=\"8. Gunung Changbaishan, 946 Masehi (VEI 7)\">8. Gunung Changbaishan, 946 Masehi (VEI 7)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#9_Gunung_Tambora_1815_VEI_7\" title=\"9. Gunung Tambora, 1815 (VEI 7)\">9. Gunung Tambora, 1815 (VEI 7)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#10_Erupsi_Yellowstone_640000_tahun_lalu_VEI_8\" title=\"10. Erupsi Yellowstone, 640.000 tahun lalu (VEI 8)\">10. Erupsi Yellowstone, 640.000 tahun lalu (VEI 8)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#Rekomendasi_Buku_dan_E-Book_terkait_Gunung_Berapi\" title=\"Rekomendasi Buku dan E-Book terkait Gunung Berapi\">Rekomendasi Buku dan E-Book terkait Gunung Berapi<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#1_Seri_Tempo_200_Tahun_Tambora\" title=\"1. Seri Tempo: 200 Tahun Tambora\">1. Seri Tempo: 200 Tahun Tambora<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#2_Seri_Negeri_Cincin_Api_Menyingkap_Rahasia_Anak_Krakatau\" title=\"2. Seri Negeri Cincin Api: Menyingkap Rahasia Anak Krakatau\">2. Seri Negeri Cincin Api: Menyingkap Rahasia Anak Krakatau<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#3_Seri_Negeri_Cincin_Api_Krakatau_Menyingkap_Rahasia_Kehidupan\" title=\"3. Seri Negeri Cincin Api: Krakatau Menyingkap Rahasia Kehidupan\">3. Seri Negeri Cincin Api: Krakatau Menyingkap Rahasia Kehidupan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#4_Seri_Negeri_Cincin_Api_Krakatau_Riwayatmu_Kini\" title=\"4. Seri Negeri Cincin Api: Krakatau Riwayatmu Kini\">4. Seri Negeri Cincin Api: Krakatau Riwayatmu Kini<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#5_Seri_Negeri_Cincin_Api_Letusan_Merapi_yang_Mematikan\" title=\"5. Seri Negeri Cincin Api: Letusan Merapi yang Mematikan\">5. Seri Negeri Cincin Api: Letusan Merapi yang Mematikan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#6_Seri_Negeri_Cincin_Api_Tambora_Mengguncang_Dunia\" title=\"6. Seri Negeri Cincin Api: Tambora Mengguncang Dunia\">6. Seri Negeri Cincin Api: Tambora Mengguncang Dunia<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#7_Tambora_Ketika_Bumi_Meledak_1815\" title=\"7. Tambora: Ketika Bumi Meledak 1815\">7. Tambora: Ketika Bumi Meledak 1815<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Gunung_Berapi_Akan_Meletus\"><\/span>Ciri-Ciri Gunung Berapi Akan Meletus<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Suhu di sekitar gunung naik;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Mata air menjadi kering;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa);<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Tumbuhan di sekitar gunung layu;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Binatang di sekitar gunung bermigrasi karena terlihat gelisah.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hasil_Letusan_Gunung_Api\"><\/span>Hasil Letusan Gunung Api<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_71147\" aria-describedby=\"caption-attachment-71147\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71147\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - St. Helens\" width=\"295\" height=\"430\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg 1755w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-206x300.jpg 206w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-702x1024.jpg 702w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-768x1120.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-1053x1536.jpg 1053w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-1404x2048.jpg 1404w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-561x818.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-1122x1637.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-364x531.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-728x1062.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-608x887.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-758x1106.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-1152x1680.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 295px) 100vw, 295px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71147\" class=\"wp-caption-text\">Letusan gunung berapi St. Helens (AS) pada 22 Juli 1980 (Mike Doukas\/Public domain USA).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Hasil dari letusan gunung berapi, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Aliran piroklastik, yaitu campuran panas dari abu, batu apung, dan gas yang terbentuk dari erupsi gunung berapi;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Gas vulkanik, yaitu gas yang dikeluarkan gunung berapi pada saat meletus. Gas tersebut antara lain karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO<sub>2<\/sub>), hidrogen sulfida (H<sub>2<\/sub>S), sulfur dioksida (S0<sub>2<\/sub>), dan nitrogen dioksida (NO<sub>2<\/sub>) yang dapat membahayakan manusia.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Lava, yaitu cairan magma dengan suhu tinggi yang mengalir dari dalam bumi ke permukaan melalui kawah. Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai, sedangkan lava kental akan membeku dekat dengan sumbernya. Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Lahar, yaitu lava yang telah bercampur dengan batuan, air, dan material lainnya. Lahar sangat berbahaya bagi penduduk di lereng gunung berapi.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Hujan abu, yaitu material sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Abu letusan ini dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya karena sangat halus. Selain itu, abu letusan tersebut bisa menganggu pernapasan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Awan panas, yaitu hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Gulungan ini di dalamnya terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600<sub>0<\/sub> C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher, kaki, dan juga dapat menyebabkan sesak napas.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Letusan_Gunung_Api\"><\/span>Dampak Letusan Gunung Api<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Gunung berapi yang meletus tentu akan membawa material yang berbahaya bagi organisme yang dilaluinya. Inilah yang menyebabkan kewaspadaan mutlak diperlukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Berikut ini hal negatif yang bisa terjadi saat gunung meletus.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Tercemarnya udara dengan abu gunung berapi yang mengandung bermacam-macam gas, mulai dari CO, CO<sub>2<\/sub>, H<sub>2<\/sub>S, S0<sub>2<\/sub>, dan NO<sub>2<\/sub>, serta beberapa partikel debu yang berpotensial meracuni makhluk hidup di sekitarnya;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Semua aktivitas penduduk di sekitar wilayah gunung berapi akan lumpuh, termasuk kegiatan ekonomi;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Semua titik yang dilalui oleh material berbahaya seperti lahar dan abu vulkanik panas akan merusak permukiman warga;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Lahar yang panas juga akan membuat ekosistem alamiah hutan di sekitar gunung rusak;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Material yang dikeluarkan oleh gunung berapi berpotensi menyebabkan sejumlah penyakit, misalnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA);<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Desa yang menjadi titik wisata mengalami kemandekan. Sebut saja Gunung Rinjani dan Gunung Merapi, kedua gunung ini dalam kondisi normal merupakan salah satu destinasi wisata terbaik bagi wisatawan pecinta alam.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain dampak negatif, letusan gunung berapi sebenarnya juga membawa berkah, meskipun hanya bagi penduduk yang ada di sekitar lokasi.<\/p>\n<p>Berikut ini hal positif yang bisa terjadi saat gunung meletus.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify\">Tanah yang dilalui oleh hasil vulkanis gunung berapi sangat baik bagi pertanian, sebab tanah tersebut menjadi lebih subur dan menghasilkan tanaman yang jauh lebih berkualitas secara alamiah. Hal ini sangat menguntungkan bagi penduduk sekitar pegunungan yang mayoritas berprofesi sebagai petani;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Terdapat mata pencaharian baru bagi rakyat sekitar gunung berapi yang telah meletus, yaitu penambang pasir. Hal ini dikarenakan material vulkanik berupa pasir memiliki nilai ekonomis. Selain itu, terdapat pula bebatuan yang disemburkan oleh gunung berapi saat meletus. Bebatuan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bahan bangungan warga sekitar gunung;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Munculnya ekosistem hutan yang baru, meskipun hutan yang lama telah rusak;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Munculnya geiser atau sumber mata air panas yang keluar dari dalam bumi secara periodik. Geiser baik bagi kesehatan kulit;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Munculnya makdani atau sumber mata air bermineral tinggi dari belerang;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Wilayah di sekitar gunung berpotensi terjadi hujan orografis;<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Wilayah di sekitar gunung berpotensi didirikan pembangkit listrik.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Letusan_Gunung_Api_Terdahsyat_di_Dunia\"><\/span>10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Erupsi Yellowstone adalah letusan gunung api terbesar di dunia, yang mencapai kekuatan 8 <em>volcanic explosivity index<\/em> (VEI). VEI adalah sistem klasifikasi yang dikembangkan pada 1980 dan mirip dengan skala kekuatan gempa bumi. Skalanya dari 1 sampai 8. Sampai dengan 10.000 tahun terakhir belum ada letusan gunung berapi yang mencapai VEI 8, tetapi sepanjang sejarah diyakini sudah ada beberapa letusan kuat yang sangat menghancurkan.<\/p>\n<p>Berikut daftar letusan gunung api terdahsyat di dunia berdasarkan catatan VEI.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Huaynaputina_1600_VEI_6\"><\/span>1. Huaynaputina, 1600 (VEI 6)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71149\" aria-describedby=\"caption-attachment-71149\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71149\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Peru_physical_map.svg.png\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Huaynaputina\" width=\"256\" height=\"312\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Peru_physical_map.svg.png 492w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Peru_physical_map.svg-246x300.png 246w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Peru_physical_map.svg-364x444.png 364w\" sizes=\"(max-width: 256px) 100vw, 256px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71149\" class=\"wp-caption-text\">Lokasi Huaynaputina di Peru (<a title=\"User:Urutseg\" href=\"https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/User:Urutseg\">Urutseg<\/a>\/Creative Commons CC0 1.0 Universal Public Domain Dedication).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Puncak Huaynaputina di Peru adalah lokasi letusan gunung api terdahsyat di Amerika Selatan dalam catatan sejarah. Letusan itu memuntahkan lumpur sejauh Samudra Pasifik, yaitu 120 kilometer dan memengaruhi iklim global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Musim panas setelah letusan Huaynaputina tahun 1600 adalah yang terdingin dalam 500 tahun. Abu dari letusan Huaynaputina mengubur area seluas 50 kilometer<sup>2<\/sup> di sebelah barat gunung, yang masih diselimuti hingga hari ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Gunung itu tampak tidak aktif, meskipun memiliki ketinggian 4.850 meter. Huaynaputina berlokasi di sepanjang tepi ngarai yang dalam. Puncaknya tidak memiliki siluet seperti gunung berapi. Letusan Huaynaputina tahun 1600 merusak kota-kota terdekatnya di Arequipa dan Moquengua, yang baru pulih sepenuhnya lebih dari satu abad kemudian.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Krakatau_1883_VEI_6\"><\/span>2. Krakatau, 1883 (VEI 6)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71150\" aria-describedby=\"caption-attachment-71150\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71150\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Anak Krakatau\" width=\"421\" height=\"289\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits.jpg 874w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits-300x206.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits-768x527.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits-561x385.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits-364x250.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits-728x500.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits-608x417.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Indonesia_Sunda_Straits-758x520.jpg 758w\" sizes=\"(max-width: 421px) 100vw, 421px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71150\" class=\"wp-caption-text\">Anak Krakatau pada Februari 2008 (<a class=\"external text\" href=\"https:\/\/www.flickr.com\/people\/98073722@N00\" rel=\"nofollow\">Flydime<\/a>\/Creative Commons Attribution 2.0 Generic).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Suara gemuruh yang terjadi selama musim panas tahun 1883 sebelum letusan Krakatau mencapai klimaks dengan ledakan besar pada 26\u201327 Agustus 1883. Letusan eksplosif dari <em>stratovolcano<\/em> ini, yang terletak di sepanjang busur pulau vulkanik di zona subduksi lempeng Indo\u2013Australia, mengeluarkan banyak batuan, abu, dan batu apung. Suara letusannya terdengar sampai ribuan kilometer jauhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Letusan Krakatau 1883 juga menimbulkan tsunami, yang ketinggian gelombang maksimalnya mencapai 40 meter dan menewaskan sekitar 34.000 orang. Alat pengukur pasang surut lebih dari 11.000 killometer jauhnya di Semenanjung Arab mencatat peningkatan ketinggian ombak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pulau yang pernah menjadi rumah Krakatau hancur total dalam letusan itu, tetapi letusan baru yang dimulai pada Desember 1927 menciptakan Anak Krakatau di tengah kaldera yang dihasilkan oleh letusan 1883. Anak Krakatau secara sporadis hidup kembali, membangun pulau baru di bawah bayang-bayang induknya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Gunung_Santa_Maria_1902_VEI_6\"><\/span>3. Gunung Santa Maria, 1902 (VEI 6)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71151\" aria-describedby=\"caption-attachment-71151\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71151\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santiaguito_from_Santamaria.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Gunung Santa Maria\" width=\"396\" height=\"263\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santiaguito_from_Santamaria.jpg 700w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santiaguito_from_Santamaria-300x199.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santiaguito_from_Santamaria-561x373.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santiaguito_from_Santamaria-364x242.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santiaguito_from_Santamaria-608x404.jpg 608w\" sizes=\"(max-width: 396px) 100vw, 396px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71151\" class=\"wp-caption-text\">Gunung Santa Maria (<a class=\"extiw\" title=\"wikipedia:User:Worldtraveller\" href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/User:Worldtraveller\">Worldtraveller<\/a>\/Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Gunung Santa Maria adalah gunung berapi aktif yang terletak di Guatemala, dekat dengan kota Quetzaltenango. Letusan Santa Maria tahun 1902 adalah salah satu yang terbesar pada abad ke-20. Ledakan dahsyat di Guatemala tersebut terjadi setelah gunung berapi itu tidak bersuara selama kira-kira 500 tahun, yang meninggalkan sebuah kawah besar yang lebarnya hampir 1,5 kilometer di sisi barat daya gunung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Gunung berapi yang simetris dan tertutup pepohonan ini adalah bagian dari rantai <em>stratovolcano<\/em> di sepanjang dataran pantai Pasifik Guatemala. Gunung Santa Maria mengalami aktivitas terus-menerus sejak ledakan terakhirnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Letusan berkekuatan VEI 3 terjadi pada 1922. Pada 1929, Gunung Santa Maria memuntahkan aliran piroklastik (gumpalan gas panas yang bergerak cepat dan batu-batu yang hancur), yang merenggut ratusan nyawa dan menewaskan sekitar 5.000 orang.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Gunung_Novarupta_1912_VEI_6\"><\/span>4. Gunung Novarupta, 1912 (VEI 6)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71154\" aria-describedby=\"caption-attachment-71154\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71154\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Novarupta.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Gunung Novarupta\" width=\"413\" height=\"269\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Novarupta.jpg 544w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Novarupta-300x195.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Novarupta-364x237.jpg 364w\" sizes=\"(max-width: 413px) 100vw, 413px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71154\" class=\"wp-caption-text\">Gunung Novarupta pada Juli 1987 (<a class=\"extiw\" title=\"w:National Park Service\" href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/National_Park_Service\">National Park Service<\/a>\/Public domain USA).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Novarupta termasuk rantai gunung berapi di Semenanjung Alaska, bagian dari Cincin Api Pasifik. Letusan vulkaniknya adalah yang terbesar pada abad ke-20. Letusan kuat Novarupta mengeluarkan 12,5 kilometer<sup>3<\/sup> magma dan abu ke udara, yang kemudian jatuh dan menutupi area seluas 7.800 kilometer<sup>2<\/sup> dengan abu setebal lebih dari satu kaki.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Gunung_Pulau_Ambrym_50_Masehi_VEI_6\"><\/span>5. Gunung Pulau Ambrym, 50 Masehi (VEI 6+)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71156\" aria-describedby=\"caption-attachment-71156\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71156\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Gunung Pulau Ambrym\" width=\"414\" height=\"311\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009.jpg 2560w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-300x225.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-768x576.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-2048x1536.jpg 2048w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-192x144.jpg 192w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-384x288.jpg 384w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-90x67.jpg 90w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-180x135.jpg 180w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-561x421.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-1122x842.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-364x273.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-728x546.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-608x456.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-758x569.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Marum_sept_2009-1152x864.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 414px) 100vw, 414px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71156\" class=\"wp-caption-text\">Gunung Pulau Ambrym pada 24 September 2009 (Geophile71\/Creative Commons CC0 1.0 Universal Public Domain Dedication).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Pulau vulkanik seluas 665 kilometer<sup>2<\/sup> ini merupakan bagian dari Republik Vanuatu, negara kecil di barat daya Samudra Pasifik, Letusan di Pulau Ambrym adalah salah satu yang paling dikenang dalam sejarah karena mengeluarkan gelombang abu panas serta debu gunung yang membentuk kaldera 12 kilometer.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Gunung berapi ini terus menjadi salah satu yang paling aktif di dunia, telah meletus hampir 50 kali sejak 1774 dan menjadi gunung yang berbahaya bagi penduduk setempat. Pada 1894, enam orang tewas akibat letusan gunung berapi ini dan empat orang tersapu oleh aliran lavanya. Pada 1979, hujan asam yang disebabkan oleh gunung berapi itu membakar beberapa penduduk sekitar.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Danau_Kawah_Ilopango_450_Masehi_VEI_6\"><\/span>6. Danau Kawah Ilopango, 450 Masehi (VEI 6+)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71160\" aria-describedby=\"caption-attachment-71160\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71160\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Ilopango_caldera.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Danau Kawah Ilopango\" width=\"426\" height=\"284\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Ilopango_caldera.jpg 640w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Ilopango_caldera-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Ilopango_caldera-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Ilopango_caldera-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Ilopango_caldera-608x406.jpg 608w\" sizes=\"(max-width: 426px) 100vw, 426px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71160\" class=\"wp-caption-text\">Danau Ilopango (Lee Siebert or Smithsonian Institution\/Public domain USA).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Danau Ilopango adalah sebuah danau kawah kaldera vulkanik yang berada di tengah negara El Salvador. Kawah tersebut mengalami e<span class=\"Y2IQFc\" lang=\"id\">mpat letusan besar <em>dacitic-rhyolitic<\/em> selama akhir Pleistosen dan Holosen, yang menghasilkan aliran piroklastik dan tefra yang menyelimuti sebagian besar negara tersebut<\/span>, menghancurkan peradaban awal suku Maya, dan memaksa penduduk mengungsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Rute perdagangan dan pusat peradaban Maya yang terganggu lantas bergeser dari daerah dataran tinggi El Salvador ke daerah dataran rendah di utara El Salvador dan Guatemala. Kaldera puncaknya sekarang menjadi salah satu danau terbesar di El Salvador.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Gunung_Thera_sekitar_1610_SM_VEI_7\"><\/span>7. Gunung Thera, sekitar 1610 SM (VEI 7)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71161\" aria-describedby=\"caption-attachment-71161\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71161\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Gunung Thera\" width=\"347\" height=\"359\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat.jpg 1191w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-290x300.jpg 290w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-992x1024.jpg 992w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-768x793.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-561x579.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-1122x1159.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-364x376.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-728x752.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-608x628.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-758x783.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Santorini_Landsat-1152x1190.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 347px) 100vw, 347px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71161\" class=\"wp-caption-text\">Citra satelit Thera pada 21 November 2000 (<span lang=\"en\">National Aeronautics and Space Administration\/Public domain USA).<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Letusan Minoa di Thera juga disebut dengan letusan Thera atau letusan Santorini adalah letusan gunung berapi yang diperkirakan terjadi pada pertengahan milenium kedua sebelum Masehi. Letusan ini merupakan salah satu peristiwa gunung berapi terbesar dalam sejarah manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Para ahli geologi meyakini gunung berapi di Kepulauan Aegean Thera ini pernah meletus dengan energi beberapa ratus bom atom dalam sepersekian detik, meskipun tidak ada catatan tertulis tentang letusan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Letusan ini menghancurkan Pulau Thera, termasuk peradaban Minoa dan Akrotiri dan juga komunitas dan wilayah agrikultur di sekitar pulau dan Pantai Kreta, meskipun ada beberapa indikasi bahwa penduduk pulau itu sebelumnya sudah menduga gunung berapi tersebut akan meletus.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Gunung_Changbaishan_946_Masehi_VEI_7\"><\/span>8. Gunung Changbaishan, 946 Masehi (VEI 7)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71162\" aria-describedby=\"caption-attachment-71162\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71162\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-scaled.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Gunung Changbaishan\" width=\"417\" height=\"275\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-scaled.jpg 2560w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-300x198.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-1024x677.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-768x508.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-1536x1015.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-2048x1354.jpg 2048w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-561x371.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-1122x742.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-364x241.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-728x481.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-608x402.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-758x501.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Paektu-san-1152x761.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 417px) 100vw, 417px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71162\" class=\"wp-caption-text\">Gunung Baekdu pada April 2003 (<span lang=\"en\">National Aeronautics and Space Administration\/Public domain USA).<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Gunung Changbaishan juga dikenal sebagai Gunung Baekdu atau Gunung Paektu. Gunung ini terletak di perbatasan Tiongkok dan Korea Utara. Gunung ini memiliki ketinggian 2.744 meter dan merupakan gunung tertinggi di Pegunungan Changbai. Selain itu, gunung tersebut juga merupakan gunung tertinggi di Korea dan Manchuria.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada 1702, letusannya memuntahkan material vulkanik hingga ke utara Jepang dengan jarak <span style=\"text-decoration: underline\">+<\/span> 1.200 kilometer. Letusan gunung ini juga menciptakan kaldera besar hampir sepanjang 4,5 kilometer dengan lebar hampir 1 kilometer di puncak gunung. Gunung itu sekarang dipenuhi dengan perairan Danau Tianchi atau Danau Surga. Saat ini, area itu menjadi tujuan wisata populer karena keindahan alamnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Gunung_Tambora_1815_VEI_7\"><\/span>9. Gunung Tambora, 1815 (VEI 7)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71163\" aria-describedby=\"caption-attachment-71163\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71163\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Gunung Tambora\" width=\"414\" height=\"276\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia.jpg 900w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia-768x512.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia-728x485.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia-608x405.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia-758x505.jpg 758w\" sizes=\"(max-width: 414px) 100vw, 414px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71163\" class=\"wp-caption-text\">Kaldera Gunung Tambora (<a title=\"User:JialiangGao\" href=\"https:\/\/commons.wikimedia.org\/wiki\/User:JialiangGao\">Jialiang Gao<\/a>\/Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Letusan gunung api terdahsyat di dunia yang tercatat dalam sejarah manusia adalah Tambora. Ledakan itu menempati peringkat tertinggi kedua dalam indeks VEI. Gunung berapi yang masih aktif ini merupakan salah satu puncak tertinggi di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Letusan Tambora mencapai puncaknya pada April 1815, ketika meledak dengan sangat keras hingga terdengar di Pulau Sumatra yang jauhnya lebih dari 1.930 kilometer. Korban tewas akibat letusan Gunung Tambora diperkirakan mencapai 71.000 orang. Hujan abu tebal menyelimuti banyak pulau yang jauh dari lokasi letusan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Erupsi_Yellowstone_640000_tahun_lalu_VEI_8\"><\/span>10. Erupsi Yellowstone, 640.000 tahun lalu (VEI 8)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_71148\" aria-describedby=\"caption-attachment-71148\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71148\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley.jpg\" alt=\"Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia - Yellowstone\" width=\"409\" height=\"269\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley.jpg 1999w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-300x197.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-1024x674.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-768x506.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-1536x1011.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-561x369.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-1122x739.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-364x240.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-728x479.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-608x400.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-758x499.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Yellowstone_River_in_Hayden_Valley-1152x758.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 409px) 100vw, 409px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-71148\" class=\"wp-caption-text\">Kaldera Yellowstone (Ed Austin &amp; Herb Jones\/Public domain USA).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Seluruh Taman Nasional Yellowstone yang berada di Wyoming, Amerika Serikat adalah gunung berapi aktif yang bergemuruh di bawah tanah. Yellowstone pernah meletus dengan kekuatan luar biasa. Tiga letusan berkekuatan VEI 8 mengguncang daerah itu 2,1 juta tahun lalu, terjadi lagi 1,2 juta tahun lalu, dan yang terbaru 640.000 tahun lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Bersama-sama, tiga letusan mengeluarkan cukup abu dan lava memenuhi Grand Canyon,&#8221; menurut Survei Geologi AS (USGS). Faktanya, para ilmuwan dalam laporan di jurnal <em>Science<\/em> pada 2013 menemukan gumpalan besar magma yang tersimpan di bawah Yellowstone dan jika dilepaskan dapat memenuhi Grand Canyon 11 kali lipat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebanyak tiga letusan <em>supervolcano<\/em> terbaru menciptakan kawah besar di taman berukuran 48 x 72 kilometer. Peluang letusan gunung berapi super seperti itu sekarang adalah sekitar 1:700.000 setiap tahun, ujar Robert Smith, ahli gempa di Universitas Utah di Salt Lake City, kepada <em>Live Science<\/em>.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah artikel terkait <strong>&#8220;10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah&#8221;<\/strong>. Jika ada saran, pertanyaan, dan kritik, silakan tulis di kotak komentar bawah ini. Bagikan juga tulisan ini di akun media sosial supaya teman-teman kalian juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk mendapatkan lebih banyak informasi, Grameds juga bisa membaca buku yang tersedia di <a href=\"http:\/\/Gramedia.com\">Gramedia.com<\/a>. Sebagai <strong>#SahabatTanpaBatas<\/strong> kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan dan pengetahuan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi <strong>#LebihDenganMembaca<\/strong>. Semoga bermanfaat!<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Buku_dan_E-Book_terkait_Gunung_Berapi\"><\/span>Rekomendasi Buku dan E-Book terkait Gunung Berapi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Seri_Tempo_200_Tahun_Tambora\"><\/span>1. Seri Tempo: 200 Tahun Tambora<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-tempo-200-tahun-tambora?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9789799108661_Seri-Tempo_20.jpg\" width=\"236\" height=\"318\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-tempo-200-tahun-tambora?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Seri_Negeri_Cincin_Api_Menyingkap_Rahasia_Anak_Krakatau\"><\/span>2. Seri Negeri Cincin Api: Menyingkap Rahasia Anak Krakatau<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-menyingkap-rahasia-anak-krakatau?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/57690\/thumb_image_normal\/BLK_SNCAMRAK2020870632.jpg\" width=\"237\" height=\"356\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-menyingkap-rahasia-anak-krakatau?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Seri_Negeri_Cincin_Api_Krakatau_Menyingkap_Rahasia_Kehidupan\"><\/span>3. Seri Negeri Cincin Api: Krakatau Menyingkap Rahasia Kehidupan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-krakatau-menyingkap-rahasia-kehidupan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/57688\/thumb_image_normal\/BLK_SNCAKMRK2020555404.jpg\" width=\"235\" height=\"353\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-krakatau-menyingkap-rahasia-kehidupan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Seri_Negeri_Cincin_Api_Krakatau_Riwayatmu_Kini\"><\/span>4. Seri Negeri Cincin Api: Krakatau Riwayatmu Kini<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-krakatau-riwayatmu-kini?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/57689\/thumb_image_normal\/BLK_SNCAKRK2020915832.jpg\" width=\"236\" height=\"354\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-krakatau-riwayatmu-kini?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Seri_Negeri_Cincin_Api_Letusan_Merapi_yang_Mematikan\"><\/span>5. Seri Negeri Cincin Api: Letusan Merapi yang Mematikan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-letusan-merapi-yang-mematikan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/57729\/thumb_image_normal\/BLK_SNCALMYM2020169833.jpg\" width=\"236\" height=\"354\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-letusan-merapi-yang-mematikan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Seri_Negeri_Cincin_Api_Tambora_Mengguncang_Dunia\"><\/span>6. Seri Negeri Cincin Api: Tambora Mengguncang Dunia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-tambora-mengguncang-dunia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/57683\/thumb_image_normal\/BLK_SNCATMD2020287955.jpg\" width=\"239\" height=\"359\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-negeri-cincin-api-tambora-mengguncang-dunia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Tambora_Ketika_Bumi_Meledak_1815\"><\/span>7. Tambora: Ketika Bumi Meledak 1815<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/tambora-ketika-bumi-meledak-1815?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-71141 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/103079_f.jpg\" alt=\"\" width=\"246\" height=\"343\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/103079_f.jpg 574w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/103079_f-215x300.jpg 215w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/103079_f-561x782.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/103079_f-364x507.jpg 364w\" sizes=\"(max-width: 246px) 100vw, 246px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/tambora-ketika-bumi-meledak-1815?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia \u2013 Letusan gunung merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Peristiwa ini berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi. Aktivitas magma yang mempunyai suhu sangat tinggi di dalam perut bumi berusaha keluar, sehingga dapat terjadi retakan-retakan [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533014,"featured_media":71147,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1921],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah dari Gramedia. Simak di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah dari Gramedia. Simak di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-11T08:13:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-20T18:28:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1755\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2560\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Fandy\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fandy Aprianto Rohman\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"16 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg\",\"width\":1755,\"height\":2560,\"caption\":\"(Mike Doukas\/Public domain USA).\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/\",\"name\":\"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-01-11T08:13:47+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-20T18:28:10+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah dari Gramedia. Simak di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/3287bb1b74753084a44ad8a21e240953\"},\"headline\":\"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah\",\"datePublished\":\"2023-01-11T08:13:47+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-20T18:28:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#webpage\"},\"wordCount\":2216,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Buku Sejarah\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/3287bb1b74753084a44ad8a21e240953\",\"name\":\"Fandy Aprianto Rohman\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Stadion-Manahan-1-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Stadion-Manahan-1-96x96.jpg\",\"caption\":\"Fandy Aprianto Rohman\"},\"description\":\"Dunia sastra selalu berkembang dan mengikuti perkembangan teknologi. Saat ini, sastra mampu hidup di dunia apa pun, bahkan mampu masuk ke dunia industri kreatif, sehingga sastra dapat lebih bersifat kekinian.\",\"sameAs\":[\"https:\/\/twitter.com\/Fandy\"],\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/fandy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah dari Gramedia. Simak di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah dari Gramedia. Simak di sini!","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2023-01-11T08:13:47+00:00","article_modified_time":"2023-07-20T18:28:10+00:00","og_image":[{"width":1755,"height":2560,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg","size":"full","id":71147,"alt":"Film tentang Bencana Alam","pixels":4492800,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Fandy","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Fandy Aprianto Rohman","Estimasi waktu membaca":"16 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg","width":1755,"height":2560,"caption":"(Mike Doukas\/Public domain USA)."},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/","name":"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#primaryimage"},"datePublished":"2023-01-11T08:13:47+00:00","dateModified":"2023-07-20T18:28:10+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah dari Gramedia. Simak di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/3287bb1b74753084a44ad8a21e240953"},"headline":"10 Letusan Gunung Api Terdahsyat di Dunia Sepanjang Sejarah","datePublished":"2023-01-11T08:13:47+00:00","dateModified":"2023-07-20T18:28:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#webpage"},"wordCount":2216,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/letusan-gunung-api-terdahsyat-di-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/MSH80_st_helens_eruption_plume_07-22-80-scaled.jpg","articleSection":["Buku Sejarah"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/3287bb1b74753084a44ad8a21e240953","name":"Fandy Aprianto Rohman","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Stadion-Manahan-1-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Stadion-Manahan-1-96x96.jpg","caption":"Fandy Aprianto Rohman"},"description":"Dunia sastra selalu berkembang dan mengikuti perkembangan teknologi. Saat ini, sastra mampu hidup di dunia apa pun, bahkan mampu masuk ke dunia industri kreatif, sehingga sastra dapat lebih bersifat kekinian.","sameAs":["https:\/\/twitter.com\/Fandy"],"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/fandy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71135"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533014"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71135"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":87858,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71135\/revisions\/87858"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}