{"id":67669,"date":"2022-12-05T03:28:41","date_gmt":"2022-12-04T20:28:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=67669"},"modified":"2023-06-27T11:58:52","modified_gmt":"2023-06-27T04:58:52","slug":"fakta-tumbuhan-kecubung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/","title":{"rendered":"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Fakta Kecubung \u2013 <\/strong>Pernahkah <em>Grameds <\/em>mendengar atau membaca kata kecubung? Kecubung (Datura metel L.) adalah tanaman dari spesies terong-terongan (Solanaceae) yang juga dikenal dengan nama &#8220;terompet setan&#8221; (Devil&#8217;s trumphet). Dikatakan demikian, karena tanaman ini bisa menyebabkan efek negatif seperti halusinasi dan bahkan hingga pingsan. Tanaman ini, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1754 oleh ilmuwan bernama Linnaeus.<\/p>\n<figure id=\"attachment_67672\" aria-describedby=\"caption-attachment-67672\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-67672\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/terompet-1-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/terompet-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/terompet-1-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/terompet-1-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/terompet-1.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67672\" class=\"wp-caption-text\">plantdelights.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bunga dari tanaman jenis ini memiliki warna putih atau ungu, sementara buahnya berbentuk bulat, berduri, dan berwarna hijau. Seluruh bagian dari tanaman kecubung mengandung racun atau toksin. Lantas, apa saja efek samping dari mengonsumsinya? Apakah tanaman ini tak memiliki manfaat sama sekali? Temukan jawabannya di artikel berikut ini!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#Fakta_Tumbuhan_Kecubung\" title=\"Fakta Tumbuhan Kecubung\">Fakta Tumbuhan Kecubung<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#1_Terdiri_Dari_Banyak_Spesies\" title=\"1. Terdiri Dari Banyak Spesies\">1. Terdiri Dari Banyak Spesies<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#2_Memiliki_Bunga_Berbentuk_Trompet_Yang_Cantik\" title=\"2. Memiliki Bunga Berbentuk Trompet Yang Cantik\">2. Memiliki Bunga Berbentuk Trompet Yang Cantik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#3_Semua_Bagian_Tumbuhan_Ini_Beracun\" title=\"3. Semua Bagian Tumbuhan Ini Beracun\">3. Semua Bagian Tumbuhan Ini Beracun<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#4_Sangat_Beracun_Dalam_Dosis_Yang_Tinggi\" title=\"4. Sangat Beracun Dalam Dosis Yang Tinggi\">4. Sangat Beracun Dalam Dosis Yang Tinggi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#5_Dapat_Menyebabkan_Koma\" title=\"5. Dapat Menyebabkan Koma\">5. Dapat Menyebabkan Koma<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#6_Dapat_Digunakan_Sebagai_Anestesi\" title=\"6. Dapat Digunakan Sebagai Anestesi\">6. Dapat Digunakan Sebagai Anestesi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#7_Kecubung_Dapat_Membantu_Mengendalikan_Hama_Tanaman\" title=\"7. Kecubung Dapat Membantu Mengendalikan Hama Tanaman\">7. Kecubung Dapat Membantu Mengendalikan Hama Tanaman<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#8_Bisa_Membantu_Penyembuhan_Berbagai_Penyakit\" title=\"8. Bisa Membantu Penyembuhan Berbagai Penyakit\">8. Bisa Membantu Penyembuhan Berbagai Penyakit<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#Tanaman_Berbahaya_Selain_Kecubung\" title=\"Tanaman Berbahaya Selain Kecubung\">Tanaman Berbahaya Selain Kecubung<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#1_Kanna\" title=\"1. Kanna\">1. Kanna<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#2_Damiana\" title=\"2. Damiana\">2. Damiana<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#3_Pala\" title=\"3. Pala\">3. Pala<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#4_Blue_Lotus\" title=\"4. Blue Lotus\">4. Blue Lotus<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#5_Hawaiian_Baby_Woodrose\" title=\"5. Hawaiian Baby Woodrose\">5. Hawaiian Baby Woodrose<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#6_Selada_Liar\" title=\"6. Selada Liar\">6. Selada Liar<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#7_Biji_Kasturi\" title=\"7. Biji Kasturi\">7. Biji Kasturi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#8_Snakeroot\" title=\"8. Snakeroot\">8. Snakeroot<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#9_Oleander\" title=\"9. Oleander\">9. Oleander<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#10_Daun_Bahagia\" title=\"10. Daun Bahagia\">10. Daun Bahagia<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fakta_Tumbuhan_Kecubung\"><\/span><strong>Fakta Tumbuhan Kecubung<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Terdiri_Dari_Banyak_Spesies\"><\/span>1. Terdiri Dari Banyak Spesies<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bunga trompet adalah sebutan bagi tumbuhan berbunga dari genus Brugmansia ini. Tumbuhan ini masih memiliki hubungan kekerabatan dengan kecubung (Datura metel), tetapi jenisnya berbeda. Ada tujuh spesies dari tumbuhan bunga trompet ini, di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li>Bunga trompet merah (Brugmansia sanguinea)<\/li>\n<li>Bunga trompet putih (Brugmansia suaveolens)<\/li>\n<li>Bunga trompet emas (Brugmansia aurea).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Laman Britannica menyebut bahwa segala spesies bunga trompet tumbuh secara alami di daerau Pegunungan Andes, Amerika Selatan. Meski demikian, bunga ini juga kerap dibudidayakan serta dijadikan sebagai tanaman hias di berbagai daerah dengan iklim tropis maupun iklim sedang.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memiliki_Bunga_Berbentuk_Trompet_Yang_Cantik\"><\/span>2. Memiliki Bunga Berbentuk Trompet Yang Cantik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tumbuhan bunga trompet termasuk ke dalam jenis tumbuhan semak yang dapat tumbuh dengan ukuran yang cukup besar. Tingginya bahkan bisa mencapai hingga 8 meter. Bagian paling menarik dari tumbuhan ini, tentu saja bunganya yang berbentuk menyerupai trompet.<\/p>\n<p>Ukuran dari bunga ini cukup besar: panjangnya dapat mencapai hingga 50 cm dengan lebarnya 30 cm saat mekar. Bunga terompet ini tentu sangat cantik serta mempunyai berbagai warna. Kecuali bunga trompet merah, seluruh spesies tumbuhan ini juga mempunyai bunga yang wangi secara alami. Itulah sebabnya tumbuhan ini dapat dijadikan sebagai tanaman hias yang sangat indah.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Semua_Bagian_Tumbuhan_Ini_Beracun\"><\/span>3. Semua Bagian Tumbuhan Ini Beracun<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Di balik kecantikan dari tumbuhan itu, bunga trompet mempunyai rahasia yang mengerikan. Seluruh bagian tumbuhan ini, mulai dari bunga hingga akarnya, mengandung racun yang mematikan! Kandungannya meliputi atropin yang dapat membuat sakit kepala serta penglihatan kabur dan scopolamine yang dapat menyebabkan mual dan muntah.<\/p>\n<p>Laman WebMD mengatakan bahwa mengonsumsi bagian apa pun dari tumbuhan ini dapat menyebabkan rasa kebingungan, rasa haus yang luar biasa, demam, serta jantung yang berdebar-debar. Efek yang lebih parah meliputi halusinasi, kehilangan ingatan, kelumpuhan, dan juga kematian.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Sangat_Beracun_Dalam_Dosis_Yang_Tinggi\"><\/span>4. Sangat Beracun Dalam Dosis Yang Tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam dosis yang tinggi, ekstrak dari tanaman kecubung bisa memberikan efek yang sangat beracun serta dapat berakibat fatal. Gejala khas dari keracunan kecubung, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Kulit dan mukosa kering<\/li>\n<li>Kemerahan<\/li>\n<li>Midriasis atau pelebaran pupil secara abnormal<\/li>\n<li>Sinus takikardia atau irama jantung yang lebih cepat dari biasanya<\/li>\n<li>Hiperpireksia atau demam tinggi dengan suhu tubuh mencapai atau melebihi 41,5 derajat Celcius<\/li>\n<li>Penurunan aktivitas usus<\/li>\n<li>Retensi urine<\/li>\n<li>Gangguan neurologis dengan ataksia (gangguan koordinasi gerakan tubuh)<\/li>\n<li>Gangguan memori jangka pendek<\/li>\n<li>Kebingungan dan halusinasi (penglihatan dan pendengaran)<\/li>\n<li>Psikosis<\/li>\n<li>Delirium agitasi<\/li>\n<li>Kejang<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ekstrak kecubung dengan dosis yang tinggi bisa menyebabkan terjadinya gangguan mental karena adanya alkaloid beracun dalam kecubung tersebut. Selain itu, retensi urine serta kekeringan di mulut juga sangat mungkin terjadi. Maka dari itu, dosis ekstrak tanaman kecubung harus dijaga dengan seminimal mungkin ketika meracik obat-obatan dengan bahan dasar kecubung.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/conf-sehat-alami-dengan-herbal-250-tanaman-berkhasiat-obat?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-67674 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku1-15-225x300.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku1-15-225x300.jpg 225w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku1-15.jpg 230w\" sizes=\"(max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/> <img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-57796 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Dapat_Menyebabkan_Koma\"><\/span>5. Dapat Menyebabkan Koma<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebuah laporan dengan \u201cAcute poisoning due to ingestion of Datura stramonium\u2013a case report\u201d yang berasal dari jurnal Romanian Journal of Anaesthesia and Intensive Care tahun 2017 pernah mengungkapkan bahwa adanya kasus seorang pemuda dengan usia 22 tahun yang harus dirawat di ruang gawat darurat dengan keadaan koma oassca mengonsumsi kecubung pendek atau Datura stramonium. Ia dilarikan ke rumah sakit hanya dalam waktu dua jam pasca mengonsumsinya.<\/p>\n<p>Pemuda tersebut mengalami euforia dan halusinasi yang berlebihan. Serupa dengan kecubung atau Datura metel L., kecubung pendek juga adalah jenis tanaman yang bisa menyebabkan keracunan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Dapat_Digunakan_Sebagai_Anestesi\"><\/span>6. Dapat Digunakan Sebagai Anestesi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berdasarkan pada hasil penelitian terhadap tikus dari jurnal Indonesia Medicus Veterinus tahun 2017, ekstrak daun kecubung bisa memberikan efek sedasi dan analgesia di tikus putih (Rattus norvegicus). Dengan demikian, kecubung bisa dimanfaatkan sebagai anestesi. Anestesi adalah tindakan untuk mengurangi rasa sakit ketika dilaksanakan prosedur medis, misalnya pembedahan.<\/p>\n<p>Selain terhadap tikus, kecubung juga bisa digunakan untuk anestesi terhadap ikan. Menurut sebuah penelitian dalam E-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan tahun 2019, ekstrak daun kecubung bisa dimanfaatkan sebagai bahan anestesi ketika melakukan transportasi ikan.<\/p>\n<p>Dalam pendistribusian ikan, benih ikan sering kali mengalami stres selama transportasi sehingga bisa memicu terjadinya kematian. Oleh karena itu, anestesi dianggap penting supaya kegiatan pendistribusian ikan menjadi lebih aman.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Kecubung_Dapat_Membantu_Mengendalikan_Hama_Tanaman\"><\/span>7. Kecubung Dapat Membantu Mengendalikan Hama Tanaman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebuah laporan dalam Jurnal Littri tahun 2015 mengungkapkan bahwa kecubung bisa dimanfaatkan untuk sumber insektisida botani terhadap serangga jenis Aspidomorpha milliaris F. Bagian yang dimanfaatkan adalah daun kecubung yang dijadikan sebagai ekstrak.<\/p>\n<p>Insektisida sintetik atau dengan bahan dasar kimia yang dipakai untuk membasmi hama serangga secara terus-menerus dan dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan berbagai macam masalah bagi tanaman. Bahan insektisida botani yang alami seperti dengan bahan dasar kecubung dinilai lebih aman karena tak meninggalkan residu atau limbah pada tanaman. Dengan demikian, lingkungan perkebunan menjadi tak tercemar dan tanaman juga menjadi tak berbahaya bagi kesehatan manusia.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Bisa_Membantu_Penyembuhan_Berbagai_Penyakit\"><\/span>8. Bisa Membantu Penyembuhan Berbagai Penyakit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebuah laporan dari International Journal of Biological Chemistry tahun 2016 mengungkapkan bahwa kecubung kaya akan berbagai macam komponen bioaktif, misalnya saponin, steroid, alkaloid, triterpenoid, flavonoid, dan tanin. Kumpulan dari komponen bioaktif ini ternyata bisa membantu dalam penanganan penyakit pada tubuh manusia, contohnya bronkitis dan asma.<\/p>\n<p>Selain itu, tanaman ini juga dikatakan bisa membantu pasien yang memiliki penyakit jantung, penyakit diabetes, gangguan kejiwaan, epilepsi, masalah kulit, diare, dan demam.<\/p>\n<ul>\n<li>Bunga kecubung bisa dimafaatkan dalam pengobatan nyeri.<\/li>\n<li>Biji kecubung memiliki potensi untuk mengobati gangguan perdarahan.<\/li>\n<li>Bagian daun kecubung bisa dimanfaatkan untuk meredakan sakit gigi yang disebabkan karena gigi berlubang dengan cara dikunyah.<\/li>\n<li>Kandungan atropin yang ada dalam kecubung juga bisa melebarkan pupil, sehingga dianggap mampu membantu dalam operasi mata. Meski demikian, tentunya hal ini membutuhkan pemberian dosis serta indikasi yang tepat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Itulah penjelasan tentang potensi efek bahaya mengonsumsi tumbuhan kecubung sekaligus manfaatnya yang berdasarkan pada penelitian. Kecubung bukanlah termasuk kategori tanaman yang bisa langsung dikonsumsi karena kecubung akan memberikan risiko keracunan. Tanaman ini perlu diolah terlebih dahulu \u00a0oleh profesional sehingga menjadi obat yang bermanfaat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tanaman_Berbahaya_Selain_Kecubung\"><\/span>Tanaman Berbahaya Selain Kecubung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_67673\" aria-describedby=\"caption-attachment-67673\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-67673\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kolase-sripo-tanaman-beracun-hl-300x168.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"168\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kolase-sripo-tanaman-beracun-hl-300x168.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kolase-sripo-tanaman-beracun-hl-192x108.jpg 192w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kolase-sripo-tanaman-beracun-hl-384x216.jpg 384w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kolase-sripo-tanaman-beracun-hl-364x205.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kolase-sripo-tanaman-beracun-hl-561x315.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kolase-sripo-tanaman-beracun-hl-608x341.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kolase-sripo-tanaman-beracun-hl.jpg 700w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-67673\" class=\"wp-caption-text\">Kolase.sripoku.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain kecubung, mungkin <em>Grameds<\/em> merupakan salah satu orang yang tidak mengetahui bahwa ada tanaman beracun yang dapat memberikan efek memabukkan layaknya ganja. Beberapa tanaman tersebut bahkan banyak tumbuh dan dapat dengan mudah ditemukan di lingkungan penduduk.<\/p>\n<p>Efek mabuk yang terdapat dalam tanaman ini juga memiliki berbagai variasi, bergantung pada jenis tanaman serta seberapa banyak jumlah konsumsi. Meski demikian, tanaman ini tidak boleh sembarangan dimanfaatkan oleh masyarakat. Lantas, apa saja jenis tanaman tersebut?<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kanna\"><\/span>1. Kanna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tanaman ini berasal dari benua Afrika serta kerap digunakan sebagai bahan bius untuk melumpuhkan musuh, hewan buruan, atau pasien yang memerlukan ketenangan ketika dalam penanganan tim kesehatan. Cara memanfaatkan tumbuhan ini cukup mudah, yaitu dengan cara mengunyahnya.<\/p>\n<p>Saripati yang dihasilkan dari tumbuhan kanna akan menjadikan siapapun merasa tenang dan mengantuk. Meski demikian, tumbuhan ini tak dianjurkan untuk digunakan secara berlebihan karena akan menimbulkan efek samping berupa halusinasi hingga menjadikan badan mati rasa.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Damiana\"><\/span>2. Damiana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tanaman damiana merupakan salah satu tanaman yang dapat menimbulkan efek mabuk. Aroma bunganya akan menjadikan siapapun yang menghirup dengan berlebihan akan terbius. Tanaman yang kerap ditemukan di daratan tropis ini memang dapat dikatakan cukup mengerikan.<\/p>\n<p>Meski demikian, di beberapa wilayah, bunga damiana justru dijadikan campuran teh karena memberikan efek rasa manis. Di beberapa negara, damiana juga digunakan sebagai campuran obat terlarang untuk memberikan efek mabuk lebih kuat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pala\"><\/span>3. Pala<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tanaman pala memang sering digunakan sebagai bumbu dapur serta campuran rempah dalam masakan, minuman, dan obat tradisional. Siapa sangka bahwa pala memberikan efek yang serupa dengan ganja ketika dikonsumsi sembarangan.<\/p>\n<p>Jika mengonsumsi pala secara langsung dan dengan jumlah yang melebihi dosis, akan memberikan efek euforia serta halusinasi yang cukup parah. Bahkan, pala bisa memberikan risiko kejang-kejang dan bahkan kematian.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Blue_Lotus\"><\/span>4. Blue Lotus<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Blue lotus memang memiliki tampilan yang cantik, tetapi bunga ini mampu dijadikan sebagai obat penenang. Bunga yang memiliki habitat di air ini kerap digunakan oleh oknum tertentu sebagai campuran dari obat ilegal. Apabila digunakan dengan sembarangan, blue lotus dapat memicu terjadinya sesak nafas yang akan berujung pada kematian.<\/p>\n<h3><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/kitab-tanaman-obat-nusantara-2019?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-67675 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku2-18-192x300.jpg\" alt=\"\" width=\"192\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku2-18-192x300.jpg 192w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku2-18-561x878.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku2-18-364x570.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku2-18-608x951.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku2-18.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 192px) 100vw, 192px\" \/> <img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-57796 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Hawaiian_Baby_Woodrose\"><\/span>5. Hawaiian Baby Woodrose<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Hawaiian baby woodrose adalah bunga yang dapat dijumpai di daerah dengan iklim tropis. Di Indonesia, tumbuhan jenis ini dapat ditemukan di dataran rendah. Bunga yang cukup langka ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Biji dari bunga ini bisa menimbulkan efek samping berupa mabuk. Bahkan, satu biji dari bunga hawaiian baby woodrose dapat disetarakan dengan empat helai daun ganja lebar.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Selada_Liar\"><\/span>6. Selada Liar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Selada liar merupakan jenis selada yang berbeda dengan selada yang umum dikonsumsi oleh masyarakat. Perbedaannya, selada liar bisa memberikan efek yang memabukan. Bahkan selada liar kerap digunakan sebagai bahan campuran dari rokok ilegal di daerah Amerika Serikat. Bagian yang sering digunakan adalah batangnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Biji_Kasturi\"><\/span>7. Biji Kasturi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pohon biji kasturi juga dikenal dengan nama jarak pagar. <em>Grameds<\/em> mungkin kerap melihat tanaman semak berkayu ini tumbuh dengan liar di sekitar lingkungan penduduk. Dalam biji kasturi, terkandung zat ricin, dengan jumlah 3 persen dari massa pada setiap biji.<\/p>\n<p>Ricin adalah lectin yang dapat membentuk toxalbulmin, komponen tanaman yang mengkombinasikan karbohidrat serta protein moieties. Apabila tertelan, efeknya akan tampak antara 12 hingga 48 jam setelahnya. Tanda-tandanya, antara lain dehidrasi, mual, muntah, sakit perut, dan diare yang disertai darah.<\/p>\n<p>Meski demikian, biji kasturi juga kerap dimanfaatkan menjadi minyak yang mempunyai fungsi medis, yakni dapat dijadikan sebagai bahan pengobatan migrain, cacingan, jerawat, dan meredakan pembengkakan. Ketika proses pengolahan minyak untuk kebutuhan medis, dilakukan ekstraksi yang prosesnya serupa dengan pemisahan zat sianida yang ada pada kacang almond.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Snakeroot\"><\/span>8. Snakeroot<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tanaman \u2018akar ular\u2019 adalah tumbuhan liar yang sering kali ditemukan pada sisi jalan. Dengan bunga yang berwarna putih dan berukuran kecil, akan sulit untuk menyangka terdapat sisi \u2018mematikan\u2019 dari tanaman ini. Zat berbahaya yang terkandung di dalam snakeroot adalah tremetol, yang merupakan sejenis alkohol yang dapat larut dalam lemak.<\/p>\n<p>Pada manusia, secara langsung racun ini tak berbahaya, tetapi apabila termakan oleh hewan ternak seperti sapi, racun akan ikut terbawa dalam kandungan susu yang akan dihasilkan. Oleh karena itu, para petani harus berhati-hati supaya tanaman ini tak termakan oleh hewan ternak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/farm-bigbook-budi-daya-dan-pascapanen-tanaman-obat-unggulan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-67676 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/buku3-16.jpg\" alt=\"\" width=\"178\" height=\"245\" \/> <img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-57796 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/16091346\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Oleander\"><\/span>9. Oleander<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bunga oleander atau yang juga disebut dengan nama bunga mentega atau bunga jepun merupakan bunga yang berwarna merah muda cerah kontras dengan warna hijau pekat pada bagian daunnya. Hal tersebut menjadikan oleander sebagai tanaman bunga hias cantik yang bisa dipilih untuk menghiasi pekarangan rumah.<\/p>\n<p>Meski demikian, <em>Grameds <\/em>harus berhati-hati, jangan mencijm aroma dari bunga ini, karena di balik penampilannya yang indah, serbuk sari dari bunga oleander sesungguhnya cukup beracun.<\/p>\n<p>Zat racun yang terkandung dalam bunga oleander antara lain, yaitu oleandrin dan oleandrigenin yang juga disebut sebagai cardiac glycosides. Studi mengungkapkan, bahwa zat tersebut terhirup oleh manusia, terutama anak-anak, maka dapat mengakibatkan gejala berupa pandangan mata yang berkunang-kunang, muntah, diare, detak jantung tak beraturan, pusing, sakit kepala, pingsan, dan kematian.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Daun_Bahagia\"><\/span>10. Daun Bahagia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jangan tertipu dengan namanya, tanaman hias yang biasanya diletakkan di pot ini mempunyai efek yang sangat tak membahagiakan jika terterlan. Dengan nama ilmiah Dieffenbachia atau disebut Dieffenbachia dalam bahasa Inggris, tanaman ini berasal dari daerah tropis tepatnya di negara Meksiko dan Argentina.<\/p>\n<p>Landungan kristal Calcium oxalat yang beracun terdapat pada di sel tanaman ini, juga terkandung pada bagian getah serta batangnya. Jika anak-anak maupun hewan peliharaan secara tida sengaja menggigitnya, maka akan mengakibatkan rasa gatal yang luar biasa pada kulit dan bahkan bisa kejang-kejang. Apabila racun telah mengenai tenggorokan, akibatnya dapat memunculkan gangguan saluran pernafasan yang dapat mengakibatkan kematian.<\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Kategori Ilmu Berkaitan Hobi\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-bunga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Tanaman Bunga<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hewan-peliharaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Merawat Hewan Peliharaan<\/a><\/li>\t\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-usaha-peternakan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Usaha Peternakan<\/a><\/li>\t\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-etika-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Etika Bisnis<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-forex\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Forex<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-anak-kewirausahaan-produk-kreatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku kewirausahaan<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-cerita-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Cerita Anak<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-romantis-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Romantis<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-fiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Best Seller<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Tanaman Hias\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tanaman-pembersih-udara-dan-gambarnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Tanaman Pembersih Udara dan Gambarnya<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bunga-dandelion\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bunga Dandelion<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bunga-terbesar-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bunga Terbesar di Dunia<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-budidaya-anggrek\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Anggrek<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-anggrek-mudah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Anggrek<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-alocasia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Alocasia<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-aglaonema\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Aglaonema<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-begonia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Begonia<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-bonsai-kelapa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Bonsai Kelapa<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-bunga-kamboja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Bunga Kamboja<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-bunga-mawar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Bunga Mawar<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-bunga-krisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Bunga Krisan<\/a><\/li>\t\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-bunga-peace-lily\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Bunga Peace Lily<\/a><\/li>\t\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-bunga-matahari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Bunga Matahari<\/a><\/li>\t\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-calathea\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Calathea<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-keladi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Keladi<\/a><\/li>\t\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-tanaman-janda-bolong\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Tanaman Janda Bolong<\/a><\/li>\t\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-kaktus-mini-hias\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Kaktus Mini<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/lidah-buaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menanam Lidah Buaya<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-sukulen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Sukulen<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fungsi-utama-terumbu-karang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ciri-Ciri Bunga Melati<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/filosofi-bunga-mawar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Filosofi Bunga Mawar<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/filosofi-bunga-mawar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Filosofi Bunga Mawar<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fungsi-bakal-buah-proses-pembentukan-dan-fungsinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fungsi Bakal Buah<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenggot-naga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenggot Naga<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-bunga-untuk-buket-dan-model-model-buket\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Bunga Untuk Buket<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-bunga-keladi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Bunga keladi<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-anggrek\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis-jenis Anggrek<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-philodendron\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Philodendron<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-tanaman-monstera\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Monstera<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-bunga-mawar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Mawar<\/a><\/li>\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-tanaman-pakis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Pakis<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-bunga-gatung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Tanaman Gantung<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-tanaman-lidah-mertua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Tanaman Lidah Mertua<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-tanaman-begonia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Tanaman Begonia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tanaman-dalam-ruangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanaman Dalam Ruangan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-bunga-telang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-macam Bunga Paling Indah<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-bunga-telang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Bunga Melati<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-bunga-telang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Bunga Telang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-bunga-telang-ungu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Bunga Telang Ungu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/nama-nama-bunga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nama-Nama Bunga<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rumput-belulang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rumput Belulang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tanaman-pembawa-sial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanaman Pembawa Sial<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tanaman-hias-paling-mahal-apa-saja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanaman Hias Paling Mahal<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-tanaman-dalam-vas-air-yang-indah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Tanaman Dalam Vas Air yang Indah<\/a><\/li>\r\n\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tumbuhan-langka-di-indonesia\/\" rel=\"bookmark\">Tumbuhan Langka di Indonesia dan Fotonya<\/a><\/li>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menanam-semangka\/\" rel=\"bookmark\">Kenali Manfaat Hingga Cara Menanam Semangka<\/a><\/li>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-kayu-bajakah-bagi-kesehatan\/\" rel=\"bookmark\">Manfaat Kayu Bajakah Bagi Kesehatan, Mitos atau Fakta?<\/a><\/li>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-tanaman-obat-rumahan\/\" rel=\"bookmark\">24 Jenis Tanaman Obat Rumahan yang Ampuh Sembuhkan Penyakit!<\/a><\/li>\n<li class=\"g1-gamma g1-gamma-1st entry-title\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-porang\/\" rel=\"bookmark\">Panduan Budidaya Tanaman Porang yang Menguntungkan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakta Kecubung \u2013 Pernahkah Grameds mendengar atau membaca kata kecubung? Kecubung (Datura metel L.) adalah tanaman dari spesies terong-terongan (Solanaceae) yang juga dikenal dengan nama &#8220;terompet setan&#8221; (Devil&#8217;s trumphet). Dikatakan demikian, karena tanaman ini bisa menyebabkan efek negatif seperti halusinasi dan bahkan hingga pingsan. Tanaman ini, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1754 oleh ilmuwan bernama [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533057,"featured_media":67670,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1919],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya - Best Seller Gramedia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya - Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-04T20:28:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-27T04:58:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"664\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"332\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti M\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg\",\"width\":664,\"height\":332,\"caption\":\"Shopee.co.id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/\",\"name\":\"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya - Best Seller Gramedia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-04T20:28:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T04:58:52+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dd150280c99cd436231f4a41021d4ff3\"},\"headline\":\"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya\",\"datePublished\":\"2022-12-04T20:28:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T04:58:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#webpage\"},\"wordCount\":1938,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg\",\"articleSection\":[\"Buku Tumbuhan\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dd150280c99cd436231f4a41021d4ff3\",\"name\":\"Siti M\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/siti-marliah-1-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/siti-marliah-1-96x96.jpg\",\"caption\":\"Siti M\"},\"description\":\"Bagi saya, menulis merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan karena selain bisa berbagai informasi, saya juga bisa menambah wawasan. Tema yang sangat suka dalam menulis adalah seputar ilmu pengetahuan serta pemerintahan.\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/siti-m\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya - Best Seller Gramedia","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya - Best Seller Gramedia","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2022-12-04T20:28:41+00:00","article_modified_time":"2023-06-27T04:58:52+00:00","og_image":[{"width":664,"height":332,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg","size":"full","id":67670,"alt":"","pixels":220448,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Siti M","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg","width":664,"height":332,"caption":"Shopee.co.id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/","name":"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya - Best Seller Gramedia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-04T20:28:41+00:00","dateModified":"2023-06-27T04:58:52+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar 8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dd150280c99cd436231f4a41021d4ff3"},"headline":"8 Fakta Tumbuhan Kecubung dan Tanaman Beracun Lainnya","datePublished":"2022-12-04T20:28:41+00:00","dateModified":"2023-06-27T04:58:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#webpage"},"wordCount":1938,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tumbuhan-kecubung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kecubung.jpg","articleSection":["Buku Tumbuhan"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dd150280c99cd436231f4a41021d4ff3","name":"Siti M","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/siti-marliah-1-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/siti-marliah-1-96x96.jpg","caption":"Siti M"},"description":"Bagi saya, menulis merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan karena selain bisa berbagai informasi, saya juga bisa menambah wawasan. Tema yang sangat suka dalam menulis adalah seputar ilmu pengetahuan serta pemerintahan.","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/siti-m\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67669"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533057"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67669"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68345,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67669\/revisions\/68345"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}